Senin, 26 Januari 2015

" Jangan Seperti Aku ! "


Waktu itu. Sore hari. Anak laki-laki kelas 2 SMP. Dia sedang bermain bola bersama teman-teman-nya didepan halaman rumahnya.

" Dendy. bentar lagi mau magrib. cepetan sana mandi .. ! " ibunya menegur  dengan nada suara
sedikit keras.
" ........... ' dia tidak memperdulikan suara ibunya. dan dia tetap asyik bermain bola. hingga ibunya kesal marah. karena melihat anaknya yang masih tetap bermain bola. lalu ibunya menyuruh teman-temannya untuk pulang kerumah masing-masing. dan karena sikap ibunya itu. dia merasa malu pada teman-temannya. dia menjadi marah pada ibunya. dia ngambek. bersikap cuek pada ibunya.

Setelah dia mandi. Dia masih bersikap cuek pada ibunya. dia langsung masuk kekamarnya dengan membanting pintu yang cukup keras.

Melihat sikap anaknya seperti itu. Ibunya tetap bersikap lembut. dan perhatian.

" Dendy. makan dulu sana !. ibu sudah siapkan dimeja. abis makan, jangan lupa sholat ya ?  " .Dendy tidak menjawab pertanyaan ibunya.
Terdengar Adzan magrib berkumandang. Ibunya langsung pergi ke tempat mushollah untuk sholat berjamaah.

Karena Dia merasa lapar. Meskipun dia sedang marah pada ibunya. dia tetap makan. yang sudah disediakan oleh ibunya. kejadian ini tidak hanya hari ini saja. berkali-kali. anak laki-laki itu bersikap seperti itu.

Mengingat anak laki-laki itu. membuatku sakit hati pada diriku sendiri. walau aku adalah laki-laki. Air mataku menetes begitu saja. hingga menetes ke pipi.

Sungguh berdosanya anak laki-laki itu. Ibu yang baik hati. penuh perhatian. penuh kasih sayang. terlalu banyak pengorbanan yang sudah diberikan pada anaknya. dari dia mengandung. menendang-nendang perutnya. lalu melahirkan dia. dengan rasa sakitnya. dan menjadi bayi yang lucu manis. pagi siang sore malam. ibunya selalu menjaga dia. memperhatikannya. ketika dia menangis. ibunya selalu mencoba untuk mengerti arti tangisannya. hingga tangisan dia berhenti dan menjadi senyuman karena sikap ibunya.
hingga dia sudah bisa berjalan dengan sendirinya. ibunya tetap peduli, memperhatikan kemana dia akan berjalan. hanya karena ibunya tidak ingin melihat anaknya jatuh sakit.

Sungguh beruntung sekali. mempunyai ibu seperti itu. namun mengapa anaknya tidak mengerti. memperlakukan ibunya dengan perbuatan dan sikap yang buruk.

Sungguh sangat berdoasanya anak itu. Meski Ibunya tetap memaafkan anaknya dan tetap selalu mendo'a-kan-nya. tetap saja kejadian itu seharusnya tidak terjadi.


==========

Ada Anak Remaja. Dia masih anak SMA. dengan percaya dirinya dia berjalan. dan menghampiri teman-teman sekolahnya yang sedang asyik berkumpul didepan kelas.

" loe semua pada ngapain nih.. ? "
Disana tidak hanya teman laki-laki saja yang ikut berkumpul. namun disana teman perempuan pun ikut berkumpul. berpenampilan yang begitu terlihat sexy. Rok yang pendek diatas lutut. dan baju seragam yang terlalu ketat. 

Dia duduk disebelah salah satu perempuan yang ada disana. lengannya bersentuhan. dan tidak lama kemudian dia merangkul perempuan itu. meski perempuan itu bukan pacarnya. namun perempuan itu hanya terdiam saja. tidak merasa risih. marah pun tidak. sepertinya mereka sudah sering melakukan itu. hingga itu menjadi kebiasaan mereka sehari-hari.

Bahkan hubungan pertemanan mereka, bersikap lebih dari itu. mereka melakukan cipika-cipiki (cium pipi kanan cium pipi kiri). tidak bisa dibayangkan. bagaimana bila mereka berpacaran. Entahlah apa yang akan terjadi ... Dosa Apa lagi yang akan mereka dapatkan. dan apa balasan dari Tuhan. hanya waktu yang bisa menjawabnya.  

===========

Laki-laki ber-usia 25. dia sudah berkerja. dengan uang yang dia miliki dari hasil kerjanya. dia gunakan hanya untuk bersenang-senang. hanya untuk kepuasaan sendiri. bergaya hidup mewah. hingga dia mempunyai banyak kekasih. karena baginya, dengan uang sangat mudah untuk mendapatkan perempuan yang dia suka. setelah bosan, dia mencari perempuan lain. dan begitu seterusnya.

Hingga terjadi.

" mas .., aku hamil "
" apa .. ? "
" iya aku hamil .. "
" tapi bukan gue kan, yang hamilin loe  ? "
" kok mas bilangnya begitu.. menurut mas aku pernah tidur sama pria lain ? "
" iya mungkin .. "
" mas tega ya, ngomong begitu. aku berani sumpah mas. cuma mas yang melakukan ini. aku mau tidur sama mas karena aku cinta dan percaya sama mas... "
" ya sudah kamu gugurin saja. gue ga ingin anak itu lahir .. " 

" .........."


Karena perempuan itu tetap tidak ingin menggugurkan kandungannya. dia tetap meminta pertangung jawabannya pada laki-laki itu. hingga dia menuntut pada laki-laki itu- bila tidak menikahinya. dia akan melapor ke polisi. dengan cerita bohongnya-seakan dia telah diperkosa olehnya. dan akhirnya laki-laki itu dengan terpaksa menikahinya.


====================


Aku sangat menyesal sekali. Anak laki-laki yang bernama Dendy. Anak laki-laki remaja yang masih SMA. dan laki-laki yang berusia 25. dia adalah aku sendiri.

Masih banyak lagi kejadian-kejadian perbuatan burukku. setelah menikah. aku pun memperlakukan istri tidak baik. hingga istriku menceraikanku.

Ketika aku menjadi duda. aku mulai bebas kembali. aku seperti dulu lagi. bermain perempuan. dan hal-hal buruk lainnya. hingga suatu ketika aku tertabrak mobil, yang membuatku menjadi manusia yang tidak bertubuh normal. tanpa kedua kaki. tanpa satu lengan. dan wajah yang tidak enak untuk dipandang.

Dengan kejadian tabrakan itu. Mengapa Tuhan tidak membuatku meninggal saja. mengapa aku harus hidup seperti ini. apakah ini balasan dari Tuhan. atas apa yang pernah aku lakukan selama ini. atau Tuhan masih menyayangiku. untuk memperbaiki kehidupanku. dan menebus dosa-dosa yang pernah aku lakukan.

Aku menjadi teringat dengan Teman kerjaku. yang aku pikir dia adalah orang yang sok tau. " bahwa orang yang baik. akan mendapatkan orang/perlakuan yang baik pula ".  sedangkan aku. sebaliknya. "

===================  


Ya. Jangan seperti aku ! . Jangan meniru diriku ! .  Ya. Diriku tidak pantas untuk dicontoh. dan tidak baik, bila kau mengikuti apa yang telah aku lakukan.

Masa kecilku. Masa remajaku. Apa yang sudah aku lakukan, hanya buang-buang waktu saja. Ya. itu karena. Aku tidak punya tujuan hidup. hidupku mengalir begitu saja. Mengikuti apa yang terjadi dan melakukan apa yang aku suka saja. suka- tidak memikirkan, yang aku lakukan itu- baikkah untuk kehidupanku ?, baikkah untuk keluargaku ?, baikkah untuk saudara-saudaraku ?, baikkah untuk teman-temanku ? atau baikkah untuk orang lain ?. dan baikkah untuk masa depanku ? .

Aku tidak pernah memikirkan masa depan. Untuk apa aku melakukan semua itu ?. akan menjadi apa diriku nanti ?. dan diriku akan berakhir seperti apa, diakhir cerita hidupku ? .
Sebelumnya. dibenakku, tidak pernah terpikirkan semua pertanyaanku itu. aku baru menyadarinya disaat kini. keadaan cacatku dan yang sudah berusia Tua, sakit-sakitan dan sudah pasti tidak akan pernah bisa untuk memutar kembali, waktu dimasa laluku. yang ada hanya sebuah penyesalan.

Tidak memiliki Tujuan Hidup. Memang menyenangkan. memiliki kebebasan. bahkan terlalu bebas. kemanapun kamu pergi. bagaimanapun keadaanmu. tetap saja bisa menikmatinya.  tidak ada rasa ketakutan. takut pada orang lain. takut pada Tuhan.  dan tidak pernah memikirkan masa depan. Yang penting aku bisa makan. yang penting aku sehat. yang penting aku bisa hidup. yang penting aku ga ngusahin orangtua dan ga minta-minta pada orang lain.

Padahal hidup didunia ini. aku dilahirkan didunia ini. bukan hanya untuk itu saja. banyak hal yang lebih baik dari itu. dan pula, banyak hal yang lebih baik yang harus aku pikirkan dan aku lakukan. karena aku masih punya Tuhan. Yang menciptakan diriku didunia ini. seharusnya diriku melakukan sesuatu yang baik, apa yang dicintai Sang Penciptaku. agar aku pantas untuk hidup didunia ini. agar aku pantas dicintai orang lain. dan menjadi muslim yang baik. hingga Tuhan mencintaiku dan memperlakukan diriku dengan baik pula.

Kalau sudah begini. Apa yang harus aku lakukan. sudah terlalu banyak kesalahanku. sudah terlalu banyak waktu yang terbuang begitu saja. waktu yang akan merugikan diriku. didalam kehidupanku.

Apa nantinya. bila aku dipertemukan dengan-Nya(Tuhanku). aku sangat malu sekali. aku sangat marah sekali pada diriku sendiri. Mengapa baru sadar setelah aku mengalami kecelakaan.

