Rabu, 26 Agustus 2015

" Dasar Cowok Gombal "



Dasar cowok Gombal. bisanya ngerayu cewek doank. tapi ga bisa bertanggung-jawab. kalau loe udah bisa bikin cewek itu suka sama loe... loe tinggalin cewek itu, begitu aja. Mentang-mentang loe gampang ngerayu cewek. dan gampang dapetin cewek. se-enak udel-nya aja loe..

Apa loe ga tau ya.. betapa sakit hati-nya cewek itu, diwaktu loe mutusin dia tanpa sebab yang jelas. jawab loeee... loe pasti ga bisa jawab kan...??????
Emang loe bisa-nya cuma ngegombal doank.. tapi loe ga punya perasaan.

Sadar loe. Harusnya loe bersyukur. Tuhan sudah memberikan loe kelebihan itu.

Harusnya kelebihan yang loe punya itu. gunakan dengan niat yang baik. bukan untuk menyakiti cewek yang loe gombalin.
Cowok yang bisanya cuma nge-gombal doank. itu bukan berarti, cowok itu keren ya. tapi kalau gambalin cewek, karena benar-benar suka. dan hanya gombalin pada satu cewek yang benar-benar loe suka aja. itu tidak masalah. yang penting loe mau tanggung jawab. dan mau menikahinya. itu baru cowok keren tau...

-----------------

Loe bilang " biarin. ini kehidupan gue. apa urusan loe.. " . enak aja ngomong loe. emank itu cewek yang bikin sakit hati sama loe. apa itu cuma urusan loe doank.

loe tau ngga kalau cewek itu sudah sakit hati. dia bisa jatuh sakit. semangat hidupnya bisa berkurang. apalagi kalau cewek itu punya hati yang lemah. loe tau ngga akibatnya apa. cewek itu bisa aja bunuh diri karena loe. bila itu sudah terjadi. loe tau nga ?. cewek itu punya saudara. cewek itu punya orangtua. apa loe masih bilang, itu cuma urusan loe doank. Dasar loe banci ..

Loe ga mikir kesitu sih.. jadi suka ngomong se-enaknya loe aja.. Apa loe pura-pura bego. hati cewek sama loe tuhh, beda banget tau.. emang loe pikir sama. loe salah besar.. loe kaya ga disekolahin aja. loe kaya ga dikasih nasihat sama orangtua loe aja. sadar loe.. loe didunia ini hidup ga hanya cuma ada loe aja.

-----------------

Se-enanknya aja loe bilang begini, dengan wajah loe yang terlihat serius. dan benar-benar terlihat menghayati. seakan loe itu jujur apa adanya. Emang sih gue akui, acting loe bagus. Tapi ingat. Ini dunia nyata. Bukan dunia Film.

" Cinta dapat mengubah seseorang dan membuatnya menjadi lebih baik. ya seperti kamu yang datang ke-kehidupanku. membuat hidupku yang biasa, menjadi luar biasa.. " .

Jangankan dengan wajah loe yang serius itu. yang terlihat bercanda saja. bila digombalin seperti itu terus menerus. mungkin cewek itu luluh juga. memang tidak semuanya cewek seperti itu. namun bila ada cewek yang mempercayai kata-katamu itu. Apa loe mau menyalahkan cewek itu. Loe bilang... " Ceweknya aja mau percaya sama gue.. " .

Ingat. perasaan cewek itu tidak sama persis dengan cowok. Cewek itu lembut dan berperasaan. gampang tersentuh. ga sama. sama hati loe..
Gue Jiji banget. Rasanya pengen muntah aja. Dengerin loe ngomong begitu. Tapi Beda banget dengan kelakukanmu itu. Sok manis. Sok puitis. Sok romantis. Tapi bikin cewek nangis. Dan sifatnya bengis. Cowok ga jelas. Bancisssssss…..

----------------
" Aku tahu, satu jam itu 60 menit. dan satu menit itu 60 detik. tapi aku ga pernah tahu, kalau satu detik tanpa kamu, itu seperti seumur hidup "

" kopi ini pahit. tapi kalau minum sambil melihat dirimu, kopi ini terasa manis dech.. "

" Aku akui. aku takut akan ketinggian. aku juga takut akan kegelapan. aku juga takut kegagalan dan kematian. tapi taukah kamu, aku lebih takut kehilangan kamu. " .

" aku ga berani ngeliat mata kamu, karna gara-gara mata kamu yang indah. aku jadi jatuh cinta sama kamu " .

" Mengenalmu adalah hal yang terindah dalam hidupku "

" Aku menyayangimu bukan seperti sabun mandi.. semakin lama dipakai semakin menipis dan habis " .

Itu adalah kata-kata atau kalimat sebagian yang pernah loe katakan sama gue. Dan meskipun kata-kata itu seperti sedang bercanda atau terdengar sangat gombal. namun semakin lama. gue semakin suka sama loe. dan bila nga ada loe. gue suka merindukan loe. hingga gue benar-benar jatuh cinta sama loe.

Disaat loe mengungkapkan perasaan loe sama gue. dan itu terlihat serius. loe katakan cinta sama gue. waktu itu gue benar-benar senang banget dengarnya. karena waktu itu gue ngarepin banget loe ngomong begitu sama gue.

Waktu pacaran sama loe. gue senang banget. meskipun gue sering digombalin dengan pujian atau kata-kata manismu itu. gue ngerasa ga pernah bosan. gue percaya aja sama loe. karena gue pikir loe emang benar-benar cinta sama gue.

Tapi akhir nyatanya. disaat cinta gue semakin tumbuh. semakin cinta sama loe. loe putusin gue dan tinggalin gue begitu aja. dengan alasan " SUDAH TIDAK COCOK " .

SE-Simpel itukah cinta. mengapa sudah bertahun-tahun kita pacaran. baru bilang tidak COCOK. apa cinta seperti makanan. harus dicoba dulu. enak ngga.. kalau dah ga enak. atau makanan itu sudah terasa bosan. Makanan itu tidak jadi dimakan. atau melupakan-nya. orang dan makanan itu berbeda tau.., Loe tau nggak, MAKANAN itu tidak mempunyai perasaan. Tapi cewek itu. Penuh PERASAAN. Loe sebenarnya manusia atau bukan sih.. gue jadi curiga. Jangan-jangan loe itu ……

------------

Karena pengalaman gue itu. jadi kalau ada cowok yang deketin gue dan bilang ke gue " kamu manis dech " atau " wajahmu cantik loh.." . atau pula gombalan yang lain. Gue diemin aja. gue jutekin. dan gue judesin . bodo amat orang akan berkata apa sama gue.

Terus ada lagi yang kirim pesan via BBM " kamu tau nga, aku kemarin nggak bisa bangun dari tidur. karena terus memikirkan kamu .. " . lalu gue bales aja " masa bodo .. " . dan dia balas kembali " kok gitu sih jawabnya. jutek banget kamu.." . gue jawab " bodo amat " .

Kalau ada cowok telepon gue. Dan dia bilang " hallo bidadari cantik.. apa kabar .. ? "

Ga pikir-pikir lagi. langsung aja gue matiin teleponnya. biar dia ga telepon-telepon gue lagi.

Gue ga peduli apa yang dikatakan cowok tentang gue- biarin aja gue dibilang judes. biarin aja gue dibilang jutek.. gue benar-benar ga peduli. gue benci banget sama cowok yang sukanya cuma bisa ngegombal doank.

-----------

Disaat gue punya titel sebagai Cewek Jutek / Judes . Alhamdulillah. hidup gue kedepan-nya menjadi lebih baik.

Walaupun Gue Jutek/judes. Gue ga cuex ke semua orang. Cowok yang bersikap dan berbicara yang sewajar saja. gue masih bisa bicara dan bercanda sama mereka.

-----------

Pada waktu itu. gue lagi duduk didepan komputer. lagi santai browsing internet. tiba-tiba ada suara cowok manggil nama gue- " Mel.. " gue tengok. ternyata teman kantor gue. dia Ramli. dalam hati gue " Tumben nih, ga biasanya dia datang ke kantor gue.. " . gue pernah sih ngobrol sama dia. tapi kalau di ruang kantor gue. kayanya sih belum pernah dech.

" apa Ram .. " .
" kamu jangan duduk disitu.. "
" mang kenapa Ram.. "
" nanti banyak semut datang .. "
" lah.. mang kenapa ? "
" ya kamu kan manis .. "
" Ehmm dasar loe.. loe kalau mau nge-gombal, jangan sama gue. nanti gue jutekin. baru tau rasa loe "
" iyee.. gue tau kok .. "
" tau apa loe .. ? "
" iya aku dengar dari temanmu. sekarang kamu dah berubah. kalau sama cowok, kamu tuh suka jutek.."
" yeee.. loe dah tau.. ngapain juga loe gombalin gue.. "
" iseng aja sih.. pengen tau. apa benar kata temanmu itu. ternyata benar juga. serem juga ya kalau kamu lagi jutek .. "
" ehmmm.. benar kan apa kata gue. tadi loe bilang begitu ke gue cuma iseng doank ..? "
" bukan-nya begitu mel. kalau aku bilang serius juga. ya tetap aja, kamu juga ga bakalan percaya.. "
" benar juga sih ... "
" apa sih yang bikin kamu jutek kaya gitu.. gara-gara mantan kamu ya.. ? "
" ya loe tau sendiri kan mantan gue kaya gimana .. "
" kan dulu kamu bilang cowokmu romantis.. "
" iya sih romantis. tapi kalau ujungnya nyakitin. buat apa romantis .. "
" oo begitu ya .. "
" tumben loe kesini .. ada apa loe .. "
" yee... masih jutek sih kamu. aku kan dah nggak nge-gombal.. "
" Ya aneh aja.. beraninya main kesini... "
" ehmm gitu ya. ya sudah dech. aku keluar dulu ya.. "
" yeeee… gitu aja marah.. "
" nggak kok. aku juga lagi ada perlu sama Roby. aku mau cari Roby dulu ya..."
" loe belum jawab pertanyaan gue.. "
" aku lagi buru-buru nih.. nanti aja ya .."
" ya sudah terserah loe aja dech .. "
" ............... "

Ramli ini. sebenarnya cowok sedikit pendiam dan pemalu. makannya aku kaget banget, ngeliat dia. berani-beraninya datang keruangan kerja gue. liat aja dari kata-katanya- aku dan kamu. bukan- gue dan loe .

Meskipun dia sedikit pemalu. tapi dia mudah bergaul juga.

-------------------

Minggu Pagi. Aku mendapatkan pesan BBM dari Ramli. dia memberitahukan padaku. kalau hari ini dia sedang ber-ulangtahun. dan dia ingin aku datang pada acara ulang tahun-nya. dia ingin merayakan ulangtahun-nya bersama teman-teman kantornya saja.

Sebenarnya hari itu gue sedang malas keluar. karena gue merasa ga enak sama dia. dan yang diundang pun hanya teman-teman kerjanya saja. jadi gue pun terpaksa, malam itu gue datang- menerima ajakan-nya.

--------------------

Jam 19.35. gue sudah berada ditempat restaurant. tempat dimana acara Ramli dirayakan.

Aku merasa aneh. memang ada beberapa orang disana. namun tidak ada seorang pun yang aku kenal.

Ketika aku sedang kebingungan. Ramli menghampiriku dan diajak ke tempat makan yang jauh dari keramaian.

