Rabu, 25 Maret 2015

" Kapan Bisa Punya Cowok. yang tulus dari HATI. Bukan dari NAFSU saja "

Kapan Bisa punya Cowok. yang tulus dari hati. Bukan dari nafsu saja.

---------------------

Anakku yang perempuan. sudah ber-umur 23tahun. Dia pernah curhat padaku. dan dia bertanya padaku.
" Mah, apa semua cowok seperti itu ya. ga ada cowok yang tulus dari HATI. Bukan dari NAFSU saja .
Dari pertanyaan itu. Aku jadi teringat diwaktu aku belum menikah. Dulu pun aku pernah bertanya pada diriku sendiri. Bahkan aku share di Setatus BBM dan Facebook.

" Kapan Bisa Punya Cowok. yang tulus dari HATI. Bukan dari NAFSU saja "

Aku yakin. Anakku bertanya seperti itu. Pasti mengalami kekecewaan pada pria-yang awalnya baik dan mencintai dia. Dan ini mungkin saja bukan pertama kali-nya dia sakit hati. Pasti anakku merasakan sakit hati berkali-kali atau lebih dari dua kali. Karena aku pun pernah merasakan-nya dan pernah mengalaminya.

---------------------

Rasa sakit hati yang pertama. Meskipun terasa sakit. Namun aku masih terlihat biasa saja. mungkin baru pertama kali aku merasakannya. dan aku masih bisa untuk membuka diri, menerima pria lain untuk menjadi kekasihku.

Rasa sakit hati yang ke-dua. Aku masih percaya. tidak semuanya pria itu jahat. pasti ada pria lain yang lebih baik darinya. Mungkin aku harus lebih hati-hati lagi untuk memilih pria yang akan menjadi kekasihku.

Dan Rasa sakit hati yang ke-tiga. Ini ternyata lebih sakit dari sebelumnya. Padahal aku memilih pria itu karena kebaikannya. ibadahnya yang aku lihat. bukan dari tampang-nya. bila melihat wajahnya. mantan-mantanku sebelumnya lebih tampan darinya. tapi ternyata akhirnya tidak sebaik yang aku bayangkan. Dia pun mencintai perempuan lain, selain diriku. Alias men-Dua.

Dari kejadian inilah. Aku sudah mulai lelah menjalin kasih dengan yang namanya pria. Ketidakpercayaanku pada pria hilang begitu saja.

Bila ada pria yang merayuku atau memujiku. kalau aku ini cantik, atau kalau aku ini manis dan lain sebagainya. aku anggap itu adalah gombal belaka.

Bahkan ada yang berbuat baik padaku atau perhatian padaku. aku selalu berpikiran negatif pada pria itu. Semua Pria baik pasti ada maunya. Benar-benar tidak tulus dari hati. Hanya nafsu saja. hanya melihat parasku dan tubuhku yang aku miliki. 

-----------------
Sudah beberapa bulan. aku sendiri. sudah beberapa kali aku menolak pria yang mengatakan cintanya padaku. entah itu dari pria tampan atau pun pria yang menurutku kaya. meskipun ada pria yang begitu pengertian dan walaupun aku tetap jutex, cuex, namun tetap saja ada pria yang terus tetap mengejarku. aku tetap menolaknya.

Karena sebelumnya pun yang sudah menjadi kekasihku. Awalnya baik. Namun akhirnya menyakitkan. dan aku tidak ingin terulang kembali.

-----------------

Di-Umurku ke-25. Sudah kurang lebih satu tahun aku sendiri. Rasa jenuh pun datang padaku. Aku merindukan perhatian dan kasih sayang dari seorang pria. Atau mungkin karena waktu itu aku  sedang memikirkan sebuah Pernikahan."Kapan aku menikah". Karena aku lihat umurku, sudah cukup untuk Menikah. dan teman-temanku pula sudah banyak yang sudah menikah.

Karena itu pula. Yang ada dalam pikiranku. Pertanyaan yang aku rasakan datang begitu saja. Tidak hanya aku tanyakan pada hatiku sendiri. aku pun share di status BBM dan Facebook.
" Kapan Bisa Punya Cowok. yang tulus dari HATI. Bukan dari NAFSU saja "

Lumayan banyak respon yang aku terima. terutama di Facebook. ada perempuan yang bercoment, yang mengatakan-" emang pria semuanya seperti itu, ga ada yang tulus "  dan ada pula pria yang bercoment-"tidak semuanya pria seperti itu". dan ada pula yang bercoment-"bahwa yang baik dapat pula yang baik, begitu juga sebaliknya ". dan masih banyak lagi. ada yang negatif maupun positif " .

Dari beberapa coment dan saran yang aku terima dari teman yang aku kenal bahkan dari teman yang belum begitu aku kenal. ada satu kalimat yang menurutku itu adalah yang sangat menyakitkanku. atau itu adalah teguranku. Namun setelah dipikir-pikir kalimat itu, ada benarnya juga. bahkan mungkin 100% benar.

" yang baik dapat pula yang baik, begitu juga sebaliknya ".

Kalimat itu. yang awalnya membuatku sakit hati. Dia bercoment seperti itu. berarti dia menuduhku. bahwa aku ini bukan perempuan yang baik-baik. aku pikir-emang dia siapa ?. kenal aku pun tidak. beraninya dia mengatakan aku seperti itu. dia tahu darimana kalau selama ini aku tidak baik.

Karena Coment itu. aku terus memikirkan diriku. dan terus bertanya pada diriku sendiri. apakah aku seburuk itu.

Dan Ke-esokan-nya. ada coment lagi. dari teman lain. yang belum begitu aku kenal pula.

" Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).” An-Nur Ayat 26.

Aku semakin terkejut dengan coment itu. sepertinya yang sebelumnya aku pikirkan. mungkin maksudnya sama dengan coment yang aku baru terima. Karena rasa penasaranku. Dengan itu aku terus mencoba mencari maksud ayat tersebut. Aku cari artikel di Google. Atau pun aku cari buku yang berhubungan dengan coment itu.  Karena kalau sudah ada yang berhubungan dengan Ayat Al-Quran. aku sudah tidak bisa melawan lagi. 

-------------------

Setelah aku pelajari. baik itu aku baca langsung dari Al-quran. Maupun dari internet dan Buku. Ya semuanya hampir sama tujuannya. Hampir sama maksudnya. hingga aku berpikir tentang diriku sendiri. diwaktu aku masih belum mempunyai kekasih maupun ketika sudah mempunyai kekasih.

Waktu masa sekolah. Sebenarnya aku pernah belajar membaca al-quran. hingga aku bisa lancar membaca-nya. Namun aku tidak mengerti apa maksud dan pesan yang disampaikan. atau mungkin aku pura-pura lupa. itu karena pergaulanku.

Kitab Suci Al-quran. Sebenarnya adalah pedoman hidup menjadi muslimah/muslim yang baik dimata Allah Swt. Namun aku melupakan-nya. Apa karena itu. aku tidak termasuk perempuan yang baik dimata Tuhanku. Tuhan yang menentukan kehidupanku. sesuai dengan apa yang pernah aku lakukan atau aku ucapkan. bila sikapku tidak baik. yang aku dapatkan tidak baik pula. begitu pula sebaliknya.

Menjadi muslim/muslimah yang baik. tidak hanya kita tidak melakukan kekerasan saja. tidak hanya kita tidak mencuri saja atau yang lain terlihat kejahatannya. Tapi pula. dari cara berpakaian-nya, ucapan-nya. dan tindakan-nya. sudah pantaskah  menjadi muslim/muslimah yang baik dimata Allah Swt.  Yang sudah kita ketahui di kitab suci Al-quran.
  


------------------


Ternyata apa yang terjadi padaku. semua itu karena salahku sendiri. itu yang sekarang sudah ada didalam pikiranku dan dikehidupanku. aku sudah tidak bisa lagi menyalahkan pria itu atau pun orang lain yang telah menyakitiku. Semua itu karena pilihanku. pilihan hidupku. meskipun sebenarnya hal itu tidak aku inginkan. namun sikapku dan ucapanku sehari-hari di dalam kehidupanku. itu adalah pilihanku yang sebenarnya.

Jadi karena aku menginginkan sesuatu hal yang baik. aku harus berubah se-segera mungkin. untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya. Memang manusia tidak sempurna. pasti pernah melakukan kesalahan. Namun. bila kita tidak mencoba dan berusaha untuk melakukan perubahan yang lebih baik. itu sama saja orang itu sebenarnya tidak menginginkan kehidupan yang lebih baik lagi. Tuhan Pun tahu mana yang benar-benar ingin berubah dan mana yang hanya bicara saja.
 Jadi jangan pernah bercoment- " bahwa kita sudah melakukan atau menjadi orang yang baik. namun kenapa ?. kehidupan kita masih biasa saja ". bila itu terjadi. maka dimata Tuhan, kita belum menjadi orang baik. karena Hanya Tuhan yang Tahu. Mana orang yang sudah terlihat lebih baik dan tidak. kita hanya berusaha saja.

Terimakasih Ya Allah. Engkau telah menegurku. disaat aku mempunyai niat menikah. Semoga dengan perubahanku ini. bisa mendapatkan suami yang baik. dan yang pasti sesuai dengan seberapa besarkah, seberapa mampuhkah aku merubah hidupku. mencoba menjalani hidup yang lebih baik dari sebelumnya.