Meskipun kini aku sudah bertaubat.  Namun aku masih merasakan kesedihan. pedih memikirkan masa laluku yang buruk. dan aku masih merasakan, dosa-dosaku belum bisa terhapuskan. 

Maafkan aku, Ibu. maafkan aku, Ayah. maafkan aku, istriku. Maafkan aku, Nak. Maafkan aku, teman-teman/perempuan yang pernah aku sakiti. Maafkan aku, Tuhan. Aku sungguh sangat menyesal dengan perbuatanku seperti itu.  Semoga Tuhan Menerima taubatku. Aamiin.

Semoga ini tidak terjadi pada orang lain. Cukup aku saja yang menjadi contoh. Sesuatu perbuatan yang tidak baik. perbuatan yang tidak boleh dilakukan dalam kehidupan kalian sehari-hari. Aamiin. 



Dan Semoga kalian menjadi Muslim/muslimah yang baik. Baik Dimata orang. maupun baik dimata Tuhan. Aamiin.
       


=========

Selesai ....

=========


Penulis
I'Pen (idrus cerpen)


=========









 




     
 



      

 

Minggu, 18 Januari 2015

" Bidadari ke- Dua "

Berwajah oval. mata coklat yang tajam. hidung mancung. dengan bibir merah sedikit tebal. rambut hitam terurai sampai sebahu. tubuh berkulit putih. dengan postur tinggi langsing. dan selalu berbusana modis. karena itu. aku jatuh cinta padanya. hingga dia menjadi istriku. ya menurutku dia Cantik dan Sexy.

Aku kenal dia. karena tempat kami berkerja diperusahaan yang sama. Aku sebagai Arsitek. dan dia sebagai Marketing. hingga kami sering bertemu. berteman. dan berkencan. 

Sebelum dia menjadi kekasihku. Aku harus memutuskan pacarku terlebih dahulu. Padahal aku dan pacarku sudah cukup lama berpacaran. ya kurang lebih tiga tahun. sebelumnya Hubunganku dengan pacarku baik-baik saja. dia perempuan baik-perhatian dan pengertian. namun sejak kedatangan Dara dikantorku. Aku menjadi gila cinta. alias-aku tergila-gila dengannya. tergila-gila dengan kecantikannya. Ya Dara adalah yang menjadi Istriku.

Tidak mudah untuk mendapatkan Dara-perempuan cantik dan sexy. bila ada laki-laki nakal yang melihat Dara. Mata mereka mungkin tidak akan pernah berkedip. Ya termasuk aku. Awalnya aku seperti itu. hingga dia bertanya padaku. " ada apa mas .. ? kok liatnya begitu .. ? " .
Dengan cara apa.. ?. Aku bisa mendapatkan perempuan cantik dan sexy seperti Dara. satu-satunya cara yang aku ingat didalam pikiranku adalah ya dengan materi yang aku punya. dengan materiku. aku akan membuat dia senang dan nyaman. hingga dia bisa bahagia hidup bersamaku.

Aku manjakan dia dengan apa yang dia minta, aku selalu turuti. dia minta tas baru yang ber-merk, aku belikan. dia minta sepatu yang bagus, Aku belikan. dia minta kalung emas yang indah, itu pun aku belikan. apapun itu bentuknya atau barangnya. hingga kartu kreditpun aku pakai untuk keinginan-nya. namun ketika dia minta mobil, aku hanya bisa pinjamkan. hehee...

Enam bulan sudah. aku buat dia senang dengan materiku. hingga dia memutuskan pacarnya. dan setelah itu. dia mau menjadi pacarku.

Selama setahun kami pacaran. Dia meminta sesuatu padaku. tapi bukan barang yang dia minta. bukan pula uang yang dia mau. namun dia memintaku untuk menikahinya. ya karena aku mencintainya dan takut kehilangan dia. di usiaku sedang berjalan menuju tiga puluh. dan dia masih berumur dua puluh lima. aku menikahinya.

Setelah kami menikah. kami tinggal dirumahku sendiri, dengan design rumah yang aku buat sendiri pula. istriku masih berkerja ditempat aku berkerja. sebenarnya aku ingin dia selalu ada dirumah. tapi dia perempuan yang bergaul. menurut dia. dirumah sangat membosankan. dia masih ingin berkerja dan bertemu dengan teman-temannya. traveling & shopping . begitulah hobby istriku.

=========

Satu tahun sudah pernikahan kami. Istriku masih belum bisa hamil. bukan karena Tuhan saja yang tidak bisa membuat istriku hamil. tapi karena kami yang tidak berusaha. terutama istriku. Istriku yang mengingikan untuk menunda kehamilannya. dia masih ingin bersenang-senang dulu bersama teman-temannya.

Diperusahaanku sedang banyak proyek. hingga aku mendapatkan pekerjaan diluar kota. bosku mempercayaiku. menyuruhku untuk mengurus pekerjaan disana selama sebulan. ya mau tidak mau aku harus mengikuti apa mau bos-ku. karena aku sudah menjadi kepercayaan bos-ku. dan pula dengan pekerjaan itu. aku akan mendapatkan bonus yang besar.

" mah... minggu depan aku akan berkerja diluar kota "
" berapa hari pah.. ? "
" sebulan .. kamu ga keberatan, sayang .. ? "
" ya ga lah pah. ini kan untuk kebaikan kita juga.. benar kan pah ? "
" iya mah. dengan pekerjaan ini aku akan mendapatkan bonus yang besar.. "


Istriku. bila berurusan dengan uang. selalu semangat dan selalu merestuinya apa yang akan aku lakukan atau kerjakan.

=========

Diluar kota. Kami berkomunikasi hanya lewat telepon atau video call dan SMS. karena sudah lama tidak berhubungan intim dengan istriku. aku merindukan sentuhan dari perempuan. jadi disini tidak hanya berkerja saja. aku pun sambil berlibur. mengulang kebiasaanku dimasa muda sebelum aku menikah. ya merayu atau menggombalin perempuan. hanya ingin berkencan.

Tiga hari sebelum aku pulang ke rumahku. aku jalan-jalan dengan perempuan yang sedang dekat denganku. dengan mobil kantor. kami pergi bersenang-senang. setelah lama menikmati pantai bersama perempuan cantik dan sexy yang membuatku tergoda. sorenya aku pergi bersama. pergi menuju hotel untuk chek in dan melampiaskan hawa nafsuku pada perempuan itu.

Namun apa yang sudah aku rencanakan, tidak menjadi kenyataan. didalam perjalanan menuju hotel itu. aku mendapatkan kecelakaan. mobil yang sedang aku kendarai. dari belakang. mobil besar menabrak mobilku. hingga aku kehilangan kendali dan mobilku, menabrak mobil yang berada didepan dengan bunyi yang keras. hingga aku jatuh pingsan.

=========

Sudah dua hari terbaring dirumah sakit. aku baru bisa siuman. tulang kakiku ada yang retak. jadi aku akan sulit untuk bisa berjalan lagi.

Setelah dirawat dirumah sakit selama sebulan. aku pulang kerumah dengan kursih roda. karena aku masih belum bisa berjalan normal.

Karena keadaanku ini. aku masih belum bisa berkerja. berbulan-bulan aku tidak berkerja. Istriku mulai terlihat jelas berubah. dia seakan tidak mencintaiku lagi. dan aku semakin kaget dengan berita dari teman kantorku. selama aku kerja diluar kota. Istriku lebih sering berjalan keluar dengan bosku. Bosku ini-  empat tahun lebih tua dariku. dan dia pun baru tahun kemarin bercerai dengan istrinya. Apa mungkin Bosku ini baik padaku. karena dia sedang mencintai istriku. dia sengaja menyuruhku untuk kerja dikeluar kota. agar dia bisa kencan dengan istriku.

Aku tidak bisa berbuat banyak pada istriku. karena aku sadar dengan keadaanku ini. semakin lama semakin mulai terlihat kedekatan istriku dengan bos-ku. dan akhirnya dia minta cerai denganku.  setelah berdebat yang cukup lama. kami bercerai.

Disaat aku sudah tidak berkerja lagi. Istriku menikah dengan mantan Bosku itu. dan aku karena tidak ada yang merawatku. aku pulang kerumah orangtuaku.

========

Setelah kejadian ini. Aku baru sadar dengan pesan ibuku. " Jangan hanya melihat perempuan itu dari parasnya saja. hanya dari cantiknya saja. karena untuk mendapatkan kebahagian hidup  rumah tangga itu. cantik saja tidak cukup " .

ketika aku sudah mulai bisa berjalan. Ayahku berpesan pula " kamu harus bisa berubah. kebiasaan burukmu itu harus dirubah. jangan main perempuan lagi. kamu itu sudah dewasa. bukan anak kecil lagi.. bila ingin mendapatkan perempuan yang baik-baik. ya kamu juga harus berubah menjadi baik pula .. " .

Setelah merenung cukup lama tentang perkataan orangtuaku itu. dan mengingat kejadian yang pernah aku alami. ada benar-nya juga apa yang dikatakan oleh orangtuaku itu. saat itu juga rasanya aku ingin sekali merubah hidupku. merubah sifatku. menjadi pria yang baik-baik. baik dimata orang maupun baik dimata Allah Swt.

=========

Singkat Cerita.

Aku mendapatkan pekerjaan baru. aku pun sudah mulai berubah. karena aku tidak ingin berlama-lama hidup sendiri. aku mencari istri ke pesantren. aku tahu dan yakin tempat disana adalah tempatnya dimana perempuan baik-baik-perempuan sholehah. yang rajin mengaji dan beribadah.

Akhirnya guru dipesantren. memperkenalkan perempuan berhijab padaku. Aku tidak berpikir lama. aku meng-iyakan nya untuk melamar perempuan itu. 

Dia anak yatim piatu. sudah lama ditinggal orangtuanya. dan guru pun pernah bercerita padaku. dia rajin beribadah sholat dan puasa. tidak hanya itu saja. dia pun rajin berkerja di pesantren. ehmmm..meskipun bodynya terlihat agak gemuk. tapi aku perhatiin, dia terlihat manis.