" Ram, dimana teman-teman yang lain ? "
Dia tidak menjawab pertanyaan gue yang gue tanyakan padanya. tapi dia menjawab " Mel. malam ini, kamu cantik banget .. " .
" Apa loe..? "
" kamu terlihat beda banget tau "
" ... awas loe, kalau nge-gombal lagi.. "
" kalau aku serius, gimana mel ? "
" Gue ga percaya sama loe "
" emang-nya tampang aku keliatan bokis ya mel ..? "
" jangan dibahas lagi. gue malas .. "
" iya iya .. "

" gue datangnya kecepetan ya .. ? "
" nggak mel. sebenarnya aku nggak ngajak teman-teman kantor yang lain. dan hari ini pun aku nggak ulang tahun "
" jadi loe bo-ongin gue, maksud loe apa ? "
" sebelumnya aku minta maaf mel, dah bo-ongin kamu. aku ngelakuin ini, biar aku bisa ngomong berdua sama kamu.. "
" kenapa loe mesti bo-ongin gue ? "
" karena aku pikir. kalau aku jujur. ga mungkin kamu mau "
" mang loe mau ngomong apa sih... sampai loe bo-ong segala ? "
" Mel. jujur ya. pertama aku liat kamu. aku tuh sudah naksir sama kamu.."
" jangan gombal lagi deh..! . gue ga suka "
" ini beneran Mel. nggak gombal. semakin sering liat kamu dan ngobrol sama kamu. aku jadi semakin suka sama kamu. sebenarnya dah lama aku pengen ngomongin ini sama kamu. tapi aku ga punya keberanian "
" terus sekarang. apa yang buat loe berani ngomong sama gue ? "
" aku ingat teman aku. dia pernah bilang ke aku- kalau sudah punya niat yang baik. lakukan saja. soal tercapai nggak-nya niat itu. itu urusan Tuhan. kita manusia hanya bisa berusaha.. "
" niat baik loe apa .. ? "
" ya aku ingin pacaran serius sama kamu .. "
" gue masih ga percaya sama cowok.. pacaran-pacaran, lama-lama juga nyakitin gue lagi.. "
" aku bukan cowok seperti itu mel. InsyaAllah niatku baik.. "
" gue mau pulang aja ah... malas.. "

Aku beranjak berdiri. sebelum aku melangkah pergi. dia memanggil namaku sambil memegang tanganku " Mel .. " . dan aku melepaskan tangan-nya dari tanganku. sebelum kakiku melangkah untuk pergi pulang kerumah, aku menantang dia. entah dari mana datangnya ucapanku ini. tiba-tiba keluar begitu aja. " loe kalau berani dan benar-benar serius sama gue. loe datang kerumah gue. loe bilang sama orangtua gue. kalau loe mau nikahi gue.. " .

-

Sudah kurang lebih tiga tahun, Ramli menjadi teman kantor gue. ya gue lihat Ramli sangat berbeda dengan teman-teman gue yang lain. dia terlihat cowok baik-baik.
Setelah sampai rumah. gue masih teringat ucapan dia. dan gue mulai sadar- gue sepertinya terlalu kasar sama dia. jujur gue nyesel. sudah jutek sama dia. padahal meskipun dia bo-ong sama gue. tapi dia punya niat baik sama gue.

Gue masih terpanguruh sama mantan gue. gue masih teringat dengan kebencian-kebencian gue pada mantan gue. Gue ga sadar. bahwa didunia ini. semua cowok itu tidak sama.

--------

Dulu. gue juga pernah naksir sama Ramli. tapi gue pikir- nggak mungkin dia suka sama gue. gue tau dia pemalu dan sedikit pendiam. sedangkan gue orangnya yang ceplas-ceplos banyak ngomong. dan gue pun nggak terlalu suka sama cowok pemalu.

Namun gue perhatikan semakin lama ngobrol sama dia. dia orangnya asyik juga sih. gak terlalu kaku dan enak juga diajak ngobrol.

---------
Pagi harinya. gue masih teringat kata-kata Ramli. Ditempat ruang kerja pun. gue masih teringat dia.
Makan siang sampai sore. hari ini dikantor, gue ga ngeliat Ramli. gue pikir-Apa dia benar-benar marah sama gue ya ? .

Dalam perjalanan pulang kerumah. Gue masih kepikiran dia." Ahh.. dia ga mungkin mau serius sama gue. buktinya-kemarin waktu gue pergi, dia nggak ngikutin gue dan datang kerumah gue. pasti dia cuma ngomong-nya doank.. "
--
Setelah gue magrib dirumah dan kemudian makan malam bersama orangtua gue dan adik-adik gue.
Ibu gue bertanya ;

" Mel. Ramli siapa .. ? "
" Apa bu, Ramli .. ? " Gue kaget banget. mendengar ibu bertanya tentang Ramli. -darimana ibu tau nama Ramli. ??????
" iya Ramli .. "
" Ramli. teman kantor bu. Ibu tau darimana ? "
" Tadi siang. dia kesini nemuin ibu dan bapak.. "
" dia ngomong apa bu .. ? "
" katanya sih- dia serius ingin nikahi kamu. kamu yang suruh dia mel..? "
" iya bu. karena yang amel kenal. semua cowok, cuma beraninya ngomong doank"
" sepertinya ibu liat. Ramli anak yang baik Mel "
" ibu suka ? "
" ya kalau ibu sih suka. tapi ibu sih yang menurutmu baik. ya baik juga untuk ibu "
" kalau ibu suka. ibu nikah aja sama ramli "
" kamu tuhh yaa... !"
" hehehee.. kalau bapak gimana bu .. ? "
" ya.. kalau bapak sih. kalau kamu suka. ya setuju-setuju aja.. "

----------------------------

Nggak nyangka Ramli akan seberani itu. gue tau dia itu pemalu. Pantas aja dikantor dia nggak nongol. Dia minta ijin tidak masuk kerja. hanya untuk menemui orangtua gue. Ehm…

Gue bingung harus gimana. gue sebenarnya malu sama dia. gue dah jutek sama dia. gue dah nggak percaya sama dia. malu bercampur senang. entah jadi apa namanya. Ketoprak atau gado-gado ya… atau es campur. Hehehe.. ngaco dech gue.

Kenapa dia nggak bilang sama gue sih. kalau dia mau datang nemui orangtua gue. dan kenapa lagi sampai sekarang dia belum ngehubungi gue. untuk ngasih tahu kalau dia sudah nemui orangtua gue. apa gue yang harus hubungi dia ? . entah apa yang harus gue katakan sama dia. Gue benar-benar bingung.

Jam sepuluh malam. gue masih belum bisa tidur. gue mau hubungi dia. tapi gue masih malu sama dia. kenapa gue jadi malu seperti ini. biasanya gue selalu PD aj dan cuex bebex. hehee.. Apa ini Cinta ? . bukan. Ini Amel. Hehee.. tuhh kan gue. Kalau lagi seneng… bawaannya ketawa terus..
Jam setengah sebelas. gue masih pegang handphone dan masih ragu untuk menelepon dia.

Tiba-tiba handphone gue berdering. gue kaget banget. karena selain berdering. handphone gue bergetar. gue pikir ramli yang telepon. ehh tau-taunya teman gue si desy yang bawel. dia mau curhat sama gue. tapi gue nolak dengerin curhatan dia. gue bilang aja. gue lagi bete nih. untung aja si desy langsung ngerti. dan dia langsung bilang " bye bye cantik.." . itu dia teman gue yang bawel tapi baik loh... liat aja tadi. dia bilang ke gue -"cantik" . hahaha.. padahal gue jelek.

Diwaktu gue lagi ada dikamar mandi. handphone gue berdering. gue langsung lari terburu-buru. karena gue pikir yang telepon gue adalah Ramli.
dan ternyata benar. Ramli yang menghubungi gue. gue ga langsung jawab telepon itu. gue bingung dan malah mikirin-gue harus bilang apa ke dia. sampai suara dering itu mati.

Gue tunggu-tunggu. berharap dia telepon lagi. sampai lima belas menitan, dia ga telepon gue lagi. mungkin karena sudah malam. dia pikir gue sudah tidur kali.
Akhirnya. gue telepon dia. untung aja dia belum tidur. dia masih mau menjawab telepon gue. gue ga bilang -hallo. gue ga bilang -selamat malam. Gue ga bilang -assalamualaikum. benar-benar gue terlihat tidak seperti biasanya.

" Ram.. tadi kamu telepon aku ya .. "
" Apa ..? aku ga salah dengar nih .. ? "
" iyee .. tadi loe telepon gue ya .. ? "
" hehee.. cocok juga loe, ngomong aku kamu .. "
" Apa barusan bilang ... loe ? "
" hehee iya kamu. kan gantian.. "
" ga ada pantas-pantasnya loe ngomong gitu .. "
" yeee.. dipantas-pantasin aja lah.. "
" ya terserah loe aja dech.. "

" aku pikir kamu dah tidur mel "
" tadi waktu loe telepon. gue lagi ada dikamar mandi.."
" oooo... dikamar mandi... "
" tadi siang kamu ke rumah aku ya.. ? "
" apa mel..? "
" iyaa.. tadi siang loe kerumah gue ya .. ? "
" hehee.. ga apa-apa mel. kamu ngomong aku kamu... "
" gue ga cocok tau ngomong aku kamu.. gara-gara bergaul sama loe sih.. jadi ikut-ikutan deh.. "
" menurutku, cocok aja sih. aku suka dengarnya.. "
" udah dech jangan nge-gombal lagi.. "
" ga nge-gombal kok. beneran tau. kalau nge-gombal pun ga apa-apa donk. kan aku mau nikah sama kamu.. " .
" yeeeee.... siapa lagi yang mau nikah sama loe.. ? "
" kan kamu sendiri yang bilang. kalau aku serius datang kerumah kamu dan ngomong sama orangtuamu. aku boleh nikahi kamu.. "
" iya iya . gue becanda kok. gue tunggu lamaran loe dan janji loe.. "
" siap bos... gue janji dech. gue akan nikahi loe.. "
" yeeee.. dasar loe. jelekk .. "
" hahaha....hahahaha.. "

---------------------

Enam bulan kemudian. Akhirnya. Aku dan Ramli sudah menikah. hehehe sejak pacaran sama dia. aku sudah terbiasa ngomong dengan kata- aku dan kamu.
Dan tidak pernah aku bayangkan sebelumnya. cowok pendiam dan pemalu. ternyata jago juga nge-gombal. hampir setiap hari dia memujiku, meng-gombaliku dan bikin aku senang.

" bila kau menangis, hatiku pun bersedih. bila kau senang, hatiku pun bahagia. bila kau gelisah, hatiku pun bergejolak. ini semua karena.. kita SE-HATI.."

" aku udah pernah jatuh dari jembatan. aku dah pernah jatuh dari tangga. semuanya ga terasa enak. tapi ada satu jatuh yang paling enak. yaitu jatuh cinta sama kamu .. "

pernah waktu itu. kami kehujanan. dan dia bilang padaku.

" kalau kehujanan bareng kamu. air hujan yang dingin pun terasa seperti air shower yang hangat .. " lalu dia memelukku dengan erat.

Dia pernah bertanya padaku;

" sayang. kalau dari hitungan satu sampai sepuluh. kamu mau pilih yang mana .. "
" satu. kalau kamu .. ? "
" kalau aku sih dua .. kamu mau tau nggak. kenapa aku pilih dua.. ?"
" ehmm.. mang kenapa .. "
" karena rasa cinta aku ke kamu cuma sampai ke dua.. "
" kok cuma sampai ke-dua sih yank.. "
" iya dua. Duaaalam banget yank.. heheee.. "
" yeee.... kalau aku sih cinta aku ke kamu sampai ke-enam..."
" kok ke- enam sayang .. "
" iya enam. enammmmmmbah teruss... hehehee.."
" ehmmm... sayang dah mulai pinter nihh.. "
" siapa dulu donk yayang-nya ... " sambil aku cubit kedua pipi dia yang sedikit tembem- dengan gemess.
" heheheehee... " berpelukan dech.... teletabies kali.

dan masih banyak lagi pujian-pujian dan gombalan-gombalan yang pernah dia berikan padaku.

I love You so much (Ramli)

-------------

Meng-Gombal. boleh-boleh saja. bila itu dilakukan dengan niat yang baik. dan diberikan kepada seseorang yang tepat. pada cewek/cowok yang ingin dinikahi-nya. atau menjadi pasangan seumur hidupnya. dan hanya diberikan pada satu orang saja. orang yang benar-benar kamu sukai dan cintai.

Semoga dengan ceritaku ini. akan mengurangi cowok gombal dengan niat yang tidak baik . dan semoga semakin bertambah cowok gombal yang berniat baik. Aamiin.

Untuk cewek yang pernah digombalin dan disakiti. semoga dimudahkan untuk melupakan mantan-mantan-nya. dan segera move on. dan lagi. semoga segera mendapatkan cowok gombal yang baru. tapi cowok gombal yang berniat baik. Aamiin.

Semangat-semangat-semangat……

-------------------

Penulis
I'Pen (idrus cerpen)
Cinta tanpa Gombal. Terasa Sunyi. Dan terlihat Kaku. Hehehee….



