Rabu, 01 Juli 2015

" Ibuku, di Bulan Ramadhan. "

Bulan Ramadhan. Bulan ini lebih baik dari bulan-bulan yang lain. karena dibulan ini, banyak pula perubahan orang yang menjadi pribadi yang lebih baik. melakukan sesuatu hal yang lebih baik dari bulan-bulan sebelumnya. atau hal yang tidak pernah dilakukan. namun dibulan ini terkadang orang melakukan-nya.

Bulan Ramadhan. Awal dari perubahan seseorang menjadi pribadi yang lebih baik ke depan-nya. namun tidak semuanya seperti itu. ada pula orang yang berubah hanya diwaktu bulan Ramadhan saja. karena di Bulan selanjutnya -mereka kembali lagi ke pribadi awalnya (sebelum Bulan Ramadhan tiba).


------------------------

Meskipun aku tidak berhijab dan belum termasuk menjadi muslimah yang baik. dan juga belum pernah melakukan ibadah puasa sunnah. namun di bulan Ramadhan. aku selalu mencoba untuk berpuasa. entah apa alasannya aku malakukan itu. apa karena malu sama teman-teman dikantor. atau hanya mengikuti orang saja.

Dikantor-tempatku berkerja. biasanya jam istirahat, aku tidak pernah sholat. namun bulan ini. aku mengikuti teman kantor, untuk sholat berjamaah dimushollah. namun disaat aku sendiri dikost-an. aku menjadi seperti dulu lagi-melupakan sholat.

------------------------

Di bulan Ramadhan. Siaran TV pun banyak yang berubah. banyak acara yang ber-islami. dan banyak Ustadz yang berceramah.

Aku yang termasuk hobi nonton TV. terkadang aku mendengaarkan juga apa yang disampaikan oleh Ustadz tersebut. namun biasanya aku hanya mendengarkan saja. tidak dipraktekkan didalam kehidupanku sehari-hari.

tapi entah kenapa hari ini. Ada Ustadz berceramah yang menceritakan bertema tentang 'IBU '. hatiku mulai terusik.  aku benar-benar menyimak sekali apa yang diutarakan oleh Ustadz. mendengarnya, hatiku sangat tersentuh. apalagi saat aku melihat dan mendengar, Ustadz itu bersuara serakh sedih dan air matanya berkaca-kaca. seperti bicara benar-benar dari lubuk hati yang paling dalam. dan seperti seolah-olah dia mengalaminya apa yang dikatakan-nya.  dan itu pula membuat mataku ber-air. rasanya aku ingin menangis saja.

Tidak biasanya aku seperti ini. ini seperti bukan diriku yang sebenarnya.

-------------------------

Aku menjadi teringat Ibuku. ibuku yang sudah berusia 68 lebih. aku merasa. aku benar-benar belum pernah membahagiakan ibuku. melainkan aku sering menyakiti ibuku. sejak aku masih didalam perut dan sampai sekarang. terlalu banyak dosa-ku pada ibuku.
aku pernah membentak ibuku, memukul ibuku. aku pun pernah menendang ibuku. entah itu disengaja atau pun tidak. yang pasti aku pernah melakukan-nya.


bukan hanya karena aku masih kecil saja. setelah dewasa pun aku masih belum mengerti. aku masih melawan ibuku. melawan perintah-perintah baik dari ibuku. yang menurutku ibu bawel. egois. tidak bisa membebaskan anak-nya. padahal sebenarnya. apa yang pernah dilakukan oleh ibuku terhadapku. itu pula untuk kebaikanku sendiri.

Meskipun aku berprilaku tidak baik padanya. ibuku tetap tidak bosan untuk selalu mengingatkanku kejalan yang benar.

Ya bagi kakaku. aku ini adalah anak durhaka. ya aku akui itu. mengingat-ngingat masa laluku. dari kecil sampai aku sudah bisa berkerja. aku seperti seolah-olah tidak memiliki ibu. aku sangat cuex sekali. terlalu sibuk dengan kebebasan hidupku. terlalu mementingkan kebutuhanku sendiri. membahagiakan hidupku sendiri. namun aku tidak pernah mengingat- siapa yang membuatku menjadi dewasa seperti ini.  yang selalu mendoakanku. yang selalu mengingatkanku pada Tuhan. dan disaat aku sakit.lalu ketika aku mendapatkan masalah. Ibuku selalu memperhatikanku dan tetap membantuku dengan sabar. Ibuku tidak pernah mengeluh dan mengingat-ngingat sikapku yang tidak baik. seakan dia selalu memaafkanku, apa yang telah aku lakukan padanya.

--------------------------

mau sampai kapan lagi aku akan menjadi diriku yang sangat egois. ibuku sudah berusia lanjut. rasanya aku ingin sekali meminta maaf pada ibuku. rasanya aku ingin sekali mencium kaki-nya. sudah sepantasnya aku melakukan itu. karena sudah terlalu banyak dosaku padanya.

aku ingin sekali mencium tangan-nya, wajahnya. dan memeluk-nya dengan hangat. tidak hanya itu saja. aku pun ingin sekali memberikan sesuatu yang berharga buatnya.
 
Selama aku berkerja. aku belum pernah membelikan pakaian atau pun barang yang ibu sukai. jangankan membelikan-nya. aku pun tidak tahu apa yang disukai ibuku. karena bila tidak ada keperluan yang penting bagiku. aku tidak pernah bicara padanya. harusnya seorang anak. selalu lebih mementingkan ibunya. tapi aku selalu mementingkan pergaulanku pada teman-temanku.

-------------------------

 
Sebelum lebaran dan sebelum aku pulang kampung. aku ingin sekali bicara pada ibuku. mendengar suara ibuku. dan meminta maaf. lalu aku ingin menanyakan apa yang dia sukai. aku akan berjanji. apa pun permintaan ibuku. aku pasti akan membelikannya.

Karena ibuku tidak pernah dan tidak tahu menggunakan Handphone. jadi
aku menelepon kakaku yang sudah berada dirumah.

Setelah kakaku memberikan handphone-nya pada ibuku . 

" Assalamualaikum bu... " 
dengan suaraku yang agak serak. karena sebelum menelepon. aku sudah menangis terlebih dahulu.

karena pendengaran ibuku sudah sedikit terganggu. Handphone kakaku sudah di loadspeaker. hingga kakaku bisa mendengarnya dan membantu pendengaran ibuku.

ibuku tidak langsung menjawabnya. namun setelah dibantu oleh kakaku. suara ibuku sepertinya terdengar senang mendapatkan kabar dariku. seakan dia tidak percaya kalau aku menelepon dan ingin bicara padanya.

" Zahra... ?. waalaikumsalam.. "
" apa kabar bu.. ? " suaraku sedikit gemetar. dan dengan suara tersendu-sendu. seperti orang yang sedang sakit saja .

ibuku mungkin tidak terlalu mendengar nada suaraku. karena kaka-ku yang menyampaikan pesanku padanya.

" alhamdulillah. ibu sehat. Zahra kapan pulang .. ? "  mendengar jawaban-nya. air mataku menetes begitu saja. ibuku masih memperhatikanku. dan sepertinya ibuku sedang menunggu kedatanganku.

" InsyaAllah bu.. lima hari lagi Zahra pulang.., ibu mau Zahra beliin apa... ?  "


" ga perlu zahra..., ibu dah tua. ga perlu apa-apa lagi. ibu cuma kepengen zahra ada dirumah aja. ngobrol sama ibu.. "  jawaban itu. semakin aku pedih saja. hatiku terasa sakit karena diriku sendiri.

" buu..., ibu..., Zahra minta maaf ya bu., selama ini zahra dah nyakitin ibu terus.. ".

" Zahra ga salah kok.. Zahra ga perlu minta maaf sama ibu... " 

" Bu... Zahra sayang sama ibu... "

" ibu juga sayang sama Zahra ... ibu tunggu ya dirumah.. "

" iya bu.. zahra pasti pulang kok ... "


mendengarnya dan mengharapkanku pulang. rasanya aku ingin sekali cepat-cepat ada dirumah ibu. namun aku masih mempunyai tanggung jawab dikantor-tempatku berkerja.

-------------------

Meskipun Ibu tidak meminta sesuatu padaku. Aku tetap akan membelikan pakaian dan Kalung emas untuknya.

Setelah aku membelinya. waktu itu aku sedang ada dikostan-ku. aku yang sedang bersama temanku. aku mendapatkan telepon dari kampung/kakaku.

" Assalamualaikum.. "
" Waalaikumsalam .. "
" kamu lagi dimana .. "
" lagi dikost-an. kenapa kak .. ? "
" ibu sudah meninggal .. "
" apa kak .. ibu sudah meninggal ? " aku sangat sok sekali. seperti sedang mimpi saja.
" iya. kamu yang tenang ya.. "
" bukan-nya ibu sedang tidak sakit kak.. "
" iya.. emang ibu tidak terlihat sedang sakit. mungkin ini kuasa-Nya Tuhan. semoga saja ini yang terbaik buat ibu ya. "
" Zahra pulang sekarang ya kak... ? "
" kalau kamu ga kuat. besok pagi saja. kaka takut nanti kamu dijalan kenapa-kenapa .. "
" InsyaAllah kak.. Zahra kuat .. " .

Temanku bertanya.

" Ada apa Ra .. "
" Ibuku meninggal .. "
" Innalahi wainalahiraajiun.."


Sebelum aku mempersiapkan untuk pulang. aku langsung telepon manager-ku. untuk minta izin pulang. Alhamdulillah. Di-izinkan.

Aku mulai mempersiapkan barang-barang atau pakaian yang akan aku bawa pulang. ketika aku melihat pakaian dan kalung emas yang sudah aku persiapkan untuk ibu. aku menangis. lebih dalam merasakan kesedihanku-penyesalanku. hingga badanku terasa lemas.  dan saat ingin berdiri. aku jatuh pingsan.

dan akhir-nya setelah aku sadar. karena temanku melihat keadaanku yang masih lemah. Dia mengantarku pulang.

-----------------

Dalam perjalanan. aku terus mengingat ibuku. hingga air mataku tanpa hentinya keluar begitu saja.

Sebelum ibuku di jenazahkan. aku masih sempat mencium dan memeluk ibuku. meskipun ibu tidak bisa membalas-nya.

-----------------

Ibuku tidak ingin barang apapun atau uang dariku. ibuku hanya ingin mengobrol denganku saja. namun aku belum pernah mengabulkan keinginan ibuku itu. padahal itu terdengar sangat mudah sekali untuk melakukannya.

Sungguh sangat menyesal sekali buatku. aku memang anak yang bodoh. aku memang anak yang tidak tahu diri. aku memang anak yang tidak tahu berterimakasih. ibuku sebaik itu. aku sia-sia kan begitu saja.

iya aku sadari. mungkin memang kejadian ini. hidayah buatku untuk bertaubat. dan memperbaiki hidupku dijalan Tuhan. tapi aku tetap saja menyesal.

Mengapa aku sadar, disaat aku tidak bisa membalas kebaikan ibuku. Sebenarnya Hidayah buatku. dari dulu sudah ada. namun aku terus menerus menolaknya.

Diwaktu aku masih kecil, SMP, SMA bahkan sampai sudah berkerja. sebenarnya hidayahku untuk hidup kejalan yang lurus itu sudah ada. baik itu dari temanku. dari saudaraku. dan kedua orangtuaku selalu mengingatkanku. terutama ibuku. yang tidak pernah lelah untuk terus menceramahiku. bahkan dari media sosial ataupun dari media elektronik. semuanya sudah aku rasakan. tapi aku tidak mempedulikan-nya sama sekali. hingga akhirnya aku sangat menyesal pada diriku sendiri. aku bertaubat. setelah kehilangan orang yang sebenarnya, aku sangat mencintai-nya. Maafkan aku ibu.  Aku mencintaimu . dan aku sungguh sangat menyesal.

-----------------Selesai...
-----------------


Semoga dengan cerita ini. kalian tidak hanya menunggu hidayah setelah kehilangan orang yang kalian cintai.lebih cepat, lebih baik untuk menerima hidayah itu. hidayah ke jalan yang benar. Yaitu Jalan-nya Tuhan-Allah Swt. Aamiin.

bila terjadi seperti cerita diatas. mungkin kalian akan merasakan penyesalan yang luar biasa. dan sebagai muslim/muslimah yang baik. itu tidak mudah untuk dilupakan begitu saja. selama hidup. kalian akan terus mengingat penyesalan itu.

Semoga itu tidak terjadi pada kalian. Aamiin..




------------
Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)




     

 








   
 


 
 
 







 

   

Selasa, 23 Juni 2015

" Ramadhan, Maafkan Aku "

Ramadhan. atau Rama-nama panggilan-nya. Dia adalah calon suamiku. Mengapa aku sangat yakin bahwa dia adalah calon suamiku ? .

Pertama aku mengenalnya di dunia maya- atau di media sosial - Facebook. Berawal dia mengirim pesan di dinding-facebook-ku. " makasih ya dah confirm " . aku pun membalasnya- " ya sama-sama mas.. " .

------------------

Namaku Fatimah. Aku perempuan muslimah yang berhijab. yang selalu berusaha mencoba untuk menjadi muslimah yang baik dimata Allah. dan Alhamdulillah. Orangtuaku selalu mengingatkanku pada Sang Maha Kuasa.

Aku tidak tahu, apakah benar atau tidak. bagiku;. mungkin karena berhijab dan bersikap sebagai muslimah baik. sedikit sekali pria yang mencoba mendekatiku dan yang ingin menjadi kekasihku.  sungguh sangat berbeda sekali dengan temanku. yang tidak berhijab, berbusana sexy dan bersikap yang diluar seorang muslimah menurut Al-quran.
   
Temanku pasti banyak pilihan-nya untuk memilih pria yang ingin dijadikan suaminya. dan aku sebaliknya.

Apakah mungkin juga. karena aku hanya memilih pria yang serius untuk menikah. bukan untuk pacaran. jadi banyak pria yang menjauhiku. ? 

--------------------

Dari umurku dua puluh tiga sampai umurku dua puluh sembilan. sebagian pria yang mencoba mendekatiku dan mengatakan cinta padaku. bila aku tanya pada mereka, " Apakah kamu akan menikahiku ? " .
Banyak macam jawaban yang aku tidak inginkan. semuanya tidak ada kepastian. dan tidak meyakinkan buatku.

Ada yang ber-alasan karena dia masih muda. dan belum siap untuk menikah. ada pula yang mengatakan- pekerjaanku belum mapan dan banyak lagi alasan-alasan yang membuatku ragu. menurutku sangat aneh sekali. mengatakan cinta tapi mereka tidak siap untuk menikah. seharusnya bila mengatakan cinta pada seseorang. mereka harusnya sudah siap untuk menikah.
Aku tidak tahu betul. Apakah alasan mereka itu benar atau tidak. mungkin ada yang benar dan ada pula yang berbohong.

Dan benar terjadi apa yang aku duga. ketika aku mengatakan pada mereka. bahwa aku tidak suka dengan pacaran. tapi aku hanya ingin menikah. mereka langsung terdiam dan menyerah begitu saja.

Bila benar-benar mencintaiku. seharusnya memperjuangkan cintanya.

--------------------

Diumurku ke tiga puluh lebih. Aku mengenal Ramadhan. Dia se-umuran denganku. Melihat dari Profile, Photo dan setatus-setatus yang pernah dia post-kan pada facebook-nya. aku merasakan dia sosok pria baik-baik. karena itu pula,  disaat dia coment atau kirim pesan padaku. aku selalu merespon-nya, dan karena aku sudah mulai terasa nyaman berbicara dengan-nya. akhirnya kami saling curhat tentang kehidupan kami masing-masing.
Ketika kami sudah sedikit saling mengenal dan saling percaya. kami bertukar pin BBM dan Nomor telepon.
Setelah itu. hari demi hari. mingu demi minggu. dia semakin bersikap lebih baik dan semakin lebih perhatian
padaku.

pagi sebelum sholat shubuh. dia kirim pesan via BBM.