Orangtuaku pun senang mendengar aku akan menikah dengan perempuan pilihanku itu. dan endingnya. kami menikah dipesantren. selain keluargaku dan teman-teman dekatku. aku pun mengundang anak-anak yatim piatu. untuk berbagi kebahagiaanku ini.

Semoga dengan kisahku ini bermanfaat untuk orang yang ingin bertaubat atau yang ingin memperbaiki hidupnya. dan ingat " Yang baik akan mendapatkan yang baik pula. begitu pun sebaliknya. tidak hanya didalam jodoh saja. hal lain pun akan seperti itu.. perbuatan yang baik. akan mendapatkan balasan yang baik pula.. " .

Semoga kita selalu bisa untuk memperbaiki diri.  Amin.

=========

.




Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)

====================


   













   




 

   







    











  

    


 

Minggu, 11 Januari 2015

" Kejutan Dari Suamiku "

Kejutan dari Suamiku


Pernikahan kami sudah berjalan kurang lebih empat tahun. Malam ini. Aku sedang menunggu suamiku pulang dari tempat kerjanya. tidak hanya menunggu saja. Aku pun telah menyiapkan untuk makan malam bersama. Dan pula, aku akan memberikan kabar gembira. Bahwa aku sedang hamil. Suamiku pasti akan merasa senang mendengar kabar gembira ini. karena sudah lama sekali suamiku mengharapkan kabar gembira ini. Yang sedang ada didalam perutku ini. akan menjadi anak pertama kami. kehadiran anak yang sudah lama kami tunggu.

Karena hari ini suamiku sedang lembur kerja. bila lembur, kurang lebih jam sembilan biasanya suamiku sudah ada dirumah. Entah kenapa sekarang sudah jam sepuluh. Suamiku belum tiba dirumah. bahkan tidak ada kabar darinya. Aku pernah mencoba telepon dia. namun jawabannya selalu " Maaf. Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif. atau diluar service area. Cobalah beberapa saat lagi.." .  Aku coba telepon nomor kantor.- tidak ada jawaban. dan aku pun mencoba telepon nomor telepon teman kantor suamiku. jawabannya sama persis. seperti saat aku telepon suamiku.

Aku mulai gelisah. ada rasa takut. dan mulai bingung. entah bagaimana yang harus aku lakukan. Malam sudah mulai terasa sunyi senyap. tengah malam, mungkin tetangga disekitar lingkungan rumahku sudah terlelap tidur. 

Lalu tiba-tiba Handphoneku berdering. sebelum aku mengambil handphoneku yang terletak didepanku-aku yang sedang duduk gelisah diruang tamu. dan handphoneku sudah ada dimeja.Aku mulai merasa lega dengan handphoneku berdering. karena aku pikir yang meneleponku adalah suamiku. tapi kenyataanya. rasa tenang itu hanya sekejap saja. karena nomor telepon yang menghubungiku adalah nomor yang tidak aku kenal.

" Assalamualaikum.."
" ................. " Tidak ada jawaban .
" hallo .. hallo ... maaf ya. ini siapa ? "


Tidak lama kemudian. dengan suara pria yang tegas. dia menjawab ;
" Dengar baik-baik. Suamimu sedang bersama kami. bila anda tidak membawa uang sepuluh juta, kami akan membunuhnya. dan bila anda melaporkan kami ke polisi. suamimu akan menjadi mayat. ingat baik-baik.. " .
" Dimana suamiku ... ? " .
"......................" dia terdiam.
" hallo .. halloo ... halloooo.. "
"...................... " 
akhirnya dia memutuskan telepon-nya.

Aku mencoba telepon balik. nomor telepon itu sudah tidak aktif.

Beberapa menit kemudian. ada SMS masuk. ber-isi pesan-Alamat dimana suamiku sedang disekap. dan dia minta besok malam jam sembilan. aku sudah berada disana. Bila aku masih belum ada disana. suamiku akan dibunuh. 

========

Uang tabunganku hanya lima juta lima ratus ribu rupiah. dan kekurangannya aku mencoba pinjam pada kedua teman baikku. dengan alasan berbohong pada temanku-tidak menceritakan apa yang sedang terjadi sebenarnya. karena aku takut temanku akan melaporkan kepolisi. Alhamdulillah kedua temanku masih mau meminjamkan uangnya padaku.

Setelah sholat Isya. aku pun tidak lupa berdo'a untuk keselamatan suamiku. Karena aku takut terlambat. Jam setengah delapan, aku sudah jalan menuju alamat itu. alamat yang membuatku senang dan takut. Senang karena aku bisa bertemu suamiku. dan takut apa yang akan terjadi padaku dan suamiku nanti.

Tibanya disana. dari luar rumah. terlihat sepi. dan aku lihat rumah itu gelap tanpa cahaya lampu. aku pastikan untuk melihat nomor rumah itu. ternyata benar. rumah itu rumah yang aku tuju.

Sebelum aku masuk kedalam rumah itu. Aku mendapatkan sms dari orang yang menyandera suamiku. yang ber-isi pesan- dia menyuruhku, bahwa aku harus masuk kedalam rumah itu. dengan rasa takut. aku mengikuti perintahnya.

Didalam rumah. ruangan terlihat gelap sekali. aku tidak mengerti. mengapa mereka tidak menyalakan lampunya. apa tujuan mereka melakukan itu ? .

Dan lima menit kemudian. lampu menyala dengan terang sekali.

Terlihat banyak orang didepanku. tidak hanya pria saja yang berpakaian rapih. Perempuan juga berpakain anggun. Mungkin kurang lebih ada dua puluh lima orang didepanku. dan aku menjadi terlihat seperti orang sedang kebingungan. apa yang terjadi sebenarnya. tidak lama kemudian mereka bernyanyi. 
" Happy birthday to you... happy birthday to you ... happy birthday to you ... " ya mereka sedang menyanyikan lagu ulang tahun. mereka menghampiriku. dan ada satu orang yang membawa kue besar dengan lilin yang sudah berapi diletakkan ditengah kue itu.

Aku perhatiin. kedua temanku yang telah meminjamkan uangnya padaku. mereka sudah ada didepanku. dan teman kantor suamiku yang sudah aku hubungi tidak aktif. dia pun sudah ada dirumah ini.
Rasa kesal. marah. dan takut. terhapus sudah. karena selama ini adalah kejutan khusus buatku. hari ini adalah hari ulang tahunku.

Semua yang terjadi. dari kemarin hingga saat ini adalah rencana suamiku. Suamiku selalu memberi kejutan padaku. tidak tahu kenapa, aku selalu tidak bisa menebak apa yang pernah direncanakan oleh suamiku. padahal sebelumnya. baik itu sebelum menikah ataupun sudah menikah. suamiku sering memberi kejutan padaku. yang awalnya membuatku marah tapi akhirnya aku bahagia. mungkin karena suamiku selalu memberi kejutan yang berbeda-beda. selalu ada saja ide yang baru. dia pria romantis. yang selalu membuatku terharu dan aku semakin bahagia hidup bersamanya.

========


Kejutan malam ini, terasa ada yang aneh. suamiku belum terlihat. kedua mataku mencoba mencari-cari disekeliling teman-temanku yang sudah ada di rumah ini. tetap saja aku masih belum bisa melihat suamiku. kejutan apa lagi yang akan diberikan oleh suamiku nanti. ide apa lagi yang akan direncanakan, dihari ulang tahunku ini. aku masih belum mengerti apa yang akan dilakukan oleh suamiku nanti. karena penasaranku. aku bertanya pada teman kantor suamiku.

".. den. Ridho mana ? " Ridho adalan nama suamiku.
" Dia bilang sih lagi dijalan. katanya dia akan datang terlambat. karena macet " .

Aku hubungi nomor telepon suamiku. nomor teleponnya masih tidak aktif.

" Denn.. , Kok Hp-nya tidak aktif ya .. ? "
" Masa sih.., tadi pas aku telepon. bisa kok.."

lalu. denny mencoba telepon suamiku.

" iya ya. kok ga aktif ya .. "

=======


Yang tadinya hatiku sudah mulai terasa tenang. karena ini adalah hanya kejutan ulang tahunku. kini rasa takut mulai hadir kembali. Ada apa dengan suamiku ? .

Satu jam sudah. aku menunggu kedatangan suamiku.  tetap saja dia tidak datang. dan pula tidak ada kabar darinya.

Setelah aku mencoba menunggu satu jam lagi. masih tidak ada tanda-tanda akan kedatangan suamiku. akhirnya kami pulang kerumah masing-masing. dan aku diantar pulang oleh Denny.

Malam sangat melelahkan. tidak hanya fisik. pikiranku pun mulai terasa lelah. ketika aku terbaring ditempat tidurku. dan masih memikirkan suamiku. semakin lama kepalaku terasa pusing, hingga aku tertidur.

Adzan shubuh berkumandang. aku terbangun dari tidur. aku pun langsung ambil air wudhu, untuk menunaikan ibadah sholat shubuh. Aku berdo'a agar diberi petunjuk tentang keberadaan suamiku.

Dari kemarin malam. aku lupa makan. saat ini pula. perut sudah terasa lapar. tapi aku masih merasa malas untuk makan. karena pikiranku sepenuhnya pada suamiku. jam sepuluh pagi. disaat aku ingin pergi kekamar mandi. terdengar suaru pintu depan diketuk.

" Assalamualaikum... Assalamualaikum.. " .
" Waalaikumsalam .. "


Pintu depan telah aku buka. ada pria berseragam putih hitam.

" ada apa ya pak .. ? "  lalu. dia memberikan sebuah KTP padaku.
"Apakah benar alamat di KTP itu. disini bu.. ? "
" ini KTP suamiku pak .. "
" kalau begitu.. ibu ikut saya kerumah sakit.. "
" ada apa dengan suamiku pak .. "  pikiranku langsung negatif mendengar rumah sakit.
" lebih baik ibu sekarang kesana. biar dokter yang akan menjelaskannya .. "

Sepanjang perjalanan rasa cemas menemaniku. dan bapak yang menemuiku tetap tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi pada suamiku.