Emang benar. bila ada niat yang baik. pasti ada solusi-nya. jangankan niat baik. mau niat jahat saja. pasti ada jalan-nya.
dan ini adalah solusi utamanya. berusaha semampuhku untuk menjadi muslimah yang baik dimata Allah Swt.

Dari caraku berpakaian. memang cara berpakaianku biasa saja. dan mungkin menurut orang lain, tidak begitu terlihat berpakain sexy atau terbuka. Namun Dimata Tuhan belum tentu sepeti itu. Makan-nya dengan pemikiran itu. dan aku pun mampuh melakukan-nya. Satu-satunya cara sebagai muslimah yang bisa menutupi aurat-nya. ya dengan cara berpakaian hijab. Masa sih cuma berpakaian seperti itu saja, aku tidak mampuh. sepertinya bagiku itu sangat mudah. dan akhirnya Alhamdulillah aku mampuh untuk berpakaian seperti itu.

Dibandingkan berpakaian. mungkin lebih sulit melakukan ibadah wajib dan sunnah-nya. dan pula melakukan apa yang kita akan ucapkan sehari-hari. karena kita akan bertemu dengan berbagai orang yang berbeda karakter. aku harus bisa bersabar dan mengontrol emosi sebaik mungkin.

Aplagi dengan perubahanku sekarang. pasti ada orang yang suka dan tidak suka.

Namun aku harus tetap semangat. dengan niat yang baikku ini. dan aku harus percaya kalau aku pasti bisa. untuk merubah hidupku menjadi muslimah yang baik.   

----------------

Tiga bulan kemudian.

Didalam bus. aku yang sedang duduk di tempat kursih dua-sebelah kanan. dan disebelah kananku Ada Pria berkemeja putih sedang berdiri, mungkin sedang mencari kursih yang kosong. Karena dia melihat kursih disebelah kiriku kosong.
" Maaf mba, boleh aku duduk disana ? "
" boleh mas " . lalu aku berdiri untuk mempersilahkan pria itu duduk dikursih sebelah kiri. Namun aku tidak duduk kembali. dikursih sebelah-nya.

Alhamdulillah. aku berdiri hanya beberapa menit saja. karena tidak lama kemudian, aku melihat ada pria yang keluar dari bus. dan karena kursih yang dia duduki. disebelahnya adalah perempuan. aku berani duduk disana.

-----------------

Setelah sampai terminal bus. aku harus naik angkot terlebih dahulu. Sebelum sampai di tempat kerjaku.

Didalam angkot. aku duduk dibelakang supir. dan disebelahku adalah wanita yang sudah berlanjut. ketika aku menengok sekilas kebelakang mobil atau arah samping kiriku. sepertinya aku pernah melihat pria yang duduk di situ.

Kurang lebih setengah jam. akhirnya sampai juga di gerbang depan kantor-tempatku berkerja. namun sebelum aku masuk gerbang itu. sepertinya ada yang memanggilku.

" Mba.., Mba..., mba.. " aku pikir suara itu untuk orang lain. tapi karena suaranya semakin dekat ke arahku. aku pun menengok kebelakang. Dengan wajahku yang bertanya-tanya ???.
" ada apa ya mas .. ? "
" Maaf ya mba. ganggu sebentar ... "
" ya ada apa mas .. ? "
" mba masih ingat aku .. ? "
" ....... "
aku pikir-pikir. " mas yang ada diangkot tadi kan .. ? "
" iya. tapi bukan itu maksudku mba .. "
" maaf ya mas. sebentar lagi sudah jam kerja nih.. ? "
" oo maaf mba. gini mba. aku yang satu bus sama mba. mba yang memperbolehkan duduk dikursih disebelahnya mba duduk. ingat ga mba ? "
" .. ehmmm.... ooo iya ya aku inget. terus masalahnya apa mas .. ? "
" Kenapa setelah aku duduk. mba tidak mau duduk lagi disebelahku.. apa karena bajuku bau mba... ? "
" ... bukan itu mas .. "
aku sambil tersenyum kecil.
" atau kerana aku pria yang jelek mba .. ? "
mendengar-nya. membuatku tertawa kecil. 
" bukan karena itu juga mas .. ?. maaf ya mas. aku bersikap seperti itu. hanya mengikuti saja cara bersikap muslimah yang baik. bukan karena mas itu bau atau jelek. " .
" ooo.. karena itu. kalau itu aku mengerti mba. maaf ya mba sudah mengganggu. "
dia tersenyum dengan wajah yang sedikit malu.
" iya ga apa-apa mas.. aku juga minta maaf kalau mas sudah tersinggung dengan sikapku itu.. "
"......sama-sama mba "
" sudah telat nih mas, aku kerja dulu ya.. "
" oo iya mba. sekali lagi maaf ya mba. "
" iya sama-sama "
kami saling tersenyum.

--------------------------------


Ke-esokan-nya.

Ketika aku sedang berkerja. aku lihat dikomputer sudah jam 12 siang. Aku langsung bergegas dan pergi dengan membawa tas untuk menuju mushollah.

Dan setelah sholat. aku makan siang ditempat biasanya aku makan. Rumah makan sederhana. 

Hari ini aku makan sendiri. karena teman dekatku. sedang pergi keluar bersama Suami-nya.

Ketika aku sedang menikmati makan siang favoriteku. tiba-tiba ada suara pria.
" Maaf mba. boleh aku duduk disini .. " aku pun langsung melihat kearah suara itu. aku lihat dia sedang tersenyum padaku. dan aku masih terlihat bingung.
" Mas yang ... "
" iya mba. namaku Rizky.. "
. sambil tangan kanannya diulurkan kepadaku. namun aku tidak membalasnya dengan bersalaman. aku hanya sedikit menundukkan kepalaku dan tersenyum sambil berkata " Maaf " , " aku Putri " .
" Boleh aku duduk disini mba.. ? "
" oo iya ya.. boleh. silahkan mas.. " .
" makasih mba .. "
" ............. "
" ............. "

" Mas kerjanya, dekat daerah sini juga .. ? "
" Tempat kerjaku jauh dari sini mba.. "
" Kok bisa makan disini .. "
" Ehmm... emang ga boleh ya mba. orang jauh makan disini .. ? "
lalu dia tersenyum.
" ya bukannya begitu. aneh aja. "
" iya sih. aneh juga ya mba. tadi abis dari tempat teman. karena lewat sini. ya sekalian aja makan siang.. "
" oo begitu ya .. "
" iya mba .. "
" ............."
" ............. "


Sebenar-nya aku tidak terlalu begitu suka bicara dengan orang yang baru kenal. tapi aku merasa tidak enak pada dia. dan aku takut terlihat sombong atau apa gitu. dan karena niatku pula. ingin selalu bersikap baik pada semua orang.

Setelah bicara cukup lama dengan-nya. dia minta tolong padaku.

" maaf mba. boleh aku minta tolong.. "
" minta tolong apa ya .. ? "
" gini mba. Aku mau hubungi saudaraku. tapi hp-ku sedang lobet. boleh pinjam sebentar Hp-nya. nanti pulsa-nya aku bayar dech mba. " .
" oo.. cuma itu doank. aku kira apa. Nih.. pake aja. ga usah bayar mas. cuma telepon doank kok.. "
" makasih mba.. "
" ............. "
Dia mencoba menelepon nomor yang dia tekan. aku lihat sepertinya yang dia hubungi. tidak ada jawaban. berkali-kali dia telepon namun terlihat sikapnya seperti tidak tersambung.
" gimana mas .. ? "
" tau nih mba. ga diangkat-angkat teleponnya.. "
lalu dia mengembalikan Hp-ku .
" ................. "
" ................. " 
   

Setelah makan siang selesai. kami berpisah.   

-------------------


Malam-nya. jam sepuluh malam. sebelum aku tidur. Hp-ku berdering. Aku lihat nomor yang meneleponku tanpa nama. hanya tertera nomor saja. dan aku jawab. 