" Assalamualaikum cantik. Apa kbr ? "  . sepertinya dia tidak pernah bosan. setiap pagi dia selalu kirim pesan menanyai kabarku. dan selalu membuatku tersenyum. Sebenarnya aku tidak cantik-cantik amat. biasa saja. tapi saat dia mengatakan aku cantik. entah kenapa aku merasakan senang melihat pesan yang dia tulis. padahal tidak semuanya pria yang mengatakan aku cantik itu. membuat hatiku senang. aku mulai Ke GR-an . aku pikir " Apakah dia sedang mencintaiku ? . dan apakah aku pun sedang mencintai-nya ? " .


-------------

Diwaktu aku sholat Tahajud. tiba-tiba aku teringat dengan perhatian-perhatian yang sudah diberikan oleh Ramadhan. setelah sholat. aku tidak lupa ber-Do'a. " Ya Allah, bila Ramadhan adalah jodohku. segerakanlah... Aku ingin menikah dengan-nya. dan bila dia bukan jodohku. segerakanlah... berilah aku tanda-tanda itu padaku.. " Aamiin ya rabbal Alaamiin.

Sebelum shubuh berkumandang. Entah ini hanya kebetulan saja, ataukah ini memang benar-benar dari Do'a-ku.
Yang biasanya dia kirim pesan via BBM. namun pagi ini. dia telepon padaku.

" Assalamualaikum bidadari ... "
" Waalaikumsalam pria sholeh .. "
" Aamiin .. "
" tumben nih telepon..  hehee "
" kangen sama suaramu .. "
" baru semalam dah telepon.. masa dah kangen lagi sih.. ehmm boong tuh.."
" emangnya rasa kangen itu ada waktunya ya .. ? "
" ya aneh aja ... baru kali ini ada pria yang kaya kamu itu.. "
" ehmm.. berarti aku pria yang langka donk dimatamu.. hehe "
" langka.. ? , emangnya binatang apa heheee ... kamu tuh ada-ada aja .. "

" ngomong-ngomong kamu lagi ngapain nih .. ?  "
" lagi dengerin teman yang lagi kangen sama aku .. "
" siapa tuhhh temanmu .. "
" ga tahu. ga jelas orang-nya.. "
" hantu kali.. ga jelas .. " . 
" heheheeee ... " 


" Mah.... " mah. bukan berarti mamah ya. Mah ini diambil dari kata namaku-Fatimah.

" Apa Ramm... "
" Aku mau ngomong sesuatu yang serius sama kamu "
" lah.., emangnya tadi kamu ga serius apa . berarti tadi, kamu kangen sama aku, ga serius ya .. ? "
" bukan itu cantik.., ini yang lebih serius lagi .. "
" emangnya kamu mau ngomong apa sih. jadi tegang begini "
" gini mah. aku sudah lama mengenal kamu. aku merasa. kamu beda dari perempuan yang pernah aku kenal.
" masa sih .. "
" iya mah. sepertinya aku sudah mulai sayang. bahkan cinta sama kamu.. "
" kok bisa Ram.. kamu kan lom ketemu aku.. ? "
" aku juga ga tau kenapa. ini perasaanku. aku merasa nyaman bila ngobrol sama kamu .. "
" jangan terburu-buru dulu Ram. takutnya nanti, kalau ketemu aku. kamu nyesel dech. aku itu tidak cantik yang kamu bayangkan. yang diphoto itu berbeda sekali dengan aslinya loh.. "
" kalau itu aku tidak memperdulikannya mah.. bagiku. yang penting Akhlaqnya dan agamanya.. " 
" Ilmu agamaku juga belum terlalu aku kuasai Ram.. "
" iya. tapi aku perhatikan. kamu itu orangnya selalu mau berusaha menjadi muslimah yang baik dimata Allah. karena itu pula aku menyukaimu. "
" ya kamu kan dah tahu tentang aku kan.. ? "
" ya aku tahu kamu ga suka dengan pacaran. makan-nya itu. aku berani mengatakan cinta sama kamu. karena aku sudah siap untuk menikahimu. itu kalau kamu juga cinta sama aku .. ? "
" sebenarnya. aku juga sudah suka sama perhatianmu. dan aku senang juga. disaat kamu selalu mengingatkanku untuk sholat. dan karena belum pernah ada, teman yang aku kenal sepertimu. "
" jadi kamu mau, nikah sama aku ? "
" ya kalau kamu benar-benar serius ingin menikahiku. kamu dan keluargamu datang kerumahku untuk melamarku. aku akan menerimamu. "
" bagaimana dengan fisik-ku. bila aku tidak sesuai dengan photo yang kamu lihat. "
" ya sama denganmu. aku pun tidak terlalu peduli dengan fisik. yang penting bertanggungjawab. Akhlak dan agamanya. "



Sebelum dia melamarku. aku mengajaknya untuk bertemu dengan orangtuaku terlebih dahulu. dan agar pula dia tahu rumahku. 

-----------------------------


Tiga hari sebelum puasa Ramadhan tiba. Dia berjanji. hari ini. dia dan keluarganya akan datang melamarku.

Pagi ini. Orangtuaku dan saudara-saudaraku. sengaja berkumpul dirumah. mempersiapkan segalanya untuk menyambut kedatangan Ramadhan dan keluarga-nya.

Orangtuaku terlihat senang sekali. terutama ibuku. karena ada pria yang ingin melamarku.

Sebelumnya. bapakku pernah menawariku. ada seseorang yang ingin melamarku. dia anak dari teman bapakku. Namun aku menolaknya. karena aku tidak ingin menikah dengan pria yang tidak aku kenal. aku hanya ingin menikah dengan pria yang aku kenal dan aku mencintainya. bukan pria yang hanya dikenal oleh bapakku saja. dan aku belum tentu mencintai-nya. meskipun dia seorang Ustadz muda. tapi tetap saja aku menolaknya.

Jam dua belas siang. Ramadhan dan keluarganya masih belum terlihat. mungkin saja karena perjalanan, jarak rumahnya dengan rumahku. lumayan cukup jauh. dan mungkin saja karena macet dijalan.

Jam dua siang. belum ada kabar juga dari mereka. aku coba hubungi telepon-nya. nomor yang dituju sedang tidak aktif. Aku mulai ketakutan dan gelisah. takut sesuatu hal buruk terjadi pada mereka. dan takut pada sesuatu hal buruk terjadi padaku. mungkin saja dia membatalkan niatnya atau tidak jadi melamarku. tapi kenapa dia tidak memberitahuku terlebih dahulu, bila itu yang dia inginkan. apa yang harus aku katakan pada orangtuaku ? .

Apa yang aku takutkan. benar-benar terjadi. sampai jam tujuh malam. aku masih belum dapat kabar dari keluarga Ramadhan.

ini sangat memalukan buatku dan orangtuaku. untung saja keluargaku tidak mengundang saudara-saudara jauh orangtuaku. mungkin orangtuaku akan sangat malu sekali bila itu terjadi.

bapakku sangat terlihat kecewa sekali. dengan pilihanku ini. aku tidak bisa mengelaknya. ya karena ini pula kesalahanku juga. aku terlalu percaya pada orang yang terlihat baik.

didalam kamarku sendiri. aku sendiri, menangis tanpa henti memikirikan dia. sambil aku coba terus untuk menghubungi nomor telepon-nya. sampai aku lelah tertidur. masih belum ada kabar darinya.

-----------------


Sudah dua minggu lebih. belum ada kabar dari keluarga Ramadhan. dan aku mencoba untuk melupakan-nya. mungkin saja dia bukan jodohku.

Setelah aku bisa melakukan kegiatan-kegiatan sehari-hari seperti biasanya. Bapakku memintaku lagi. tentang pria yang ingin dijodohkan padaku.

Aku merenung." Umurku sudah tiga puluh lebih. mau sampai kapan lagi aku menunggu. mengenai akhlaq dan agamanya. dia seorang ustadz. mana mungkin pria ini tidak baik. dan wajahnya. aku akui, dia lebih tampan dari Ramadhan. namun meskipun itu. bila aku harus memilih. aku lebih memilih Ramadhan. aku merasakan. hatiku lebih memilih dia. tapi karena Ramadhan sudah menghilang tanpa kabar. akhirnya aku terima pria yang dipilih oleh bapakku itu. "

Mungkin yang terbaik buatku. belum tentu terbaik buat Tuhanku. mungkin menurutku- Ramadahan lebih pantas buatku. namun belum tentu pantas dimata Tuhanku.

Hanya Tuhan yang bisa menentukan segalanya. dan hanya Tuhan yang tahu, mana yang pantas, mana yang terbaik buat-Nya dan umat-Nya.

Jadi aku menerima lamaran pria yang dipilih bapakku itu-Rifki. mungkin saja dia adalah jodohku yang dikirim oleh Tuhan Buatku. ya semoga. Aamiin.

-----------------

Dua hari sebelum aku menikah. siang itu. ketika aku ingin keluar dari rumah. aku sangat terkejut sekali. pria yang sudah aku lupakan, tiba-tiba ada didepanku. aku melihat Rama berdiri didepan pagar rumahku.

dengan wajah yang memelas, dia langsung meminta maaf padaku.
" mah, maafin aku, waktu itu aku ga bisa datang kerumahmu .. "
" aku sangat kecewa pada kamu, kamu sudah bikin aku malu tau... "
" aku tidak bermaksud begitu mah.. ditengah perjalanan. kami mendapatkan kecelakaan.. "
Kecelakaan ?. melihat keadaan tubuhnya. aku sedikit percaya padanya. aku melihat luka diwajahnya dan tangannya.
" kamu ga boong kan .. ? "
" kamu liat aja diwajahku dan tanganku ini.. "
dia sambil menunjukkan luka ditangan-nya.

aku mengajak dia masuk kedalam dan bertemu orangtuaku. untuk menjelaskan semua yang terjadi padanya.

dari ceritanya. aku sangat sedih sekali dan terpukul. didalam kecelakaan itu. dia sampai jatuh pingsan, handphone genggamnya pun hilang dan ibunya sampai meninggal dunia. bapak-nya dan saudaranya hanya luka-luka saja. ya karena itu pula, dia baru bisa memberi kabar padaku. karena dia tidak hapal nomor teleponku. mau tidak mau dia harus datang kerumahku untuk memberi kabar padaku. . dia masih terlihat belum sembuh total. jalan-nya masih terpincang-pincang. sungguh sangat tidak tega melihatnya. namun aku tetap harus menceritakan sebenarnnya. apa yang terjadi padaku, disaat aku tidak tahu kabar tentangnya. 

Orangtuaku membolehkan kami untuk berbicara berdua saja. karena bapakku menginginkan aku, untuk menjelaskan yang sebenarnya terjadi padaku.

" sekitar dua minggu lebih, Dengan rasa sedih dan kecewa, aku sudah menunggu kabar dari kamu. hingga sedikit demi sedikit aku mulai bisa melupkanmu. karena aku pikir. mungkin kamu bukan jodohku. jadi aku menerima tawaran bapakku. untuk menikah dengan pria pilihan bapakku itu. "
" kenapa bisa secepat itu kamu menerima lamaran dia..? "
" ya kamu tahu aku kan. aku sudah berumur tiga puluh lebih. dan aku ingin segera menikah. dan aku pun tidak ingin mengecewakan bapakku lagi. karena sebelumnya bapakku pernah menawariku untuk dijodohkan. tapi aku menolaknya. karena aku lebih memilih pria yang aku cintai. tapi kenyataannya. aku sudah menunggu kamu. tapi aku tidak tahu kabarmu. aku pikir kamu benar-benar membatalkan lamarannya dan itu membuatku kecewa padamu. aku tidak pernah terpikirkan kalau kamu akan seperti ini.. "
" jadi kamu yakin. akan tetap memilih dia.. "
" maaf ya Ram. bukannya aku memilih dia. bila keadaannya tidak seperti ini. dan aku harus memilih. aku akan memilihmu. tapi waktumu datang tidak tepat. dua hari lagi aku akan menikah dengan-nya. dan undangan-nya sudah tersebar. aku harus gimana ?. aku tidak ingin membuat keluargaku dan keluarganya malu, karena aku membatalkan pernikahan-nya.. "
" oke dech. kalau itu keputusan yang terbaik buatmu dan keluargamu. selamat ya. semoga kamu bisa bahagia bersamanya.. dan aku yakin calon suamimu itu akan bersikap baik padamu."



---------------------


Akhirnya dia mau menerima kenyataan. bila aku adalah bukan jodoh-nya. meskipun itu, dia sedikit kecewa pada keputusanku.

Aku jadi malu sendiri. dulu aku pernah berpikir. pria yang pernah mengatakan cinta padaku. tapi mengapa, tidak bisa memperjuangkan cintanya ke padaku.

dan kini terjadi padku. aku mencintai Ramadhan, tapi mengapa, aku tidak bisa memperjuangkan cintaku sendiri, pada pria yang aku cintai.


Memperjuangkan cinta. tidak semudah yang aku bayangkan. tidak semudah apa yang digambarkan pada Film. bila terjadi pada Film. mungkin saja aku akan membatalkan pernikahan-nya dan menikah dengan pria yang pertama aku cintai-Ramadhan.

Tapi kenyataan-nya sangat sulit bagiku. sangat sulit sekali hatiku memberontak dan sikapku untuk bergerak. untuk melakukan dan memperjuangkan cintaku padanya.

Atau karena mungkin juga terlalu banyak alasan yang ada dihatiku. alasan-alasan yang tidak bisa aku lawan begitu saja. aku tidak bisa melawan orangtuaku. dan aku tidak bisa mengecewakan keinginan orangtuaku.

Sudah aku bayangkan apa yang akan terjadi bila aku membatalkan pernikahanku itu. dalam pikiranku semuanya pasti akan lebih berantakan. entah apa yang akan terjadi pada orangtuaku dan padaku. aku takut sekali akan terjadi perpecahan saudara dan perpecahan anak dengan orangtua. aku tidak ingin itu terjadi karena keegoisanku saja. hanya karena memperjuangkan cintaku pada pria yang aku cintai.

Setelah aku menikah. aku mencoba untuk mencintai suamiku. Alhamdulillah. suamiku benar-benar perhatian dan bersikap baik padaku. dan selalu mengingatkanku tentang kebaikan atau beribadah pada Allah Swt. dia pun sempat mengajarkanku tentang agama islam yang baik dan benar. hingga aku pun mulai mencintainya.


---------------------


waktu itu. aku tidak sempat untuk tukar nomor telepon lagi dengan Ramadhan. jadi sudah lama pula aku tidak tahu kabar darinya.

Karena aku penasaran ingin tahu kabar darinya. aku langsung saja login facebook. aku coba lihat-lihat setatus yang pernah dia post. ada setatus sebuah puisi pendek. yang membuatku kecewa pada diriku sendiri.

"
Waktu. karena waktu. menurutmu- kita tidak bisa bersatu.
sebesar itukah cintamu padaku ? .

Sesuatu yang kau ragukan. kau jalani begitu saja.
sesuatu yang kau rasakan. kau lupakan begitu saja.
Seperti itukah cintamu ? .
Cinta tak perlu perasaan. tapi Cinta tergantung keadaan.
apakah itu menurutmu- arti cinta sebenarnya ?.

karena hanya ada rasa kasian.
karena hanya ada rasa tidak tega.
karena hanya ada rasa malu. 
kau hilangkan semua rasa cintamu.

dan...
kau memilih pria yang kau cinta, namun tidak sepenuhnya.

mungkin kau akan tetap bisa merasakan kebahagian.
bersama pria yang sedang bersamamu.
namun ...

aku tahu dirimu.
kau pasti meyakini pula.
kau akan lebih bahagia dari itu. dan akan lebih menikmati hidup. 
bersama pria yang kau cintai sepenuhnya. 
walaupun itu belum terbukti kenyataan-nya.

bila kau tetap memilih dia.
Semoga kau bahagia dan menikmati hidup bersama-nya.
Aamiin... 