Rabu, 12 Agustus 2015

" Aku Perempuan Ndut "

Siapa sih, perempuan yang menginginkan body besar, alias GENDUT. tidak ada seorang pun yang menginginkan seperti itu. semuanya pasti menginginkan body yang ideal. Body yang disukai banyak orang.

Apa yang menyababkan perempuan berbody gendut ? . banyak hal yang membuat itu terjadi pada perempuan. ada yang bilang karena keturunan. ada yang bilang karena banyak makan atau pola makan yang tidak sehat dan tidak teratur. dan ada pula, karena sejak lahir sudah gendut.

-------------------

Aku adalah termasuk salah satu perempuan Ndut. Body-ku gendut, bukan karena keturunan, bukan pula karena sejak lahir aku sudah gendut. tapi yang membuatku gendut adalah, karena pola makan yang tidak sehat dan teratur.

Dari kecil, banyak makanan yang aku makan, karena banyak makanan yang aku suka. entah dari mana datangnya rasa itu. ya.. yang aku rasakan enak. ya aku makan saja. aku tidak pernah memikirkan apa yang dikatakan orang. apakah makanan itu sehat ataukah aku terlalu berlebihan makan. mungkin waktu itu, aku masih kecil, belum mengerti tentang pola makan yang baik. meskipun ada orang yang memberitahukan-nya. aku tetap saja tidak peduli.

Apa mungkin karena pengaruh Vitamin nafsu makan yang sudah diberikan orangtuaku. aku tidak tahu itu. apa yang aku rasakan. ya aku lakukan saja. Apa yang aku rasakan enak. ya aku makan saja. tidak pernah berpikir aku sudah makan atau belum. dan ketika aku makan. perutku tidak pernah bicara, bahwa perutku sudah penuh atau belum. yang pasti ketika aku makan, ya karena aku merasakan belum terlalu kenyang.

-------------------

Sampai Aku sudah SMP pun. Aku masih Hobbi makan. Pola makanku masih berantakan. aku bisa makan atau ngemil kapan saja. selagi aku masih mau, dan makanan itu bisa aku dapatkan. aku makan saja. Ibuku, saudara-saudaraku pernah mengingatkanku, tapi aku hanya mendengarkan saja, tapi tidak memperdulikan kata-katanya.

Waktu itu, Aku pikir- apa salahnya sih menjadi perempuan Ndut. Yang penting sehat. dan teman-temanku pula tidak masalah. Aku perhatiin juga. banyak pula teman-teman sekolah pria menyukaiku.

-------------------

SMA. Aku masih menjadi perempuan Ndut. bahkan lebih gendut dari sebelumnya. aku masih menikamtinya. aku belum merasakan minder. aku masih tetap PD untuk menjalani hidup sebagai perempuan Ndut. Yang penting aku masih bisa makan yang aku mau dan yang aku suka.

Aku bisa bercanda dengan teman-temanku. aku pula masih bisa dekat dengan pria-pria disekolah. bahkan banyak pula pria yang ingin mendekatiku.

Selama aku di SMA. aku pernah pacaran lima kali. yang perempuan berbody ideal saja kalah denganku. heeehee...
Dan Pria yang aku pacari, tidak begitu jelek. Semua pria yang aku pacari, Menurutku semuanya tampan. bahkan teman perempuanku iri padaku. " Kok bisa ya .. ? " .

-------------------

Di waktu Kuliah. Aku pun masih belum berubah. aku masih menjadi perempuan Ndut. dan tetap masih menikmatinya.

Pergaulanku semakin luas dan banyak teman. Meskipun aku ber-Body gendut. tapi masih banyak pula pria ditempat kuliahku, yang mencoba mendekatiku.

Hingga aku lulus kuliah. ternyata selama kuliah. aku sudah berpacaran sebanyak empat kali. wow..

Ini menandakan Perempuan Gendut, masih banyak pria yang menyukainya. 

-------------------

Jakarta. tempat-ku berkerja. aku masih menjadi perempuan Ndut. aku perempuan yang mudah bergaul. terutama dengan pria. aku merasa nyaman berteman dengan pria. bercanda dan meskipun saling mem-bully. tapi kami tidak merasakan rasa sakit atau pun marah. itulah yang membuatku cepat akrab dengan pria. aku agresif dan bersikap hangat pada semua orang. mungkin itu salah satunya yang membuat orang ingin berteman denganku. khususnya pria. 

Setelah berkerja 5 bulan. aku sudah mempunyai kenalan pria dari Facebook. dan ketika kami sudah saling mengenal, saling merasa dekat. akhirnya kami bertemu. dan setelah pertemuan pertama itu. pertemuan selanjutnya. dia mengatakan cinta padaku. ya aku pun menerimanya. karena aku merasa dia mau menerimaku apa adanya.

Kami pacaran. makan di mall. nonton di bioskop. main ke pantai. selama Empat bulan kami pacaran seperti itu. namun akhirnya, entah kenapa dia berubah. sikapnya menjadi Cuex. suka menghilang. dan sulit untuk dihubungi. dan tiba-tiba dia kirim pesan padaku (SMS). " Maaf ya sayang. sepertinya hubungan kita tidak bisa dilanjutkan lagi. aku sudah mulai merasa tidak cocok sama kamu... " .

Aku tunggu-tunggu kabar dari dia. Ehh.. Tau-taunya dapat kabar dari dia seperti itu. itu benar-benar sangat menyakitkan buatku. karena aku penasaran dengan keputusan-nya. aku coba telepon dia. tapi saat aku hubungi dia. nomor teleponnya sudah tidak aktif lagi. " DASAR COWOK " .

--------------


Entah kenapa. saat kejadian itu. aku sungguh merasakan sakit hati yang berbeda. tidak biasanya aku seperti ini. sebelumnya- meskipun sering diputusin sama COWOK. aku tidak terlalu memikirkan hal itu. biasanya aku masih bisa menikmati menjalani hidupku (MOVE ON).

Namun sekarang. hatiku sangat berbeda. seakan aku tidak mau menerima keadaanku seperti itu.

Apa mungkin karena aku sudah terlalu sering diputusin dan disakitin sama cowok seperti itu. aku sempat bertanya pada diriku sendiri. dan mengingat masa-masa laluku. " mengapa semua cowok yang menjadi pacarku. memperlakukan aku seperti ini ? apa salahku ? . selama pacaran, aku masih bersikap baik pada mereka . Apakah selama ini mereka menyukaiku, mencintaiku, itu hanya bohong belaka. hanya berpura-pura saja ? (hanya modus) " .

Atau mungkin karena usiaku semakin lama semakin bertambah. jadi emosiku pun semakin meningkat. (Gampang Marah) .


------------

Sekarang usiaku sudah 27 lebih. mungkin teman-teman sekolahku, hampir semua sudah pada menikah.

Aku mempunyai keinginanku untuk menikah. Jadi aku mencoba untuk tidak asal memilih pria yang sedang mendekatiku. dan aku pun mencoba untuk merubah sikapku pada pria-pria yang mendekatiku. atau pun bila nanti pacaran. aku sudah berniat untuk merubah gaya pacaranku. aku hanya ingin tahu. adakah pria yang benar-benar menerimaku apa adanya.

Dulu aku sangat Agresif dan hangat pada teman-teman priaku. bukan agresif hanya dengan kata-kata saja. tapi aku pun agresif dengan fisik. misalnya cara bercandaku- suka pegang-pegang tangan/badan. suka berdempet-dempetan body. mungkin itu salah satunya pria yang ingin menjadi pacarku. atau menjadi teman mesraku. karena mungkin pria lebih sering merasakan nafsu saja. dibandingan dengan cinta. dan mungkin pula. meskipun aku gendut. tapi bodyku tinggi. berkulit putih. jadi bila aku berpakaian sedikt terbuka. jadi terlihat sexy dimata pria.

Bisa jadi. ini pula karena sikapku. cara berpakaianku. yang membuat pria menilaiku sebagai perempuan yang mudah / gampangan. 

Karena itu pula. sekarang dari cara berpakaian dan sikapku yang hangat itu. aku mencoba untuk merubahnya. meskipun aku tidak berhijab. tapi sekarang aku lebih memilih pakaian yang tertutup. tidak seperti sebelumnya. dan akhirnya semakin lama aku seperti itu. ya teman-temanku merasakan perubahanku itu.

perubahanku. membuat pertemananku berubah. ya karena aku sekarang sudah bisa menghindar dari sikap pria yang ingin mencolek atau melakukan seperti sebelumnya.

hasilnya. cowok yang mencoba mendekatiku. sekarang sudah mulai berkurang. namun tetap saja masih ada yang merayuku atau menggodaku. dan ada pula yang masih bersikap baik padaku.

--------------

Sangat sulit sekali untuk merubah kebiasaan hidupku ini. tapi aku tetap mencoba untuk melakukannya.

Ada teman SMA. yang sedang berkerja dijakarta pula. mengingat waktu sekolah. dia pria yang rajin belajar dan ibadah sholatnya pun aku sering melihatnya.

Karena dia sering menghubungiku ditelepon. sering bercanda dan berbagi cerita. akhirnya kami bertemu. dan tidak lama kemudian. dia mengungkapkan perasaan cintanya padaku.

aku merasa. selama ini dia masih bersikap sopan padaku. dia tidak macam-macam padaku. dan aku pun melihat latar belakang dia diwaktu sekolah. dia adalah pria yang baik dari teman-teman yang aku kenal. jadi aku menerima cintanya.  

--------------

Selama pacaran. bila dia memegang tanganku, merangkulku. aku masih bisa membiarkan-nya. tapi disaat dia ingin mencoba untuk menciumku. aku mencoba untuk menghindarnya.

Dia pernah mengajakku untuk nonton dibioskop. namun aku menolaknya. karena dari pengalamanku. aku sudah tahu betul pacaran di dalam bioskop itu. bukan cinta yang aku dapatkan. tapi hanya nafsu belaka. dan aku tidak ingin itu terulang kembali. aku lihat dia sedikit kecewa. tapi aku tetap membiarkan-nya. aku ingin tahu seberapa besar dia cintaku padaku. apakah dia masih suka padaku, dengan cara sikapku ini ? .

Ternyata benar apa yang sudah aku bayangkan. belum dua bulan kami pacaran. dia sudah memutuskanku. lagi-lagi dengan alasan- dia sudah tidak cocok lagi denganku. mungkin karena pengaruh dia sudah bergaul di jakarta. heheee.. yang aku anggap dia pria baik-baik. ternyata sama saja dengan pria yang pernah aku kenal. hanya nafsu saja " DASAR COWOK " .

-----------------

Menjadi perempuan Ndut. sebelumnya tidak pernah terbayangkan hidup akan seperti ini. yang awalnya menurutku itu tidak akan menjadi masalah dikehidupanku. tapi kini aku mulai merasakannya. 

Perempuan Gendut sepertiku. sangat sulit untuk dicintai oleh pria yang baik dan tulus. sangat sulit untuk mendapatkan pria tampan dan sulit  mendapatkan pria untuk menerimaku apa adanya.

Pria tampan atau pun pria standar. sama saja. mereka hanya menginginkanku karna nafsu dan mungkin hanya pelarian mereka saja. ketika mereka sudah mendapatkan perempuan yang ideal menurutnya. mereka akan memutuskanku. itu yang aku rasakan dan yang pernah aku alami. 

Dan pernah juga. Ketika aku mengajaknya untuk menikah. pria itu langsung mengutarakan berbagai alasan, supaya dia tidak menikah denganku. ya mereka hanya ingin berpacaran dan bersenang-senang saja denganku. apa yang seperti ini, nasib perempuan Gendut sepertiku.

Memang tidak semuanya pria seperti itu. apa yang terjadi padaku. mungkin sebagian besar. pria menilai perempuan. atau pria lebih tertarik pada perempuan yang tidak sepertiku. mereka lebih utama menilai perempuan dari Fisiknya, bukan dari Hatinya ataupun sifatnya. 

Bila begini jadinya. aku sangat menyesal. seharusnya dulu aku mengikuti, apa kata ibuku, apa kata saudara-saudaraku. makan yang berlebihan itu tidak baik. ternyata tidak hanya baik untuk kesehatan saja. tapi baik pula, mungkin untuk kehidupanku kedepannya.

mungkin juga. bila aku mempunyai tubuh yang ideal. tidak gendut seperti ini. Mungkin ceritanya akan lain. dan aku pun mungkin bisa memilih pria tampan yang benar-benar aku suka.

karena sangat sulit sekali untuk mendapatkan pria yang aku suka. bila aku menjadi perempuan yang gendut seperti ini. yang ada hanya, aku sering dibohongi dan gampang digombalin.