" Assalamualaikum ..."
" Waalaikumsalam ... "
" maaf ya. ini dengan siapa ? "
" ini Rizky .. "
" Rizky. Rizky mana ya .. ? "
" masa lupa sih mba. yang tadi siang makan bareng sama mba.."
" oo mas Rizky. maaf mas. kok mas tau nomorku ? "
" sebelumnya. mas minta maaf nih dah ganggu mba malam-malam begini. "
" iya ga apa-apa mas. "
" Sekali lagi nih mba. mas minta maaf lagi.. "
" Maaf apa lagi mas. banyak amat maaf-nya .. "
" Sebenar-nya aku telepon. mau jujur sama mba .. "
" jadi selama ini mas berbohong terus ya .. "
dengan nada suaraku seperti sedang bercanda. 
" bukan gitu mba. sebenarnya tadi siang itu. aku benar-benar berniat untuk ketemu mba. "
" ooo ya. emang ada keperluan apa ya mas, mau ketemu aku ? "
" aku hanya ingin berkenalan saja sama mba. dan soal aku pinjam Hp mba. itu sebenarnya hanya ingin tahu nomor telepon mba aja. bukan untuk menelepon saudaraku.. maaf ya mba..? "
" emang begitu ya cowok. kalau ada maunya, pinter bo'ong... "
" tapi benaran mba. aku cuma ingin berkenalan aja sama mba.. tidak bermaksud begitu mba .. " .
" kenapa ga langsung aja, bilang pengen kenalan gitu.. "
" malu mba. ga berani .. " .
" terus sekarang. kamu malu ga .. ? "
" malu sih mba. tapi tidak ada cara lain lagi. kalau ga begini, mungkin sulit untuk berkenalan sama mba.. "
" Apa sih yang membuat mas, mau kenlan sama aku .. ? "
" Aku lihat mba itu beda dengan perempuan yang pernah aku kenal " .
" mang bedanya dimana .. "
" Mba tidak hanya berhijab saja. namun sikapnya mba juga memperlihatkan seperti muslimah yang baik pula.. "
" ooo itu. maaf ya mas. banyak pula kok perempuan seperti itu. mungkin mas saja yang baru tau.. "
" iya mungkin juga ya mba.. "
" maaf ya mas. dah malam nih. aku dah ngantuk "
" oo iya mba. sekali lagi maaf ya mba .."
" iya ga apa-apa "
" mba ga marah kan .. ? "
" kenapa mesti marah. ga kok. kamu kan cuma pengen kenalan aja. "
" makasih ya mba.. "
" sama-sama. udah dulu ya .. ? "
" iya mba. wassalamualaikum.. "
" Waalaikumsalam ... "

Sudah tidak aneh lagi bagiku. pria berbohong seperti itu. karena itu sudah pernah terjadi padaku. dulu bila ada pria seperti itu. dipikiranku selalu negatif tentangnya. karena aku pernah merasakan sakit hati karenanya.  dan pasti pria itu sudah mencoba melakukan-nya ke perempuan-perempuan lain. tidak hanya aku saja sebagai korban-nya.

Namun kali ini. karena aku sudah mulai berubah. aku selalu berusaha untuk berpikir positif pada semua pria yang aku kenal dan pria yang sedang mendekatiku. aku terus mencoba untuk percaya dan yakin, masih banyak pria yang baik hati.  

dan mungkin karena perubahan ibadahku pula. aku merasakan intuisiku lebih tajam dari biasanya. aku seakan lebih mengerti orang yang benar-benar baik dan tulus maupun hanya berpura-pura saja.

Ketika aku merasakan. ada pria yang sebenarnya pria itu hanya bicara saja. atau hanya berpura-pura saja. tapi aku tidak mencoba untuk menghindar atau menjauh darinya. namun aku selalu tetap mencoba untuk bersikap baik padanya. dan selalu seolah-olah aku tidak tahu tentang-nya.  


----------------------------

Ke-esokan-nya lagi. Disaat aku makan siang. aku bertemu lagi dengan mas Rizky. Waktu itu aku bingung. " ini cowok. mau ngapain lagi datang kesini.. " .

Ternyata eh ternyata. dia datang hanya ingin menemuiku dan hanya ingin memastikan saja. kalau aku ini sedang tidak marah padanya. karena kebohongan-nya itu.

dan tidak hanya itu saja. dia benar-benar ingin berteman baik denganku. ya aku terima saja. ga ada salahnya berteman dengan-nya. aku pun merasakan-nya. entah dari mana datangnya perasaanku ini. perasaanku mengatakan kalau pria ini adalah pria baik-baik. niat pria ini benar-benar ingin berteman denganku dan mungkin saja dia ingin mengenalku lebih jauh lagi.

Lucu. ketika aku pun mau berteman dengan-nya. Wajahnya terlihat sangat senang. wajah polos yang aku lihat. benar-benar seperti anak kecil saja. anak kecil yang sudah memiliki apa yang dia inginkan.

---------------------------

 
Ada beberapa pria yang aku rasa sudah dekat denganku-berteman dekat. sudah saling tahu karakter atau sifat-nya. bahkan kebiasaan sehari-hari-nya. meskipun yang aku tahu hanya dari ceritanya saja. atau curhatan-nya saja. 


Dendy. Pria ini. dilihat dari fisik. menghampiri sempurna. berwajah putih tampan. berbadan tegap. Dia pengusaha. dan menjadi pelatih Fitness ditempat usahanya. aku kenal dia dari dunia maya. Meskipun aku belum bertemu dengan-nya. tapi aku lihat masih terlihat baik komunikasinya.
Karena aku pernah bilang padanya. bahwa aku sedang mencari pendamping untuk serius ke sebuah pernikahan. dia pernah meneleponku. dan berkata bahwa dia mau untuk menjadi suamiku. namun hatiku berkata lain. ada sesuatu yang aku rasakan. entah apa itu namanya. bila nanti aku menikah dengan-nya. aku merasakan ketidak-cocokkan dengan-nya.

Rama. Pria ini. dari Fisik. Dia agak sedikit kurus. namun berbadan tinggi. dan ber-kacamata. dia berkerja sebagai Accounting. Aku kenal dia dari teman dekatku. Setelah berkenalan dengan-nya. dia lebih sering menghubungiku. dan akhirnya kami saling mengenal. Ya karena dia tahu dari teman dekatku. bahwa aku tidak suka dengan pacaran. Dia pernah bilang padaku dengan serius. bahwa dia ingin melamarku. bila aku mau menerimanya.
Sebenar-nya dia pria baik. sudah Mapan. jelek pun tidak. Ya kembali lagi ke hati. apa yang aku rasakan. Cinta tidak perlu dipaksa. cinta tulus. akan datang dengan sendirinya.  perasaanku padanya. tidak ada yang special. hanya ingin berteman baik saja.

Irwan. Pria ini. kalau dari Fisik. Ya lumayan ganteng. Hidung mancung. Mata tajam. kalau sedang tersenyum. Ehmmm manis bingit dech. Kalau tingginya ya setandart. kalau tidak salah 170-an. 
Aku kenal dia di tempat kerjaku. dia sebagai teknisi komputer. Kalau mengenai informasi teknologi, dia jagonya dech. tidak hanya itu saja. dia pun luas wawasan-nya. dan aku lihat pun dia rajin sholat.
Mungkin menurut sebagian orang lain. Dia pria sempurna. sudah ganteng, pintar dan mempunyai pekerjaan yang meyakinkan. dan ditambah lagi dia rajin sholat. siapa coba yang ga mau. Cowok pun pasti ada yang mau. hehehe.. becanda ya.
Tapi entah kenapa. Hatiku diam saja. tidak ada rasa cinta pun padanya. hanya mengagumi saja. emang benar sih. mengagumi itu belum tentu mencintai. setuju ?. setuju aja dech. hehee..


BTW. aku lupa nih. kok bisa ya. banyak pria yang mendekati sempurna, mendekatiku. mungkin menurutku salah satunya adalah karena aku sendiri. Berpikir Yang baik-baik. maka akan datang pula yang baik-baik. karena sebelumnya setelah disakiti pria. aku selalu berpikiran negatif pada pria. maka yang datangnya pula kebanyakan yang tidak baik.

Pasti banyak yang setuju. Pria yang mempunyai wajah tampan atau ganteng, dan memiliki pekerjaan yang meyakinkan masa depan. atau dia orang kaya. dan mungkin termasuk rajin ibadah pula.
pasti sebagian besar. mereka memilih perempuan yang paling utama adalah Fisik. Perempuan miskin pun. atau perempuan nakal pun. bila dia terlihat cantik dan terlihat tubuh yang indah. pasti mereka ingin memilikinya. meskipun tidak semuanya pria seperti itu. tapi mungkin sebagian besar saperti itu.
Ayoo.. yang merasa pria tampan, ganteng dan mempunyai kekayaan dan lain-lain. ngaku dech. hehehe..

Tapi itu bisa termasuk wajar sih. yang tampan ya buat yang cantik. begitu juga sebaliknya. bila ada yang terjadi. yang jelek dapat yang tampan. atau sebaliknya. itu akan membuat orang lain curiga. bisa saja itu bukan karena suka atau cinta saja. ada hal-hal lain. mungkin.

Ya itu Rahasia Tuhan sih. namun dimata orang akan merasa terlihat aneh. pasti ada yang nyeletuk. " mungkin dipelet ". atau " di jampi-jampi ". ada pula yang gerutu. " mungkin karena dia kaya " . dan ada lagi " mungkin karena dia baik hati " . dan banyak lagi alasannya.

Ada lagi yang merasa dia pernah mengalaminya-mendapatkan cowok/cewek tampan/cantik. akan bilang seperti ini " kamu aja yang iri .., ga bisa dapetin cowok tampan/cewek cantik.. " . hehee.

Makan-nya dengan itu. Perempuan yang sudah memiliki tubuh yang indah dan berwajah cantik. Seharusnya mereka lebih bersyukur. tidak perlu memanfaatkan kelebihanmu. menggoda pria atau melakukan sesuatu yang membuat Tuhan marah. pergaulan yang sangat bebas. tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik. dan ada pula yang memperkerjakan tubuhnya sendiri.