"


membaca puisi itu berulang-ulang. aku merasakan apa yang aku lakukan ini salah. dan tetap harus aku jalani. aku membohongi diriku sendiri. dan aku merasa bersalah padanya. meskipun dia mendo'a kan-ku. tapi aku merasakan-nya. betapa sakitnya dia karenaku. semoga dia baik-baik saja, tidak seperti hal buruk yang aku bayangkan.

Aku mencoba kirim pesan padanya. hanya untuk meminta maaf padanya. dan agar dia tetap semangat menjalani hidupnya.

---------------
sampai aku sudah memiliki anak satu berumur satu tahun. pesan maafku itu. masih belum ada balasan darinya. dan sepertinya- facebooknya pun tidak ada setatus yang baru darinya. entah kemana dia pergi. aku tidak tahu. hanya facebooknya dia, yang aku tunggu kabar darinya. karena dulu. aku belum pernah sempat main kerumah orangtuanya.

Ramadhan, Maafkan Aku. aku tidak bermaksud untuk menyakitimu.



------------


Manusia tidak bisa menentukan hidupnya sesuai dengan keinginan-nya. Manusia hanya berusaha. hanya Tuhan yang bisa menentukan keinginan-nya.

Apa yang diusahakan umat-Nya. hanya Tuhan yang menentukan-nya. Pantaskah yang diusahakan Umat-Nya. untuk menyesuaikan apa yang diinginkan Tuhan-nya.

bila tidak bisa mendapatkan apa yang ingin kita miliki. berarti, apa yang pernah kita usahakan untuk mencapai keinginan kita. belum sesuai dengan apa yang Tuhan inginkan.


so.. Tetap semangat. dan tetap berusaha. bersabar dan tetap bersyukur apa yang sudah terjadi pada hidup kita. semua yang sudah terjadi. terbaik untuk kita dan terbaik buat Tuhan kita. yaitu Allah Swt.

Semoga usaha yang pernah kita lakukan untuk mendapatkan keinginan kita, sesuai dengan apa yang Tuhan inginkan.  
Aamiin

Bila masih belum kita dapatkan keinginan kita. ingat. Tuhan mencintai orang yang selalu berusaha.


-------------------
Selesai.......
-------------------

Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen) .




 




 





     

 
 


 
  






 


















  
  




 













Rabu, 20 Mei 2015

" ISENG-ISENG DAPAT CINTA "

Kata teman-temanku, aku ini suka iseng. tidak hanya teman saja sih yang bilang seperti itu . orangtuaku dan saudara-saudaraku pun mengatakan seperti itu.

ya emang. aku pun mengakui-nya. rasanya aku ini sulit untuk diam terlalu lama. pasti ada saja ke-isenganku. ya itu adalah salah satu yang membuatku senang. meskipun ada saja orang yang tidak suka dengan sikapku seperti itu.

Ke-isenganku itu adalah kebiasaanku. karena dari kecil, ketika aku sudah mulai bisa berjalan dan bicara. dari situlah aku sudah mulai Iseng. hehee.. sampai sekarang pun aku sudah berkuliah. aku masih tetap perempuan yang iseng dan usil. Ehmm... iseng dan usil ?. apa sih bedanya. sepertinya tidak jauh beda. kalau iseng ya seperti ini. kalau usil ya seperti itu. hehehe sangat sulit sekali untuk menjelaskan-nya. tapi yang ada dalam pikiranku. kalau usil itu suka ngupil. hehee..
eh..lupa. ada pula saudara-nya si-iseng dan si-usil. yaitu Si-Jail.

----------------

mengapa aku iseng ? . aku senang diperhatikan. aku suka menjadi pusat perhatian orang. kayanya dengan bersikap seperti itu. aku pasti mudah untuk diingat orang. hehee.. dan dikenal orang.

pada siapa saja aku iseng. ehmm.. aku ingat-ingat dulu ya...

think ...thinkk...
thonk......thonkk...
thenkk.... thenkk.....
thunkk.....thunkk......
------
------
------

ohh.. iya. sepertinya aku iseng pada siapa saja yang ada disekitarku. yang tidak kenal pun, terkadang aku suka seperti itu. hingga dia mengenalku. dan akhirnya menjadi teman. kok bisa ya seperti itu . tidak semuanya akan terjadi seperti itu sih. ada pula yang tidak menyukaiku. mungkin mereka pikir- aku lebay, Aku aneh dan bla bla bla .... namun itu tidak membuatku berubah. ya itulah aku.

----------------

Aku melihat mamahku sedang asyik memasak. dari belakang punggung mamahku. dengan sembunyi-sembunyi dan perlahan-lahan aku melangkah mendekati mamahku. lalu aku tutup kedua mata mamahku dengan kedua telapak tanganku.

" Nadia ... " .

ya karena mamahku sudah tahu siapa yang menutup matanya. ya aku pun melepaskan tanganku dari matanya. Mungkin mamahku tahu karena dirumah ini. siapa lagi yang suka iseng... hanya aku yang iseng seperti ini.

----------------

Ketika kami berkumpul ditempat makan. disebelah kananku, ada kak neni-kakakku satu-satu-nya. disebelah kiriku, ada Naya-adikku satu-satu-nya pula. Dan didepanku, ada Kedua Orangtuaku. 

aku melihat kak neni mengambil ayam goreng, dan menaruh dipiring-nya. tiba-tiba tangan kananku mengambil ayam goreng itu dari piring-nya. kak neni hanya tersenyum saja melihat keisenganku itu. ya mungkin, kak neni sudah tahu betul kebiasaanku. akhirnya kak neni mengambil lagi ayam goreng dari tempat yang sudah disediakan. dan aku hanya tersenyum saja.

Aku mengambil sambal. tapi tidak langsung menaruhnya dipiringku. aku menaruhnya dipiring Naya-adikku yang masih SD(sekolah dasar). yang tidak suka dengan sambal. Dia merengek pada mamahku.

" Mah... liat tuh.. kak nadia .. !" . Aku hanya senyum-senyum saja.
Mamahku melihatku dengan tatapan tajam dan menegurku dengan suara bernada peringatan .
" Nadia .."  dan aku hanya senyum-senyum " hhee ... " .
-------------

Disaat aku kumpul bareng bersama teman-teman kuliahku. siapa pun yang ada didekatku. terkadang sekali-sekali aku glitikin pinggangnya. hingga dia menjauh dari tempat dudukku. dan aku mendekati lagi teman lain yang disekitarku untuk aku glitikin. hahaha..

Teman-temanku sudah mengerti tentang ke-isenganku itu. mereka tidak marah. malah mereka merindukanku, bila aku tidak ikut gabung dengan mereka. katanya - aku bikin suasana ramai. dan aku yang paling bawel dan iseng. hehee ...

Teman-temanku sedang kumpul di rumahku. Ada Rini, Sita dan Vera.

" kalian mau baso tidak, didepan rumahku ada tukang baso tuh .. "

Vera. wajah yang paling chubby diantara kami. dan yang paling suka dengan yang namanya B.A.S.O (BASO). mendengar kata "BASO". langsung saja wajah yang sedang cemberut, berubah menjadi wajah yang serius.

" mau mau ... yang pedas ya nad.., tapi traktir ya ? "
" oke bos .., pokoknya hari ini, aku traktir semua.. " 


Rini dan sita senyum-senyum saja melihat vera. dan tidak lama kemudian, sita menggerutu;

" ehmm... kalau soal baso nomor satu dech.. ?  " .
" iya donk... Baso gitu loh.. "
" heheheee .... "
" heheheee .... "
" hahahaha .... "
" hihihihi .... "
" huhuhuuu .... "
" hohohoho .... "


------------------------


Jam 19.25 wib. setelah sholat Isya. Dirumah terasa sepi sekali. Ya mungkin karena dirumah sedang tidak ada siapa-siapa lagi. kedua orang-tuaku dan adikku sedang silaturahmi ditempat saudara ibuku. dan kaka-ku sedang keluar bersama teman-teman-nya.

Biar tidak terasa sepi. aku coba telepon Vera, Sita dan Rini. Rini dan sita tidak bisa dihubungi. sedangkan Vera. yang menjawab telepon, ibunya. katanya- dia sedang tidur. ehmm ...

Ya mau tidak mau. aku harus dengerin musik. buka netbook. lalu, internetan dech.

Sebenarnya. aku sudah males buka facebook. tapi akhirnya kangen juga sih. aku iseng-iseng aja. login lagi. siapa tau ada informasi, bila aku ini cocok untuk jadi model atau ada orang yang ngajak main sinetron/film. heehee .. mimpi kali yeee..

kurang lebih sebulan tidak buka facebook. banyak pula inbox yang menyapaku. " hay " , " hy.." , " hello.." , " hallo cantik " , " hay cantik .. " , " boleh kenalan.. " , dan masih banyak lagi. Semuanya tidak ada yang aku kenal.

dan ada pula beberapa orang yang ingin berteman denganku. semuanya pria. tapi aku cuekin aja. alias tidak diconfirm. karena waktu itu sudah malas.

Karena malam itu aku sedang jenuh. aku iseng aja menyapa salah satu pria yang sudah menyapaku.

" hello juga pria tampan .. "  padahal aku lihat photo profilenya tidak tampan-tampan banget . gemuk, hitam. tapi senyumnya terlihat manis loh. hehee..

aku tidak perlu menunggu lama. dia langsung membalasnya.

" ga salah tuh... "
" apa nya yang salah .. ? "
" kamu bilang aku tampan .. ? "
" ya emang kenapa kalau aku bilang tampan .. ? "
" ya aneh aja. baru kali ini ada cewe yang bilang aku tampan .. "
" masa sih ... " sambil aku tertawa kecil melihat jawabannya itu.
" iya loh. apalagi yang ngatain cewe secantik kamu, jadi GR nih.. "
" apa kamu bilang. Aku Cantik ? "
" ya emang kamu cantik .. berhijab lagi. sempurna dech. "
" hahahahaa sempurna ? "
" lah kok ketawa . ada yang salah ya ? "
" ga ada kok. aku ga nyangka aja .. "
" ga nyangka kenapa tuh.. ? "
" ya ga nyangka, sekarang. sudah ada 100 cowo yang bilang aku cantik dan sempurna. hahahaaa .. "
" oooo emang pantas sih cowo bilang seperti itu ke kamu .. "
" hehee becanda kali.. "
" ehmm..... ternyata cewe cantik juga suka becanda juga ya.. ? "
' cewe cantik juga manusia kali .. kamu aja cowo tampan bisa ngegombal hahaha.. "
" ga ngegombal kok. ini kenyataan tau .. "
" udah ahhh ... aku tidur dulu. Night cowo tampan. Wassalamualaikum.. "
" kok dah mau tidur sih .. kan masih sore .. "
---------------
---------------

aku tidak menjawabnya- lalu dia menulis pesan lagi.
" ya sudah dech kalau mau tidur. met bobo ya cantik .. semoga mimpi indah .. Waalaikumsalam .. "
padahal aku belum ngantuk. cuma malas saja ngobrol sama orang yang terlalu memujiku. karena itu terlihat gombal dan modus. hehee..

-----------------

Dari Ke-isenganku pada pria itu. Entah kenapa aku menjadi lebih sering ngobrol dengan pria itu. oo iya, nama pria itu- " Adam ". bukan Mas Adam yang berkumis tebal itu ya. ( Mas Adam suaminya mbak Inul ya .. heheee.. )


Adam adalah tipe pria yang sangat percaya diri, Lucu dan cute. Meskipun terlihat menggombal. tapi aku merasa senang berteman dengan-nya. Awal-nya aku cuma iseng-iseng aja  ngobrol sama dia.
tapi semakin lama. semakin asyik aja bila berkomunikasi dengan-nya. aku sering dibikin ketawa oleh-nya. dan apa pun yang aku tanya padanya. jawabannya selalu ada saja. baik itu pertanyaan yang lucu atau bercanda, maupun pertanyaan yang serius. dan aku pun tidak menyangka. ternyata dia lulusan dari pesantren.

ya mungkin karena kami sudah saling mengenal. dia mengajakku untuk ketemuan. dan aku pun meng-iyakan, tapi dengan syarat. " dia harus datang dengan teman-teman-nya. dan aku pun akan datang bersama ketiga temanku (Rini, Sita dan Vera) " .

Dan jawaban darinya. benar sekali apa yang aku pikirkan. Dia pria yang baik dan emang serius untuk berteman. Dia sangat setuju sekali dengan persyaratanku itu.

" oke dech kalau itu mau kamu. aku sangat setuju sekali, nanti aku akan bawa temanku. tapi temanku banyak loh.. boleh tidak aku bawa semua temanku .. "
" Emang teman dekatmu berapa ..  ? "
" Teman dekatku ya kurang lebih tiga puluh-an dech .. "
" hohohohoho... kamu ajak semua, emang mau tawuran apa .. ? "
" ya gak lah, kan kata kamu harus bawa teman-temanku.. "
" ya gak sebanyak itu keleess .. "
" Ehmm .. terus mau-nya berapa donk .. "
" Ya terserah kamu, tapi jangan sebanyak itu lah.. "
" oke dech. kalau itu mau kamu .. "

-------------------

Hari minggu.kami bertemu di Taman. Ya, dia tidak mengajak 30 teman dekatnya, tapi dia membawa 15 teman dekat-nya. aku sangat terkejut sekali melihatnya. Tidak hanya pria saja. ada tiga perempuan pula yang datang untuk berkenalan dengan kami.

kami semua berkumpul duduk diatas rumput yang hijau. kami saling memperkenalkan diri tanpa berjabat tangan. kecuali perempuan. Ketiga temanku dengan wajah yang masih tidak percaya akan bertemu dengan teman kenalan sebanyak ini. Si vera pernah bertanya padaku;
" ga salah nad, kamu kenalan sama cowo sebanyak ini .. '
" ya aku juga ga tau akan seperti ini .. "


Ketiga temanku semuanya berhijab. mungkin karena ini pula. pria-pria yang berkumpul sangat sopan sekali. atau mungkin juga karena teman-temannya dia, semuanya lulusan dari pesantren. jadi lebih tahu cara menghormati perempuan. 

Kami saling tersenyum. saling bercerita. saling bercanda. aku dan ketiga temanku, tidak ada habisnya untuk tertawa. mendengar cerita-cerita atau guyonan-guyonan dari teman-temannya.

Akhir pertemuan kami. adam dan teman-temannya. mengajak kami untuk ikut ke-acara pengajian mereka. disana pula banyak perempuan yang mengikuti acara pengajian, yang diadakan sebulan sekali.

Ya mungkin karena ada acara itu pula. mereka sampai sekarang masih bisa untuk berkumpul. kompak dan bersahabat. padahal mereka semua sudah pada kerja dan tempat kerjanya masing-masing berjauhan.

----------------

Dua hari kemudian. Mas Adam. Heheee aku panggil dia Mas Adam. Aku panggil dia seperti itu, ya karena dia lebih tua dariku dan dia emang asli dari jawa. hehee .. wajar ya .. ? . bukan karena aku tertarik sama dia ya ... ? . perasaanku masih sama seperti dulu. hanya ingin berteman.