--------------------

Diusiaku ke tiga puluh. aku pernah mendengar atau membaca kalimat " orang Yang baik, pasti dapat yang baik pula " .

Apakah aku tidak sebaik yang aku pikirkan. aku masih menjalankan ibadah sholat lima waktu. aku pun masih bersikap baik pada teman-temanku. aku masih suka berbagi pada orang yang membutuhkan. apakah aku masih belum cukup untuk menjadi orang baik. mengapa aku selalu mendapatkan pria yang menyakitiku ???. 

Setelah aku pelajari. baca buku tentang itu. dan tanya sana sini. orang baik dalam kalimat itu. ternyata baik dimata Tuhan. bukan baik dimata manusia.

Astagfirullah. Seberapa baik kita pada Tuhan. seberapa sering kita mengikuti cara Tuhan. Seberapa baik pada makhluk ciptaan Tuhan. maka seberapa baik pula, Tuhan akan mencintai kita dan seberapa baik pula, Makhluk ciptaan Tuhan, akan baik terhadap kita.  mungkin seperti itu. Maaf bila aku salah mengartikan-nya.

Ya karena itu. aku sadar. aku belum cukup baik dimata Tuhan. mungkin pantas juga aku mendapatkan kehidupanku seperti ini. karena Tuhan itu Maha Adil.

Cara makan saja. Tuhan sudah memberitahunya. mana yang baik dan mana yang tidak baik. cara berpakaian muslimah yang baik pula. Tuhan pun sudah memperjelaskan-nya. Cara bersikap pada Orang lain pun. seperti apa yang baik dan tidaknya. itu pun sudah Tuhan ingatkan pada Manusia. baik itu dari kitab Al-quran. dan buku. atau pula melalui manusia yang sudah mendalami ilmu agamanya. misalnya ustadz atau Ulama.

---------------
Aku merubah cara berpakainku dan cara sikapku pada orang lain. Apa yang aku lakukan ini. aku mulai merasakan kesepian. karena teman pria yang biasanya suka bercanda. sekarang sudah tidak sedekat dulu lagi. meskipun masih ada yang mau bicara padaku. tapi kehidupanku yang baru ini. sangat terasa berbeda. aku seperti baru terlahir kembali ke dunia ini.

Singkat cerita.

Setelah dua tahun menjadi perempuan Ndut dengan dunia yang baru. aku merasakan ini lebih baik dari yang aku rasakan. hidupku lebih tenang. meskipun teman-teman pria-ku tidak banyak seperti sebelumnya.

Meskipun terkadang aku merindukan masa-masa bersama mantan-mantan pacarku. tapi aku terus mencoba untuk melupkannya.

Sekarang aku merasakan kedamaian. dan orang lebih menghormatiku. lebih sopan dari sebelumnya.

Pergaulanku tidak seperti dulu lagi. tapi kesabaranku untuk mencoba memperbaiki diri pada Tuhan. Diusiaku yang ke tiga puluh empat. Alhamdulillah. Ada seorang pria yang ingin menikahiku.

Walaupun pria ini tidak setampan mantan-mantan pacarku. dan berbody kurus. tapi dia bisa mencintaiku dan menerimaku apa adanya. Kami menikah.

Aku merasakan kebahagiaan hidup bersama suamiku. setelah kami memiliki anak berumur tiga tahun. aku sakit. dan salah satu penyebab yang membuatku sakit adalah body-ku yang terlalu gendut.

Menurut Dokter. Aku termasuk Diabetes tipe 2. dan katanya- jika sudah kena penyakit ini, maka bisa menjalar untuk mengalami komplikasi penyakit yang lebih serius. Misalnya serangan jantung, stroke, kebutaan, gagal ginjal, hingga kerusakan saraf yang berujung amputasi.

Sungguh aku tidak tahu sebelumnya. ternyata Kegemukanku ini akan menjadi penyakit yang seserius ini.

Sekarang aku hanya bisa mencoba untuk menguruskan Badan semampuhku dan tetap berdo'a pada Tuhan. agar selalu diberikan kesehatan padaku . supaya aku bisa merawat anakku yang cantik ini dan aku masih bisa melihat anakku ini, hingga menjadi dewasa. dan aku tidak akan membiarkan anakku menjadi sepertiku.


-----------------

Bila ada yang mempunyai saudara atau anak yang masih  kecil. tidak ada salahnya kita mengingatkan dan menjelaskan pada mereka. sangat berarti sekali tentang "Pola Makan yang baik dikehidupan sehari-hari " . sebelum nanti menyesal dikemudian hari. atau nanti, ketika mereka sudah dewasa.

---------------------

Meskipun kita menjalankan ibadah sholat lima waktu. tapi sikap kita dan cara berpakaian kita. tidak mencerminkan sebagai muslimah yang baik - seperti yang diinginkan oleh Tuhan. sebagaimana yang diterangkan didalam Al-Quran.
" Tidak ada jaminan-nya. Hidup kita akan menjadi lebih baik " .

Bila sekarang kalian masih merasakan baik-baik saja. namun suatu saat nanti. sadar atau tidak sadar. Tuhan akan menjawab-nya.  Seperti yang sudah aku alami. bahkan mungkin bisa terjadi lebih dari kehidupanku. Itu adalah Rahasia Tuhan.
Semoga itu. tidak terjadi pada kita semua. Aamiin.


----------------------

Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)











    




 
    




  




 





  


 

 

Rabu, 01 Juli 2015

" Ibuku, di Bulan Ramadhan. "

Bulan Ramadhan. Bulan ini lebih baik dari bulan-bulan yang lain. karena dibulan ini, banyak pula perubahan orang yang menjadi pribadi yang lebih baik. melakukan sesuatu hal yang lebih baik dari bulan-bulan sebelumnya. atau hal yang tidak pernah dilakukan. namun dibulan ini terkadang orang melakukan-nya.

Bulan Ramadhan. Awal dari perubahan seseorang menjadi pribadi yang lebih baik ke depan-nya. namun tidak semuanya seperti itu. ada pula orang yang berubah hanya diwaktu bulan Ramadhan saja. karena di Bulan selanjutnya -mereka kembali lagi ke pribadi awalnya (sebelum Bulan Ramadhan tiba).


------------------------

Meskipun aku tidak berhijab dan belum termasuk menjadi muslimah yang baik. dan juga belum pernah melakukan ibadah puasa sunnah. namun di bulan Ramadhan. aku selalu mencoba untuk berpuasa. entah apa alasannya aku malakukan itu. apa karena malu sama teman-teman dikantor. atau hanya mengikuti orang saja.

Dikantor-tempatku berkerja. biasanya jam istirahat, aku tidak pernah sholat. namun bulan ini. aku mengikuti teman kantor, untuk sholat berjamaah dimushollah. namun disaat aku sendiri dikost-an. aku menjadi seperti dulu lagi-melupakan sholat.

------------------------

Di bulan Ramadhan. Siaran TV pun banyak yang berubah. banyak acara yang ber-islami. dan banyak Ustadz yang berceramah.

Aku yang termasuk hobi nonton TV. terkadang aku mendengaarkan juga apa yang disampaikan oleh Ustadz tersebut. namun biasanya aku hanya mendengarkan saja. tidak dipraktekkan didalam kehidupanku sehari-hari.

tapi entah kenapa hari ini. Ada Ustadz berceramah yang menceritakan bertema tentang 'IBU '. hatiku mulai terusik.  aku benar-benar menyimak sekali apa yang diutarakan oleh Ustadz. mendengarnya, hatiku sangat tersentuh. apalagi saat aku melihat dan mendengar, Ustadz itu bersuara serakh sedih dan air matanya berkaca-kaca. seperti bicara benar-benar dari lubuk hati yang paling dalam. dan seperti seolah-olah dia mengalaminya apa yang dikatakan-nya.  dan itu pula membuat mataku ber-air. rasanya aku ingin menangis saja.

Tidak biasanya aku seperti ini. ini seperti bukan diriku yang sebenarnya.

-------------------------

Aku menjadi teringat Ibuku. ibuku yang sudah berusia 68 lebih. aku merasa. aku benar-benar belum pernah membahagiakan ibuku. melainkan aku sering menyakiti ibuku. sejak aku masih didalam perut dan sampai sekarang. terlalu banyak dosa-ku pada ibuku.
aku pernah membentak ibuku, memukul ibuku. aku pun pernah menendang ibuku. entah itu disengaja atau pun tidak. yang pasti aku pernah melakukan-nya.


bukan hanya karena aku masih kecil saja. setelah dewasa pun aku masih belum mengerti. aku masih melawan ibuku. melawan perintah-perintah baik dari ibuku. yang menurutku ibu bawel. egois. tidak bisa membebaskan anak-nya. padahal sebenarnya. apa yang pernah dilakukan oleh ibuku terhadapku. itu pula untuk kebaikanku sendiri.

Meskipun aku berprilaku tidak baik padanya. ibuku tetap tidak bosan untuk selalu mengingatkanku kejalan yang benar.

Ya bagi kakaku. aku ini adalah anak durhaka. ya aku akui itu. mengingat-ngingat masa laluku. dari kecil sampai aku sudah bisa berkerja. aku seperti seolah-olah tidak memiliki ibu. aku sangat cuex sekali. terlalu sibuk dengan kebebasan hidupku. terlalu mementingkan kebutuhanku sendiri. membahagiakan hidupku sendiri. namun aku tidak pernah mengingat- siapa yang membuatku menjadi dewasa seperti ini.  yang selalu mendoakanku. yang selalu mengingatkanku pada Tuhan. dan disaat aku sakit.lalu ketika aku mendapatkan masalah. Ibuku selalu memperhatikanku dan tetap membantuku dengan sabar. Ibuku tidak pernah mengeluh dan mengingat-ngingat sikapku yang tidak baik. seakan dia selalu memaafkanku, apa yang telah aku lakukan padanya.

--------------------------

mau sampai kapan lagi aku akan menjadi diriku yang sangat egois. ibuku sudah berusia lanjut. rasanya aku ingin sekali meminta maaf pada ibuku. rasanya aku ingin sekali mencium kaki-nya. sudah sepantasnya aku melakukan itu. karena sudah terlalu banyak dosaku padanya.

aku ingin sekali mencium tangan-nya, wajahnya. dan memeluk-nya dengan hangat. tidak hanya itu saja. aku pun ingin sekali memberikan sesuatu yang berharga buatnya.
 
Selama aku berkerja. aku belum pernah membelikan pakaian atau pun barang yang ibu sukai. jangankan membelikan-nya. aku pun tidak tahu apa yang disukai ibuku. karena bila tidak ada keperluan yang penting bagiku. aku tidak pernah bicara padanya. harusnya seorang anak. selalu lebih mementingkan ibunya. tapi aku selalu mementingkan pergaulanku pada teman-temanku.

-------------------------

 
Sebelum lebaran dan sebelum aku pulang kampung. aku ingin sekali bicara pada ibuku. mendengar suara ibuku. dan meminta maaf. lalu aku ingin menanyakan apa yang dia sukai. aku akan berjanji. apa pun permintaan ibuku. aku pasti akan membelikannya.

Karena ibuku tidak pernah dan tidak tahu menggunakan Handphone. jadi
aku menelepon kakaku yang sudah berada dirumah.

Setelah kakaku memberikan handphone-nya pada ibuku . 

" Assalamualaikum bu... " 
dengan suaraku yang agak serak. karena sebelum menelepon. aku sudah menangis terlebih dahulu.

karena pendengaran ibuku sudah sedikit terganggu. Handphone kakaku sudah di loadspeaker. hingga kakaku bisa mendengarnya dan membantu pendengaran ibuku.

ibuku tidak langsung menjawabnya. namun setelah dibantu oleh kakaku. suara ibuku sepertinya terdengar senang mendapatkan kabar dariku. seakan dia tidak percaya kalau aku menelepon dan ingin bicara padanya.

" Zahra... ?. waalaikumsalam.. "
" apa kabar bu.. ? " suaraku sedikit gemetar. dan dengan suara tersendu-sendu. seperti orang yang sedang sakit saja .

ibuku mungkin tidak terlalu mendengar nada suaraku. karena kaka-ku yang menyampaikan pesanku padanya.