Kok bisa sih. perempuan cantik bisa sakit hati. padahal perempuan cantik banyak disukai pria. dan sangat mudah pula untuk mendapatkan penggantinya. yang merasa perempuan cantik akan bilang seperti ini " ga semudah itu kali. perempuan cantik juga manusia ". hehee .
berarti. masalahnya bukan cantik dan jelek. semuanya pasti merasakan sakit hati. namun ini adalah mengenai sikap kita sehari-hari.

Temanku bilang. baik itu pria maupun perempuan. bahkan mantan-mantanku. pernah berkata padaku. kalau aku ini cantik. dan aku sudah seperti modeling saja. itu yang membuatku GR. dan membuatku lebih percaya diri pula. hingga aku bercermin berkali-kali. Apa benar ? . Jujur saja. hanya mirip. itu menurutku. hehee.. cantik tidaknya. itu tergantung siapa yang menilai. Setuju ?. Setuju aja dech. hehee ..

Sebelumnya. harusnya aku lebih bersyukur dianugrahi tubuh dan wajah yang lebih baik dari yang lain. namun aku tidak seperti itu. ya tidak salah lagi. aku pernah sakit hati berkali-kali. dan pantas saja aku bertemu dengan pria-pria yang tidak baik.

Berhijab. selain menutupi aurat. ternyata itu adalah salah satu bentuk kita bersyukur. aku pernah merasakan-nya. betapa nikmatnya yang aku rasakan. dan aku alami. setelah berhijab. lebih banyak orang yang menghormatiku. menghargaiku sebagai muslimah. dan lebih banyak aku bertemu dengan orang-orang yang ramah dan sopan. mungkin ini salah satu anugrah terindah perempuan yang berhijab. hanya berhijab saja. balasan-nya seperti itu. apalagi bila disertai dengan sikap dan ibadah. mungkin akan lebih indah lagi untuk menikmati hidup ini. Semoga ini terjadi padaku.

-----------------------


Kembali pada cerita temanku. Dendy. Rama. dan Irwan. ketika aku memikirakn mereka bertiga. aku jadi teringat dengan mas Rizky. Entah kenapa tiba-tiba muncul saja dalam pikiranku. 

Selama ini yang aku kenal. dia itu masih bersikap baik padaku. masih terlihat sopan.

Rizky. kalau dari fisik. biasa saja sih. dibilang pendek. ya tidak. dibilang tinggi pun tidak. tinggi-nya ya hampir menyamaiku. bahkan lebih sedikit, tinggian aku. Wajah-nya tidak setampan mantan-mantanku. namun aku merasakan sesuatu bila aku lihat wajahnya. menatap matanya. dan sesuatu itu yang membuatku senang melihatnya. Putih sih tidak. tapi bersih.
Mengenai pekerjaan-nya. aku hanya tahu dia mengajar. tapi tidak tahu mengajar apa. dan dimana. bila aku bertemu dengan-nya sangat berbeda dengan teman-temanku yang lain.
Dia sedikit bicara. Entah kenapa. mungkin malu atau kurang percaya diri. dan itu membuat diriku menjadi sedikit kaku didepan-nya. aku pun belum tahu pasti. apakah itu sifat aslinya atau karena hanya bertemu denganku saja. Entahlah.

Ya hanya dia. yang bersikap tidak terlalu agresif. pria lain. hampir tiap hari menghubungiku. kalau dia, ya paling sering seminggu tiga kali menghubungiku.

Apa karena itu. yang membuatku penasaran padanya. dan saat ini aku mulai memikirkan-nya. Yang sebelumnya aku sedikit cuex padanya. dan sekarang tiba-tiba aku peduli padanya.

---------------------

Minggu pagi. Dia menghubungiku. Disaat dia bertanya tentang perusahaan tempatku berkerja. setelah aku menjawabnya. aku pun bertanya tentang pekerjaan dia.

" Mas. kalau boleh tahu. mas mengajar dimana ya.. ? "
" hari ini kamu ada acara ga .. ? "
" ga ada mas. emang kenapa mas .. ? "

" kalau kamu pengen tau, aku mengajar dimana. kebetulan hari ini aku mau kesana. kita bareng aja kesana. jangan lupa ajak juga adikmu itu yang kecil. siapa namanya tuh.. ? "
" Anis mas .. "
" oo iya anis.. gimana menurutmu, mau..  ? "
" boleh mas. dirumah juga sedang tidak ada kegiatan.. '
" kalau begitu nanti satu jam lagi aku jemput kamu ya .. ? "
" makasih mas.. " 

Ya sekarang dia tidak memanggilku dengan sebutan "mba" lagi. karena sudah tahu. kalau dia itu umurnya lebih tua dariku. hanya beda dua tahun saja.

Setelah dia menghubungiku. ada pertanyaan didalam pikiranku. " menjemput aku .. ? " . Dia akan menjemput aku pakai apa ya.. ? . yang aku tahu. dia biasanya kan, kemana-mana naik bus, angkot atau ojek. ehmm...  ya mungkin saja . naik bus. hehhee..

Satu jam lebih. terdengar bunyi Klakson mobil. aku pun keluar rumah. ternyata dia-mas Rizky. berdiri disebelah mobil berwarna putih. Sedikit terkejut melihat dia membawa mobil. yang belum pernah aku lihat sebelumnya. lalu aku memanggil adikku yang sudah siap untuk pergi.

Didalam Mobil. Dia meminta maaf padaku. karena datang-nya terlambat. padahal hanya lebih 15 menit saja. selama diperjalanan. pikiranku masih dihantui dengan banyak pertanyaan. " ini sebenarnya mobil siapa ya ? " . " apakah ini mobil dia .. ? " . " atau mungkin ini mobil dari tempat dia berkerja.. " .
Menurutku mobil ini bagus dan pasti mahal. Merk-nya saja Toyota. Ehmm .. ini membuatku bingung. dan aku tidak berani untuk bertanya padanya.

------------------

Setelah sampai tujuan. Ternyata. dia berkerja di tempat yayasan Anak Yatim Piatu. tidak pernah terpikirkan olehku. Dia mengajar disini.
Aku pun diperkenalkan pada guru-guru disekitarnya maupun pekerja lain yang disana dan murid-muridnya pun dia kenalkan padaku.

Ada lagi yang membuatku malu dan senang pula. Mas Rizky. meminta pada murid-muridnya. untuk mendo'akanku. Agar mendapatkan jodoh yang baik dan segera menikah. Kata dia " Do'a Anak yatim piatu itu mudah dikabulkan... " Aplagi anak yatim piatu ini rajin beribadah. dan rajin menghapal Al'Quran.

Setelah mendo'a-kan-ku. Teman-nya mas Rizky yang disebelahnya. Meminta pada murid-murid-nya untuk mendo'a kan pula Mas Rizky. Agar cepat menikah pula. (mendengar-nya. dalam hatiku tertawa). Dia melihat kearahku dan aku pun melihat-nya. lalu kami saling tersenyum.

-----------------

Setelah aku tahu dia berkerja disebuah Yayasan. Aku jadi terpikir. ingin sekali menyedekahkan sebagian Rejekiku. Ya karena aku pun mempunyai keinginan. niat untuk segerah menikah dengan pria yang baik. Tidak tanggung-tanggung. dan aku pun tidak pernah memikirkan akan rugi atau tidak nantinya. Waktu itu. aku hanya memikirkan keinginanku saja. Aku menyedekahkan semua gajiku full. sebulan aku berkerja. Aku lakukan itu. ya Karena aku masih punya tabungan pula. jadi masih bisa untuk makan dan kebutuhanku sehari-hari.

Pagi-nya aku bersedekah. Malam-nya aku dapat telepon dari Mas Rizky. Bukan dapat hadiah telepon ya. Maksudnya. Mas Rizky menghubungiku via telepon. Hehee.

Dia telepon bukan mengenai tentang aku bersedekah. Tapi dia bercerita tentang dirinya. (Tumben dia tiba-tiba curhat sama aku).

" Put. Aku kan pernah bilang. kalau Do'a-nya anak yatim itu mudah dikabulkan. Tapi kenapa ya. sebelumnya aku tidak pernah terpikirkan murid-muridku untuk mendo'a-kan-ku.. " .
" Iya tuh. kok bisa gitu y. Mas sibuk terus kali. jadi ga pernah mikirin untuk diri sendiri.. " .
" ehmm. ga juga tuh put. tau ga put. pertanyaanku yang selama ini tidak ada jawaban-nya. sekarang aku sudah tahu jawaban-nya. mungkin ini karena do'a mereka ya put.. "
" Ya mungkin saja mas.., emang pertanyaan apa mas, kalau boleh aku tau ?  "
" ini put. Aku kan sudah lama menyukai seseorang. tapi aku masih ragu. Apakah dia menyukaiku atau tidak.. ? . nah itu pertanyaannya put.. "
" oooo soal perempuan hehehe .. "


Kenapa ya disaat mendengar dia tentang seseorang yang disukainya. aku agak sedikit kecewa. Ehmm padahal selama ini aku masih bersikap biasa saja sama dia. tidak terlalu gimana gitu. Entahlah. namanya juga perasaan. bisa datang tiba-tiba. yang awalnya tidak suka aja. bisa jadi suka.