======

Tiba dirumah sakit. Dokter sendiri yang menenamiku untuk masuk kedalam ruangan, dimana tempat suamiku sedang berada. didalam kamar. Dokter menunjukkan kearah tempat pasien terbaring.. tidak pernah terpikir olehku. akan menjadi seperti ini. aku melihat kain putih yang menutupi seluruh tubuh pasien yang sedang terbaring. saat aku buka bagian kepalanya. dia adalah ... dia.. suamiku. melihatnya aku sangat histeris. aku menjerit. berteriak. hingga aku jatuh pingsan. 

Sebulan kemudian. 

Aku dapat kabar. Suamiku meninggal karena perutnya tertusuk pisau. disaat dia sedang berkelahi dengan orang yang akan mencuri tas yang dibawa oleh suamiku. pencuri itu tahu. bahwa yang ada didalam tas itu ada kalung emas yang baru dibeli oleh suamiku. dan kalung itu untuk hadiah ulang tahunku. karena darah yang keluar dari perut suamiku terlalu banyak dan terlambat untuk dibawa kerumah sakit. suamiku meninggal di tengah perjalanan menuju rumah sakit.

Pencuri itu tidak jadi mengambil tas. karena orang-orang disekitar kejadian itu, menghampirinya. dan pencuri itu lari tanpa tas suamiku.

Sekarang kalung itu telah aku pakai. aku sangat merindukannya. Suamiku yang selalu memberi kejutan padaku. kejutan ditahun-tahun sebelumnya-yang awalnya membuatku kesal atau takut. dan berakhir dengan senyuman bahagia. tapi tahun ini. dihari ulang tahunku. awalnya aku ketakutan... cemas . tapi berakhir lebih sangat menyakitkan.

Suamiku tidak sempat mendengarkan kabar gembira ini-kalau aku sedang hamil. telah lama suamiku mendoakan dan selalu berharap aku bisa hamil. hingga memilki anak pertama.

Suamiku yang telah merubah hidupku. kejalan yang lebih baik. dia yang pertama yang membuatku sadar tentang berhijab. dia yang pertama. yang membuatku rajin untuk beribadah sholat. suamiku begitu sabar menghadapi sikapku yang bukan penurut dan manja. hingga aku berubah menjadi muslimah yang berhijab dengan rasa senang hati. bukan karena paksaan suamiku.

Karena aku sedang hamil dan sebelumnya aku hanya ibu rumah tangga saja. untuk mencari kerja pun mungkin akan sulit. setelah berpamitan dengan mertuaku. akhir ceritaku ini. aku pulang ke rumah orang tuaku. Alhamdulillah aku mempunyai orang tua yang baik dan pengertian. dia mau menjagaku dan membiayai persalinan bila aku melahirkan nanti.

=====

Suamiku tercinta.
Aku masih merindukanmu.
Aku masih mencintaimu.

Semoga kau berada diSyurga.
Aku akan selalu berdo'a untukmu.

Dan Aku akan selalu mengingatmu.
Masa-masa indah maupun masa-masa sulit bersamamu.

dan tidak lupa.
Anakmu ini akan aku beri nama persis seperti namamu.
Muhammad Ridho Rizqillah .


Amin Ya Rabbal Alamin. 

======


Selesai ...





======


Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)


================================================================













     


 






  

 









         

 










Selasa, 23 Desember 2014

" Buku Rahasia Kehidupan "

cerita ini ada. karena masa laluku. dimasa aku sedang memiliki penyakit kanker otak. Aku berkerja sebagai Programmer..

Penyakitku ini sudah lama ada dikepalaku. sekitar kurang lebih satu tahun. berawal dari Tumor. tapi meskipun pernah dioperasi. tapi dalam beberapa bulan. tumor itu tumbuh berkembang biak. dan beberapa bulan kemudian. menjadi-lah Kanker . 

Setiap hari aku berkerja. selalu ditemani rasa sakit dikepala. setahun aku masih bisa bertahan dengan penyakitku ini. tapi beberapa bulam kemudian. aku merasa sudah tidak sanggup lagi. rasa-nya ingin sekali melakukan bunuh diri saja.

dengan rasa sakit yang luar biasa dikepalaku. tengah malam aku terbangun. dengan ruanganku yang gelap. karena setiap tidur aku selalu mematikan lampu. dimeja kerja-ku. tempat aku berkerja. Aku melihat sedikit cahaya putih cerah. naik keatas langit-langit. dengan penasaran-nya aku menghampiri cahaya itu. disaat tanganku-jari-jemariku ingin meraih cahaya itu. tiba-tiba cahaya itu menghilang begitu saja.

dari manakah datang-nya cahaya itu. aku hidupkan lampu kamarku. darimana cahaya itu berada. ternyata dari buku. yang ada diatas meja tempatku berkerja. di cover buku-nya tertulis " Rahasia Kehidupan " .

Setahuku. aku merasa belum pernah membeli buku itu. aku ga tau dari mana datangnya buku itu. atau mungkin aku lupa. atau temanku yang memberikan buku itu. seingatku tidak pernah mempunyai buku seperti itu. buku tebal sekitar 10cm, panjang 20cm, dan lebar 15cm. 

Malam itu juga. aku membuka buku itu. yang awalnya hanya ingin tahu saja apa yang ada didalam buku itu. dengan penasaran aku membaca buku itu sedikit demi sedikit. karena pesan yang disampaikan oleh buku itu sangat menarik buatku. aku terus membacanya dan mencoba untuk memahaminya. semakin lama membacanya, semakin pula aku penasaran tentang cerita yang disampaikan buku itu. hingga tidak terasa sampai Adzan Subuh berkumandang. 

======


Semangat untuk hidup. kembali hadir di pikiranku. Apa yang tertulis dibuku itu. aku sangat tertarik dengan isinya. yang membuatku tumbuh semangat untuk menjalani hidupku bersama penyakitku ini. 

Perlahan-lahan aku mengikuti pesan didalam buku itu. dalam sebulan, Alhamdulillah rasa sakit sedikit berkurang.

Setelah itu. aku bisa sedikit melupakan penyakitku. hidupku seakan-akan tidak memiliki panyakit. rasa sakit pun, aku terus mencoba untuk melupakan-nya. meskipun rasa sakit itu masih ada dikepalaku.

aku lebih sering menonton acara-acara di TV atau film yang bisa membuatku tertawa lepas. membaca buku pun, aku lebih sering lebih mencari atau membaca yang bisa membuatku tertawa.

hanya untuk melupakan penyakitku. aku bersenang-senang seolah-olah aku sehat. aku berpura-pura tidak memiliki penyakit. aku akan selalu melakukan apa yang biasa orang lakukan. karena aku percaya dan merasa yakin. penyakitku akan sembuh dan aku akan sehat kembali seperti semula.

aku terus mencoba, cara berpikirku yang sehat. aku menghindar makanan-makanan yang menurut pikiranku tidak sehat. dan aku me-makan makanan yang menurut pikiranku sehat.

tidak hanya itu saja. aku pun menjalankan ibadah yang sudah jarang aku lakukan. baik wajib maupun sunnah-sunnah-nya.

yang sebelumnya aku tidak pernah bersedekah/beramal. tapi setelah membaca buku itu. aku lebih sering bersedekah/beramal. baik dijalan ketika aku pergi kekantor, maupun disaat aku pergi sholat berjamaah dimasjid. 

dan perubahan itu. menjadi kebiasaanku. aku merasa hidupku lebih tenang. lebih indah. dan rasa sakit dikepalaku semakin berkurang. karena Efeknya benar-benar terjadi. aku terus untuk memperbaiki diri. mengingat-ngingat keburukan yang pernah aku lakukan. dan segera memperbaikinya. 

=====
teman-teman kantor melihatku. mereka merasa aneh terhadap sikapku. aku seperti orang lain. yang tidak biasa aku lakukan dikantor, aku melakukannya. dan perubahanku itu membuat teman-teman dikantorku mulai bersikap lebih baik. aku merasa lebih di hormati. aku merasa diistimewakan.

Setahun sudah dengan perubahanku ini. rasa sakit dikepala sudah tidak terasa lagi. aku pun pergi untuk memastikan penyakitku-perkembangan penyakitku ini. dan jawaban dokter. aku sudah dipastikan. bahwa aku sudah tidak memiliki penyakit kanker lagi. Subhanalllah .. Ini adalah Keajaiban Tuhan.

Tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Itu-lah salah satu pesan yang tertulis di Buku itu.

=====


Setelah sampai Rumah. Aku ingin melihat lagi buku itu. tapi Buku itu sudah menghilang. Entah kemana. Sekarang pun aku masih bertanya-tanya. dari mana Asal buku itu ? .

Kini kehidupan sehari-hariku dipenuhi dengan rasa syukur. Selalu menerima apa yang sudah aku miliki. dan berbagi. pada yang membutuhkan-nya.

Beribadah, berbagi-baik ilmu maupun materi . Ini adalah Rasa terimakasihku pada Tuhan. Tuhan Yang menciptakanku, yang mengijinkan untuk memiliki penyakitku itu dan Tuhan pula yang Menyembuhkanku.

Kini Aku sudah merasakan hidup yang lebih nikmat. tidak ada beban atau pun hartaku berkurang. sebaliknya. aku semakin Mapan. Dan hidupku menjadi lebih baik.

Semoga cerita singkatku ini. menjadi bagian penyemangat untuk orang yang sedang sakit maupun untuk orang yang sehat. Amin



Selesai .....

Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)





  





  




















Minggu, 14 Desember 2014

" Katakan Cinta. Bila Kau Cinta "

    Waktu SMA. aku mempunyai teman dekat. yaitu Abi, Raka, dan Yeni . dari nama tiga itu. yang paling terdekat lagi, adalah Abi. aku merasa cocok dengannya . disaat bicara maupun ketika bercanda. terkadang dia konyol. tapi menyenangkan.

    Dia pula yang lebih perhatian dari ketiga temanku itu. hingga teman-teman disekolah beranggapan kalau kami adalah sepasang kekasih. padahal kenyataannya kami hanya teman dekat saja.