" alhamdulillah. ibu sehat. Zahra kapan pulang .. ? "  mendengar jawaban-nya. air mataku menetes begitu saja. ibuku masih memperhatikanku. dan sepertinya ibuku sedang menunggu kedatanganku.

" InsyaAllah bu.. lima hari lagi Zahra pulang.., ibu mau Zahra beliin apa... ?  "


" ga perlu zahra..., ibu dah tua. ga perlu apa-apa lagi. ibu cuma kepengen zahra ada dirumah aja. ngobrol sama ibu.. "  jawaban itu. semakin aku pedih saja. hatiku terasa sakit karena diriku sendiri.

" buu..., ibu..., Zahra minta maaf ya bu., selama ini zahra dah nyakitin ibu terus.. ".

" Zahra ga salah kok.. Zahra ga perlu minta maaf sama ibu... " 

" Bu... Zahra sayang sama ibu... "

" ibu juga sayang sama Zahra ... ibu tunggu ya dirumah.. "

" iya bu.. zahra pasti pulang kok ... "


mendengarnya dan mengharapkanku pulang. rasanya aku ingin sekali cepat-cepat ada dirumah ibu. namun aku masih mempunyai tanggung jawab dikantor-tempatku berkerja.

-------------------

Meskipun Ibu tidak meminta sesuatu padaku. Aku tetap akan membelikan pakaian dan Kalung emas untuknya.

Setelah aku membelinya. waktu itu aku sedang ada dikostan-ku. aku yang sedang bersama temanku. aku mendapatkan telepon dari kampung/kakaku.

" Assalamualaikum.. "
" Waalaikumsalam .. "
" kamu lagi dimana .. "
" lagi dikost-an. kenapa kak .. ? "
" ibu sudah meninggal .. "
" apa kak .. ibu sudah meninggal ? " aku sangat sok sekali. seperti sedang mimpi saja.
" iya. kamu yang tenang ya.. "
" bukan-nya ibu sedang tidak sakit kak.. "
" iya.. emang ibu tidak terlihat sedang sakit. mungkin ini kuasa-Nya Tuhan. semoga saja ini yang terbaik buat ibu ya. "
" Zahra pulang sekarang ya kak... ? "
" kalau kamu ga kuat. besok pagi saja. kaka takut nanti kamu dijalan kenapa-kenapa .. "
" InsyaAllah kak.. Zahra kuat .. " .

Temanku bertanya.

" Ada apa Ra .. "
" Ibuku meninggal .. "
" Innalahi wainalahiraajiun.."


Sebelum aku mempersiapkan untuk pulang. aku langsung telepon manager-ku. untuk minta izin pulang. Alhamdulillah. Di-izinkan.

Aku mulai mempersiapkan barang-barang atau pakaian yang akan aku bawa pulang. ketika aku melihat pakaian dan kalung emas yang sudah aku persiapkan untuk ibu. aku menangis. lebih dalam merasakan kesedihanku-penyesalanku. hingga badanku terasa lemas.  dan saat ingin berdiri. aku jatuh pingsan.

dan akhir-nya setelah aku sadar. karena temanku melihat keadaanku yang masih lemah. Dia mengantarku pulang.

-----------------

Dalam perjalanan. aku terus mengingat ibuku. hingga air mataku tanpa hentinya keluar begitu saja.

Sebelum ibuku di jenazahkan. aku masih sempat mencium dan memeluk ibuku. meskipun ibu tidak bisa membalas-nya.

-----------------

Ibuku tidak ingin barang apapun atau uang dariku. ibuku hanya ingin mengobrol denganku saja. namun aku belum pernah mengabulkan keinginan ibuku itu. padahal itu terdengar sangat mudah sekali untuk melakukannya.

Sungguh sangat menyesal sekali buatku. aku memang anak yang bodoh. aku memang anak yang tidak tahu diri. aku memang anak yang tidak tahu berterimakasih. ibuku sebaik itu. aku sia-sia kan begitu saja.

iya aku sadari. mungkin memang kejadian ini. hidayah buatku untuk bertaubat. dan memperbaiki hidupku dijalan Tuhan. tapi aku tetap saja menyesal.

Mengapa aku sadar, disaat aku tidak bisa membalas kebaikan ibuku. Sebenarnya Hidayah buatku. dari dulu sudah ada. namun aku terus menerus menolaknya.

Diwaktu aku masih kecil, SMP, SMA bahkan sampai sudah berkerja. sebenarnya hidayahku untuk hidup kejalan yang lurus itu sudah ada. baik itu dari temanku. dari saudaraku. dan kedua orangtuaku selalu mengingatkanku. terutama ibuku. yang tidak pernah lelah untuk terus menceramahiku. bahkan dari media sosial ataupun dari media elektronik. semuanya sudah aku rasakan. tapi aku tidak mempedulikan-nya sama sekali. hingga akhirnya aku sangat menyesal pada diriku sendiri. aku bertaubat. setelah kehilangan orang yang sebenarnya, aku sangat mencintai-nya. Maafkan aku ibu.  Aku mencintaimu . dan aku sungguh sangat menyesal.

-----------------Selesai...
-----------------


Semoga dengan cerita ini. kalian tidak hanya menunggu hidayah setelah kehilangan orang yang kalian cintai.lebih cepat, lebih baik untuk menerima hidayah itu. hidayah ke jalan yang benar. Yaitu Jalan-nya Tuhan-Allah Swt. Aamiin.

bila terjadi seperti cerita diatas. mungkin kalian akan merasakan penyesalan yang luar biasa. dan sebagai muslim/muslimah yang baik. itu tidak mudah untuk dilupakan begitu saja. selama hidup. kalian akan terus mengingat penyesalan itu.

Semoga itu tidak terjadi pada kalian. Aamiin..




------------
Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)




     

 








   
 


 
 
 







 

   

Selasa, 23 Juni 2015

" Ramadhan, Maafkan Aku "

Ramadhan. atau Rama-nama panggilan-nya. Dia adalah calon suamiku. Mengapa aku sangat yakin bahwa dia adalah calon suamiku ? .

Pertama aku mengenalnya di dunia maya- atau di media sosial - Facebook. Berawal dia mengirim pesan di dinding-facebook-ku. " makasih ya dah confirm " . aku pun membalasnya- " ya sama-sama mas.. " .

------------------

Namaku Fatimah. Aku perempuan muslimah yang berhijab. yang selalu berusaha mencoba untuk menjadi muslimah yang baik dimata Allah. dan Alhamdulillah. Orangtuaku selalu mengingatkanku pada Sang Maha Kuasa.

Aku tidak tahu, apakah benar atau tidak. bagiku;. mungkin karena berhijab dan bersikap sebagai muslimah baik. sedikit sekali pria yang mencoba mendekatiku dan yang ingin menjadi kekasihku.  sungguh sangat berbeda sekali dengan temanku. yang tidak berhijab, berbusana sexy dan bersikap yang diluar seorang muslimah menurut Al-quran.
   
Temanku pasti banyak pilihan-nya untuk memilih pria yang ingin dijadikan suaminya. dan aku sebaliknya.

Apakah mungkin juga. karena aku hanya memilih pria yang serius untuk menikah. bukan untuk pacaran. jadi banyak pria yang menjauhiku. ? 

--------------------

Dari umurku dua puluh tiga sampai umurku dua puluh sembilan. sebagian pria yang mencoba mendekatiku dan mengatakan cinta padaku. bila aku tanya pada mereka, " Apakah kamu akan menikahiku ? " .
Banyak macam jawaban yang aku tidak inginkan. semuanya tidak ada kepastian. dan tidak meyakinkan buatku.

Ada yang ber-alasan karena dia masih muda. dan belum siap untuk menikah. ada pula yang mengatakan- pekerjaanku belum mapan dan banyak lagi alasan-alasan yang membuatku ragu. menurutku sangat aneh sekali. mengatakan cinta tapi mereka tidak siap untuk menikah. seharusnya bila mengatakan cinta pada seseorang. mereka harusnya sudah siap untuk menikah.
Aku tidak tahu betul. Apakah alasan mereka itu benar atau tidak. mungkin ada yang benar dan ada pula yang berbohong.

Dan benar terjadi apa yang aku duga. ketika aku mengatakan pada mereka. bahwa aku tidak suka dengan pacaran. tapi aku hanya ingin menikah. mereka langsung terdiam dan menyerah begitu saja.

Bila benar-benar mencintaiku. seharusnya memperjuangkan cintanya.

--------------------

Diumurku ke tiga puluh lebih. Aku mengenal Ramadhan. Dia se-umuran denganku. Melihat dari Profile, Photo dan setatus-setatus yang pernah dia post-kan pada facebook-nya. aku merasakan dia sosok pria baik-baik. karena itu pula,  disaat dia coment atau kirim pesan padaku. aku selalu merespon-nya, dan karena aku sudah mulai terasa nyaman berbicara dengan-nya. akhirnya kami saling curhat tentang kehidupan kami masing-masing.
Ketika kami sudah sedikit saling mengenal dan saling percaya. kami bertukar pin BBM dan Nomor telepon.
Setelah itu. hari demi hari. mingu demi minggu. dia semakin bersikap lebih baik dan semakin lebih perhatian
padaku.

pagi sebelum sholat shubuh. dia kirim pesan via BBM.

" Assalamualaikum cantik. Apa kbr ? "  . sepertinya dia tidak pernah bosan. setiap pagi dia selalu kirim pesan menanyai kabarku. dan selalu membuatku tersenyum. Sebenarnya aku tidak cantik-cantik amat. biasa saja. tapi saat dia mengatakan aku cantik. entah kenapa aku merasakan senang melihat pesan yang dia tulis. padahal tidak semuanya pria yang mengatakan aku cantik itu. membuat hatiku senang. aku mulai Ke GR-an . aku pikir " Apakah dia sedang mencintaiku ? . dan apakah aku pun sedang mencintai-nya ? " .


-------------

Diwaktu aku sholat Tahajud. tiba-tiba aku teringat dengan perhatian-perhatian yang sudah diberikan oleh Ramadhan. setelah sholat. aku tidak lupa ber-Do'a. " Ya Allah, bila Ramadhan adalah jodohku. segerakanlah... Aku ingin menikah dengan-nya. dan bila dia bukan jodohku. segerakanlah... berilah aku tanda-tanda itu padaku.. " Aamiin ya rabbal Alaamiin.

Sebelum shubuh berkumandang. Entah ini hanya kebetulan saja, ataukah ini memang benar-benar dari Do'a-ku.
Yang biasanya dia kirim pesan via BBM. namun pagi ini. dia telepon padaku.

" Assalamualaikum bidadari ... "
" Waalaikumsalam pria sholeh .. "
" Aamiin .. "
" tumben nih telepon..  hehee "
" kangen sama suaramu .. "
" baru semalam dah telepon.. masa dah kangen lagi sih.. ehmm boong tuh.."
" emangnya rasa kangen itu ada waktunya ya .. ? "
" ya aneh aja ... baru kali ini ada pria yang kaya kamu itu.. "
" ehmm.. berarti aku pria yang langka donk dimatamu.. hehe "
" langka.. ? , emangnya binatang apa heheee ... kamu tuh ada-ada aja .. "

" ngomong-ngomong kamu lagi ngapain nih .. ?  "
" lagi dengerin teman yang lagi kangen sama aku .. "
" siapa tuhhh temanmu .. "
" ga tahu. ga jelas orang-nya.. "
" hantu kali.. ga jelas .. " . 
" heheheeee ... " 


" Mah.... " mah. bukan berarti mamah ya. Mah ini diambil dari kata namaku-Fatimah.