Dia kirim pesan difacebook. ketika aku jawab, ehh.. akhirnya chating. Ehmmm.. chating berlama-lama dengannya. Ujung-ujungnya dia menanyakan Nama Facebook temanku, yaitu Vera. dari gaya bahasanya. Sepertinya dia sedang tertarik sama vera.

Ya aku kasih saja. karena aku tahu dia masih terlihat orang yang baik. dan aku tahu Vera masih belum menemukan seseorang yang dia suka.   

Tidak lama kemudian setelah aku chat dengan Mas Adam. ada pesan masuk. dia mangaku teman-nya Mas Adam. yang dulu pernah ikut berkumpul diTaman.

Karena aku tidak langsung percaya. aku melihat Photo Profilenya dan Photo lain-nya. Aku ingat-ingat nama-nya (Abdul Muslim). dan Wajah-nya yang sedikit putih.

Ehmmm dari Namanya aku mungkin tidak bisa ingat. karena waktu itu tidak hanya dia saja yang berkenalan. jadi aku agak lupa. namun bila aku melihat wajah-nya. aku masih bisa perlahan-lahan mengingatnya. karena pria ini. kalau tidak salah. dia lebih sering melirik-ku. dan memperhatikanku dibandingkan dengan pria lain disekitar-nya.

Emang sih dia sedikit tampan dari yang lain-nya. mungkin karena itu pula dia berani manatapku dan mungkin lebih percaya diri dari teman lain-nya.

Biasanya bila ada pria yang seperti itu. itu pertanda pria itu sudah mulai tertarik atau suka pada perempuan yang dilihat-nya. tapi bisa saja itu bersifat negatif atau emang benar-benar sifat yang positif.

Sifat negatif. dia hanya untuk bermain-main saja. Hanya menggoda dan bikin perempuan itu GR saja. belum tentu suka betulan. tipe pria ini. bisa dibilang pria "PLAYBOY" . bila sudah puas. kabur dech.

Kalau yang Positif. ya betul-betul suka. ingin menjadikan perempuan itu menjadi kekasihnya dan berharap menjadi Istri-nya.

karena aku masih ragu tentangnya. aku berpura-pura saja lupa.

" maaf ya, aku lupa. karena ga apal semua .. "
" masa sih, baru kemarin-kemarin kamu dah lupa  .. ? "
" Ya kalau cuma dua tiga sih mungkin ingat. tp kalau banyakan seperti itu sih, mana ingat "
" oo gitu ya.. "
" yoi .. "
" terus kalau km ga ingat aku, yang km ingat siapa aja tuh .. ? "


aku sebenarnya, ga ada yang benar-benar ingat nama semua teman-nya mas adam sih. cuma iseng aja jawabnya. karena sudah terlanjur. ya aku teruskan jawab se-asal-nya aja. hehee.. - jangan ditiru ya.

" Joko, usep, sama Minah "
" Ga salah ketik tuh .. "
" gak salah kok.. mang kenapa ? "
" kayanya waktu diTaman, ga ada nama temanku yg km sebutin itu "
" masa sih. kamu lupa kali .. " -
dalam hatiku tertawa kecil.
" ga lah. yang di Taman itu. teman lama semua. jadi pasti ingat lah.. "
" Coba kamu ingat-ingat lagi... aku yakin dech itu nama-nama temanmu.. ? "
" Ehmmmm .. yakin bgt aku .. kamu tuh asal sebut kali .. "
" Beneran loh.. mungkin aja waktu kenalan, temanmu itu asal sebut nama aja. bisa jadi kan .. ? "
" iya ya. bisa jadi ya. emang sih teman-temanku itu suka becanda.."
" tuh kan... apalagi temanmu itu suka becanda. bisa jadi temanmu itu sedang iseng sama aku .. " -
sambil mengetik aku tertawa. hahaa..
" ........... "
" ........... "
        


ga nyangka selama chating dengan-nya. aku lebih banyak tertawa. senang juga sih. tapi ada rasa ga enak juga. teganya aku ngerjain dia. apa emang benar-benar dia pria yang polos. atau emang dia pria yang baik ya. terlalu percaya sama orang. atau dia sengaja bikin aku tertawa ya ? ' ehmm ....  

---------------

aku dan ketiga temanku. semakin lama semakin akrab dengan teman-teman-nya Mas Adam. itu pula karena kami mengikuti acara pengajian mereka. disana juga. kami berkenalan dengan jemaah lain. sering-nya datang ke acara itu. selain mendapatkan banyak ilmu agama.  kami pun semakin banyak memiliki teman.

dan kegiatan kami pun. tidak hanya didalam masjid saja. terkadang kami jemaah berkumpul ditempat Wisata. Atau di tempat Alam yang indah. Yang diciptakan oleh sang Maha Pencipta. Yaitu Allah SWT. 

Ada pun kegiatan yang bersifat sosial. berbagi dengan orang yang membutuhkan-nya.
----------------

hubunganku dengan Mas Abdul. Semakin lebih mengenal satu sama lain. Tidak hanya aku saja. ketiga temanku pun mendapatkan teman pria yang special. Terutama Vera. dia sudah merasa cocok, dekat dengan Mas Adam.

Singkat Cerita.
Diusia yang sudah waktunya perempuan untuk menikah. Rasa suka, rasa kagum, Rasa apel, rasa strawberry dan lain-lainnya. kini sudah menjadi rasa Cinta. 


Namun Rasa cinta itu. tidak bisa kami, melampiaskan dengan cara Pacaran. dan kebetulan sekali. Sebenarnya tidak ada kebetulan sih. semuanya tergantung niat seseorang untuk bergaul dan Allah SWT yang menentukan-nya.

Pria yang sedang dekat dengan kami. adalah pria-pria yang sangat mengerti arti Cinta Suci. jadi godaan atau nafsu kami, masih bisa sedikit untuk mengendalikan-nya. Ya kami hanya bisa menunggu dan berdo'a, Pria yang kami cinta. berharap mereka melamar kami menjadi Istrinya.


Alhamdulillah dengan sabar. dan ber-Do'a. teman pria yang sedang dekat dengan kami. Mereka Emang benar-benar mencintai kami. dan ingin menikahi kami.

Mas Adam. Pria yang tidak aku sangka sebelumnya. ternyata dia pria yang membuatku berubah lebih baik lagi.

mulai dari ke-isenganku. hingga menjadi teman baik. dan memiliki banyak teman. tidak pernah terpikirkan olehku akan menjadi seperti ini.

Mas Adam dan Vera. lebih dulu menikah. ya karena Mas Adam sudah lama mempersiapkan segalanya untuk menuju ke pernikahan.

Dua bulan kemudian. Sita dan Mas Rizki. menikah pula. Mas Rizki ini juga teman-nya Mas Adam.

bulan berikutnya. Rini menyusulnya. Menikah dengan Mas Eko. Mas Eko Pun Teman-nya Mas Adam. 

Dan aku sendiri. Ya menikah dengan Mas Abdul. Pria yang ngertiin aku. meskipun aku suka iseng, jail, bawel. dia pria yang sabar. dan lebih sering mengalah. hanya untuk membuatku senang dan bikin aku jatuh cinta padanya.


Sekarang. aku sudah menikah. Ke-isenganku berkurang. aku sudah tidak menggelitikin lagi teman-temanku. aku juga sudah tidak jail lagi pada orang yang tidak aku kenal. dan aku pun sudah tidak iseng lagi pada orangtuaku dan saudara-saudaraku. Namun aku tetap iseng pada Suamiku. Apalagi kalau dia mau tidur. aku sering menggelitikin badan-nya . heheee..

Tidak hanya iseng saja. aku sebagai istri. sekarang, aku yang lebih memperhatikan. dan memanjakan suamiku. agar suamiku semakin mencintaiku. 

Dan kalian tau tidak. Pria yang menikah denganku dan dan tiga pria yang menikah dengan ketiga temanku itu.

Mereka semua adalah Pria yang waktu itu, perkenalan pertama kalinya diTaman. aku pikir-pikir lucu juga ya. heheee.. Awal pertemuan. perkenalan. dan akhirnya pertemanan. perjodohan. pernikahan. lalu kebahagiaan. ya semoga selamanya. Aamiin.

-----------------


apapun sifatmu. apapun karaktermu. apapun tingkah lakumu. apa itu aneh atau unik. apapun itu namanya. apapun kebiasaanmu. pasti ada orang yang mencintaimu dan ingin menjadi pasanganmu. meskipun orang itu sedikit tidak suka dengan semua itu.

dan Pergaulan yang baik. akan membawa sifat/sikap yang baik. dan akan berkenalan dengan orang yang baik pula. lalu, jodoh pun akan mendapatkan yang baik juga.

Semoga kalian mendapatkan pergaulan yang baik. hingga Jodoh pun Yang baik pula. Aamiin. 

------------
Selesai.....
--------------------

Penulis
--------
I'Pen (Idrus Cerpen)












 


















   

    














 


       
 

























 



Senin, 18 Mei 2015

" Mencintai Karena Allah "

Hari ini. Aku akan berpenampilan semenarik mungkin. Dan sebisa mungkin untuk terlihat lebih cantik dari biasanya.

Awalnya aku ingin memakai Rok diatas lutut. hingga terlihat kaki jenjang berkulit putih. dan kaos putih ketat yang membuat bodyku akan terlihat lebih sexy.

But Today. I'm Happy. karena hari ini. aku akan bertemu seseorang. Dia adalah Rama-Sahabatku. tidak hanya bertemu saja. hari ini aku akan berani mengungkapkan perasaanku ini padanya, yang sudah lama aku pendam.

Dengan itu. aku akan merubah penampilanku dari biasanya. dan akhirnya. Aku berpakaian busana hijab. karena sepertinya Rama mencintai perempuan yang berpenampilan tertutup.  

------------
------------

Dari Sekolah Dasar. Aku sudah mengenal Rama. ya dari kecil dia sudah terlihat pria tampan, pintar dan baik. Karena itu pula, aku menyukai-nya. bahkan sekarang sudah dewasa. Rasa suka itu, menjadi Cinta. 

Sebagai perempuan. Aku tidak berani untuk mengungkapkan perasaanku ini pada-nya. Aku hanya bisa memberi tanda-tanda saja padanya. agar dia tahu, kalau aku sedang jatuh cinta padanya.

SD sampai SMA. Aku bersekolah bersamanya. hingga kami menjadi sahabat. Namun entah kenapa dia tidak merasakan apa yang aku rasakan padanya. atau dia hanya berpura-pura tidak tahu. karena dia benar-benar tidak menyukaiku.

Emang sih dia sedikit pemalu. Atau mungkin tidak mempunyai rasa percaya diri yang tinggi terhadap perempuan. Padahal menurutku dia berwajah tampan dan pintar. Dan aku pun belum pernah lihat sikapnya, seperti apa, perempuan yang dia suka. dan karena pula dia tidak pernah berbicara tentang perempuan.

Selama aku bersahabat dengan-nya. Dia terlihat bersikap baik dan perhatian padaku. terkadang aku dibuat GR-olehnya. ya aku tahu itu. karena dia pria yang suka bercanda pula. jadi bila dia merayuku atau meledekku. ya itu hanya candaan dia saja. aku pun terkadang merayu dia. atau sekedar iseng mengatakan kalau aku suka padanya. tapi dia membalasnya dengan candaan. mungkin menurut dia aku sedang bercanda. padahal aku ingin tahu reaksi dia yang serius. agar aku tahu, perasaan dia padaku seperti apa ?.

Oo.. iya aku lupa memperkenalkan sahabatku satu lagi. Sebenarnya kami bertiga bersahabat. Dia adalah Zahra Nurjannah. Namun aku lebih sering bermain dan bercerita dengan Rama.

-----------

Lulus dari SMA. Aku kuliah dan tinggal dijakarta bersama orangtuaku.

Rama Pun pergi Ke-Jakarta. namun bukan untuk kuliah. Tapi untuk berkerja.

Aku yang meminta pada Ayahku. untuk mengajak Rama berkerja dijakarta- tempat Ayahku berkerja. Dan kebetulan di sana ada lowongan kerja pula. Ya mungkin karena Ayahku yang membawanya. Dia langsung diterima berkerja.

Dan Zahra. Dia masih tinggal dihalaman kampung-nya. Dia membantu Ibu-nya mengajar anak-anak mengaji / membaca Al-Quran dimushollah lingkungan-nya.

------------


Ayahku pernah mengajak Rama untuk tinggal bersama. Namun dia menolaknya. Ya sebelumnya aku sudah menduganya. karena dia tidak ingin merepotkan keluargaku. Ya begitulah sifat-nya. Akhirnya dia nge-kost sendiri.

Meskipun dia nge-Kost. Hubungan persahabatanku dengan-nya semakin Akrab saja. Sedangkan aku dan Zahra hanya via telepon saja. karena aku tidak pernah pulang kampung lagi. dan Rama masih sempat bertemu dengan Zahra. Karena Dua bulan sekali dia sempat pulang kampung. terkadang aku sangat merindukan Sosok Zahra. Pemikiran yang lebih dewasa dariku.

-------------

Sudah cukup lumayan lama tinggal diJakarta. Rama masih tetap terlihat pria yang sopan, baik dan perhatian. Terkadang dia tidak pernah bosan-nya untuk mengingatkanku untuk sholat. Sangat berbeda sekali dengan pria teman-temanku di kampus.

Keseharianku dalam berpakain sedikit Cuex. Aku lebih sering memakai celana pendek diatas lutut, kaos berlengan pedek pula dan ketat.
Ya aku berpakain seperti itu karena aku merasa nyaman. karena udara dijakarta sangat panas sekali.

Meskipun aku berpakaian seperti itu. ketika bertemu dengan Rama. Aku masih merasa nyaman didekat-nya. karena dari cara dia melihatku. dan cara sikapnya terhadapku. Dia masih terlihat sopan. dan bukan tipe pria mata keranjang.

Sebenar-nya dia pernah menyarankanku untuk berpakain yang sedikit tertutup. Namun aku belum bisa untuk merubah kebiasaanku ini.
Walaupun dia sedikit tidak suka dengan cara aku berpakaian. Dia tetap bersikap baik dan perhatian padaku. tidak untuk menjauhiku dan tidak pernah memaksaku untuk berubah. Itu pula yang membuatku kagum padanya. 

------------

Malam itu. Ketika Rama masih berlibur diKampung-nya. Aku menelepon dia.

" Assalamualaikum "
" Waalaikumsalam Eva.. " - oo iya lupa. namaku Eva ya. hehee..
" Gi ngapain Ram.. ? "
" Abis selesai sholat isya.., kamu dah sholat lom ? "
" lom nih. hehee "
" jangan lupa ya .. "
" oke bos .. "
" Gimana kabarmu ? "
" baik banget ramm ... "
" syukur dech kalau baik-baik aja .. "
" ehh by the way.. kapan kamu kejakarta... "
" Insyaallah besok va.."
" Malam-nya kita ketemuan yuk .. ? "
" emang ada apa va.. ? " 
" Aku punya kejutan buat kamu .. ? "
" ehmmm.. kejutan apa tuh ... "
" yeee kalau aku ceritain sekarang, ya namanya bukan kejutan donk .. "
" hehee.. iya ya .. aku juga punya kejutan loh buat kamu .. ? "
" ehmm..ikut-ikutan aja kamu.. "
" beneran tau ... aku serius "
" Kejutan apa ya .. ? "
" ya kalau aku ceritain sekarang, ya.. bukan kejutan donk .. "
" yeeeeee... ngeledek yeee.. "
" hahahahaa ... "

Jadi penasaran. kejutan apa yang akan dia berikan padaku ya. apakah dia emang ingin mengatakan cinta padaku ya. kalau begitu bagus donk. jadi aku tidak perlu malu lagi untuk mengatakan cinta padanya.