" Hanny. hari ini keliatan cantik loh.. "
" Apa ... ? " aku yang berpura-pura tidak mendengarnya.
" Iya. tas kamu tuh cantik banget. baru beli ya .. ? "
" ehm.... aku kira aku yang cantik "
" maunya kamu tuhh.. "
" emang aku cantik kan .. ? "
" cantik dari hongkong .., kalau cantik, mungkin kamu dah punya pacar kali .. hehee "
" ..... "


    Aku pikir. dia benar-benar sedang memuji aku. makannya saat aku dengar dia bilang cantik sama aku. aku kaget banget. itu salah satu yang bikin aku sebeul sama dia. tapi ngangenin. hehehe.. ga tau kenapa ?. mungkin karena .. ? .

=============

    waktu itu. dikampungku. masih sedikit yang menggunakan handphone. begitu pun kami tidak ada yang memiliki handphone. jadi sangat sulit untuk berkomunikasi. apalagi rumah tinggal kami berbeda. jarak rumah kami berjauhan. hanya raka dan yeni, yang satu desa. abi jauh dari desaku dan jauh dari raka, yeni. ya pertemanan kami, hanya bisa berkomunikasi ketika kami sedang berada disekolah saja.

    Setelah perpisahan sekolah pun. aku kehilangan kontak mereka. dan setelah aku mendapatkan pekerjaan dari tempat kakaku berkerja. selama aku berkerja disana-Jakarta. aku masih belum mendapatkan kabar dari mereka.    

============

    Sudah kurang lebih satu tahun berkerja dijakarta. aku mendapatkan teman baru. baik itu dari dunia nyata maupun dari dunia maya. teman dari tempatku berkerja. dari kenalan dijalan. dari teman ke teman. maupun dari media sosial. seperti facebook atau yang lain..

    Tidak hanya teman saja. setelah lama mengenal teman-teman baru dijakarta. ada teman yang sedang dekat denganku. atau ada pria yang sedang PDKT denganku. selama ini dia masih terlihat baik. perhatian. namun dia belum bisa mengatakan cintanya padaku. sebenarnya tidak hanya satu, pria yang sedang dekat denganku. masih ada beberapa lagi yang mencoba ingin mengenalku lebih dekat. tapi hanya satu yang lebih aku suka dari beberapa temanku.

    Dia bukan dari teman kerjaku. bukan pula dari teman media sosial. dan bukan pula dari temanan di jalan. dia adalah Ibrahim. teman dari kakaku. namun usianya lebih muda dari kakaku. dia tidak hanya dekat dengan kakaku. namun dia juga dekat denganku. dan kakaku pun tahu kedekatanku dengannya. 

    Setelah lama mengenalnya. semakin lama. dia semakin perhatian. aku merasakan. cara berpikir dia lebih dewasa dari teman-temanku yang aku kenal. dia lebih sopan, ramah dan asyik untuk dijadikan teman curhat. dia tahu kapan bercanda dan kapan untuk bicara serius. Cowok banget dech. Ibadah sholat nya pun tidak pernah bolong. terkadang dia mengingatkan aku untuk sholat.
Waktu itu ditempat kerja, jam 12 siang . dia meneleponku.

" Assalamualaikum Hanny "
" waalaikumsalam.. "
" apa kabar .. ? "
" alhamdulillah baik mas .., mas sendiri gimana kabarnya.. "
" alhamdulillah baik, han... .sudah makan belum nih.. ?"
" nih.. baru mau makan mas .. "
" oo.. maaf ya mas ganggu... "
" ga apa-apa mas .. "
" abis makan jangan lupa sholat ya hann ... "
" ehmm.. iya mas. makasih ya mas dah ingetin hanny .. "
" ya sama-sama. sesama muslim kan harus saling mengingatkan .. "
" mas sendiri sudah makan lom .. ? "
" belum .., kalau mas sih sholat dulu. baru makan .. "
" ehmm .. "
" mas sholat dulu ya ?, sudah adzan nih.. "
" oo iya mas .. jangan lupa doain hanny ya mas .. hehee "
" ok han.. wassalamualaikum .. "
" waalaikumsalam .. "

==========

    Aku pernah berdo'a dan berharap. aku ingin sekali Mas Ibrahim adalah yang akan menjadi suamiku nanti. karena aku lihat dia sosok pembimbing. pemimpin.  sosok seorang ayah yang baik. penyayang dan rajin beribadah. membayangkan bersama dia saja. aku sudah merasakan kebahagiaan. ehm.. apalagi nanti kalau aku sudah menikah. hidup bersamanya. sungguh beruntung, aku bisa hidup berdua dengannya.

    Setelah beberapa bulan aku berdo'a dan berharap. akhirnya mimpiku itu menjadi kenyataan. kakaku pernah bertanya padaku. tentang kedekatanku dengan mas ibrahim.

"  han.. sebenarnya kamu itu suka tidak sama teman kaka itu.. ? "
" siapa kak .. ? '
" siapa lagi yang dekat sama kamu .. "
" mas Ibrahim kak .. ? "
" iya .. "
" ehmm. kok kaka nanya gitu, mang kenapa kak .. ? "
" ini.., Ibrahim pernah cerita sama kaka. intinya kalau dia itu suka sama kamu. dan dia ingin serius sama kamu .. "
" serius .. maksudnya kak .. ? "
" maksudnya dia ingin melamar kamu dan menikah sama kamu .. "
" massa sihh kak .., kaka ga bercanda kan ?  "
" iya kaka serius. mang keliatan kaka lagi bercanda ya .. ? "
" hehee .. "
" jadi gimana, sebenarnya kamu itu suka ga sama ibrahim .. ? "
" menurut kaka gimana .. ? "
" kok tanya kaka sih.. kaka mana tau .., ya kalau kaka sih. kalau kamu suka sama dia. kaka dukung dech. selama ini yang kaka tahu, dia itu orangnya baik. rajin ibadah juga. dan dia juga sudah kerja " .
" sebenarnya hanny juga sudah lama suka sama dia kak... "
" oo kalau begitu cocok donk. yaudah nanti kaka bicara sama dia . "
" ...... "


=========

    Akhirnya . Mas ibrahim sudah melamarku. dan minggu depan aku akan menikah dengannya. aku senang sekali. namun entah kenapa aku teringat nama Abi. teman sekolahku.

    Entah ada angin apa. Entah semalam mimpi apa. Dua hari sebelum menikah. ada telepon dengan nomor telepon yang belum saya kenal.

" Assalamualaikum .. " terdengar suara pria yang belum aku kenal.
" Waalaikumsalam .. " 
" Apa kabar hann... ? "
" Alhamdulillah baik. Maaf ya ini dengan siapa ya .. "
" masa kamu ga kenal aku sih .. ? "
" ehmm.. maaf ya soalnya aku baru tahu nomor kamu .. "
" kalau suaranya ... masa sih ga kenal ... "
" ehmmm ...........mmmm..."
" teman lama kamu .. "
" teman lama aku kan banyak .. "
" bener nih kamu ga kenal suara aku .. ? "
" ........ , maaf ya aku bener-benar ga tau kamu .. "
" Aku Abi .. "
" siapa ... ? "
" A.. B.. I.. Abiii.. "
" Abiiiiii. kemana aja nih.., maaf ya. soalnya aku baru tau suara kamu ditelepon.. "
" emang beda ya suara ditelepon... "
" ya kalau baru dengar sih pasti beda .., ngomong-ngomong gimana nih kabarnya ?  "
" Alhamdulilllah baik.. "
" sekarang lagi dimana nih.. ? "
" dijakarta.. "
" kamu kerja disana .. ? "
" iya. kamu dijakarta juga kan ..? "
" sekarang sih aku dikampung .. "
" dikampung. mang ga kerja lagi.. ? "
" aku lagi cuti.. "
" cuti apa nih... cuti hamil ..? "
" enak aja.. nikah aja belum .. "
" hehee ... terus cuti apa donk .. "
" hari minggu kan, aku mau nikah.. "
" apa .. kamu mau menikah ? "
" iyaa.. kamu datang ya .. "
" ................... " tidak ada jawaban darinya.
" hallo ... hallo .. Abi.. ? "
lalu dia menjawab agak sedikit gugup .
" iya ya haaan.., ma maaf ya. tadi. ada..ada temanku ngajak ngobrol.. "
" ooo .. iya ga apa-apa. kamu tahu nomor aku darimana ? "
" dari Raka. dia sama yeni kan pernah main ke rumah kamu .. "
" kapan tuh. kok ga ketemu aku .. "
" waktu lebaran kemarin. tapi kamu dah ada dijakarta.. "
" iya waktu itu. aku cuma dapat libur dua hari aja sih.., aku minta nomor telepon si yeni donk..? "
" iya. nanti aku sms kamu dech.., dah dulu ya hann..ada kerjaan nih.. "
" jangan lupa ya. datang ke acara pernikahan aku.. "
" iya.. insyaallah ..,dah dulu ya.. "
" iya abi.. "
" Wassalamualaikum .. "
" Waalaikumsalam.. "

=========


    Karena aku sudah kangen banget dengan teman sekolahku. setelah mendapatkan nomor telepon Yeni dari sms Abi. saat itu juga aku meneleponnya.

" Assalamualaikum.. "
" Waalaikumsalam. ini dengan siapa ya .. ? "
" Ini hanny .. gimana kabar kamu ..? "
" hannyyyyy... baik hann.. kamu sendiri gimana kabarnya.. "
" Alhamdulillah yen.. baik. lagi dimana nih yen.. ? "
" aku sih dirumah aja hann.. ga kemana-mana.., ehh han.. kamu dah ditelepon sm abi belum.. ? "
" udah tadi barusan .. "
" gimana han .. dia bilang ngga .. ? "
" bilang apa yen... ? "
" dia kan pernah cerita sama aku. kalau dia itu, dari dulu dah suka sama kamu .. "
" masa sihh yen ..., tadi sih dia cuma tanya kabar-kabar aja sih .. "
" kamu masih dijakarta kan..?. dia juga lagi dijakarta loh.. "
" sekarang sih aku lagi dikampung .. "
" lagi libur kerja ya hann .. , main donk kerumahku... "
" bukan libur kerja. aku lagi cuti .. "
" Cuti apa han.. ? "
" hari minggu kan aku mau nikah .. "
" yang benar hann.. kamu serius ..? "
" iya yen..  "
" si Abi tau kamu mau nikah .. "
" barusan tadi aku kasih tahu .. "
" oo.. pantas aja dia ga bilang .. denger kamu mau nikah .. "
" mungkin yen. aku jadi ga enak nih sama dia .. "
" iya ga apa-apa hann. mungkin dia bukan jodoh kamu. "
" .......... "
" .......... "

===========


    Mendengar kalau Abi- teman sekolahku. ternyata dari dulu dia sudah suka sama aku. sedih juga mendengarnya. karena aku pun merasakan hal yang sama. kalau aku pun dari dulu sudah suka sama dia. namun aku tidak berani mengatakannya. karena aku perempuan. ada rasa gengsi. malu. dan aku merasa tidak pantas saja kalau perempuan mengatakan cinta terlebih dahulu.