" Apa Ramm... "
" Aku mau ngomong sesuatu yang serius sama kamu "
" lah.., emangnya tadi kamu ga serius apa . berarti tadi, kamu kangen sama aku, ga serius ya .. ? "
" bukan itu cantik.., ini yang lebih serius lagi .. "
" emangnya kamu mau ngomong apa sih. jadi tegang begini "
" gini mah. aku sudah lama mengenal kamu. aku merasa. kamu beda dari perempuan yang pernah aku kenal.
" masa sih .. "
" iya mah. sepertinya aku sudah mulai sayang. bahkan cinta sama kamu.. "
" kok bisa Ram.. kamu kan lom ketemu aku.. ? "
" aku juga ga tau kenapa. ini perasaanku. aku merasa nyaman bila ngobrol sama kamu .. "
" jangan terburu-buru dulu Ram. takutnya nanti, kalau ketemu aku. kamu nyesel dech. aku itu tidak cantik yang kamu bayangkan. yang diphoto itu berbeda sekali dengan aslinya loh.. "
" kalau itu aku tidak memperdulikannya mah.. bagiku. yang penting Akhlaqnya dan agamanya.. " 
" Ilmu agamaku juga belum terlalu aku kuasai Ram.. "
" iya. tapi aku perhatikan. kamu itu orangnya selalu mau berusaha menjadi muslimah yang baik dimata Allah. karena itu pula aku menyukaimu. "
" ya kamu kan dah tahu tentang aku kan.. ? "
" ya aku tahu kamu ga suka dengan pacaran. makan-nya itu. aku berani mengatakan cinta sama kamu. karena aku sudah siap untuk menikahimu. itu kalau kamu juga cinta sama aku .. ? "
" sebenarnya. aku juga sudah suka sama perhatianmu. dan aku senang juga. disaat kamu selalu mengingatkanku untuk sholat. dan karena belum pernah ada, teman yang aku kenal sepertimu. "
" jadi kamu mau, nikah sama aku ? "
" ya kalau kamu benar-benar serius ingin menikahiku. kamu dan keluargamu datang kerumahku untuk melamarku. aku akan menerimamu. "
" bagaimana dengan fisik-ku. bila aku tidak sesuai dengan photo yang kamu lihat. "
" ya sama denganmu. aku pun tidak terlalu peduli dengan fisik. yang penting bertanggungjawab. Akhlak dan agamanya. "



Sebelum dia melamarku. aku mengajaknya untuk bertemu dengan orangtuaku terlebih dahulu. dan agar pula dia tahu rumahku. 

-----------------------------


Tiga hari sebelum puasa Ramadhan tiba. Dia berjanji. hari ini. dia dan keluarganya akan datang melamarku.

Pagi ini. Orangtuaku dan saudara-saudaraku. sengaja berkumpul dirumah. mempersiapkan segalanya untuk menyambut kedatangan Ramadhan dan keluarga-nya.

Orangtuaku terlihat senang sekali. terutama ibuku. karena ada pria yang ingin melamarku.

Sebelumnya. bapakku pernah menawariku. ada seseorang yang ingin melamarku. dia anak dari teman bapakku. Namun aku menolaknya. karena aku tidak ingin menikah dengan pria yang tidak aku kenal. aku hanya ingin menikah dengan pria yang aku kenal dan aku mencintainya. bukan pria yang hanya dikenal oleh bapakku saja. dan aku belum tentu mencintai-nya. meskipun dia seorang Ustadz muda. tapi tetap saja aku menolaknya.

Jam dua belas siang. Ramadhan dan keluarganya masih belum terlihat. mungkin saja karena perjalanan, jarak rumahnya dengan rumahku. lumayan cukup jauh. dan mungkin saja karena macet dijalan.

Jam dua siang. belum ada kabar juga dari mereka. aku coba hubungi telepon-nya. nomor yang dituju sedang tidak aktif. Aku mulai ketakutan dan gelisah. takut sesuatu hal buruk terjadi pada mereka. dan takut pada sesuatu hal buruk terjadi padaku. mungkin saja dia membatalkan niatnya atau tidak jadi melamarku. tapi kenapa dia tidak memberitahuku terlebih dahulu, bila itu yang dia inginkan. apa yang harus aku katakan pada orangtuaku ? .

Apa yang aku takutkan. benar-benar terjadi. sampai jam tujuh malam. aku masih belum dapat kabar dari keluarga Ramadhan.

ini sangat memalukan buatku dan orangtuaku. untung saja keluargaku tidak mengundang saudara-saudara jauh orangtuaku. mungkin orangtuaku akan sangat malu sekali bila itu terjadi.

bapakku sangat terlihat kecewa sekali. dengan pilihanku ini. aku tidak bisa mengelaknya. ya karena ini pula kesalahanku juga. aku terlalu percaya pada orang yang terlihat baik.

didalam kamarku sendiri. aku sendiri, menangis tanpa henti memikirikan dia. sambil aku coba terus untuk menghubungi nomor telepon-nya. sampai aku lelah tertidur. masih belum ada kabar darinya.

-----------------


Sudah dua minggu lebih. belum ada kabar dari keluarga Ramadhan. dan aku mencoba untuk melupakan-nya. mungkin saja dia bukan jodohku.

Setelah aku bisa melakukan kegiatan-kegiatan sehari-hari seperti biasanya. Bapakku memintaku lagi. tentang pria yang ingin dijodohkan padaku.

Aku merenung." Umurku sudah tiga puluh lebih. mau sampai kapan lagi aku menunggu. mengenai akhlaq dan agamanya. dia seorang ustadz. mana mungkin pria ini tidak baik. dan wajahnya. aku akui, dia lebih tampan dari Ramadhan. namun meskipun itu. bila aku harus memilih. aku lebih memilih Ramadhan. aku merasakan. hatiku lebih memilih dia. tapi karena Ramadhan sudah menghilang tanpa kabar. akhirnya aku terima pria yang dipilih oleh bapakku itu. "

Mungkin yang terbaik buatku. belum tentu terbaik buat Tuhanku. mungkin menurutku- Ramadahan lebih pantas buatku. namun belum tentu pantas dimata Tuhanku.

Hanya Tuhan yang bisa menentukan segalanya. dan hanya Tuhan yang tahu, mana yang pantas, mana yang terbaik buat-Nya dan umat-Nya.

Jadi aku menerima lamaran pria yang dipilih bapakku itu-Rifki. mungkin saja dia adalah jodohku yang dikirim oleh Tuhan Buatku. ya semoga. Aamiin.

-----------------

Dua hari sebelum aku menikah. siang itu. ketika aku ingin keluar dari rumah. aku sangat terkejut sekali. pria yang sudah aku lupakan, tiba-tiba ada didepanku. aku melihat Rama berdiri didepan pagar rumahku.

dengan wajah yang memelas, dia langsung meminta maaf padaku.
" mah, maafin aku, waktu itu aku ga bisa datang kerumahmu .. "
" aku sangat kecewa pada kamu, kamu sudah bikin aku malu tau... "
" aku tidak bermaksud begitu mah.. ditengah perjalanan. kami mendapatkan kecelakaan.. "
Kecelakaan ?. melihat keadaan tubuhnya. aku sedikit percaya padanya. aku melihat luka diwajahnya dan tangannya.
" kamu ga boong kan .. ? "
" kamu liat aja diwajahku dan tanganku ini.. "
dia sambil menunjukkan luka ditangan-nya.

aku mengajak dia masuk kedalam dan bertemu orangtuaku. untuk menjelaskan semua yang terjadi padanya.

dari ceritanya. aku sangat sedih sekali dan terpukul. didalam kecelakaan itu. dia sampai jatuh pingsan, handphone genggamnya pun hilang dan ibunya sampai meninggal dunia. bapak-nya dan saudaranya hanya luka-luka saja. ya karena itu pula, dia baru bisa memberi kabar padaku. karena dia tidak hapal nomor teleponku. mau tidak mau dia harus datang kerumahku untuk memberi kabar padaku. . dia masih terlihat belum sembuh total. jalan-nya masih terpincang-pincang. sungguh sangat tidak tega melihatnya. namun aku tetap harus menceritakan sebenarnnya. apa yang terjadi padaku, disaat aku tidak tahu kabar tentangnya. 

Orangtuaku membolehkan kami untuk berbicara berdua saja. karena bapakku menginginkan aku, untuk menjelaskan yang sebenarnya terjadi padaku.

" sekitar dua minggu lebih, Dengan rasa sedih dan kecewa, aku sudah menunggu kabar dari kamu. hingga sedikit demi sedikit aku mulai bisa melupkanmu. karena aku pikir. mungkin kamu bukan jodohku. jadi aku menerima tawaran bapakku. untuk menikah dengan pria pilihan bapakku itu. "
" kenapa bisa secepat itu kamu menerima lamaran dia..? "
" ya kamu tahu aku kan. aku sudah berumur tiga puluh lebih. dan aku ingin segera menikah. dan aku pun tidak ingin mengecewakan bapakku lagi. karena sebelumnya bapakku pernah menawariku untuk dijodohkan. tapi aku menolaknya. karena aku lebih memilih pria yang aku cintai. tapi kenyataannya. aku sudah menunggu kamu. tapi aku tidak tahu kabarmu. aku pikir kamu benar-benar membatalkan lamarannya dan itu membuatku kecewa padamu. aku tidak pernah terpikirkan kalau kamu akan seperti ini.. "
" jadi kamu yakin. akan tetap memilih dia.. "
" maaf ya Ram. bukannya aku memilih dia. bila keadaannya tidak seperti ini. dan aku harus memilih. aku akan memilihmu. tapi waktumu datang tidak tepat. dua hari lagi aku akan menikah dengan-nya. dan undangan-nya sudah tersebar. aku harus gimana ?. aku tidak ingin membuat keluargaku dan keluarganya malu, karena aku membatalkan pernikahan-nya.. "
" oke dech. kalau itu keputusan yang terbaik buatmu dan keluargamu. selamat ya. semoga kamu bisa bahagia bersamanya.. dan aku yakin calon suamimu itu akan bersikap baik padamu."



---------------------


Akhirnya dia mau menerima kenyataan. bila aku adalah bukan jodoh-nya. meskipun itu, dia sedikit kecewa pada keputusanku.

Aku jadi malu sendiri. dulu aku pernah berpikir. pria yang pernah mengatakan cinta padaku. tapi mengapa, tidak bisa memperjuangkan cintanya ke padaku.

dan kini terjadi padku. aku mencintai Ramadhan, tapi mengapa, aku tidak bisa memperjuangkan cintaku sendiri, pada pria yang aku cintai.


Memperjuangkan cinta. tidak semudah yang aku bayangkan. tidak semudah apa yang digambarkan pada Film. bila terjadi pada Film. mungkin saja aku akan membatalkan pernikahan-nya dan menikah dengan pria yang pertama aku cintai-Ramadhan.

Tapi kenyataan-nya sangat sulit bagiku. sangat sulit sekali hatiku memberontak dan sikapku untuk bergerak. untuk melakukan dan memperjuangkan cintaku padanya.

Atau karena mungkin juga terlalu banyak alasan yang ada dihatiku. alasan-alasan yang tidak bisa aku lawan begitu saja. aku tidak bisa melawan orangtuaku. dan aku tidak bisa mengecewakan keinginan orangtuaku.

Sudah aku bayangkan apa yang akan terjadi bila aku membatalkan pernikahanku itu. dalam pikiranku semuanya pasti akan lebih berantakan. entah apa yang akan terjadi pada orangtuaku dan padaku. aku takut sekali akan terjadi perpecahan saudara dan perpecahan anak dengan orangtua. aku tidak ingin itu terjadi karena keegoisanku saja. hanya karena memperjuangkan cintaku pada pria yang aku cintai.

Setelah aku menikah. aku mencoba untuk mencintai suamiku. Alhamdulillah. suamiku benar-benar perhatian dan bersikap baik padaku. dan selalu mengingatkanku tentang kebaikan atau beribadah pada Allah Swt. dia pun sempat mengajarkanku tentang agama islam yang baik dan benar. hingga aku pun mulai mencintainya.


---------------------


waktu itu. aku tidak sempat untuk tukar nomor telepon lagi dengan Ramadhan. jadi sudah lama pula aku tidak tahu kabar darinya.

Karena aku penasaran ingin tahu kabar darinya. aku langsung saja login facebook. aku coba lihat-lihat setatus yang pernah dia post. ada setatus sebuah puisi pendek. yang membuatku kecewa pada diriku sendiri.

"
Waktu. karena waktu. menurutmu- kita tidak bisa bersatu.
sebesar itukah cintamu padaku ? .