" Iya put... "
" terus jawaban-nya apa mas.. ?. mas kan sekarang sudah tahu.. "
" Jawabannya. Yang ada dipikiranku put. aku harus tanya langsung ke orang-nya put.. biar lebih tahu dan jelas "
" hahahahaha.... mas ini ada-ada saja... "
" kok ketawa put.. ? "
" ya mas ini. yang begitu saja karena do'a nya mereka. itu sama aja lom ada jawabannya. kalau cuma itu doank sih. semua orang juga tahu kalau ga tanya langsung, ya mana bisa tahu. hehehe .. "
" hehehe iya ya put.. "
" Emang mas belum pernah pacaran ya .. ? "
" Belum put. Cuma teman dekat aja put "
" oo pantesan aja. ya sudah mas ngomong aja langsung sama dia. tapi jangan main-main loh mas. bila perlu, bilang saja mas mau melamarnya. perempuan kan suka pria yang terlihat serius.. "
" ya itu juga yang ada dalam pikiranku. kalau dia benar-benar suka. ya Mas juga akan melamarnya dan menikahinya.. "
" Bagus kalau gitu mas. ya semoga saja dia juga suka ya mas.. "
" Aamiin .. makasih ya put.."
" ya sama-sama mas. semangat ya mas.. "
" siipp.. "


Dia itu sebenarnya lucu atau polos sih. tapi yang aku rasakan sih dia masih terlihat jujur.

Malam itu pula. aku jadi sulit tidur. kenapa aku harus memikirkan dia terus ya. " siapa ya perempuan itu. yang disukai Mas Rizky..".
" aku pikir sejak pertama dia kenalan sama aku. dia sudah suka sama aku.. " . Upss... kenapa aku berpikir seperti itu ya. kok aku jadi lebih peduli sama dia sih. kalimat itu. seakan kalau aku ini mengharapkan dia. jangan-jangan kalau aku ini sedang cemburu. atau aku sedang jatuh.... ( ya kalian sudah pasti tahu kan.. maksudku)

Jatuh cinta ?. kenapa aku harus jatuh cinta padanya. Wajah-nya pun tidak cakep-cakep banget. Baik pun. ada juga temanku yang baik. Pekerjaannya atau penghasilannya. mungkin ada yang lebih baik dari temanku. tapi kenapa ya, aku merasakan dia itu berbeda dengan pria lain-nya yang aku kenal. dan aku pernah membayangkan bila nanti aku menikah dengan-nya. aku merasakan ada kecocokkan. dan aku merasakan kebahagiaan bersama-nya. Apakah perasaanku ini adalah petunjuk dari Tuhan, Kalau dia itu benar-benar jodohku.kalau dia itu benar-benar pria yang aku inginkan.  Entahlah. ini masih rahasia Tuhan.

Kenapa aku harus memikirkan dia. kalau dia itu jodohku. Kan aku sudah tahu, dia sudah menyukai seseorang. Kemungkinan besar kan. dia itu bukan jodohku. tapi ya kita tunggu saja cerita selanjutnya. Rencana Tuhan apa lagi. yang akan diberikan kepadaku.         

--------------------
    
Hari sabtu siang. Dia menghubungiku. Awalnya sih ngomongin cerita-cerita biasa saja, pekerjaan atau lain-nya. Namun entah kenapa dengan spontan-nya aku bertanya pada-nya.
" Mas Gimana perempuan itu.. ? "
" Perempuan yang mana put..? "
" itu mas. yang mas sukai.. dia mau menerima mas ga ? "


Cuit cuit. Ada apa denganku. kenapa aku berani tentang pertanyaan itu ya. setelah bertanya. sebenarnya aku menyesal dan malu. karena itu seakan aku memberi tanda padanya. 

" belum ngomong put.. ? "
" Lah kenapa mas. ya karena aku belum sempat bertemu dengan-nya..".
" ooo.. mas lagi sibuk ya.. "
" bukan itu put.. masih belum yakin aja.., nanti juga kalau dah merasa yakin. aku juga akan bilang kok..  "
" ya sudah kalau begitu .. tapi cepetan mas. nanti keduluan sama orang lain loh mas.. "
" ya kalau itu sih. berarti dia bukan jodohku put.. "
" ehmmm.... tapi kan kalau mas ga ada usaha. ya salah mas sendiri.. "
" iya sih put.. ngomong-ngomong. besok kamu ada acara ngga ? "
" ga ada tuh mas.."
" kalau begitu besok kamu main ya ketempat aku berkerja.. aku akan kenalin kamu sama seseorang...  "
" siapa mas ? "
" ada dech. Ya siapa tau dia cocok sama kamu. kan kata kamu kalau ga ada usaha. salah sendiri kalau nanti ga dapat jodoh. hehehe "
" Ehmmm..mas ini.. "

Rasanya perasaanku semakin kecewa- mendengar dia ingin menjodohkan aku dengan orang lain. kenapa harus sekarang dia berniat seperti itu. Tapi ya karena aku terjebak dengan omonganku sendiri. aku meng-iya kan saja ajakan-nya. ya siapa tau pria yang dikenalin itu adalah jodohku.

" jadi mau ga nih.. ? "
" iya dech insyaAllah Mas .. "
" Jangan lupa ya ajak juga adikmu itu yang cantik .. aku kangen nih.. "
" Iya mas "


Maksudnya adikku yang cantik itu adalah Anis. Kenapa mesti kangen sama dia sih. Cantik juga. cantikan aku . hehehe .


------------------------

Ke-esokan-nya.

Meskipun masih ada rasa sedikit kecewa dan sedikit grogi untuk bertemu dengan orang yang ingin berkenalan. namun Akhirnya. Aku jadi pergi bersama adikku ke tempat Yayasan itu.

Tiba disana. kami diajak ke tempat ruangan yang lumayan cukup besar. entahlah itu ruangan apa namanya. setelah kami duduk. hatiku berbisik " mana pria yang mau kenal denganku. atau jangan-jangan dia belum datang " .
Ketika aku ingin bertanya padanya soal seseorang itu. Aku mendengar suara pintu terbuka. dan aku lihat Ada dua orang yang terlihat sudah tua.

Tunggu-tunggu. Bukan-nya dia ingin menjodohkan aku dengan pria lain. kenapa orang tua yang datang kesini. Masa dia tega mau menjodohkan aku dengan orang itu. Tidak tidak...

Setelah mereka duduk. Mas Rizky memperkenalkannya padaku.

" Put Kenalin nih. ini orangtuaku.. "

Jreng jreng.... kagetnya minta ampun. selama ini aku belum pernah bertemu orangtuanya mas Rizky. Ada apa nih ? . Apa-apaan nih mas Rizky.

Setelah bersalaman dengan mereka. tidak lama kemudian ibunya berkata, " jadi ini. perempuan yang kamu ceritakan itu.. " . Mas rizky hanya tersenyum saja.

Aku masih terlihat bingung maksud mas rizky memperkenalkan aku dengan orangtuanya. apalagi mendengar ibunya berkata seperti itu. Mas Rizky sudah cerita apa saja tentangku, pada ibu-nya.

" Maaf ya bu. Mas Rizky sudah cerita apa ya .. ? "
Ibunya terkejut mendengar apa yang telah aku katakan itu.
" jadi kamu belum tahu. kenapa ibu dan bapak datang kesini.. "
" ... "  aku hanya geleng-geleng kepala. kemudian aku dan ibunya melihat kearah Mas Rizky. Dan mas Rizky hanya tersenyum-senyum saja.

Lalu bapak-nya " Emang begitu bu. Dia itu suka memberi kejutan .. "
Kejutan. makin bingung aku. kejutan apa maksudnya.

aku pun melihat kearah wajah mas Rizky dengan wajahku yang bertanya-tanya- " Mas .. ? "

" iya ya. nanti aku jelasin. perempuan yang selama ini aku sukai itu. ya kamu .. " .

Wajahku semakin terkejut dan masih terlihat bingung. Entah apa yang harus aku katakan. saat itu. aku hanya bisa diam saja.

" ini put sebagai keseriusanku sama kamu. aku datangkan orangtuaku.. karena aku benar-benar ingin menikah sama kamu.. " 

Apakah ini yang namanya kejutan. kenapa dia tidak bilang terlebih dahulu sih. Kepedean banget sih dia. bagaimana jadinya kalau aku ini menolak.  dia ga malu apa ?.

Seharusnya kan dia ngatain cinta dulu sama aku. kalau sudah diterima baru diperkenalkan ke orang tua. ini belum tau jawabannya. dan mengatakan cinta-nya didepan orangtuanya. orangtuanya tidak diberitahu lagi. Ehmm mas rizky ini Pria romantis atau pria yang tidak tau diri sih.. atau pria yang menyebalkan. atau pria yang mempunyai kepercayaan yang berlebihan. Aku pikir dia itu pria yang lugu, polos. tapi ternyata dia pria yang lebih percaya dariku. Dia melakukan ini seakan-akan, dia pun tahu kalau aku pun mencintai-nya. Ehmmm.. ada ya pria seperti itu. ini namanya pria ga takut untuk ditolak.

Entah apa yang harus aku katakan padanya. karena ini tidak terpikir olehku.