    Sebelum aku menikah. aku menceritakan terlebih dahulu pada abi. kalau dulu sebenarnya aku pun suka dengannya. dan abi merasa bersalah. karena waktu itu dia belum ada keberanian untuk mengatakan cintanya.
  
 
    Disaat pernikahan tiba. Alhamdulillah. dia datang keacara pernikahanku. dia tidak terlihat marah padaku. dia tetap bersikap baik padaku. ya seperti teman saja. dia percaya. kalau aku dengan-nya tidak berjodoh.

==========


Karena Rasa gengsi. karena rasa Malu. Karena tidak ada keberanian. sepasang kekasih itu tidak akan pernah ada. dan tidak akan pernah bersatu.

Baik pria maupun perempuan. punya hak untuk mengatakan cintanya. tidak perlu gengsi atau malu. cinta butuh pengorbanan. dan salah satu pengorbanannya adalah keberanian untuk mengatakan cinta pada orang yang kita cintai. tidak harus pria saja yang terlebih dahulu mengatakannya. bila sudah cinta. meskipun perempuan. cinta itu harus dikatakan. cinta itu harus diungkapkan.

Melalui perhatian dan sikap saja. itu belum cukup. cinta tetap harus dikatakan atau diungkapkan. agar tidak ada kesalahpahaman. dan itu lebih jelas.

Yuk katakan cinta pada orang yang kita cintai. meskipun kalian perempuan. Cinta harus dikatakan. sebelum nanti ada rasa penyesalan. karena pria pun ada yang memiliki sifat pemalu dan tidak berani.

Yang berani.  yuk... katakan cinta. I Love You.  

Meskipun mungkin nanti tidak sesuai harapan. Tetap Semangat. Semangat . Jangan Putus Asa. Masih banyak Cinta. yang sedang menunggu kamu. 
 


===========


Penulis
I'Pen (idrus cerpen)




 
  
    
  
     
 




 
































































































































































































































































































  



















Minggu, 07 Desember 2014

" Pacaran Halal "

Pagi hari. Di dalam bus yang sedang aku tumpangi. masih terlihat sepi. ya masih sedikit penumpang. aku duduk dikursih deretan tengah, disebelah kiri, yang hanya bisa diduduki oleh dua orang. disampingku sebelah kanan ada pria duduk merapat ke tubuhku. hingga lenganku dan lengannya bersentuhan. aku merasakan ada kehangatan ditubuhku. telapak tanganku digenggam. jari jemariku diremasnya dengan lembut. jari jempolnya mengelus-ngelus punggung telapak tanganku. hatiku terasa senang dibuat olehnya. pria itu adalah pacarku. begitu hangatnya sikap dia terhadapku. beberapa menit kemudian. wajahnya mendekati telinga kananku. lalu dia membisikkan padaku.

" sayang.. aku suka sekali, dengan penampilan hijabmu hari ini . kamu terlihat sangat cantik sekali.. " .  dan tangan kananku, jari jemariku mengelus-ngelus pipi kanannya.
" sudah sayang...  jangan buat aku malu ... " .



Aku dan pacarku sedang menuju ke tempat masjid besar. yang sedang ada pengajian atau tausiyah. selain itu. kami ingin mengenang - pertama kali kami bertemu dengan pacarku. ya didalam bus. waktu itu. aku ingin bertemu dengan teman lama- Winda. dan tempat dimana kami bertemu itu di masjid yang sedang diadakan tausiyah. mengapa kami bertemu disana ?. karena kami saling menyukai tausiyah dimasjid itu.

=========

Saat pertama kali bertemu dengan pacarku. (masa lalu) .
Didalam Bus. ketika aku sedang duduk. tiba-tiba pria yang baru masuk bus. melewati kursih yang sedang aku duduki. namun sebelumnya dia tersenyum padaku. entah apa maksudnya. dia seperti mengenalku. tapi aku tidak mengenal dia.

Setelah acara tausiyah selesai. ketika aku dan Winda sudah keluar dari masjid. diperjalanan menuju jalan raya. winda bertemu dengan teman pria yang sedang menuju ke jalan raya pula. pria itu bersama temannya. dan temannya itu. sepertinya aku sudah mengenalnya. tapi dimana ya...?, 
Setelah kami berkenalan. akhirnya aku ingat. pria bus yang tersenyum padaku. dia itu bernama Adam. teman dari temannya Winda.

Ke-esokannya. Adam meneleponku. mungkin dia tahu nomor teleponku dari Winda. dari situlah, kami mulai mengenal lebih dekat lagi. kurang lebih satu tahun kami berteman. akhirnya dia menjadi pacarku. pacarku yang pertama dan semoga yang terakhir.  Adam pula mengakui. bahwa aku adalah pacarnya yang pertama.     

=========

Kembali ke-  (Adam yang sudah menjadi pacarku) .
Hari ini. kami kemasjid itu. bukan untuk bertemu dengan teman kami. ini hari libur. kami hanya ingin berdua bersama. mengenang masa lalu,  jalan-jalan dan merasakan atau menikmati pacaran kami yang pertama.

Turun dari bus. sebelum aku ke masjid. kami harus menyebrangi jalan raya itu. kami menyebrang jalan, dia melihat kearah kanan, mobil yang akan berjalan melewati kami. dan dengan hangat, sambil jalan. tangan kirinya merangkul pundakku. sepertinya dia ingin membuatku nyaman. dan aku pun merasakan dia sedang melindungiku. apakah seperti ini yang namanya pacaran. 

Dia baru pertama kali pacaran. tapi dia mengerti memperlakukan perempuan yang dicintainya. sepertinya menunjukkan cinta. tidak perlu menunggu untuk banyak pengalaman pacaran. bila cinta. sikap cinta itu akan datang dengan sendirinya. dia akan refleks. tidak perlu menunggu untuk diberi tahu terlebih dahulu. namun tidak semuanya pria seperti itu. karena ada pula yang sulit untuk menunjukkan cintanya. mungkin karena pemalu. atau benar-benar tidak tahu caranya. yang pasti kalau cinta. dia akan berusaha untuk membuat pasangannya merasa nyaman, bila didekatnya maupun disaat jauh.  

========

Setelah mendengarkan tausiyah. kami tidak langsung pergi pulang. karena satu jam lagi, waktu Sholat Dzuhur tiba. kami lebih baik menunggu diluar masjid. untuk melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah. 

Sambil menunggu. kami ngemil, makanan ringan yang aku bawa. matanya yang tajam. dengan senyum manisnya, dia lebih sering melihat ke arah mataku atau wajahku. ketika sedang makan pun. matanya tidak jauh dariku. dia lebih sering memperhatikanku. hingga dia membuatku salah tingkah. mungkin menurut orang lain pacarku tidak tampan. tapi bagiku- dia adalah pria tampan diduniaku. dia adalah segalanya.

" sayang .. ada sesuatu tuh dipipimu .. ".  aku langsung saja memegang kedua pipiku. " mana sayang .. ga ada apa-apa kok.. " . lalu dia tersenyum padaku .. senyuman yang sepertinya sedang meledekku. " sini sayang ... " dengan jari jempol kanannya yang penuh dengan perasaan. dia mengelus-ngelus pipi kananku  . " dipipiku ada apa sih sayang ... ?". " ga ada apa-apa sih .. hehehe " . " yeeeee... kamu tuh ya .. ada-ada aja.." .

suara Adzan berkumandang.

" Sayang dah adzan tuh.. ' .
" yuk .. " . dia berdiri sambil mengulurkan tangan kanannya. untuk menuntunku berdiri dari tempat aku duduk. padahal aku masih bisa untuk berdiri sendiri. ya mungkin begitulah karena cinta. 

========

Waktu sudah menunjukkan jam dua siang. kami sudah berada dipantai. menikmati ombak yang membasahi kaki kami. ketika sedang menelusuri sepanjang pinggir pantai. tangankan tidak jauh dari genggamannya. langkahku dihentikan olehnya. lalu dia memegang kedua tanganku. menatapku penuh arti. penuh dengan perasaan yang ingin akan dia ucapkan. wajahnya terlihat sedang serius . dan dengan telapak tangan kanannya dia memegang pipi kananku.
" sayang... I love you.. " . aku hanya bisa menatapnya . dan dengan spontannya telapak tangan kananku. memegang pipi kanannya pula.
" I love you too...sayang... " . kami berpelukan dengan penuh kehangatan. tiba-tiba dia membisikkan padaku .
" sayang .. badanmu kok bau ya..." aku terkejut apa yang dia katakan. aku lepaskan pelukannya. dan aku mencoba membuktikan, apakah benar yang dia katakan.
" ga bau kok sayang... " . " bau kok ... "  aku mulai merasa ga enak dan malu sama dia.
" masa sih sayang .. ? . disaat dia melihat wajahku yang cemberut.. . dia mencium pipi kananku
" emang ga bau .. sayang.. hahahahaa " .
" ehmm ....... " .  dia berlari menjauhiku dan aku pun mengejarnya .. ternyata dia sedang ngerjain aku ... setelah lama mengejarnya. akhirnya aku bisa menangkap dia. aku gelitikin aja pinggangnya . dan kedua pipinya aku gemes-gemesinn.... sebagai balasannya.  dia pun membalas kembali .. hingga kami berdua terjatuh.. terbaring dengan rasa lelah dan bahagia.