Sesuatu yang kau ragukan. kau jalani begitu saja.
sesuatu yang kau rasakan. kau lupakan begitu saja.
Seperti itukah cintamu ? .
Cinta tak perlu perasaan. tapi Cinta tergantung keadaan.
apakah itu menurutmu- arti cinta sebenarnya ?.

karena hanya ada rasa kasian.
karena hanya ada rasa tidak tega.
karena hanya ada rasa malu. 
kau hilangkan semua rasa cintamu.

dan...
kau memilih pria yang kau cinta, namun tidak sepenuhnya.

mungkin kau akan tetap bisa merasakan kebahagian.
bersama pria yang sedang bersamamu.
namun ...

aku tahu dirimu.
kau pasti meyakini pula.
kau akan lebih bahagia dari itu. dan akan lebih menikmati hidup. 
bersama pria yang kau cintai sepenuhnya. 
walaupun itu belum terbukti kenyataan-nya.

bila kau tetap memilih dia.
Semoga kau bahagia dan menikmati hidup bersama-nya.
Aamiin... 

"


membaca puisi itu berulang-ulang. aku merasakan apa yang aku lakukan ini salah. dan tetap harus aku jalani. aku membohongi diriku sendiri. dan aku merasa bersalah padanya. meskipun dia mendo'a kan-ku. tapi aku merasakan-nya. betapa sakitnya dia karenaku. semoga dia baik-baik saja, tidak seperti hal buruk yang aku bayangkan.

Aku mencoba kirim pesan padanya. hanya untuk meminta maaf padanya. dan agar dia tetap semangat menjalani hidupnya.

---------------
sampai aku sudah memiliki anak satu berumur satu tahun. pesan maafku itu. masih belum ada balasan darinya. dan sepertinya- facebooknya pun tidak ada setatus yang baru darinya. entah kemana dia pergi. aku tidak tahu. hanya facebooknya dia, yang aku tunggu kabar darinya. karena dulu. aku belum pernah sempat main kerumah orangtuanya.

Ramadhan, Maafkan Aku. aku tidak bermaksud untuk menyakitimu.



------------


Manusia tidak bisa menentukan hidupnya sesuai dengan keinginan-nya. Manusia hanya berusaha. hanya Tuhan yang bisa menentukan keinginan-nya.

Apa yang diusahakan umat-Nya. hanya Tuhan yang menentukan-nya. Pantaskah yang diusahakan Umat-Nya. untuk menyesuaikan apa yang diinginkan Tuhan-nya.

bila tidak bisa mendapatkan apa yang ingin kita miliki. berarti, apa yang pernah kita usahakan untuk mencapai keinginan kita. belum sesuai dengan apa yang Tuhan inginkan.


so.. Tetap semangat. dan tetap berusaha. bersabar dan tetap bersyukur apa yang sudah terjadi pada hidup kita. semua yang sudah terjadi. terbaik untuk kita dan terbaik buat Tuhan kita. yaitu Allah Swt.

Semoga usaha yang pernah kita lakukan untuk mendapatkan keinginan kita, sesuai dengan apa yang Tuhan inginkan.  
Aamiin

Bila masih belum kita dapatkan keinginan kita. ingat. Tuhan mencintai orang yang selalu berusaha.


-------------------
Selesai.......
-------------------

Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen) .




 




 





     

 
 


 
  






 


















  
  




 













Rabu, 20 Mei 2015

" ISENG-ISENG DAPAT CINTA "

Kata teman-temanku, aku ini suka iseng. tidak hanya teman saja sih yang bilang seperti itu . orangtuaku dan saudara-saudaraku pun mengatakan seperti itu.

ya emang. aku pun mengakui-nya. rasanya aku ini sulit untuk diam terlalu lama. pasti ada saja ke-isenganku. ya itu adalah salah satu yang membuatku senang. meskipun ada saja orang yang tidak suka dengan sikapku seperti itu.

Ke-isenganku itu adalah kebiasaanku. karena dari kecil, ketika aku sudah mulai bisa berjalan dan bicara. dari situlah aku sudah mulai Iseng. hehee.. sampai sekarang pun aku sudah berkuliah. aku masih tetap perempuan yang iseng dan usil. Ehmm... iseng dan usil ?. apa sih bedanya. sepertinya tidak jauh beda. kalau iseng ya seperti ini. kalau usil ya seperti itu. hehehe sangat sulit sekali untuk menjelaskan-nya. tapi yang ada dalam pikiranku. kalau usil itu suka ngupil. hehee..
eh..lupa. ada pula saudara-nya si-iseng dan si-usil. yaitu Si-Jail.

----------------

mengapa aku iseng ? . aku senang diperhatikan. aku suka menjadi pusat perhatian orang. kayanya dengan bersikap seperti itu. aku pasti mudah untuk diingat orang. hehee.. dan dikenal orang.

pada siapa saja aku iseng. ehmm.. aku ingat-ingat dulu ya...

think ...thinkk...
thonk......thonkk...
thenkk.... thenkk.....
thunkk.....thunkk......
------
------
------

ohh.. iya. sepertinya aku iseng pada siapa saja yang ada disekitarku. yang tidak kenal pun, terkadang aku suka seperti itu. hingga dia mengenalku. dan akhirnya menjadi teman. kok bisa ya seperti itu . tidak semuanya akan terjadi seperti itu sih. ada pula yang tidak menyukaiku. mungkin mereka pikir- aku lebay, Aku aneh dan bla bla bla .... namun itu tidak membuatku berubah. ya itulah aku.

----------------

Aku melihat mamahku sedang asyik memasak. dari belakang punggung mamahku. dengan sembunyi-sembunyi dan perlahan-lahan aku melangkah mendekati mamahku. lalu aku tutup kedua mata mamahku dengan kedua telapak tanganku.

" Nadia ... " .

ya karena mamahku sudah tahu siapa yang menutup matanya. ya aku pun melepaskan tanganku dari matanya. Mungkin mamahku tahu karena dirumah ini. siapa lagi yang suka iseng... hanya aku yang iseng seperti ini.

----------------

Ketika kami berkumpul ditempat makan. disebelah kananku, ada kak neni-kakakku satu-satu-nya. disebelah kiriku, ada Naya-adikku satu-satu-nya pula. Dan didepanku, ada Kedua Orangtuaku. 

aku melihat kak neni mengambil ayam goreng, dan menaruh dipiring-nya. tiba-tiba tangan kananku mengambil ayam goreng itu dari piring-nya. kak neni hanya tersenyum saja melihat keisenganku itu. ya mungkin, kak neni sudah tahu betul kebiasaanku. akhirnya kak neni mengambil lagi ayam goreng dari tempat yang sudah disediakan. dan aku hanya tersenyum saja.

Aku mengambil sambal. tapi tidak langsung menaruhnya dipiringku. aku menaruhnya dipiring Naya-adikku yang masih SD(sekolah dasar). yang tidak suka dengan sambal. Dia merengek pada mamahku.

" Mah... liat tuh.. kak nadia .. !" . Aku hanya senyum-senyum saja.
Mamahku melihatku dengan tatapan tajam dan menegurku dengan suara bernada peringatan .
" Nadia .."  dan aku hanya senyum-senyum " hhee ... " .
-------------

Disaat aku kumpul bareng bersama teman-teman kuliahku. siapa pun yang ada didekatku. terkadang sekali-sekali aku glitikin pinggangnya. hingga dia menjauh dari tempat dudukku. dan aku mendekati lagi teman lain yang disekitarku untuk aku glitikin. hahaha..

Teman-temanku sudah mengerti tentang ke-isenganku itu. mereka tidak marah. malah mereka merindukanku, bila aku tidak ikut gabung dengan mereka. katanya - aku bikin suasana ramai. dan aku yang paling bawel dan iseng. hehee ...

Teman-temanku sedang kumpul di rumahku. Ada Rini, Sita dan Vera.

" kalian mau baso tidak, didepan rumahku ada tukang baso tuh .. "

Vera. wajah yang paling chubby diantara kami. dan yang paling suka dengan yang namanya B.A.S.O (BASO). mendengar kata "BASO". langsung saja wajah yang sedang cemberut, berubah menjadi wajah yang serius.

" mau mau ... yang pedas ya nad.., tapi traktir ya ? "
" oke bos .., pokoknya hari ini, aku traktir semua.. " 


Rini dan sita senyum-senyum saja melihat vera. dan tidak lama kemudian, sita menggerutu;

" ehmm... kalau soal baso nomor satu dech.. ?  " .
" iya donk... Baso gitu loh.. "
" heheheee .... "
" heheheee .... "
" hahahaha .... "
" hihihihi .... "
" huhuhuuu .... "
" hohohoho .... "


------------------------


Jam 19.25 wib. setelah sholat Isya. Dirumah terasa sepi sekali. Ya mungkin karena dirumah sedang tidak ada siapa-siapa lagi. kedua orang-tuaku dan adikku sedang silaturahmi ditempat saudara ibuku. dan kaka-ku sedang keluar bersama teman-teman-nya.

Biar tidak terasa sepi. aku coba telepon Vera, Sita dan Rini. Rini dan sita tidak bisa dihubungi. sedangkan Vera. yang menjawab telepon, ibunya. katanya- dia sedang tidur. ehmm ...

Ya mau tidak mau. aku harus dengerin musik. buka netbook. lalu, internetan dech.

Sebenarnya. aku sudah males buka facebook. tapi akhirnya kangen juga sih. aku iseng-iseng aja. login lagi. siapa tau ada informasi, bila aku ini cocok untuk jadi model atau ada orang yang ngajak main sinetron/film. heehee .. mimpi kali yeee..

kurang lebih sebulan tidak buka facebook. banyak pula inbox yang menyapaku. " hay " , " hy.." , " hello.." , " hallo cantik " , " hay cantik .. " , " boleh kenalan.. " , dan masih banyak lagi. Semuanya tidak ada yang aku kenal.

dan ada pula beberapa orang yang ingin berteman denganku. semuanya pria. tapi aku cuekin aja. alias tidak diconfirm. karena waktu itu sudah malas.

Karena malam itu aku sedang jenuh. aku iseng aja menyapa salah satu pria yang sudah menyapaku.

" hello juga pria tampan .. "  padahal aku lihat photo profilenya tidak tampan-tampan banget . gemuk, hitam. tapi senyumnya terlihat manis loh. hehee..

aku tidak perlu menunggu lama. dia langsung membalasnya.

" ga salah tuh... "
" apa nya yang salah .. ? "
" kamu bilang aku tampan .. ? "
" ya emang kenapa kalau aku bilang tampan .. ? "
" ya aneh aja. baru kali ini ada cewe yang bilang aku tampan .. "
" masa sih ... " sambil aku tertawa kecil melihat jawabannya itu.
" iya loh. apalagi yang ngatain cewe secantik kamu, jadi GR nih.. "
" apa kamu bilang. Aku Cantik ? "
" ya emang kamu cantik .. berhijab lagi. sempurna dech. "
" hahahahaa sempurna ? "
" lah kok ketawa . ada yang salah ya ? "
" ga ada kok. aku ga nyangka aja .. "
" ga nyangka kenapa tuh.. ? "
" ya ga nyangka, sekarang. sudah ada 100 cowo yang bilang aku cantik dan sempurna. hahahaaa .. "
" oooo emang pantas sih cowo bilang seperti itu ke kamu .. "
" hehee becanda kali.. "
" ehmm..... ternyata cewe cantik juga suka becanda juga ya.. ? "
' cewe cantik juga manusia kali .. kamu aja cowo tampan bisa ngegombal hahaha.. "
" ga ngegombal kok. ini kenyataan tau .. "
" udah ahhh ... aku tidur dulu. Night cowo tampan. Wassalamualaikum.. "
" kok dah mau tidur sih .. kan masih sore .. "
---------------
---------------

aku tidak menjawabnya- lalu dia menulis pesan lagi.
" ya sudah dech kalau mau tidur. met bobo ya cantik .. semoga mimpi indah .. Waalaikumsalam .. "
padahal aku belum ngantuk. cuma malas saja ngobrol sama orang yang terlalu memujiku. karena itu terlihat gombal dan modus. hehee..

-----------------

Dari Ke-isenganku pada pria itu. Entah kenapa aku menjadi lebih sering ngobrol dengan pria itu. oo iya, nama pria itu- " Adam ". bukan Mas Adam yang berkumis tebal itu ya. ( Mas Adam suaminya mbak Inul ya .. heheee.. )


Adam adalah tipe pria yang sangat percaya diri, Lucu dan cute. Meskipun terlihat menggombal. tapi aku merasa senang berteman dengan-nya. Awal-nya aku cuma iseng-iseng aja  ngobrol sama dia.
tapi semakin lama. semakin asyik aja bila berkomunikasi dengan-nya. aku sering dibikin ketawa oleh-nya. dan apa pun yang aku tanya padanya. jawabannya selalu ada saja. baik itu pertanyaan yang lucu atau bercanda, maupun pertanyaan yang serius. dan aku pun tidak menyangka. ternyata dia lulusan dari pesantren.

ya mungkin karena kami sudah saling mengenal. dia mengajakku untuk ketemuan. dan aku pun meng-iyakan, tapi dengan syarat. " dia harus datang dengan teman-teman-nya. dan aku pun akan datang bersama ketiga temanku (Rini, Sita dan Vera) " .