"  Mas bukan-nya mau menjodohkanku dengan pria lain .. " 
" siapa yang bilang begitu. ya kemarin ... ? " 
"  mang kemarin aku ngomong apa .. ? " 
"  mas mau memperkenalkan aku dengan seseorang.. katanya ya siapa tau cocok dengan aku .. " 
" oo itu . emank bener kan aku. ya seseorang itu adalah orangtuaku. ya siapa tau cocok sama kamu.. " 
" Ehmm ..iy ya hehee .. " ternyata aku salah paham. ini bikin aku malu aja nih. mungkin aku berpikiran seperti itu karena rasa cemburu atau kecewa. mungkin juga. dan orangtuanya Mas Rizky hanya tersenyum-senyum saja melihat kami berdua. 

" Mas aku jadi bingung nih. aku tidak tahu harus bilang apa. tidak pernah terpikir sebelumnya, akan terjadi seperti ini mas.. "
" Put. kamu jangan takut. ikutin aja apa yang kamu rasakan. aku melakukan semua ini ya karena aku sudah siap. bila kamu menolakku.."
" Mas sebenarnya aku tidak mau seperti ini .. "
" kamu tidak suka put. apa yang aku rencanakan ini .. "
" iya mas aku ga suka .. "
" Maafin aku dech. nanti aku buat lagi rencana yang baru dech.. "
" Enak aja. daripada kamu buat rencana baru lagi. lebih baik mas dan orangtua mas. datang saja ke rumah orangtuaku. untuk melamarku.. "
" Apa put. jadi benar kamu mau nerimaku.. "
" ......... " dengan perlahan-lahan. aku hanya menganggukkan kepala saja.
"............. " mas rizky dan orangtuanya. tertawa.
" Kamu tuh ya put. Buat aku .. "
" buat apa mas ... "
" buat aku makin cinta saja sama kamu ... "
" Ehmmm .... " dia membuatku malu didepan orangtua-nya.

Ya aku mau menerima dia. aku tidak tahu entah karena apa. Karena tampan. tidak juga. karena dia tidak tampan-tmpan banget. karena dia kaya. tidak juga. pekerjaannya saja hanya seorang pengajar. Mengajar di yayasan pula. mungkin penghasilan lebih besar dari guru di Sekolah-sekolah lain.

Aku salut padanya. dia sudah tahu penghasilan-nya ga seberapa besar. tapi dia masih bisa bertahan disana. padahal kalau dia mau. dia pun bisa mengajar ditempat lain. yang gaji-nya lebih besar. Namun karena dia sangat senang dan menikmatinya bersama anak-anak yatim piatu. dia tetap mengajar disana.

Tidak hanya itu saja. hatiku pun tidak bisa dibohongi. Aku pun merasa nyaman bersamanya. saat bicara pun, aku merasa sudah seperti keluarga saja.

Eamng benar apa yang aku rasakan. bila kita sudah melakukan hal yang baik. dan terus mencoba memperbaiki diri. baik itu dalam ibadahnya maupun dalam bersikap-nya. rasa dihati pun akan berubah dengan sendirinya. dan perubahan itu. menuju pada sesuatu hal yang baik. Seakan-akan Tuhan selalu menunjukkan apa yang kita rasakan. apa yang kita inginkan.

Berawal dari keinginan.
" Kapan Bisa Punya Cowok. yang tulus dari HATI. Bukan dari NAFSU saja "

Dan aku pikir-pikir kembali. keinginanku itu adalah sebuah keinginan yang baik.

Bila kita sudah mempunyai niat baik. Tuhan pun akan membantu atau akan menunjukkan jalan-nya. dan ini awal-nya petunjuk itu. dari sebuah coment.

" yang baik dapat pula yang baik, begitu juga sebaliknya ".

dan dilanjutkan dengan yang lebih jelas lagi. karena waktu itu aku masih belum mengerti. Coment pun datang kembali padaku.

" Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).” An-Nur Ayat 26.

Dari situlah awal perubahanku. karena aku percaya dan yakin. itu adalah petunjuk dari Tuhan. aku pun mengikutinya. karena jalan yang terbaik adalah Jalan-Nya Tuhan.

Cerita ini tidak sampai disini saja. ada sesuatu yang membuatku lebih terkejut lagi. mungkin ini karena bagian dari rasa Syukurku pada Allah Swt.   


--------------------

Ketika keluarga Mas Rizky melamarku. ada beberapa mobil mewah datang kerumahku. dan mereka terlihat sudah seperti keluarga orang kaya saja.

Keluargaku yang sederhana. melihat mereka sangat terkejut. karena yang aku ceritakan pada keluargaku. bahwa keluarga Mas Rizky adalah keluarga sederhana. namun kalau sudah mulai melihat kejadian seperti ini. aku menjadi curiga padanya.

Setelah lamaran selesai. besok-nya. aku sempat bertanya padanya.
" Mas itu dari keluarga orang kaya ya .. "
" ga put. biasa saja .. "
" kemarin, yang datang siapa tuh.. ? "
" Ya keluargaku ... saudara-saudara orangtuaku .. "
" Berarti benar kan.. kalau mas itu dari keluarga kaya .. "
" Emank kenapa put.. ?. ga kaya kok. mereka cuma punya mobil aja.."
" Ya kalau punya mobil semewah itu sih. ya sama aja mas kaya donk.. "
" iye dech apa aja kata tuan putri. hambamu ini akan nurut dech.. "
" apaan sih mas..., mas juga orang kaya donk.. "
" yang kaya tuch orangtuaku put. bukan aku.. "
" Kok mas ga cerita sih. kalau mas itu dari keluarga orang kaya.. "
" ya ngapain juga cerita. mau nyombongin diri apa. ya kamu sendiri ga tanya sama aku .. "
" hehee iya ya..........."
" ........... "


-------------------

Singkat cerita. kami menikah ditempat Yayasan dia berkerja. dengan Pernikahan yang tidak terlalu mewah. namun bagiku ini sangat mewah. mungkin karena aku sudah terbiasa hidup yang sederhana.

Setelah menikah dia bercerita lagi yang belum aku ketahui. Ternyata. selain dia berkerja di Tempat Yayasan Anak Yatim Piatu itu. Dia pula berkerja di perusahaan bapak-nya. Sebagai Direktur. Dan Tempat Yayasan Anak Yatim Piatu itu. Pemiliknya adalah Orangtua-nya. dan Mas Rizky pula yang mengurus Yayasan Itu.

Aku tidak menyangka. perubahanku ini akan terjadi seperti ini. Tuhan telah memberikan kebahagiaan buatku yang sangat luar biasa.

Hingga kami mempunyai tiga anak. dan sudah tinggal di Rumah kami sendiri. Bukan tinggal di kontrakan atau pula tinggal dirumah orangtua.

Mungkin bagi mas Rizky Rumah ini terlihat biasa saja. tapi bagiku ini termasuk rumah yang mewah.

lahir batin bersama suamiku. aku sangat bahagia.

----------------------


Anakku yang paling besar. yang sudah Curhat  padaku. Yang sebelumnya selalu menolak. bila aku suruh dia untuk berhijab. namun setelah aku menceritakan kisah hidupku ini. Ke-esokan-nya dia memintaku untuk dibelikan pakaian hijab. Alhamdulillah hidupku, ceritaku membawa berkah pada anakku.


" Sikapku adalah pilihanku. Itu yang akan menentukan hidupku. dan masa depanku. ". .



Selesai...
------------------
Tetaplah berusaha sebaik mungkin untuk menjadi Muslim/Muslimah yang baik. dan lihatlah masa depanmu nanti.

------------------
Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)











  

 



  


 








 




  



  




 

 
  
 

  







       

  


 









 



        
 

   



 






   
      
 

  

 

  






















 
    




  



  







  



 

 

Minggu, 22 Februari 2015

" AC.DW (Ada Cinta. Di Warteg) "

Cinta lokasi. benar-benar ada. tidak hanya ada saja. tapi kemungkinan sebagian besar orang pernah merasakan cinta lokasi. Cinta datang karena mungkin terlalu sering adanya pertemuan. hingga saling mengenal satu sama lain. dan hadir-lah benih-benih cinta diantara mereka.

Warteg (Warung tegal). Dijakarta banyak pula warteg. meskipun dipinggir jalan. namun banyak pula orang yang menikmati makanan disana. Warteg. tidak hanya pemiliknya berasal dari Tegal. atau pula tidak hanya masakan-masakan tegal saja. terkadang yang lain pun ada.  Seperti Rumah makan nasi padang. belum tentu yang membuat masakan itu orang padang. atau pedagangnya adalah orang padang.

Yang akan aku ceritakan disini. Warteg yang benar-benar berasal dari orang tegal. pelayan-nya pun asli dari tegal.

=======

Aku adalah pria yang sedang merantau diJakarta. Aku berkerja yang berhubungan dengan listrik/lampu,dan lain-lain sejenisnya. Orang bilang aku ini adalah Tukang Listrik. Pekerjaanku tidak hanya disatu tempat saja. Tergantung Contraktor. Proyek yang sedang mereka kerjakan.
 