Malam itu aku sulit untuk tidur, karena terus memikirkan kejutan apa yang akan diberikan padanya. dan aku sudah tidak sabar lagi untuk bertemu dengan-nya.


--------------

Malam ini. Aku akan berpenampilan semenarik mungkin. Dan sebisa mungkin untuk terlihat lebih cantik dari biasanya.

Awalnya aku ingin memakai Rok diatas lutut. hingga terlihat kaki jenjang berkulit putih. dan kaos putih ketat yang membuat bodyku akan terlihat lebih sexy.

Tonight. I'm Happy. karena malam ini. aku akan bertemu seseorang. Dia adalah Rama-Sahabatku. tidak hanya bertemu saja. hari ini aku akan berani mengungkapkan perasaanku ini padanya, yang sudah lama aku pendam. dan tidak sabar untuk menerima kejutan darinya.


Dengan itu. aku akan merubah penampilanku dari biasanya. dan keputusanku akhirnya. Aku berpakaian busana hijab. karena sepertinya Rama mencintai perempuan yang berpenampilan tertutup.

--------------

Tibalah kami bertemu diMall. salah satu Tempat makan yang biasa kami bertemu. dan pertama kali dia melihatku. wajahnya terlihat terkejut. mungkin karena penampilanku yang berbeda dari sebelumnya. dia hampir saja tidak mengenalku. bila aku tidak menegurnya terlebih dahulu. mungkin dia tidak mengenalku.

" Eva.. ? " aku hanya tersenyun-senyum malu. dan tidak berani melihat wajah-nya.

ketika kami sudah duduk, dikursih tempat kami makan.

" tau ga va.. aku kaya mimpi loh.. "
" Ehmm.. aku terlihat aneh ya Ram .. ? "
" gak kok. aku lebih suka melihatmu dengan berpakain seperti ini.., ya aku ga menyangka aja, kamu akan berubah seperti ini.. "
" makasih Ram .. " dengan wajah dan perasaan yang masih malu-malu.
" jadi ini ya, kejutan buatku ... ? "
" ada satu lagi sih ... tapi kamu sendiri kejutan-nya apa .. ? "
" Ehmm tunggu ya. soal-nya dia lagi ketoilet dulu.. "
" Kamu kesini sama teman kamu .. ? "
" iya .. "
" kok kamu ga bilang sama aku .. ? "
" ya kan namanya kejutan .. "
" emang dia siapa sih Ram .. "
" ada dechh .. "

tidak lama kemudian. terdengarlah suara lembut."Assalamualaikum.. "
" Waalaikumsalam.. " .
saat aku mendongak dan melihat wajah-nya. aku sangat terkejut sekali. tidak menyangka aku akan bertemu dengan-nya.
" Zahra ... "  aku berpelukan dan cipika cipiki dengan-nya. sudah lama kami tidak bertemu. aku sangat merindukan-nya.
" kok kamu ga bilang sama aku, mau kejakarta.. ? "
" ya itu idenya Rama.., ngomong-ngomong sejak kapan kamu berhijab va.. ?. kamu lebih cantik loh .. "
" masa sih.., baru kali ini ra.. "
" ooo baru tohh.. syukur dech. aku senang loh kamu berubah seperti ini. jadi kita bisa seragam dech hehehe.. "
" Ra . aku kangen loh sama kamu .. "
" ehmm kangen tapi ga pulang kekampung .. "
" bukan-nya begitu Ra.. aku sibuk kuliah dan orangtuaku pun ada disini ..  "
" aku juga kangen tau sama kamu... "

Rama menggerutu;
" Ehmm mentang-mentang lagi kangen-kangenan. aku dicuekin dech.. ? "
Dengan kompaknya aku dan zahra " yeee.. biarinn .. " .

Setelah cukup lama kami kangen-kangenan. sambil makan. kami bercerita tentang masa-masa sekolah, tentang kuliahku, tentang kegiatan zahra dikampung dan lain-nya. Lalu Rama mengingatkanku tentang kejutanku yang kedua.

" Va. mana nih kejutan yang berikutnya ?. katanya ada kejutan lagi"
" ehmm... nanti aja dech. biar kalian berdua penasaran.. " . padahal aku ga berani mengatakan perasaanku pada rama didepan Zahra. aku merasa bukan waktu yang tepat untuk aku katakan itu. 
" oo.. iya va. selain Zahra ingin bertemu sama kamu. sebenarnya ada
yang mau aku ceritakan sama kamu .. "
" mau cerita apa Ram, kayanya serius banget nih.. "
" kamu jangan kaget ya va .. "
" Ram. kamu bikin aku penasaran aja ... cerita aja napa .. ? "
" Bulan depan. aku dan Zahra akan bertunangan .. "
" Aaapa.. ? " ini bukan kaget lagi. tapi sookk...
" iya va. gimana menurutmu .. ? "
karena aku masih tidak percaya dengan Rama. karena aku pikir dia sedang bercanda. aku bertanya pada zahra.
" Ra .. benaran tuh .. "
dengan wajah yang terlihat serius dia menjawab.
" Benar va... "
Aku sempat diam sesaat. lalu karena penasaran-nya. aku bertanya pada mereka lagi.
" sejak kapan kalian pacaran ... ? " . Rama menjawab; " kami ga pernah pacaran va. kan kamu tahu sendiri, zahra kan ga suka dengan pacaran. dan orangtua-nya pun melarang-nya.
" ooo begitu ya. selamat ya buat kalian .. semoga kalian bahagia.." padahal masih banyak yang ingin aku tanyakan pada mereka. karena aku sudah tidak sanggup lagi untuk menahan rasa kecewaku. rasa sakitku didalam hatiku. jadi aku tidak banyak tanya dulu.
" makasaih ya va. nanti kamu nyusul ya .. "  dan dilanjutkan dengan pertanyaan zahra padaku.
" sekarang kamu lagi dekat sama siapa va.. " .
" ada sih teman kuliah.. "  aku hanya berpura-pura saja. padahal pria yang paling dekat dihatiku. ya hanya Rama.
" gimana dia orangnya .. ? "
" dia baik, ganteng lagi ra.. " . dan tiba-tiba rama berucap " sejak kapan kamu punya cowok. kok kamu ga cerita va.. "
" yeeee.. siapa yang pacaran. orang cuma dekat aja .. "
" oooo.. aku kira pacarmu. hehee.. " .

karena aku sudah tidak tahan lagi. rasanya ingin menangis saja. aku ber-pura-pura ingin buang air kecil.
" aku ke-toilet dulu ya, bentar .. " .

Diruang toilet. aku menangis tanpa bersuara. hanya sesak nafas yang terdengar. dan mata air keluar begitu saja. sampai hidungku terlihat meler dan memerah. setelah puas menangis. kemudian aku cuci muka. biar aku tidak terlihat habis menangis.

" soory ya ditinggal lama.. " Zahra melihat wajahku dan dia berkomentar.. " Va.. kenapa hidungmu, kok jadi merah begitu.. "
" ga tau nih, lagi pilek aja nih .., jadi begini dech .. "
" ehmm ... sudah minum obat belum .. "
" aku ga suka minum obat Ra .. "
" yee.. biar cepat sembuh tau .. "
" ga apa-apa. nanti juga sembuh sendiri .. " .

Semalam Zahra menginap dirumahku. dan kami saling bercerita. dan aku sangat tertarik sekali bercerita tentang hubungan mereka berdua. kok bisa saling menyukai dan mencintai. yang sebelumnya tidak terpikirkan olehku.

-------------

Dari cerita Zahra. Ternyata. Rama dan Zahra. sudah lama, mereka saling menyukai. namun mereka sama-sama tidak berani untuk mengungkapkan perasaan-nya. tidak hanya mereka. aku pun sudah lama memendam perasaanku pada Rama. Sangat lucu sekali. dan tidak menyangka. dari dulu. kami perempuan mencintai satu pria. dan pria itu adalah sahabat kami sendiri.

Zahra mencintai Rama. rasa-nya tidak aneh. perempuan mana yang tidak suka dengan pria tampan, pintar, sopan dan rajin ibadah. pasti sebagian besar perempuan akan suka padanya.

Yang aku pertanyakan. dan merasa tidak masuk akal. Rama, kok bisa mencintai Zahra dari dulu.

Aku tahu betul Zahra dari kecil. Dari segi fisik. aku jujur bercermin. aku lebih baik. wajahku lebih cantik. tubuhku lebih ideal. warna kulitku lebih putih.

Disekolah aku pun tidak bodoh. nilaiku lebih besar dari Zahra. dan aku pun bersikap baik padanya. perhatian pula. tapi kenapa dia tidak memilihku.

Seharian dalam pikiranku bertanya-tanya. aku mempunyai kebiasaan. bila ada yang mengganjal dihatiku. aku menulis-nya  dsetatus facebook." kenapa harus dia, yang dia pilih ? " .

karena dengan itu. akan terasa lega bila unek-unekku sudah disampaikan. meskipun orang yang aku maksud itu tidak melihat-nya. 

Setelah iseng, melihat-lihat setatus teman-temanku difacebook. ada setatus yang membuatku merasa. ini jawaban dari pertanyaanku selama ini. setatus-nya seperti ini " Aku ingin Dicintai karena Allah " .

Yup. kayanya tidak salah lagi. Rama mencintai Zahra. karena Zahra lebih mencintai Allah daripada aku sendiri.


-----------------------

now. aku sudah tahu alasan-nya dan mengerti, mengapa Rama bisa memilih Zahra. Aku meng-ikhlaskan- hubungan mereka berdua. dan aku tidak membenci mereka. aku masih ingin bersahabat baik dengan-nya.

Singkat cerita.
Sahabatku sudah mempunyai Anak. dan aku masih berhijab. sudah bertunangan dengan dokter muda. Namun aku belum pernah menceritakan pada sahabatku, bahwa aku pernah mencintai Rama.


-----------------------
hanya mempunyai wajah cantik dan bertubuh ideal saja. iya aku akui. banyak pria yang menyukainya.
Namun sedikit pria yang mencintainya karena Allah.


Selesai ......


------------------------
Penulis
I'Pen (idrus Cerpen)








  


     


  


 





       













 















  

   





Rabu, 25 Maret 2015

" Kapan Bisa Punya Cowok. yang tulus dari HATI. Bukan dari NAFSU saja "

Kapan Bisa punya Cowok. yang tulus dari hati. Bukan dari nafsu saja.

---------------------

Anakku yang perempuan. sudah ber-umur 23tahun. Dia pernah curhat padaku. dan dia bertanya padaku.
" Mah, apa semua cowok seperti itu ya. ga ada cowok yang tulus dari HATI. Bukan dari NAFSU saja .
Dari pertanyaan itu. Aku jadi teringat diwaktu aku belum menikah. Dulu pun aku pernah bertanya pada diriku sendiri. Bahkan aku share di Setatus BBM dan Facebook.

" Kapan Bisa Punya Cowok. yang tulus dari HATI. Bukan dari NAFSU saja "

Aku yakin. Anakku bertanya seperti itu. Pasti mengalami kekecewaan pada pria-yang awalnya baik dan mencintai dia. Dan ini mungkin saja bukan pertama kali-nya dia sakit hati. Pasti anakku merasakan sakit hati berkali-kali atau lebih dari dua kali. Karena aku pun pernah merasakan-nya dan pernah mengalaminya.

---------------------

Rasa sakit hati yang pertama. Meskipun terasa sakit. Namun aku masih terlihat biasa saja. mungkin baru pertama kali aku merasakannya. dan aku masih bisa untuk membuka diri, menerima pria lain untuk menjadi kekasihku.

Rasa sakit hati yang ke-dua. Aku masih percaya. tidak semuanya pria itu jahat. pasti ada pria lain yang lebih baik darinya. Mungkin aku harus lebih hati-hati lagi untuk memilih pria yang akan menjadi kekasihku.

Dan Rasa sakit hati yang ke-tiga. Ini ternyata lebih sakit dari sebelumnya. Padahal aku memilih pria itu karena kebaikannya. ibadahnya yang aku lihat. bukan dari tampang-nya. bila melihat wajahnya. mantan-mantanku sebelumnya lebih tampan darinya. tapi ternyata akhirnya tidak sebaik yang aku bayangkan. Dia pun mencintai perempuan lain, selain diriku. Alias men-Dua.

Dari kejadian inilah. Aku sudah mulai lelah menjalin kasih dengan yang namanya pria. Ketidakpercayaanku pada pria hilang begitu saja.

Bila ada pria yang merayuku atau memujiku. kalau aku ini cantik, atau kalau aku ini manis dan lain sebagainya. aku anggap itu adalah gombal belaka.

Bahkan ada yang berbuat baik padaku atau perhatian padaku. aku selalu berpikiran negatif pada pria itu. Semua Pria baik pasti ada maunya. Benar-benar tidak tulus dari hati. Hanya nafsu saja. hanya melihat parasku dan tubuhku yang aku miliki. 

-----------------
Sudah beberapa bulan. aku sendiri. sudah beberapa kali aku menolak pria yang mengatakan cintanya padaku. entah itu dari pria tampan atau pun pria yang menurutku kaya. meskipun ada pria yang begitu pengertian dan walaupun aku tetap jutex, cuex, namun tetap saja ada pria yang terus tetap mengejarku. aku tetap menolaknya.

Karena sebelumnya pun yang sudah menjadi kekasihku. Awalnya baik. Namun akhirnya menyakitkan. dan aku tidak ingin terulang kembali.

-----------------

Di-Umurku ke-25. Sudah kurang lebih satu tahun aku sendiri. Rasa jenuh pun datang padaku. Aku merindukan perhatian dan kasih sayang dari seorang pria. Atau mungkin karena waktu itu aku  sedang memikirkan sebuah Pernikahan."Kapan aku menikah". Karena aku lihat umurku, sudah cukup untuk Menikah. dan teman-temanku pula sudah banyak yang sudah menikah.

Karena itu pula. Yang ada dalam pikiranku. Pertanyaan yang aku rasakan datang begitu saja. Tidak hanya aku tanyakan pada hatiku sendiri. aku pun share di status BBM dan Facebook.
" Kapan Bisa Punya Cowok. yang tulus dari HATI. Bukan dari NAFSU saja "

Lumayan banyak respon yang aku terima. terutama di Facebook. ada perempuan yang bercoment, yang mengatakan-" emang pria semuanya seperti itu, ga ada yang tulus "  dan ada pula pria yang bercoment-"tidak semuanya pria seperti itu". dan ada pula yang bercoment-"bahwa yang baik dapat pula yang baik, begitu juga sebaliknya ". dan masih banyak lagi. ada yang negatif maupun positif " .

Dari beberapa coment dan saran yang aku terima dari teman yang aku kenal bahkan dari teman yang belum begitu aku kenal. ada satu kalimat yang menurutku itu adalah yang sangat menyakitkanku. atau itu adalah teguranku. Namun setelah dipikir-pikir kalimat itu, ada benarnya juga. bahkan mungkin 100% benar.

" yang baik dapat pula yang baik, begitu juga sebaliknya ".

Kalimat itu. yang awalnya membuatku sakit hati. Dia bercoment seperti itu. berarti dia menuduhku. bahwa aku ini bukan perempuan yang baik-baik. aku pikir-emang dia siapa ?. kenal aku pun tidak. beraninya dia mengatakan aku seperti itu. dia tahu darimana kalau selama ini aku tidak baik.

Karena Coment itu. aku terus memikirkan diriku. dan terus bertanya pada diriku sendiri. apakah aku seburuk itu.

Dan Ke-esokan-nya. ada coment lagi. dari teman lain. yang belum begitu aku kenal pula.

" Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).” An-Nur Ayat 26.