Terdengar Adzan Ashar.
sebelum kami berangkat untuk jalan-jalan. kami telah menyiapkan pakaian ganti didalam tas. karena pakain yang kami kenakan sudah terlihat kotor, kami mengganti pakaian terlebih dahulu sebelum mencari masjid/ mushollah.
   

=======

Jam empat sore kami sudah berada di bus, menuju ke rumah kami. didalam bus. aku merasa kelelahan. karena itu, aku tertidur dipundak pacarku.
Saat aku terbangun dari tidur. tanganku masih ada dalam genggamannya. meskipun wajah pacarku terlihat sangat letih. tapi dia tidak tertidur. dia seperti tetap menjagaku- dikala aku sedang tertidur.

Didepan pintu rumah. mungkin dia melihat tubuhku masih terlihat letih. dia membopongku kekamar. dan membaringkannya ditempat tidur. sebelum menunaikan ibadah sholat magrib. kami beristirahat sebentar. hanya untuk tidur-tiduran saja. 

" sayang ... ternyata pacaran itu sangat melelahkan ya "
" iya ya sayang .. aku baru kali ini merasakannya .. "
" tapi aku merasa senang sayang .. bisa pacaran sama kamu .. "
lalu dia mendekatiku. menatap wajahku. aku yang masih terbaring.
" aku pun merasakan hal yang sama sayang... "  dia mengecup kheningku
" i Love you sayang .. "  aku tersenyum .. " too ... "  saat aku memejamkan mata .. terdengar suara Adzan magrib .. " sayang .. sholat dulu yuk ... "
" ............ "  aku buka mata dengan senyuman dan perasaan malu. hehee

kami menunaikan ibadah sholat magrib bersama. dan dilanjutkan dengan membaca alquran. setelah sholat isya bersama. kami pun makan malam bersama. nonton tv bersama.

sebelum kami tidur. kami melihat-lihat album foto. foto-foto ketika kami menikah.



========

Pacaran setelah menikah. aku sangat menikmatinya. aku merasakan ketenangan. dan aku tidak merasakan takut akan dosa.
Tidak menjadi omongan tetangga. dan tidak pula menjadi pusat perhatian orang- suatu perhatian yang tidak baik dimata masyarakat.

Pacaran setelah menikah. Baik ketika diluar bersama. maupun didalam rumah. sangat menyenangkan. dan sangat bahagia. kebebasan hidup bersama orang yang aku cintai. Bukan kebebasan sesuatu hal yang dilarang Tuhan.

yuk... Pacaran Halal. Pacaran setelah menikah.


=======


Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)







     




    

     
  


























Minggu, 30 November 2014

" Cinta Dengan Syarat "

    Sudah lama aku berteman dengan Nurma. ya dari SD kami sudah berteman. Dia orangnya asyik- Perhatian dan suka bercanda.

Waktu SD. Ketika dia sedang membaca buku di kelas.
" Nur., lagi ngapain kamu ..? "
" Lagi berenang nih.. "
" Ehmm.....Lagi berenang ..??? "
" sudah tahu aku lagi baca, pake nanya lagi "
" Hehee .... "
" Kamu dah belajar belum ? , hari ini kan ada ulangan harian "
" oo iya ya. aku lupa "
.


Meskipun dia sedikit jutex. namun dia perhatian. mungkin sikap jutexnya itu hanya untuk bercanda saja.

==========

Waktu SMP. aku yang baru pulang dari masjid. dia menghampiriku.

" Iman.., Besok. aku sama temanku mau nonton. mau ikut ngga ? "
" Jam berapa .. ? "
" Jam Enam Sore "
" Kalau jam enam sore aku ga bisa. orangtuaku bisa marah. itukan waktunya sholat magrib " .
" Ehmm.. ga gaul kamu .. "

dia sudah menjadi anak gaul. sudah lupa dengan waktu. dia lebih suka acara yang membuat dia bersenang-senang. ya sesuai dengan karakter dia yang ceria, agresif, manja.  meskipun cara hidupku berbeda dengan dia. dia tetap menganggapku sebagai temannya. dan aku pun seperti itu.

=========


Waktu SMA. kami masih satu sekolah. dan masih satu kelas. dia sudah menjadi gadis modis. terlihat lebih dewasa. namun sifatnya masih sama. masih menjadi gadis yang ceria. agresif. dan manja. tidak hanya itu. sifat yang tidak begitu aku sukai. ternyata dia siswi yang berprestasi disekolah. nilai pelajarannya minimal 8.

" Selamat ya nur.. "
" Selamat untuk apa nih.. ? "
" Ya .. Selamat buat kamu. menjadi siswi yang berprestasi disekolah ini.. "
" oo itu . guru salah pilih tuh .., harusnya kamu yang terpilih .. "
" kok aku .. ? "
" iya kamu. kamu kan rajin ibadah sholat. sikapmu disekolah baik. dan nilai-nilai pelajaranmu juga ga terlalu buruk kok. "
" Ehmmm nyindir nih... ? "
" ga kok. kalau aku jadi guru disekolah ini. aku akan pilih kamu . "
" Sifatmu ga berubah ya.. masih aja kaya dulu .. " .
" emang dulu kaya gimana .. ? "
" kamu tuh .... "
" apa ayoooo .. ? "
" ga jadi dechh ... "
" Ehmm.. kamu juga masih seperti dulu .. "
" emmm ikut-ikutan.. emang dulu gimana "
" ya kalau ngomong terpotong-potong.. "
" hehehee ... "


===========

Hari pelulusan Sekolah. 

    Nurma. gadis modis yang mudah bergaul, Ceria, Agresif, Manja dan Berprestasi. Banyak pula Pria  yang mendekati dia. tapi entah kenapa, aku belum pernah mendengar kalau dia itu sudah punya pacar. atau emang benar-benar dia belum punya pacar. aku masih belum percaya.

" Iman.., pulang dari sekolah. jangan pulang kerumah dulu ya.. "
" emang ada apa .?? "
" aku mau ngomong sesuatu sama kamu .. "
" kenapa ga sekarang aja .. "
" ga enak disini ngomongnya .. "
" mau ngomongin apa sih kamu .. ? "
" ada dech.., nanti abis sekolah kita ke mall ya.. "
" Kok ke mall .. ? "
" ya makan siang dulu. aku dah laper. tenang aj. nanti aku yang traktir kamu dech "
" bukan masalah traktirannya ya, soalnya aku ada keperluan dirumah. aku mau bantu ortuku dirumah.. "
" Cuma hari ini aja kok.., setelah kita lulus kan. tempat kuliah kita kan beda. pasti aku jarang ketemu sama kamu "
" .... tapi .. "
" please.. , mau ya.. ? "
" hmmm.... iya dech. aku telepon ibuku dulu ya.. "
" oke. makasih ya.. "
" iya.. sama-sama "


===========

Didalam Mall. kami makan fried chiken. dan setelah makan selesai.

" Iman.., sekarang kamu lagi dekat sama siapa ? "
" sama kamu.. "
" Bukan itu maksudku. kamu dah punya pacar belum, atau kamu lagi suka sama siapa gitu .. "
" ooo itu. mang kenapa sih..? "
" ya tanya aja. mang ga boleh ya ? "
" boleh-boleh aja sih.."
" ya kalau kamu ga mau jawab ya ga apa-apa sih.. "
" kok gitu sih.. "
" kamu nya aja, kalau ditanya mesti harus ada alasannya. mang kenapa, mang kenapa .. "
" iya iya maaf dech. aku jawab ya .. ? "
" terserah.."
" ehmmm... kebiasaan kamu tuh. dikit-dikit ngambek.."
" biarin.. "
" iya iyaa... aku jawab. aku belum punya pacar. dulu sih ada, perempuan yang aku suka. tapi aku ga berani ngomong. ga PD. kamu kan tau sendiri sifat aku kaya gimana.. malu-malu kucing. hehee..., tapi sekarang aku dah lupain dia kok.. "
" loh.. kenapa dilupain.. ? " 
" ya... pertama sih ada hal yang aku ga suka dari pribadi dia. ga sesuai aj dengan kriteria yang aku cari. dan yang kedua.. kayanya dia ga mungkin suka sama aku.. "
" mang kenapa ? "
" ya kamu tahu sendiri aku kaya gimana. aku pria kurang gaul. tampangku juga ga cakep2 amat. sedangkan dia. sudah cakep, cerdas, gaul lagi... mana mungkin kan .. ? "
" oo begitu. jadi penasaran. siapa sih ? "
" sudah lah. jangan dibahas lagi. aku juga dah lama ga berharap lagi sama dia.. ngomong-ngomong kamu ngajak aku kesini, mau ngomongin apaan sih..? " .
" ya ada hubungannya, yang tadi aku tanyakan sama kamu.."
" yang mana .. ? "
" sebenarnya.., aku malu ngomong sama kamu. tapi aku dah ga kuat lagi  menyembunyikannya "
" tumben.. kamu malu "
" yeee dasar. aku juga manusia kali.. "
" hehehee .. mang mau ngomong apa sih, pake malu segala .. "
" kamu tuh ya.., ga peka apa..? "
" maksudmu ..? "
" selama ini. dari dulu. mulai dari kelas empat SD. aku perhatian sama kamu. itu semua karena. aku tuh suka sama kamu.. "
" apa .. ? . aku ga salah denger nih..? '
" Ehmm... jangan pura-pura ga denger ya.. malu tau .. "
" yang benar kamu. selama ini, kamu suka sama aku ? "
" .... " dia hanya menatapku dengan wajah yang terlihat serius dan perlahan menganggukkan kepala.
" kamu tau ga ? . yang tadi aku ceritain sama kamu. perempuan yang aku suka itu. maksudku dia itu kamu tau.. "
" kamu ga bercanda kan .. ? "
" ...... " aku hanya menggelengkan kepala
" emang menurutmu apa sih..? yang membuat kamu ga suka sama aku. sampe kamu bener-bener ngelupain perasaan kamu itu. "
" jujur ya. sebenarnya sudah lama juga aku suka sama kamu.. tapi ya itu tadi ada hal yang membuat aku ga berani untuk ngomong suka sama kamu..  "
" ....mmmm... "
" aku perhatiin kamu sehari-hari. sepertinya kamu malas atau mungkin ga pernah ibadah sholat..."
" ooo karena itu ya ..? , emang mesti harus sholat ya.. untuk jadi kekasihmu " 
" aku ingin perempuan yang menjadi kekasihku nanti. dia tidak hanya mencintaiku saja. tapi mencintai Tuhan pula..., apa lagi yang aku tahu. kamu itu perempuan muslim.. "
" iya sih. emang aku males kalau mau sholat itu..., makannya aku selalu menghindar kalau kamu ngajak aku sholat.. "
" emang kenapa sih kamu malas sholat. aku lihat kamu rajin belajar. nilai agamamu juga ga terlalu jelek-jelek amat.. "
" mungkin karena ortuku ga pernah sholat. jadi kebawa dech .. "
" ehmmmmm...  "
" jadi sekarang kamu bener-bener sudah ngelupain perasaanmu itu. kalau kamu itu suka sama aku"
" jujur ya. sulit banget untuk ngelupain perasaan cinta itu. tapi karena Tuhan. aku akan selalu mencoba terus untuk bisa menghilangkan rasa cinta itu. "
" kalau aku sholat. kamu mau jadi pacarku .. ? "
" aku senang banget kamu mau sholat. tapi aku ingin kamu sholat itu. bukan karena aku. aku ingin kamu sholat karena berniat hanya ibadah. hanya untuk mendekatkan diri pada Tuhan.."
" jadi kamu mau menerima aku kalau aku seperti itu.. "
" mengapa tidak. kamu sudah cakep, cerdas. rajin ibadah lagi. siapa sih yang ga suka sama kamu. kalau kamu seperti itu.. "
" ehmm bisa juga ya kamu ngegombal.."
" bukan ngegombal ya. itu kenyataan.."
" ...... " dia tersenyum-senyum tersipu malu.
" bagaimana kalau kita ga pacaran .. ? "
" loh .. kenapa.. ? "
" karena di islam itu ga ada namanya pacaran. aku takut melakukan sesuatu yang tidak disukai Tuhan " . 
" ya kita seperti biasa saja...berteman tapi hati kita berniat.. bahwa hubungan kita ini kedepannya untuk serius, menikah... ,bagaimana ? "
" ehmmm ... kok gitu... ? "
" emang nanti kamu pacaran sama aku niatnya untuk apa .. ? "
" ehmmm..... "  dia ga bisa jawab..
" kalau kamu mau jadi pacarku. aku berharap kamu mengerti apa yang aku maksud itu.. "
" boleh ya... aku pikir-pikir dulu . besok aku jawab dech.. "
" iya ga apa-apa. jangan terburu-buru. itu ga baik kok "