Ya karena penghasilanku yang pas-pasan. aku selalu makan di Warteg. tidak terhitung sudah berapa banyak tempat Warteg yang sudah aku rasakan masakannya. ya tidak jauh sama rasanya.  Ya namanya anak muda. meskipun kata orang-aku adalah pria pendiam/pemalu/sedikit bicara. namun aku lebih suka Warteg. Bila  pelayannya anak-anak gadis muda. Meskipun aku jarang berbincang-bincang pada pelayan itu. tapi bagiku melihatnya sudah cukup senang.

Mungkin karena sifatku yang pemalu pada perempuan. Selama Dua Tahun diJakarta. Aku belum pernah memiliki perempuan dekat atau pacaran.  Rasanya gugup atau grogi bila bicara dengan perempuan. bila teman-temanku sedang berbincang-bincang dengan pelayan warteg yang pernah aku tempati.  aku hanya bisa tersenyum saja, Ngomong sekedarnya saja. Atau bicara, bila ditanya saja.

Tampangku tidak jelek-jelek amat. dan pula tidak cakep-cakep banget. biasa saja. Alias STD-SSStttaaannndddaaarrrrr...

=========

Entah harus bagaimana aku mendekati atau mendapatkan perempuan untuk menjadi kekasihku. Sedangkan aku tidak berani untuk bercanda atau merayu perempuan, hingga perempuan itu mencintaiku. Aku yang pemalu. pendiam. dan tidak begitu lancar bicara pada perempuan yang benar-benar aku kagumi. 

Pernah aku coba. tapi aku merasa masih terlihat kaku. tidah tahu yang salah yang mana. lawan bicaraku ataukah aku sendiri yang tidak bisa membuat perempuan itu nyaman didekatku. Entahlah .

Harus bagaimanakah ?. menjadi pria yang percaya diri dan tidak menjadi pria pemalu. sangat sulit bagiku untuk merubah kebiasaanku itu.

========

Diusiaku ke-25. Entah darimana datangnya. aku mempunyai pikiran-ingin segera menikah. Dengan keinginanku itu. aku mencoba lebih fokus untuk menabung, meskipun calon-nya belum ada.

Dan entah darimana datangnya lagi. aku teringat dengan ucapan guru agama diwaktu aku masih sekolah.       " bila kalian mempunyai keinginan atau mimpi. jangan lupa untuk mendekatkan diri pada Allah. Berdo'a-lah dimalam hari (Sholat Tahajud). Dan Allah akan menuntunmu ke jalan yang akan menuju keinginanmu/mimpimu. " .
Aku akui. kekuranganku terhadap perempuan. aku mempunyai sifat pemalu. sangat sulit untuk mendekati perempuan. bagaimana bisa aku mendapatkan perempuan bila aku terus begini.

Ya karena aku masih percaya pada Tuhanku. Yaitu Allah Swt. Aku akan mencoba untuk mendekatkan diri pada Allah. Dan Selain sholat Wajib. Aku pun akan mencoba terus untuk menunaikan sholat dimalam hari. Logikannya- Allah yang menentukan jodohku. Allah pula yang akan mempertemukan aku dengan jodohku. Menikah kan niat yang baik. Masa sih Allah tidak membantu umatnya yang sedang berniat baik. Meskipun aku adalah pria yang tetap masih pemalu/pendiam. tapi bagiku itu tidak masalah. karena aku percaya pada Tuhanku. Allah Sangat lebih tahu tentang diriku dan mana yang lebih cocok buatku. jadi aku akan tetap akan bersabar. bersyukur. menikmati dulu yang ada.

=========


Dua Bulan Kemudian.

Jam Sebelas siang. Sudah tidak ada yang aku kerjakan. tidak biasanya. perutku sudah terasa lapar. karena hari ini temanku tidak masuk kerja. aku  sendiri. pergi ke warteg yang tidak jauh dari tempatku berkerja.

Dari dapur warteg. keluarlah perempuan yang masih terlihat muda dariku. berambut hitam panjang sepunggung. berwajah putih. dia melihatku dengan senyuman. dan aku pun membalasnya dengan senyum kecil.

" makan mas .. ? "
" iya mba .. "


Mungkin karena masih jam sebelas siang. disini masih terlihat sepi. yang ada hanya dia dan aku.

Ketika aku sedang makan. dia duduk didepan mejaku.

" kok sendirian mas, temannya mana ? " . aku terkejut sekali mendengar dia bertanya padaku.

tidak biasanya perempuan menyapaku. atau bertanya padaku. mungkin dia sering melihatku makan disini yang biasanya-aku makan bersama teman-teman kerjaku.

" Temanku lagi ga masuk kerja. "
Ternyata perempuan ini perhatian pada semua yang makan disini. karena aku perhatikan sebelumnya. bila ada yang makan disini. dia pasti akan bertanya dengan pertanyaan yang sama seperti terhadapku. mungkin dia orang yang ramah. yang suka menyapa orang terlebih dahulu. hingga menjadi akrab dengan pembeli.  namun baru kali ini dia menyapaku. ya mungkin karena aku sedang sendiri. biasanya dia sering berbicara atau sekedar bercanda dengan temanku.

" Kok tumben mas jam segini sudah istirahat.. ?  "
" iya . lagi ga ada kerjaan .. "
" kalau ga ada kerjaan.. kerja disini aja mas .. cuci piring .. heheee.. " dia tersenyum .
" heheee.. "
aku hanya ikut tersenyum saja.. dan kami saling bertatapan dengan senyuman.

karena aku melihat dia disini sedang sendiri. aku berani bertanya padanya.

" mba.. temannya kemana. kok sendirian aja .. ? "
" lagi keluar .. "
" ooo... ngomong-ngomong mba ada keturunan china ya .. "
" china darimana ...  "
" wajah mba putih. mata sipit..langsing, emang mba asli dari mana .. ? "
" aku ?. aku dari tegal. kalau mas sendiri darimana .. ? "
" aku dari Solo.. "
" oo solo .. pantas aja.. ".
" pantas kenapa mba .. "
" ya keliatan... kamu sepertinya pendiam.."
" tau darimana mba, aku pendiam ? "
" ya setiap kamu makan disini, sama temanmu.. kayanya kamu jarang ngomong deh.."
" hehehe " .


Entah ada angin apa. aku bisa ngomong sama perempuan selancar ini. apa mungkin karena sekarang hanya ada kami berdua. tidak ada orang lain. atau mungkin karena dia. bersikap yang terlihat hangat padaku. hingga aku menjadi nyaman berbicara padanya. dan menjadi percaya diri. Entahlah.
Baru kali ini aku merasakannya. Tidak lama kemudian. setelah nasiku habis. datanglah pria berkumis yang ingin makan diwarteg ini. dan dia-perempuan yang aku kira orang chines. langsung berdiri dari tempat duduk. dan berjalan menghampiri pria itu.

=========

Malam-nya. Sebelum aku tidur. Tiba-tiba aku teringat dengan dia-pelayan warteg itu. setelah lama aku bayangkan. manis juga wajahnya. saat dia tersenyum padaku. ada sesuatu yang aku rasakan. perasaan yang sangat dalam. aku merasakan bahwa dia sedang menyukaiku. tidak melihat dari senyumnya saja. tidak aku sangka dia selama ini memperhatikanku. dia tahu kalau aku ini pria pendiam/pemalu. atau ini hanya aku saja yang ke-GR-an. hehee..

Saat itu pula. karena diwaktu aku sedang bicara padanya. aku sudah merasakan ada kenyamanan dan kepercayaan diri. Rasanya aku ingin sekali berkenalan denganya. lebih jauh lagi. Entah apa yang harus aku lakukan. Aku terus mencari ide. bagaimanakah agar aku bisa mengenalnya. hingga berteman dengannya.

Setelah lama mencari ide. yang ini terasa sulit. yang itu kayanya ga bisa. dan seterusnya berpikir. mencari jalan solusinya. tidak terasa sudah jam dua belas malam lebih. hanya memikirkan dia. untuk bisa berteman dengan-nya. Apa mungkin ya. Ini Cinta ? . Entahlah.

======

Ke-esokannya. aku makan bersama teman-ku. hari ini terlihat sedang rame. jadi aku tidak bisa banyak bicara dengannya. kami hanya saling tersenyum dan bicara hanya ketika dia sedang melayaniku makan.        " sama apa mas .. ? " dan " minumnya apa mas .. ? " . hanya itu yang aku dengar darinya. namun aku senang dia masih mau tersenyum padaku. hehee .. GR aku.

Oo.. iya lupa. hari ini aku tahu nama dia. bukan karena aku berani bertanya padanya. tapi aku tidak sengaja mendengar teman kerjanya memanggil dia, dengan sebutan nama "Ayu.. " . Ya mungkin dia namanya Ayu atau Rahayu. hehee .

Dan sebelum aku keluar dari warteg. aku berpapasan dengannya. aku tersenyum padanya dan berkata         " makasih yu.. " . Entah darimana keberanianku itu muncul. dia terlihat sedikit terkejut. lalu dia tersenyum manis.

Terkejut karena apa ya . apa mungkin dia kaget karena aku memanggil dia Yu... atau karena baru kali ini aku keluar dari warteg yang tidak biasa aku lakukan.  yaitu tersenyum padanya dan berucap " Terimakasih Yu.. " . Entahlah .