Aku semakin terkejut dengan coment itu. sepertinya yang sebelumnya aku pikirkan. mungkin maksudnya sama dengan coment yang aku baru terima. Karena rasa penasaranku. Dengan itu aku terus mencoba mencari maksud ayat tersebut. Aku cari artikel di Google. Atau pun aku cari buku yang berhubungan dengan coment itu.  Karena kalau sudah ada yang berhubungan dengan Ayat Al-Quran. aku sudah tidak bisa melawan lagi. 

-------------------

Setelah aku pelajari. baik itu aku baca langsung dari Al-quran. Maupun dari internet dan Buku. Ya semuanya hampir sama tujuannya. Hampir sama maksudnya. hingga aku berpikir tentang diriku sendiri. diwaktu aku masih belum mempunyai kekasih maupun ketika sudah mempunyai kekasih.

Waktu masa sekolah. Sebenarnya aku pernah belajar membaca al-quran. hingga aku bisa lancar membaca-nya. Namun aku tidak mengerti apa maksud dan pesan yang disampaikan. atau mungkin aku pura-pura lupa. itu karena pergaulanku.

Kitab Suci Al-quran. Sebenarnya adalah pedoman hidup menjadi muslimah/muslim yang baik dimata Allah Swt. Namun aku melupakan-nya. Apa karena itu. aku tidak termasuk perempuan yang baik dimata Tuhanku. Tuhan yang menentukan kehidupanku. sesuai dengan apa yang pernah aku lakukan atau aku ucapkan. bila sikapku tidak baik. yang aku dapatkan tidak baik pula. begitu pula sebaliknya.

Menjadi muslim/muslimah yang baik. tidak hanya kita tidak melakukan kekerasan saja. tidak hanya kita tidak mencuri saja atau yang lain terlihat kejahatannya. Tapi pula. dari cara berpakaian-nya, ucapan-nya. dan tindakan-nya. sudah pantaskah  menjadi muslim/muslimah yang baik dimata Allah Swt.  Yang sudah kita ketahui di kitab suci Al-quran.
  


------------------


Ternyata apa yang terjadi padaku. semua itu karena salahku sendiri. itu yang sekarang sudah ada didalam pikiranku dan dikehidupanku. aku sudah tidak bisa lagi menyalahkan pria itu atau pun orang lain yang telah menyakitiku. Semua itu karena pilihanku. pilihan hidupku. meskipun sebenarnya hal itu tidak aku inginkan. namun sikapku dan ucapanku sehari-hari di dalam kehidupanku. itu adalah pilihanku yang sebenarnya.

Jadi karena aku menginginkan sesuatu hal yang baik. aku harus berubah se-segera mungkin. untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya. Memang manusia tidak sempurna. pasti pernah melakukan kesalahan. Namun. bila kita tidak mencoba dan berusaha untuk melakukan perubahan yang lebih baik. itu sama saja orang itu sebenarnya tidak menginginkan kehidupan yang lebih baik lagi. Tuhan Pun tahu mana yang benar-benar ingin berubah dan mana yang hanya bicara saja.
 Jadi jangan pernah bercoment- " bahwa kita sudah melakukan atau menjadi orang yang baik. namun kenapa ?. kehidupan kita masih biasa saja ". bila itu terjadi. maka dimata Tuhan, kita belum menjadi orang baik. karena Hanya Tuhan yang Tahu. Mana orang yang sudah terlihat lebih baik dan tidak. kita hanya berusaha saja.

Terimakasih Ya Allah. Engkau telah menegurku. disaat aku mempunyai niat menikah. Semoga dengan perubahanku ini. bisa mendapatkan suami yang baik. dan yang pasti sesuai dengan seberapa besarkah, seberapa mampuhkah aku merubah hidupku. mencoba menjalani hidup yang lebih baik dari sebelumnya.


Emang benar. bila ada niat yang baik. pasti ada solusi-nya. jangankan niat baik. mau niat jahat saja. pasti ada jalan-nya.
dan ini adalah solusi utamanya. berusaha semampuhku untuk menjadi muslimah yang baik dimata Allah Swt.

Dari caraku berpakaian. memang cara berpakaianku biasa saja. dan mungkin menurut orang lain, tidak begitu terlihat berpakain sexy atau terbuka. Namun Dimata Tuhan belum tentu sepeti itu. Makan-nya dengan pemikiran itu. dan aku pun mampuh melakukan-nya. Satu-satunya cara sebagai muslimah yang bisa menutupi aurat-nya. ya dengan cara berpakaian hijab. Masa sih cuma berpakaian seperti itu saja, aku tidak mampuh. sepertinya bagiku itu sangat mudah. dan akhirnya Alhamdulillah aku mampuh untuk berpakaian seperti itu.

Dibandingkan berpakaian. mungkin lebih sulit melakukan ibadah wajib dan sunnah-nya. dan pula melakukan apa yang kita akan ucapkan sehari-hari. karena kita akan bertemu dengan berbagai orang yang berbeda karakter. aku harus bisa bersabar dan mengontrol emosi sebaik mungkin.

Aplagi dengan perubahanku sekarang. pasti ada orang yang suka dan tidak suka.

Namun aku harus tetap semangat. dengan niat yang baikku ini. dan aku harus percaya kalau aku pasti bisa. untuk merubah hidupku menjadi muslimah yang baik.   

----------------

Tiga bulan kemudian.

Didalam bus. aku yang sedang duduk di tempat kursih dua-sebelah kanan. dan disebelah kananku Ada Pria berkemeja putih sedang berdiri, mungkin sedang mencari kursih yang kosong. Karena dia melihat kursih disebelah kiriku kosong.
" Maaf mba, boleh aku duduk disana ? "
" boleh mas " . lalu aku berdiri untuk mempersilahkan pria itu duduk dikursih sebelah kiri. Namun aku tidak duduk kembali. dikursih sebelah-nya.

Alhamdulillah. aku berdiri hanya beberapa menit saja. karena tidak lama kemudian, aku melihat ada pria yang keluar dari bus. dan karena kursih yang dia duduki. disebelahnya adalah perempuan. aku berani duduk disana.

-----------------

Setelah sampai terminal bus. aku harus naik angkot terlebih dahulu. Sebelum sampai di tempat kerjaku.

Didalam angkot. aku duduk dibelakang supir. dan disebelahku adalah wanita yang sudah berlanjut. ketika aku menengok sekilas kebelakang mobil atau arah samping kiriku. sepertinya aku pernah melihat pria yang duduk di situ.

Kurang lebih setengah jam. akhirnya sampai juga di gerbang depan kantor-tempatku berkerja. namun sebelum aku masuk gerbang itu. sepertinya ada yang memanggilku.

" Mba.., Mba..., mba.. " aku pikir suara itu untuk orang lain. tapi karena suaranya semakin dekat ke arahku. aku pun menengok kebelakang. Dengan wajahku yang bertanya-tanya ???.
" ada apa ya mas .. ? "
" Maaf ya mba. ganggu sebentar ... "
" ya ada apa mas .. ? "
" mba masih ingat aku .. ? "
" ....... "
aku pikir-pikir. " mas yang ada diangkot tadi kan .. ? "
" iya. tapi bukan itu maksudku mba .. "
" maaf ya mas. sebentar lagi sudah jam kerja nih.. ? "
" oo maaf mba. gini mba. aku yang satu bus sama mba. mba yang memperbolehkan duduk dikursih disebelahnya mba duduk. ingat ga mba ? "
" .. ehmmm.... ooo iya ya aku inget. terus masalahnya apa mas .. ? "
" Kenapa setelah aku duduk. mba tidak mau duduk lagi disebelahku.. apa karena bajuku bau mba... ? "
" ... bukan itu mas .. "
aku sambil tersenyum kecil.
" atau kerana aku pria yang jelek mba .. ? "
mendengar-nya. membuatku tertawa kecil. 
" bukan karena itu juga mas .. ?. maaf ya mas. aku bersikap seperti itu. hanya mengikuti saja cara bersikap muslimah yang baik. bukan karena mas itu bau atau jelek. " .
" ooo.. karena itu. kalau itu aku mengerti mba. maaf ya mba sudah mengganggu. "
dia tersenyum dengan wajah yang sedikit malu.
" iya ga apa-apa mas.. aku juga minta maaf kalau mas sudah tersinggung dengan sikapku itu.. "
"......sama-sama mba "
" sudah telat nih mas, aku kerja dulu ya.. "
" oo iya mba. sekali lagi maaf ya mba. "
" iya sama-sama "
kami saling tersenyum.

--------------------------------


Ke-esokan-nya.

Ketika aku sedang berkerja. aku lihat dikomputer sudah jam 12 siang. Aku langsung bergegas dan pergi dengan membawa tas untuk menuju mushollah.

Dan setelah sholat. aku makan siang ditempat biasanya aku makan. Rumah makan sederhana. 

Hari ini aku makan sendiri. karena teman dekatku. sedang pergi keluar bersama Suami-nya.

Ketika aku sedang menikmati makan siang favoriteku. tiba-tiba ada suara pria.
" Maaf mba. boleh aku duduk disini .. " aku pun langsung melihat kearah suara itu. aku lihat dia sedang tersenyum padaku. dan aku masih terlihat bingung.
" Mas yang ... "
" iya mba. namaku Rizky.. "
. sambil tangan kanannya diulurkan kepadaku. namun aku tidak membalasnya dengan bersalaman. aku hanya sedikit menundukkan kepalaku dan tersenyum sambil berkata " Maaf " , " aku Putri " .
" Boleh aku duduk disini mba.. ? "
" oo iya ya.. boleh. silahkan mas.. " .
" makasih mba .. "
" ............. "
" ............. "

" Mas kerjanya, dekat daerah sini juga .. ? "
" Tempat kerjaku jauh dari sini mba.. "
" Kok bisa makan disini .. "
" Ehmm... emang ga boleh ya mba. orang jauh makan disini .. ? "
lalu dia tersenyum.
" ya bukannya begitu. aneh aja. "
" iya sih. aneh juga ya mba. tadi abis dari tempat teman. karena lewat sini. ya sekalian aja makan siang.. "
" oo begitu ya .. "
" iya mba .. "
" ............."
" ............. "


Sebenar-nya aku tidak terlalu begitu suka bicara dengan orang yang baru kenal. tapi aku merasa tidak enak pada dia. dan aku takut terlihat sombong atau apa gitu. dan karena niatku pula. ingin selalu bersikap baik pada semua orang.

Setelah bicara cukup lama dengan-nya. dia minta tolong padaku.

" maaf mba. boleh aku minta tolong.. "
" minta tolong apa ya .. ? "
" gini mba. Aku mau hubungi saudaraku. tapi hp-ku sedang lobet. boleh pinjam sebentar Hp-nya. nanti pulsa-nya aku bayar dech mba. " .
" oo.. cuma itu doank. aku kira apa. Nih.. pake aja. ga usah bayar mas. cuma telepon doank kok.. "
" makasih mba.. "
" ............. "
Dia mencoba menelepon nomor yang dia tekan. aku lihat sepertinya yang dia hubungi. tidak ada jawaban. berkali-kali dia telepon namun terlihat sikapnya seperti tidak tersambung.
" gimana mas .. ? "
" tau nih mba. ga diangkat-angkat teleponnya.. "
lalu dia mengembalikan Hp-ku .
" ................. "
" ................. " 
   

Setelah makan siang selesai. kami berpisah.   

-------------------


Malam-nya. jam sepuluh malam. sebelum aku tidur. Hp-ku berdering. Aku lihat nomor yang meneleponku tanpa nama. hanya tertera nomor saja. dan aku jawab. 

" Assalamualaikum ..."
" Waalaikumsalam ... "
" maaf ya. ini dengan siapa ? "
" ini Rizky .. "
" Rizky. Rizky mana ya .. ? "
" masa lupa sih mba. yang tadi siang makan bareng sama mba.."
" oo mas Rizky. maaf mas. kok mas tau nomorku ? "
" sebelumnya. mas minta maaf nih dah ganggu mba malam-malam begini. "
" iya ga apa-apa mas. "
" Sekali lagi nih mba. mas minta maaf lagi.. "
" Maaf apa lagi mas. banyak amat maaf-nya .. "
" Sebenar-nya aku telepon. mau jujur sama mba .. "
" jadi selama ini mas berbohong terus ya .. "
dengan nada suaraku seperti sedang bercanda. 
" bukan gitu mba. sebenarnya tadi siang itu. aku benar-benar berniat untuk ketemu mba. "
" ooo ya. emang ada keperluan apa ya mas, mau ketemu aku ? "
" aku hanya ingin berkenalan saja sama mba. dan soal aku pinjam Hp mba. itu sebenarnya hanya ingin tahu nomor telepon mba aja. bukan untuk menelepon saudaraku.. maaf ya mba..? "
" emang begitu ya cowok. kalau ada maunya, pinter bo'ong... "
" tapi benaran mba. aku cuma ingin berkenalan aja sama mba.. tidak bermaksud begitu mba .. " .
" kenapa ga langsung aja, bilang pengen kenalan gitu.. "
" malu mba. ga berani .. " .
" terus sekarang. kamu malu ga .. ? "
" malu sih mba. tapi tidak ada cara lain lagi. kalau ga begini, mungkin sulit untuk berkenalan sama mba.. "
" Apa sih yang membuat mas, mau kenlan sama aku .. ? "
" Aku lihat mba itu beda dengan perempuan yang pernah aku kenal " .
" mang bedanya dimana .. "
" Mba tidak hanya berhijab saja. namun sikapnya mba juga memperlihatkan seperti muslimah yang baik pula.. "
" ooo itu. maaf ya mas. banyak pula kok perempuan seperti itu. mungkin mas saja yang baru tau.. "
" iya mungkin juga ya mba.. "
" maaf ya mas. dah malam nih. aku dah ngantuk "
" oo iya mba. sekali lagi maaf ya mba .."
" iya ga apa-apa "
" mba ga marah kan .. ? "
" kenapa mesti marah. ga kok. kamu kan cuma pengen kenalan aja. "
" makasih ya mba.. "
" sama-sama. udah dulu ya .. ? "
" iya mba. wassalamualaikum.. "
" Waalaikumsalam ... "

Sudah tidak aneh lagi bagiku. pria berbohong seperti itu. karena itu sudah pernah terjadi padaku. dulu bila ada pria seperti itu. dipikiranku selalu negatif tentangnya. karena aku pernah merasakan sakit hati karenanya.  dan pasti pria itu sudah mencoba melakukan-nya ke perempuan-perempuan lain. tidak hanya aku saja sebagai korban-nya.

Namun kali ini. karena aku sudah mulai berubah. aku selalu berusaha untuk berpikir positif pada semua pria yang aku kenal dan pria yang sedang mendekatiku. aku terus mencoba untuk percaya dan yakin, masih banyak pria yang baik hati.  

dan mungkin karena perubahan ibadahku pula. aku merasakan intuisiku lebih tajam dari biasanya. aku seakan lebih mengerti orang yang benar-benar baik dan tulus maupun hanya berpura-pura saja.

Ketika aku merasakan. ada pria yang sebenarnya pria itu hanya bicara saja. atau hanya berpura-pura saja. tapi aku tidak mencoba untuk menghindar atau menjauh darinya. namun aku selalu tetap mencoba untuk bersikap baik padanya. dan selalu seolah-olah aku tidak tahu tentang-nya.  


----------------------------

Ke-esokan-nya lagi. Disaat aku makan siang. aku bertemu lagi dengan mas Rizky. Waktu itu aku bingung. " ini cowok. mau ngapain lagi datang kesini.. " .

Ternyata eh ternyata. dia datang hanya ingin menemuiku dan hanya ingin memastikan saja. kalau aku ini sedang tidak marah padanya. karena kebohongan-nya itu.

dan tidak hanya itu saja. dia benar-benar ingin berteman baik denganku. ya aku terima saja. ga ada salahnya berteman dengan-nya. aku pun merasakan-nya. entah dari mana datangnya perasaanku ini. perasaanku mengatakan kalau pria ini adalah pria baik-baik. niat pria ini benar-benar ingin berteman denganku dan mungkin saja dia ingin mengenalku lebih jauh lagi.