 

========

Ke-esokan-nya. Emang jodoh. dia mau dan mengerti apa yang aku maksud. kami berteman kembali tapi tujuan dan niat kami sudah berbeda. kami berteman yang sudah mempunyai niat untuk menikah-menjadi sepasang suami istri yang sholeh dan sholehah. Amin.

dia menginginkan aku untuk membimbing dia. atau mengajari apa saja hal yang dicintai Tuhan. Subhanallah. aku terharu mendengarnya. dia percaya pada cintaku. dan sudah mulai percaya pada Tuhanku. Semoga Tuhan selalu membimbing kami, untuk hidup di jalan yang baik dan benar. Amin.  

===========

Cinta Dengan Syarat. Bukan Berarti tidak cinta sepenuhnya. dan bukan pula, itu adalah sesuatu hal yang tidak baik.

Tergantung apa isi syarat tersebut. Syarat Atas nama Tuhan atau sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan. Sudah pasti itu adalah sesuatu hal yang baik. dengan begitu, cinta pun akan semakin lebih baik. karena Tuhan akan selalu membantu umatnya, yang telah melakukan sesuatu hal yang baik.

===========

Karena tempat kuliah kami berbeda. kami sudah jarang untuk bertemu. namun kami lebih sering berkomunikasi di telepon. baik itu melalui sms/bbm, atau telepon langsung.

Sebelum waktu adzan magrib tiba. aku menelepon Nurma.

" Assalamualaikum .. "
" Wa'alaikumsalam .. "
" apa kabar calon istriku .. ? "
" alhamdulillah baik calon suamiku .. " 

"  lagi ngapain nih ... ? "
" lagi baca buku aja nih.. calon suamiku lagi ngapain..? "
" lagi telepon calon bidadari.. "
" ehmmm kamu tuh ya bisa aja... "
" bentar lagi adzan magrib. jangan lupa ya sholat dan jangan lupa juga do'ain aku "
" iya calon suamiku yang baik, perhatian. namamu akan selalu ada didalam do'aku "
" makasih .. jadi tambah cinta aj nih.. "
" kamu juga jangan lupa do'ain aku ya .. "
" sudah pasti donk. namamu juga akan selalu ada didalam doa'ku "
" makasih ya sayang .. "
" sama-sama sayang. udah dulu ya. dah adzan nih. wassalamualaikum .. "
" Wa'alaikumsalam .. "

========

Hari ini aku akan bertemu dengan Nurma. disebuah Mall yang dulu pernah kami pergi bersama. yang membuat kami saling tahu perasaan kami masing-masing. 

ketika aku sedang menunggu ditempat persis yang pernah kami makan bersama. ada suara perempuan menyapaku.

" Assalamualaikum .. "  saat aku menengok ke arah suara itu. melihat wajah dan penampilannya. dalam hatiku sempat bertanya-' sepertinya aku tidak mengenal dia '. namun ketika dia tersenyum padaku. aku mulai ingat. aku tersenyum dan dengan suara sedikit gugup. menjawab salam dia.
" Wa'alaikumsalam .. " .
dia datang tidak hanya sendiri. dia datang bersama adik perempuannya yang masih sekolah dasar.
sebelumnya aku sudah tahu adik perempuannya. sekarang dia sudah berbeda. dia sudah terlihat tinggi dan tumbuh besar. tidak hanya itu saja. dia sekarang bersama Calon istriku sudah berpenampilan berhijab. senang sekali melihat mereka. Nurma dengan hijabnya terlihat lebih dewasa. dan terlihat lebih cantik dari biasanya. rasanya ingin cepat-cepat melamar dia .hehee

" Apa kabar Nur.. "
" Alhamdulillah baik. kamu sendiri gimana kabarnya ? "
" Alhamdulillah baik juga ... "
" ........."
" ......... "



=========

Kebiasaan dia sudah berubah. dari cara bicara dan sikapnya sudah terlihat. aku semakin salut dengannya. terkadang dia mengingatkanku untuk sholat malam . dan pula mengajakku untuk puasa sunnah.  buka puasa bersama dengan dia dan bersama adik perempuannya. karena pengaruh dia pula. adiknya berkeinginan untuk berhijab. sungguh luar biasa perubahannya. dia cepat sekali untuk beradaptasi dengan perubahannya.  tidak salah, guru disekolah menilai dia sebagai murid berprestasi. Dia sangat cerdas  dan rajin belajar.

Setelah lulus dari kuliah. Alhamdulillah aku mendapatkan pekerjaan menjadi guru dipesantren. pesantren yang belum terkenal. masih kalangan menengah. Upah nya tidak seberapa besar. tapi aku tetap menerimanya dan mensyukurinya. dari sini aku akan mencari nafkah. dan aku percaya ini awal jalan dari Tuhan untuk mencari Rezeki yang halal. selalu berpikir positif pada Tuhan.

" Nur.. Insyaallah setahun lagi aku akan melamarmu.. "
" kenapa mesti nunggu satu tahun .. ? "
" ya aku kan belum punya apa-apa nur.. aku baru mendapatkan pekerjaan.. "
" ini kan hanya melamar. kamu sama orangtuamu datang saja kerumahku dan katakan sama bapakku kalau kamu mau meminang aku... simple kan .. ? "
" bagaimana dengan orangtuamu ..? "
" tenang aja. orangtuaku sekarang sudah tidak seperti dulu lagi.. nanti aku akan bilang ke ortuku jika kamu mau melamarku .. "


Sungguh tidak menyangka sebelumnya. aku pikir akan sulit untuk membimbing dan merubah dia. ternyata Tuhan tahu apa yang aku inginkan didalam hatiku ini. Insyaallah aku tidak salah pilih.
Sekarang dia sudah bisa membimbingku, mengingatkanku. hingga aku merasa malu. harusnya aku lebih mengerti tentang ini.
Saling membimbing dan saling mengingatkan. Cinta yang semakin kuat, itu yang kami rasakan. 

==========

Tidak menunggu satu tahun. satu minggu kemudian aku melamar dia.  " kalau diizinkan. perkenankan, anak saya ingin menikahi putri bapak .. "  Orangtuaku yang mengutarakan keinginanku untuk menikahi Nurma.  Alhamdulillah Orangtua Nurma menerimaku setelah Nurma meng-iyakan untuk menerima lamaranku.

Dan singkat cerita. Lima bulan kemudian kami menikah dengan kesederhanaan apa adanya. apa yang sudah kami miliki saja. tidak menunggu kemewahan.

Setelah menikah. aku lihat jiwa sosial isteriku lebih meningkat. dia senang mengumpulkan anak-anak disekitarnya untuk belajar agama dan lain-lain, secara gratis.

Alhamdulillah aku memiliki istri yang berjiwa sosial tinggi. dan selalu mendo'akanku. hingga tidak terlalu sulit untuk mencari Rezeki. Selama hidup bersamanya. aku merasakan kemudahan untuk mendapatkan Rezeki. dan ketenangan didalam hidupku. meskipun aku belum pernah merasakan rasanya disyurga. tapi sekarang, aku sepertinya sudah merasakannya.

Istriku. dengan cinta syarat yang aku berikan. aku semakin kagum padamu dan Aku sangat mencintaimu.




===========


Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)