Dan jawaban darinya. benar sekali apa yang aku pikirkan. Dia pria yang baik dan emang serius untuk berteman. Dia sangat setuju sekali dengan persyaratanku itu.

" oke dech kalau itu mau kamu. aku sangat setuju sekali, nanti aku akan bawa temanku. tapi temanku banyak loh.. boleh tidak aku bawa semua temanku .. "
" Emang teman dekatmu berapa ..  ? "
" Teman dekatku ya kurang lebih tiga puluh-an dech .. "
" hohohohoho... kamu ajak semua, emang mau tawuran apa .. ? "
" ya gak lah, kan kata kamu harus bawa teman-temanku.. "
" ya gak sebanyak itu keleess .. "
" Ehmm .. terus mau-nya berapa donk .. "
" Ya terserah kamu, tapi jangan sebanyak itu lah.. "
" oke dech. kalau itu mau kamu .. "

-------------------

Hari minggu.kami bertemu di Taman. Ya, dia tidak mengajak 30 teman dekatnya, tapi dia membawa 15 teman dekat-nya. aku sangat terkejut sekali melihatnya. Tidak hanya pria saja. ada tiga perempuan pula yang datang untuk berkenalan dengan kami.

kami semua berkumpul duduk diatas rumput yang hijau. kami saling memperkenalkan diri tanpa berjabat tangan. kecuali perempuan. Ketiga temanku dengan wajah yang masih tidak percaya akan bertemu dengan teman kenalan sebanyak ini. Si vera pernah bertanya padaku;
" ga salah nad, kamu kenalan sama cowo sebanyak ini .. '
" ya aku juga ga tau akan seperti ini .. "


Ketiga temanku semuanya berhijab. mungkin karena ini pula. pria-pria yang berkumpul sangat sopan sekali. atau mungkin juga karena teman-temannya dia, semuanya lulusan dari pesantren. jadi lebih tahu cara menghormati perempuan. 

Kami saling tersenyum. saling bercerita. saling bercanda. aku dan ketiga temanku, tidak ada habisnya untuk tertawa. mendengar cerita-cerita atau guyonan-guyonan dari teman-temannya.

Akhir pertemuan kami. adam dan teman-temannya. mengajak kami untuk ikut ke-acara pengajian mereka. disana pula banyak perempuan yang mengikuti acara pengajian, yang diadakan sebulan sekali.

Ya mungkin karena ada acara itu pula. mereka sampai sekarang masih bisa untuk berkumpul. kompak dan bersahabat. padahal mereka semua sudah pada kerja dan tempat kerjanya masing-masing berjauhan.

----------------

Dua hari kemudian. Mas Adam. Heheee aku panggil dia Mas Adam. Aku panggil dia seperti itu, ya karena dia lebih tua dariku dan dia emang asli dari jawa. hehee .. wajar ya .. ? . bukan karena aku tertarik sama dia ya ... ? . perasaanku masih sama seperti dulu. hanya ingin berteman.

Dia kirim pesan difacebook. ketika aku jawab, ehh.. akhirnya chating. Ehmmm.. chating berlama-lama dengannya. Ujung-ujungnya dia menanyakan Nama Facebook temanku, yaitu Vera. dari gaya bahasanya. Sepertinya dia sedang tertarik sama vera.

Ya aku kasih saja. karena aku tahu dia masih terlihat orang yang baik. dan aku tahu Vera masih belum menemukan seseorang yang dia suka.   

Tidak lama kemudian setelah aku chat dengan Mas Adam. ada pesan masuk. dia mangaku teman-nya Mas Adam. yang dulu pernah ikut berkumpul diTaman.

Karena aku tidak langsung percaya. aku melihat Photo Profilenya dan Photo lain-nya. Aku ingat-ingat nama-nya (Abdul Muslim). dan Wajah-nya yang sedikit putih.

Ehmmm dari Namanya aku mungkin tidak bisa ingat. karena waktu itu tidak hanya dia saja yang berkenalan. jadi aku agak lupa. namun bila aku melihat wajah-nya. aku masih bisa perlahan-lahan mengingatnya. karena pria ini. kalau tidak salah. dia lebih sering melirik-ku. dan memperhatikanku dibandingkan dengan pria lain disekitar-nya.

Emang sih dia sedikit tampan dari yang lain-nya. mungkin karena itu pula dia berani manatapku dan mungkin lebih percaya diri dari teman lain-nya.

Biasanya bila ada pria yang seperti itu. itu pertanda pria itu sudah mulai tertarik atau suka pada perempuan yang dilihat-nya. tapi bisa saja itu bersifat negatif atau emang benar-benar sifat yang positif.

Sifat negatif. dia hanya untuk bermain-main saja. Hanya menggoda dan bikin perempuan itu GR saja. belum tentu suka betulan. tipe pria ini. bisa dibilang pria "PLAYBOY" . bila sudah puas. kabur dech.

Kalau yang Positif. ya betul-betul suka. ingin menjadikan perempuan itu menjadi kekasihnya dan berharap menjadi Istri-nya.

karena aku masih ragu tentangnya. aku berpura-pura saja lupa.

" maaf ya, aku lupa. karena ga apal semua .. "
" masa sih, baru kemarin-kemarin kamu dah lupa  .. ? "
" Ya kalau cuma dua tiga sih mungkin ingat. tp kalau banyakan seperti itu sih, mana ingat "
" oo gitu ya.. "
" yoi .. "
" terus kalau km ga ingat aku, yang km ingat siapa aja tuh .. ? "


aku sebenarnya, ga ada yang benar-benar ingat nama semua teman-nya mas adam sih. cuma iseng aja jawabnya. karena sudah terlanjur. ya aku teruskan jawab se-asal-nya aja. hehee.. - jangan ditiru ya.

" Joko, usep, sama Minah "
" Ga salah ketik tuh .. "
" gak salah kok.. mang kenapa ? "
" kayanya waktu diTaman, ga ada nama temanku yg km sebutin itu "
" masa sih. kamu lupa kali .. " -
dalam hatiku tertawa kecil.
" ga lah. yang di Taman itu. teman lama semua. jadi pasti ingat lah.. "
" Coba kamu ingat-ingat lagi... aku yakin dech itu nama-nama temanmu.. ? "
" Ehmmmm .. yakin bgt aku .. kamu tuh asal sebut kali .. "
" Beneran loh.. mungkin aja waktu kenalan, temanmu itu asal sebut nama aja. bisa jadi kan .. ? "
" iya ya. bisa jadi ya. emang sih teman-temanku itu suka becanda.."
" tuh kan... apalagi temanmu itu suka becanda. bisa jadi temanmu itu sedang iseng sama aku .. " -
sambil mengetik aku tertawa. hahaa..
" ........... "
" ........... "
        


ga nyangka selama chating dengan-nya. aku lebih banyak tertawa. senang juga sih. tapi ada rasa ga enak juga. teganya aku ngerjain dia. apa emang benar-benar dia pria yang polos. atau emang dia pria yang baik ya. terlalu percaya sama orang. atau dia sengaja bikin aku tertawa ya ? ' ehmm ....  

---------------

aku dan ketiga temanku. semakin lama semakin akrab dengan teman-teman-nya Mas Adam. itu pula karena kami mengikuti acara pengajian mereka. disana juga. kami berkenalan dengan jemaah lain. sering-nya datang ke acara itu. selain mendapatkan banyak ilmu agama.  kami pun semakin banyak memiliki teman.

dan kegiatan kami pun. tidak hanya didalam masjid saja. terkadang kami jemaah berkumpul ditempat Wisata. Atau di tempat Alam yang indah. Yang diciptakan oleh sang Maha Pencipta. Yaitu Allah SWT. 

Ada pun kegiatan yang bersifat sosial. berbagi dengan orang yang membutuhkan-nya.
----------------

hubunganku dengan Mas Abdul. Semakin lebih mengenal satu sama lain. Tidak hanya aku saja. ketiga temanku pun mendapatkan teman pria yang special. Terutama Vera. dia sudah merasa cocok, dekat dengan Mas Adam.

Singkat Cerita.
Diusia yang sudah waktunya perempuan untuk menikah. Rasa suka, rasa kagum, Rasa apel, rasa strawberry dan lain-lainnya. kini sudah menjadi rasa Cinta. 


Namun Rasa cinta itu. tidak bisa kami, melampiaskan dengan cara Pacaran. dan kebetulan sekali. Sebenarnya tidak ada kebetulan sih. semuanya tergantung niat seseorang untuk bergaul dan Allah SWT yang menentukan-nya.

Pria yang sedang dekat dengan kami. adalah pria-pria yang sangat mengerti arti Cinta Suci. jadi godaan atau nafsu kami, masih bisa sedikit untuk mengendalikan-nya. Ya kami hanya bisa menunggu dan berdo'a, Pria yang kami cinta. berharap mereka melamar kami menjadi Istrinya.


Alhamdulillah dengan sabar. dan ber-Do'a. teman pria yang sedang dekat dengan kami. Mereka Emang benar-benar mencintai kami. dan ingin menikahi kami.

Mas Adam. Pria yang tidak aku sangka sebelumnya. ternyata dia pria yang membuatku berubah lebih baik lagi.

mulai dari ke-isenganku. hingga menjadi teman baik. dan memiliki banyak teman. tidak pernah terpikirkan olehku akan menjadi seperti ini.

Mas Adam dan Vera. lebih dulu menikah. ya karena Mas Adam sudah lama mempersiapkan segalanya untuk menuju ke pernikahan.

Dua bulan kemudian. Sita dan Mas Rizki. menikah pula. Mas Rizki ini juga teman-nya Mas Adam.

bulan berikutnya. Rini menyusulnya. Menikah dengan Mas Eko. Mas Eko Pun Teman-nya Mas Adam. 

Dan aku sendiri. Ya menikah dengan Mas Abdul. Pria yang ngertiin aku. meskipun aku suka iseng, jail, bawel. dia pria yang sabar. dan lebih sering mengalah. hanya untuk membuatku senang dan bikin aku jatuh cinta padanya.


Sekarang. aku sudah menikah. Ke-isenganku berkurang. aku sudah tidak menggelitikin lagi teman-temanku. aku juga sudah tidak jail lagi pada orang yang tidak aku kenal. dan aku pun sudah tidak iseng lagi pada orangtuaku dan saudara-saudaraku. Namun aku tetap iseng pada Suamiku. Apalagi kalau dia mau tidur. aku sering menggelitikin badan-nya . heheee..

Tidak hanya iseng saja. aku sebagai istri. sekarang, aku yang lebih memperhatikan. dan memanjakan suamiku. agar suamiku semakin mencintaiku. 

Dan kalian tau tidak. Pria yang menikah denganku dan dan tiga pria yang menikah dengan ketiga temanku itu.

Mereka semua adalah Pria yang waktu itu, perkenalan pertama kalinya diTaman. aku pikir-pikir lucu juga ya. heheee.. Awal pertemuan. perkenalan. dan akhirnya pertemanan. perjodohan. pernikahan. lalu kebahagiaan. ya semoga selamanya. Aamiin.

-----------------


apapun sifatmu. apapun karaktermu. apapun tingkah lakumu. apa itu aneh atau unik. apapun itu namanya. apapun kebiasaanmu. pasti ada orang yang mencintaimu dan ingin menjadi pasanganmu. meskipun orang itu sedikit tidak suka dengan semua itu.

dan Pergaulan yang baik. akan membawa sifat/sikap yang baik. dan akan berkenalan dengan orang yang baik pula. lalu, jodoh pun akan mendapatkan yang baik juga.

Semoga kalian mendapatkan pergaulan yang baik. hingga Jodoh pun Yang baik pula. Aamiin. 

------------
Selesai.....
--------------------

Penulis
--------
I'Pen (Idrus Cerpen)