Lucu. ketika aku pun mau berteman dengan-nya. Wajahnya terlihat sangat senang. wajah polos yang aku lihat. benar-benar seperti anak kecil saja. anak kecil yang sudah memiliki apa yang dia inginkan.

---------------------------

 
Ada beberapa pria yang aku rasa sudah dekat denganku-berteman dekat. sudah saling tahu karakter atau sifat-nya. bahkan kebiasaan sehari-hari-nya. meskipun yang aku tahu hanya dari ceritanya saja. atau curhatan-nya saja. 


Dendy. Pria ini. dilihat dari fisik. menghampiri sempurna. berwajah putih tampan. berbadan tegap. Dia pengusaha. dan menjadi pelatih Fitness ditempat usahanya. aku kenal dia dari dunia maya. Meskipun aku belum bertemu dengan-nya. tapi aku lihat masih terlihat baik komunikasinya.
Karena aku pernah bilang padanya. bahwa aku sedang mencari pendamping untuk serius ke sebuah pernikahan. dia pernah meneleponku. dan berkata bahwa dia mau untuk menjadi suamiku. namun hatiku berkata lain. ada sesuatu yang aku rasakan. entah apa itu namanya. bila nanti aku menikah dengan-nya. aku merasakan ketidak-cocokkan dengan-nya.

Rama. Pria ini. dari Fisik. Dia agak sedikit kurus. namun berbadan tinggi. dan ber-kacamata. dia berkerja sebagai Accounting. Aku kenal dia dari teman dekatku. Setelah berkenalan dengan-nya. dia lebih sering menghubungiku. dan akhirnya kami saling mengenal. Ya karena dia tahu dari teman dekatku. bahwa aku tidak suka dengan pacaran. Dia pernah bilang padaku dengan serius. bahwa dia ingin melamarku. bila aku mau menerimanya.
Sebenar-nya dia pria baik. sudah Mapan. jelek pun tidak. Ya kembali lagi ke hati. apa yang aku rasakan. Cinta tidak perlu dipaksa. cinta tulus. akan datang dengan sendirinya.  perasaanku padanya. tidak ada yang special. hanya ingin berteman baik saja.

Irwan. Pria ini. kalau dari Fisik. Ya lumayan ganteng. Hidung mancung. Mata tajam. kalau sedang tersenyum. Ehmmm manis bingit dech. Kalau tingginya ya setandart. kalau tidak salah 170-an. 
Aku kenal dia di tempat kerjaku. dia sebagai teknisi komputer. Kalau mengenai informasi teknologi, dia jagonya dech. tidak hanya itu saja. dia pun luas wawasan-nya. dan aku lihat pun dia rajin sholat.
Mungkin menurut sebagian orang lain. Dia pria sempurna. sudah ganteng, pintar dan mempunyai pekerjaan yang meyakinkan. dan ditambah lagi dia rajin sholat. siapa coba yang ga mau. Cowok pun pasti ada yang mau. hehehe.. becanda ya.
Tapi entah kenapa. Hatiku diam saja. tidak ada rasa cinta pun padanya. hanya mengagumi saja. emang benar sih. mengagumi itu belum tentu mencintai. setuju ?. setuju aja dech. hehee..


BTW. aku lupa nih. kok bisa ya. banyak pria yang mendekati sempurna, mendekatiku. mungkin menurutku salah satunya adalah karena aku sendiri. Berpikir Yang baik-baik. maka akan datang pula yang baik-baik. karena sebelumnya setelah disakiti pria. aku selalu berpikiran negatif pada pria. maka yang datangnya pula kebanyakan yang tidak baik.

Pasti banyak yang setuju. Pria yang mempunyai wajah tampan atau ganteng, dan memiliki pekerjaan yang meyakinkan masa depan. atau dia orang kaya. dan mungkin termasuk rajin ibadah pula.
pasti sebagian besar. mereka memilih perempuan yang paling utama adalah Fisik. Perempuan miskin pun. atau perempuan nakal pun. bila dia terlihat cantik dan terlihat tubuh yang indah. pasti mereka ingin memilikinya. meskipun tidak semuanya pria seperti itu. tapi mungkin sebagian besar saperti itu.
Ayoo.. yang merasa pria tampan, ganteng dan mempunyai kekayaan dan lain-lain. ngaku dech. hehehe..

Tapi itu bisa termasuk wajar sih. yang tampan ya buat yang cantik. begitu juga sebaliknya. bila ada yang terjadi. yang jelek dapat yang tampan. atau sebaliknya. itu akan membuat orang lain curiga. bisa saja itu bukan karena suka atau cinta saja. ada hal-hal lain. mungkin.

Ya itu Rahasia Tuhan sih. namun dimata orang akan merasa terlihat aneh. pasti ada yang nyeletuk. " mungkin dipelet ". atau " di jampi-jampi ". ada pula yang gerutu. " mungkin karena dia kaya " . dan ada lagi " mungkin karena dia baik hati " . dan banyak lagi alasannya.

Ada lagi yang merasa dia pernah mengalaminya-mendapatkan cowok/cewek tampan/cantik. akan bilang seperti ini " kamu aja yang iri .., ga bisa dapetin cowok tampan/cewek cantik.. " . hehee.

Makan-nya dengan itu. Perempuan yang sudah memiliki tubuh yang indah dan berwajah cantik. Seharusnya mereka lebih bersyukur. tidak perlu memanfaatkan kelebihanmu. menggoda pria atau melakukan sesuatu yang membuat Tuhan marah. pergaulan yang sangat bebas. tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik. dan ada pula yang memperkerjakan tubuhnya sendiri.

Kok bisa sih. perempuan cantik bisa sakit hati. padahal perempuan cantik banyak disukai pria. dan sangat mudah pula untuk mendapatkan penggantinya. yang merasa perempuan cantik akan bilang seperti ini " ga semudah itu kali. perempuan cantik juga manusia ". hehee .
berarti. masalahnya bukan cantik dan jelek. semuanya pasti merasakan sakit hati. namun ini adalah mengenai sikap kita sehari-hari.

Temanku bilang. baik itu pria maupun perempuan. bahkan mantan-mantanku. pernah berkata padaku. kalau aku ini cantik. dan aku sudah seperti modeling saja. itu yang membuatku GR. dan membuatku lebih percaya diri pula. hingga aku bercermin berkali-kali. Apa benar ? . Jujur saja. hanya mirip. itu menurutku. hehee.. cantik tidaknya. itu tergantung siapa yang menilai. Setuju ?. Setuju aja dech. hehee ..

Sebelumnya. harusnya aku lebih bersyukur dianugrahi tubuh dan wajah yang lebih baik dari yang lain. namun aku tidak seperti itu. ya tidak salah lagi. aku pernah sakit hati berkali-kali. dan pantas saja aku bertemu dengan pria-pria yang tidak baik.

Berhijab. selain menutupi aurat. ternyata itu adalah salah satu bentuk kita bersyukur. aku pernah merasakan-nya. betapa nikmatnya yang aku rasakan. dan aku alami. setelah berhijab. lebih banyak orang yang menghormatiku. menghargaiku sebagai muslimah. dan lebih banyak aku bertemu dengan orang-orang yang ramah dan sopan. mungkin ini salah satu anugrah terindah perempuan yang berhijab. hanya berhijab saja. balasan-nya seperti itu. apalagi bila disertai dengan sikap dan ibadah. mungkin akan lebih indah lagi untuk menikmati hidup ini. Semoga ini terjadi padaku.

-----------------------


Kembali pada cerita temanku. Dendy. Rama. dan Irwan. ketika aku memikirakn mereka bertiga. aku jadi teringat dengan mas Rizky. Entah kenapa tiba-tiba muncul saja dalam pikiranku. 

Selama ini yang aku kenal. dia itu masih bersikap baik padaku. masih terlihat sopan.

Rizky. kalau dari fisik. biasa saja sih. dibilang pendek. ya tidak. dibilang tinggi pun tidak. tinggi-nya ya hampir menyamaiku. bahkan lebih sedikit, tinggian aku. Wajah-nya tidak setampan mantan-mantanku. namun aku merasakan sesuatu bila aku lihat wajahnya. menatap matanya. dan sesuatu itu yang membuatku senang melihatnya. Putih sih tidak. tapi bersih.
Mengenai pekerjaan-nya. aku hanya tahu dia mengajar. tapi tidak tahu mengajar apa. dan dimana. bila aku bertemu dengan-nya sangat berbeda dengan teman-temanku yang lain.
Dia sedikit bicara. Entah kenapa. mungkin malu atau kurang percaya diri. dan itu membuat diriku menjadi sedikit kaku didepan-nya. aku pun belum tahu pasti. apakah itu sifat aslinya atau karena hanya bertemu denganku saja. Entahlah.

Ya hanya dia. yang bersikap tidak terlalu agresif. pria lain. hampir tiap hari menghubungiku. kalau dia, ya paling sering seminggu tiga kali menghubungiku.

Apa karena itu. yang membuatku penasaran padanya. dan saat ini aku mulai memikirkan-nya. Yang sebelumnya aku sedikit cuex padanya. dan sekarang tiba-tiba aku peduli padanya.

---------------------

Minggu pagi. Dia menghubungiku. Disaat dia bertanya tentang perusahaan tempatku berkerja. setelah aku menjawabnya. aku pun bertanya tentang pekerjaan dia.

" Mas. kalau boleh tahu. mas mengajar dimana ya.. ? "
" hari ini kamu ada acara ga .. ? "
" ga ada mas. emang kenapa mas .. ? "

" kalau kamu pengen tau, aku mengajar dimana. kebetulan hari ini aku mau kesana. kita bareng aja kesana. jangan lupa ajak juga adikmu itu yang kecil. siapa namanya tuh.. ? "
" Anis mas .. "
" oo iya anis.. gimana menurutmu, mau..  ? "
" boleh mas. dirumah juga sedang tidak ada kegiatan.. '
" kalau begitu nanti satu jam lagi aku jemput kamu ya .. ? "
" makasih mas.. " 

Ya sekarang dia tidak memanggilku dengan sebutan "mba" lagi. karena sudah tahu. kalau dia itu umurnya lebih tua dariku. hanya beda dua tahun saja.

Setelah dia menghubungiku. ada pertanyaan didalam pikiranku. " menjemput aku .. ? " . Dia akan menjemput aku pakai apa ya.. ? . yang aku tahu. dia biasanya kan, kemana-mana naik bus, angkot atau ojek. ehmm...  ya mungkin saja . naik bus. hehhee..

Satu jam lebih. terdengar bunyi Klakson mobil. aku pun keluar rumah. ternyata dia-mas Rizky. berdiri disebelah mobil berwarna putih. Sedikit terkejut melihat dia membawa mobil. yang belum pernah aku lihat sebelumnya. lalu aku memanggil adikku yang sudah siap untuk pergi.

Didalam Mobil. Dia meminta maaf padaku. karena datang-nya terlambat. padahal hanya lebih 15 menit saja. selama diperjalanan. pikiranku masih dihantui dengan banyak pertanyaan. " ini sebenarnya mobil siapa ya ? " . " apakah ini mobil dia .. ? " . " atau mungkin ini mobil dari tempat dia berkerja.. " .
Menurutku mobil ini bagus dan pasti mahal. Merk-nya saja Toyota. Ehmm .. ini membuatku bingung. dan aku tidak berani untuk bertanya padanya.

------------------

Setelah sampai tujuan. Ternyata. dia berkerja di tempat yayasan Anak Yatim Piatu. tidak pernah terpikirkan olehku. Dia mengajar disini.
Aku pun diperkenalkan pada guru-guru disekitarnya maupun pekerja lain yang disana dan murid-muridnya pun dia kenalkan padaku.

Ada lagi yang membuatku malu dan senang pula. Mas Rizky. meminta pada murid-muridnya. untuk mendo'akanku. Agar mendapatkan jodoh yang baik dan segera menikah. Kata dia " Do'a Anak yatim piatu itu mudah dikabulkan... " Aplagi anak yatim piatu ini rajin beribadah. dan rajin menghapal Al'Quran.

Setelah mendo'a-kan-ku. Teman-nya mas Rizky yang disebelahnya. Meminta pada murid-murid-nya untuk mendo'a kan pula Mas Rizky. Agar cepat menikah pula. (mendengar-nya. dalam hatiku tertawa). Dia melihat kearahku dan aku pun melihat-nya. lalu kami saling tersenyum.

-----------------

Setelah aku tahu dia berkerja disebuah Yayasan. Aku jadi terpikir. ingin sekali menyedekahkan sebagian Rejekiku. Ya karena aku pun mempunyai keinginan. niat untuk segerah menikah dengan pria yang baik. Tidak tanggung-tanggung. dan aku pun tidak pernah memikirkan akan rugi atau tidak nantinya. Waktu itu. aku hanya memikirkan keinginanku saja. Aku menyedekahkan semua gajiku full. sebulan aku berkerja. Aku lakukan itu. ya Karena aku masih punya tabungan pula. jadi masih bisa untuk makan dan kebutuhanku sehari-hari.

Pagi-nya aku bersedekah. Malam-nya aku dapat telepon dari Mas Rizky. Bukan dapat hadiah telepon ya. Maksudnya. Mas Rizky menghubungiku via telepon. Hehee.

Dia telepon bukan mengenai tentang aku bersedekah. Tapi dia bercerita tentang dirinya. (Tumben dia tiba-tiba curhat sama aku).

" Put. Aku kan pernah bilang. kalau Do'a-nya anak yatim itu mudah dikabulkan. Tapi kenapa ya. sebelumnya aku tidak pernah terpikirkan murid-muridku untuk mendo'a-kan-ku.. " .
" Iya tuh. kok bisa gitu y. Mas sibuk terus kali. jadi ga pernah mikirin untuk diri sendiri.. " .
" ehmm. ga juga tuh put. tau ga put. pertanyaanku yang selama ini tidak ada jawaban-nya. sekarang aku sudah tahu jawaban-nya. mungkin ini karena do'a mereka ya put.. "
" Ya mungkin saja mas.., emang pertanyaan apa mas, kalau boleh aku tau ?  "
" ini put. Aku kan sudah lama menyukai seseorang. tapi aku masih ragu. Apakah dia menyukaiku atau tidak.. ? . nah itu pertanyaannya put.. "
" oooo soal perempuan hehehe .. "


Kenapa ya disaat mendengar dia tentang seseorang yang disukainya. aku agak sedikit kecewa. Ehmm padahal selama ini aku masih bersikap biasa saja sama dia. tidak terlalu gimana gitu. Entahlah. namanya juga perasaan. bisa datang tiba-tiba. yang awalnya tidak suka aja. bisa jadi suka.

" Iya put... "
" terus jawaban-nya apa mas.. ?. mas kan sekarang sudah tahu.. "
" Jawabannya. Yang ada dipikiranku put. aku harus tanya langsung ke orang-nya put.. biar lebih tahu dan jelas "
" hahahahaha.... mas ini ada-ada saja... "
" kok ketawa put.. ? "
" ya mas ini. yang begitu saja karena do'a nya mereka. itu sama aja lom ada jawabannya. kalau cuma itu doank sih. semua orang juga tahu kalau ga tanya langsung, ya mana bisa tahu. hehehe .. "
" hehehe iya ya put.. "
" Emang mas belum pernah pacaran ya .. ? "
" Belum put. Cuma teman dekat aja put "
" oo pantesan aja. ya sudah mas ngomong aja langsung sama dia. tapi jangan main-main loh mas. bila perlu, bilang saja mas mau melamarnya. perempuan kan suka pria yang terlihat serius.. "
" ya itu juga yang ada dalam pikiranku. kalau dia benar-benar suka. ya Mas juga akan melamarnya dan menikahinya.. "
" Bagus kalau gitu mas. ya semoga saja dia juga suka ya mas.. "
" Aamiin .. makasih ya put.."
" ya sama-sama mas. semangat ya mas.. "
" siipp.. "


Dia itu sebenarnya lucu atau polos sih. tapi yang aku rasakan sih dia masih terlihat jujur.

Malam itu pula. aku jadi sulit tidur. kenapa aku harus memikirkan dia terus ya. " siapa ya perempuan itu. yang disukai Mas Rizky..".
" aku pikir sejak pertama dia kenalan sama aku. dia sudah suka sama aku.. " . Upss... kenapa aku berpikir seperti itu ya. kok aku jadi lebih peduli sama dia sih. kalimat itu. seakan kalau aku ini mengharapkan dia. jangan-jangan kalau aku ini sedang cemburu. atau aku sedang jatuh.... ( ya kalian sudah pasti tahu kan.. maksudku)

Jatuh cinta ?. kenapa aku harus jatuh cinta padanya. Wajah-nya pun tidak cakep-cakep banget. Baik pun. ada juga temanku yang baik. Pekerjaannya atau penghasilannya. mungkin ada yang lebih baik dari temanku. tapi kenapa ya, aku merasakan dia itu berbeda dengan pria lain-nya yang aku kenal. dan aku pernah membayangkan bila nanti aku menikah dengan-nya. aku merasakan ada kecocokkan. dan aku merasakan kebahagiaan bersama-nya. Apakah perasaanku ini adalah petunjuk dari Tuhan, Kalau dia itu benar-benar jodohku.kalau dia itu benar-benar pria yang aku inginkan.  Entahlah. ini masih rahasia Tuhan.

Kenapa aku harus memikirkan dia. kalau dia itu jodohku. Kan aku sudah tahu, dia sudah menyukai seseorang. Kemungkinan besar kan. dia itu bukan jodohku. tapi ya kita tunggu saja cerita selanjutnya. Rencana Tuhan apa lagi. yang akan diberikan kepadaku.         

--------------------
    
Hari sabtu siang. Dia menghubungiku. Awalnya sih ngomongin cerita-cerita biasa saja, pekerjaan atau lain-nya. Namun entah kenapa dengan spontan-nya aku bertanya pada-nya.
" Mas Gimana perempuan itu.. ? "
" Perempuan yang mana put..? "
" itu mas. yang mas sukai.. dia mau menerima mas ga ? "


Cuit cuit. Ada apa denganku. kenapa aku berani tentang pertanyaan itu ya. setelah bertanya. sebenarnya aku menyesal dan malu. karena itu seakan aku memberi tanda padanya. 

" belum ngomong put.. ? "
" Lah kenapa mas. ya karena aku belum sempat bertemu dengan-nya..".
" ooo.. mas lagi sibuk ya.. "
" bukan itu put.. masih belum yakin aja.., nanti juga kalau dah merasa yakin. aku juga akan bilang kok..  "
" ya sudah kalau begitu .. tapi cepetan mas. nanti keduluan sama orang lain loh mas.. "
" ya kalau itu sih. berarti dia bukan jodohku put.. "
" ehmmm.... tapi kan kalau mas ga ada usaha. ya salah mas sendiri.. "
" iya sih put.. ngomong-ngomong. besok kamu ada acara ngga ? "
" ga ada tuh mas.."
" kalau begitu besok kamu main ya ketempat aku berkerja.. aku akan kenalin kamu sama seseorang...  "
" siapa mas ? "
" ada dech. Ya siapa tau dia cocok sama kamu. kan kata kamu kalau ga ada usaha. salah sendiri kalau nanti ga dapat jodoh. hehehe "
" Ehmmm..mas ini.. "

Rasanya perasaanku semakin kecewa- mendengar dia ingin menjodohkan aku dengan orang lain. kenapa harus sekarang dia berniat seperti itu. Tapi ya karena aku terjebak dengan omonganku sendiri. aku meng-iya kan saja ajakan-nya. ya siapa tau pria yang dikenalin itu adalah jodohku.

" jadi mau ga nih.. ? "
" iya dech insyaAllah Mas .. "
" Jangan lupa ya ajak juga adikmu itu yang cantik .. aku kangen nih.. "
" Iya mas "


Maksudnya adikku yang cantik itu adalah Anis. Kenapa mesti kangen sama dia sih. Cantik juga. cantikan aku . hehehe .


------------------------

Ke-esokan-nya.

Meskipun masih ada rasa sedikit kecewa dan sedikit grogi untuk bertemu dengan orang yang ingin berkenalan. namun Akhirnya. Aku jadi pergi bersama adikku ke tempat Yayasan itu.

Tiba disana. kami diajak ke tempat ruangan yang lumayan cukup besar. entahlah itu ruangan apa namanya. setelah kami duduk. hatiku berbisik " mana pria yang mau kenal denganku. atau jangan-jangan dia belum datang " .
Ketika aku ingin bertanya padanya soal seseorang itu. Aku mendengar suara pintu terbuka. dan aku lihat Ada dua orang yang terlihat sudah tua.

Tunggu-tunggu. Bukan-nya dia ingin menjodohkan aku dengan pria lain. kenapa orang tua yang datang kesini. Masa dia tega mau menjodohkan aku dengan orang itu. Tidak tidak...

Setelah mereka duduk. Mas Rizky memperkenalkannya padaku.

" Put Kenalin nih. ini orangtuaku.. "

Jreng jreng.... kagetnya minta ampun. selama ini aku belum pernah bertemu orangtuanya mas Rizky. Ada apa nih ? . Apa-apaan nih mas Rizky.

Setelah bersalaman dengan mereka. tidak lama kemudian ibunya berkata, " jadi ini. perempuan yang kamu ceritakan itu.. " . Mas rizky hanya tersenyum saja.

Aku masih terlihat bingung maksud mas rizky memperkenalkan aku dengan orangtuanya. apalagi mendengar ibunya berkata seperti itu. Mas Rizky sudah cerita apa saja tentangku, pada ibu-nya.

" Maaf ya bu. Mas Rizky sudah cerita apa ya .. ? "
Ibunya terkejut mendengar apa yang telah aku katakan itu.
" jadi kamu belum tahu. kenapa ibu dan bapak datang kesini.. "
" ... "  aku hanya geleng-geleng kepala. kemudian aku dan ibunya melihat kearah Mas Rizky. Dan mas Rizky hanya tersenyum-senyum saja.

Lalu bapak-nya " Emang begitu bu. Dia itu suka memberi kejutan .. "
Kejutan. makin bingung aku. kejutan apa maksudnya.

aku pun melihat kearah wajah mas Rizky dengan wajahku yang bertanya-tanya- " Mas .. ? "

" iya ya. nanti aku jelasin. perempuan yang selama ini aku sukai itu. ya kamu .. " .

Wajahku semakin terkejut dan masih terlihat bingung. Entah apa yang harus aku katakan. saat itu. aku hanya bisa diam saja.

" ini put sebagai keseriusanku sama kamu. aku datangkan orangtuaku.. karena aku benar-benar ingin menikah sama kamu.. " 

Apakah ini yang namanya kejutan. kenapa dia tidak bilang terlebih dahulu sih. Kepedean banget sih dia. bagaimana jadinya kalau aku ini menolak.  dia ga malu apa ?.

Seharusnya kan dia ngatain cinta dulu sama aku. kalau sudah diterima baru diperkenalkan ke orang tua. ini belum tau jawabannya. dan mengatakan cinta-nya didepan orangtuanya. orangtuanya tidak diberitahu lagi. Ehmm mas rizky ini Pria romantis atau pria yang tidak tau diri sih.. atau pria yang menyebalkan. atau pria yang mempunyai kepercayaan yang berlebihan. Aku pikir dia itu pria yang lugu, polos. tapi ternyata dia pria yang lebih percaya dariku. Dia melakukan ini seakan-akan, dia pun tahu kalau aku pun mencintai-nya. Ehmmm.. ada ya pria seperti itu. ini namanya pria ga takut untuk ditolak.

Entah apa yang harus aku katakan padanya. karena ini tidak terpikir olehku.

"  Mas bukan-nya mau menjodohkanku dengan pria lain .. " 
" siapa yang bilang begitu. ya kemarin ... ? " 
"  mang kemarin aku ngomong apa .. ? " 
"  mas mau memperkenalkan aku dengan seseorang.. katanya ya siapa tau cocok dengan aku .. " 
" oo itu . emank bener kan aku. ya seseorang itu adalah orangtuaku. ya siapa tau cocok sama kamu.. " 
" Ehmm ..iy ya hehee .. " ternyata aku salah paham. ini bikin aku malu aja nih. mungkin aku berpikiran seperti itu karena rasa cemburu atau kecewa. mungkin juga. dan orangtuanya Mas Rizky hanya tersenyum-senyum saja melihat kami berdua. 

" Mas aku jadi bingung nih. aku tidak tahu harus bilang apa. tidak pernah terpikir sebelumnya, akan terjadi seperti ini mas.. "
" Put. kamu jangan takut. ikutin aja apa yang kamu rasakan. aku melakukan semua ini ya karena aku sudah siap. bila kamu menolakku.."
" Mas sebenarnya aku tidak mau seperti ini .. "
" kamu tidak suka put. apa yang aku rencanakan ini .. "
" iya mas aku ga suka .. "
" Maafin aku dech. nanti aku buat lagi rencana yang baru dech.. "
" Enak aja. daripada kamu buat rencana baru lagi. lebih baik mas dan orangtua mas. datang saja ke rumah orangtuaku. untuk melamarku.. "
" Apa put. jadi benar kamu mau nerimaku.. "
" ......... " dengan perlahan-lahan. aku hanya menganggukkan kepala saja.
"............. " mas rizky dan orangtuanya. tertawa.
" Kamu tuh ya put. Buat aku .. "
" buat apa mas ... "
" buat aku makin cinta saja sama kamu ... "
" Ehmmm .... " dia membuatku malu didepan orangtua-nya.

Ya aku mau menerima dia. aku tidak tahu entah karena apa. Karena tampan. tidak juga. karena dia tidak tampan-tmpan banget. karena dia kaya. tidak juga. pekerjaannya saja hanya seorang pengajar. Mengajar di yayasan pula. mungkin penghasilan lebih besar dari guru di Sekolah-sekolah lain.

Aku salut padanya. dia sudah tahu penghasilan-nya ga seberapa besar. tapi dia masih bisa bertahan disana. padahal kalau dia mau. dia pun bisa mengajar ditempat lain. yang gaji-nya lebih besar. Namun karena dia sangat senang dan menikmatinya bersama anak-anak yatim piatu. dia tetap mengajar disana.

Tidak hanya itu saja. hatiku pun tidak bisa dibohongi. Aku pun merasa nyaman bersamanya. saat bicara pun, aku merasa sudah seperti keluarga saja.

Eamng benar apa yang aku rasakan. bila kita sudah melakukan hal yang baik. dan terus mencoba memperbaiki diri. baik itu dalam ibadahnya maupun dalam bersikap-nya. rasa dihati pun akan berubah dengan sendirinya. dan perubahan itu. menuju pada sesuatu hal yang baik. Seakan-akan Tuhan selalu menunjukkan apa yang kita rasakan. apa yang kita inginkan.

Berawal dari keinginan.
" Kapan Bisa Punya Cowok. yang tulus dari HATI. Bukan dari NAFSU saja "

Dan aku pikir-pikir kembali. keinginanku itu adalah sebuah keinginan yang baik.

Bila kita sudah mempunyai niat baik. Tuhan pun akan membantu atau akan menunjukkan jalan-nya. dan ini awal-nya petunjuk itu. dari sebuah coment.

" yang baik dapat pula yang baik, begitu juga sebaliknya ".

dan dilanjutkan dengan yang lebih jelas lagi. karena waktu itu aku masih belum mengerti. Coment pun datang kembali padaku.

" Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).” An-Nur Ayat 26.

Dari situlah awal perubahanku. karena aku percaya dan yakin. itu adalah petunjuk dari Tuhan. aku pun mengikutinya. karena jalan yang terbaik adalah Jalan-Nya Tuhan.

Cerita ini tidak sampai disini saja. ada sesuatu yang membuatku lebih terkejut lagi. mungkin ini karena bagian dari rasa Syukurku pada Allah Swt.   


--------------------

Ketika keluarga Mas Rizky melamarku. ada beberapa mobil mewah datang kerumahku. dan mereka terlihat sudah seperti keluarga orang kaya saja.

Keluargaku yang sederhana. melihat mereka sangat terkejut. karena yang aku ceritakan pada keluargaku. bahwa keluarga Mas Rizky adalah keluarga sederhana. namun kalau sudah mulai melihat kejadian seperti ini. aku menjadi curiga padanya.

Setelah lamaran selesai. besok-nya. aku sempat bertanya padanya.
" Mas itu dari keluarga orang kaya ya .. "
" ga put. biasa saja .. "
" kemarin, yang datang siapa tuh.. ? "
" Ya keluargaku ... saudara-saudara orangtuaku .. "
" Berarti benar kan.. kalau mas itu dari keluarga kaya .. "
" Emank kenapa put.. ?. ga kaya kok. mereka cuma punya mobil aja.."
" Ya kalau punya mobil semewah itu sih. ya sama aja mas kaya donk.. "
" iye dech apa aja kata tuan putri. hambamu ini akan nurut dech.. "
" apaan sih mas..., mas juga orang kaya donk.. "
" yang kaya tuch orangtuaku put. bukan aku.. "
" Kok mas ga cerita sih. kalau mas itu dari keluarga orang kaya.. "
" ya ngapain juga cerita. mau nyombongin diri apa. ya kamu sendiri ga tanya sama aku .. "
" hehee iya ya..........."
" ........... "


-------------------

Singkat cerita. kami menikah ditempat Yayasan dia berkerja. dengan Pernikahan yang tidak terlalu mewah. namun bagiku ini sangat mewah. mungkin karena aku sudah terbiasa hidup yang sederhana.

Setelah menikah dia bercerita lagi yang belum aku ketahui. Ternyata. selain dia berkerja di Tempat Yayasan Anak Yatim Piatu itu. Dia pula berkerja di perusahaan bapak-nya. Sebagai Direktur. Dan Tempat Yayasan Anak Yatim Piatu itu. Pemiliknya adalah Orangtua-nya. dan Mas Rizky pula yang mengurus Yayasan Itu.

Aku tidak menyangka. perubahanku ini akan terjadi seperti ini. Tuhan telah memberikan kebahagiaan buatku yang sangat luar biasa.

Hingga kami mempunyai tiga anak. dan sudah tinggal di Rumah kami sendiri. Bukan tinggal di kontrakan atau pula tinggal dirumah orangtua.

Mungkin bagi mas Rizky Rumah ini terlihat biasa saja. tapi bagiku ini termasuk rumah yang mewah.

lahir batin bersama suamiku. aku sangat bahagia.

----------------------


Anakku yang paling besar. yang sudah Curhat  padaku. Yang sebelumnya selalu menolak. bila aku suruh dia untuk berhijab. namun setelah aku menceritakan kisah hidupku ini. Ke-esokan-nya dia memintaku untuk dibelikan pakaian hijab. Alhamdulillah hidupku, ceritaku membawa berkah pada anakku.


" Sikapku adalah pilihanku. Itu yang akan menentukan hidupku. dan masa depanku. ". .



Selesai...
------------------
Tetaplah berusaha sebaik mungkin untuk menjadi Muslim/Muslimah yang baik. dan lihatlah masa depanmu nanti.

------------------
Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)