Hari ini. Aku tidak bisa banyak bicara padanya. karena itu. sebelum aku tidur malam. sepertinya aku sudah mulai merindukannya. Aku mulai berpikir- aku ingin sekali bertukar nomor telepon dengannya. agar aku bisa banyak bicara dengannya dan lebih mengenal pribadinya. dan entah dari mana datangnya pertanyaanku ini...tiba-tiba hatiku bertanya " dia sudah punya pacar belum ya ? " . Oh my god. apakah aku benar-benar sedang jatuh cinta padanya..? . Entahlah.

=====

Hari Minggu. Terkadang libur. biasanya bila sedang tidak ada kerjaan. aku pergi ketempat saudara atau main keluar dengan temanku. Hari ini Meskipun teman mengajakku main keluar. namun aku menolaknya, dengan alasan sedang tidak enak badan. padahal sebenarnya aku sudah mempunyai rencana untuk mendekati dia-Ayu.

Kurang lebih sekitar jam sebelas siang. aku pergi kewarteg itu. karena biasanya jam segitu, sedang sepi-sepinya. dengan pakaian yang tidak biasanya. hari ini aku terlihat keren dengan jeans barunya dan kemeja yang tidak biasa aku pakai. dan wangi parfum yang baru aku beli. Ehmm dan berharap dia menyukai dengan penampilanku hari ini.

Namun Kenyataannya. Apa yang sudah aku bayangkan dan rencanakan sebelumnya. Terhapus sudah. GATOT. Alias GAgal TOTal. Karena orang yang aku harapkan sedang tidak Berkerja. kata teman kerjanya. " dia bagian sore sampe malam kerjanya " .  Mungkin hari minggu. orang yang berkerja pada libur. jadi tidak begitu rame. ya karena itu. bergiliran jaga warungnya.

Malamnya. aku makan disana. dan ternyata emang benar sekarang dia yang menjaga warungnya. ketika aku sedang makan. dia sepertinya sedang asyik mengobrol dengan teman pria-nya yang sedang makan pula. Ehmm sepertinya mereka sudah saling mengenal. terlihat sangat akrab. dari cara bicaranya, bercandanya, tawanya yang lepas.  Ehmm bikin aku Iri saja. dan hatiku ada sedikit rasa cemburu.

Terkedang dia melirik kearahku. namun aku berpura-pura saja tidak memperhatikannya. rasanya ingin segera cepat-cepat keluar dari warteg ini. upsss sepertinya aku sedang marah padanya. karena melihat dia yang bersikap pada pria itu, seperti sepasang kekasih saja. dalam hatiku bergumam " jangan-jangan dia pacarnya.. " . Mulai nih. semangatku untuk mendekatinya, Down begitu saja.
Aku keluar dari warteg itu dengan suasana hati muram. dan aku pun tidak bisa tersenyum padanya.
Tapi aku lihat wajahnya. Mungkin dia sedang bertanya-tanya, tentang caraku bersikap padanya.

Wajahku yang terlihat sedikit kecewa. dan aku sepertinya merasakan apa yang dia sedang rasakan mengenai sikapku itu. Ya biarlah dia tahu. kalau aku sedang cemburu pada pria itu. Agar dia tahu kalau aku ini sedang menyimpan perasaan istimewa padanya. 

Benar-benar hari ini rencanaku Gagal Total. Apa yang aku sudah siapkan. tidak terwujud. Aku sudah membeli pakaian yang baru. sudah menyiapkan kata-kata untuknya. atau pertanyaan-pertanyaan yang akan aku tanyakan padanya. hingga dia mau bertukar nomor telepon. tapi nyatanya. Ehmm.. Cuma Khayalan Belaka saja.   

======

Malamnya sebelum tidur. seperti biasa pikiranku tidak jauh darinya. Mengapa harus dia sih. Emang sih perempuan yang selama ini. yang menurutku paling dekat denganku. ya hanya dia. mungkin karena itu juga. aku selalu memikirkan dia.

Dan karena kejadian itu pula. aku mempunyai pikiran. bahwa dia adalah bukan jodohku. aku mencoba untuk melupakannya. Namun sebelum aku melupakannya. dalam doa sholat malamku. Aku meminta pada Allah.   " Bila dia adalah jodohku. Dekatkan lah. namun bila dia bukan jodohku. Berikanlah pengganti-nya ".
Karena aku sudah mengadu pada Allah. hatiku sudah mulai terasa tenang lagi. sudah tidak terlalu begitu mengharapkan dia lagi. Biarlah Allah yang memberiku jalan- mana yang terbaik buatku.

Tetap bersabar. bersyukur yang ada. Dan hidupku terus berjalan dengan senyuman. Aku masih percaya pada kekuatan Do'a malamku. Tetap optimis. keinginanku untuk menikah akan pasti terwujud.


========

Hari ini aku berkerja diproyek/tempat yang berbeda. namun temanku masih berkerja diproyek yang sama. 

Dengan rasa kepercayaanku pada Allah dan keinginanku itu yang sangat menggebu-gebu. Hari ini aku bersikap seolah-olah keinginanku sudah terwujud.

Sekarang aku nge-kost sendiri. Aku membeli tempat tidur yang besar. yang tidak hanya cukup untuk satu orang saja. namun aku sengaja membelinya supaya cukup untuk dua orang. dan bantalnya pun aku sudah sediakan dua bantal kepala dan dua bantal guling. ya seakan aku tinggal bersama istriku nanti. dan yang biasanya aku cuex pada kostanku. hingga terlihat berantakan. sekarang aku mulai menatanya. dan mencoba untuk selalu bersih wangi. agar istriku dalam khayalanku senang tinggal disini. Tidak hanya Tempat tidur saja. aku pun membeli 12 piring dan 12 gelas. Ya seakan kami sudah ber-rumah tangga.

  
Dan dalam Do'a pun. aku sering mendoakan. " Semoga istriku selalu diberikan kesehatan " . Ya meskipun aku belum tahu seperti apa istriku nanti.

Dikala aku sedang santai. Terkadang aku iseng. menggambar dan merancang undangan untuk pernikahanku nanti.
 
Disetiap sholat jum'atan. Dengan rasa syukurku pada Allah. Aku berterimakasih pada Allah, seakan Allah telah memberikanku jodoh. Aku Bersedekah lebih besar dari apa yang pernah aku sedekahkan sebelum-sebelumnya.

Entah darimana datangnya ide ini. tiba-tiba saja ada didalam pikiranku. mungkinkah ini petunjuk dari Allah. Ya semoga saja begitu. Karena semua petunjuk dari Allah itu adalah sesuatu hal yang baik. Baik untukku maupun baik untuk Allah Swt.

=======

Dua Bulan kemudian. Sore menjelang malam. Aku baru saja pulang dari masjid. Ada yang meneleponku dengan nomor telepon yang tidak aku kenal.

" Assalamualaikum .."
" Waalaikumsalam mas.. "
Terdengar suara perempuan yang belum aku kenal.
" maaf ya. ini siapa ya .. ? "
" hmm.. mas kok lupa sihh .. ?. baru beberapa bulan kok lupa ..? "
" maaf ya mba. aku benar-benar ga tau mba.."
" ini ayu mas.. ! "
" Ayu. Ayu mana ya .. ? "

" Ayu mas... mang ada berapa sih, teman kamu yang namanya ayu .. ? "
" .............. " Ehmm... dengan suaranya yang sedikit manja. dan dengan suara percaya dirinya. aku ingat-ingat suara dia . tidak lama kemudian aku mulai teringat Nama Ayu yang diwarteg itu. dan karena aku tidak punya teman perempuan yang namanya Ayu juga .
" Oo.. Ayu ... " 
" Ayooo... Ayu yang mana Mas .. ? "
" Ayu yang mirip orang china kan .. ? "
" huuu... mas ini ada-ada saja.. "
terdengar sedikit logat tegal.
" Apa kabar Yu... "
" baik mas. Mas sendiri gimana kabarnya .. ? "

" Alhamdulillah Yu, baik-baik aja. ngomong-ngomong, tau darimana Yu.. nomor telepon aku ? "
" dari temanmu .. ? "
" si Agung .. ? "
" iya.. "

" kamu pacaran ya sama si Agung .. "
" ehmmm enak aja.. dia bukan tipe aku Mas .. "
" abisnya kamu sama dia keliatan akrab banget.. "
" ya.. akrab kan belum tentu pacar aku mas.. "
" oo begono .. "
" ngomong-ngomong kemana aja nih. kok ga mampir-mampir..? "
" Emang si Agung ga pernah cerita apa .. ? "
" ya cerita sihh.. tapi kok lupa sih sama Ayu.."
" heehee .. "
Aku hanya bisa ketawa kecil mendengar Ayu bilang seperti itu. Apa maksudnya ya ..? .
.

Semakin lama. kami berbicara seperti seakan kami saling merindukan. dengan percaya dirinya aku bisa bercanda dengannya. Mungkin karena sikap dia yang hangat terhadapku. Seolah dia benar-benar peduli dan mengerti tentang aku. Apakah ini cinta lama bersemi kembali. perempuan yang pernah membuatku jatuh cinta. kini rasa cinta dihatiku tumbuh kembali.

=========

Setelah aku tahu Nomor telepon dia. kami sering berkomunikasi. hampir tiap hari kami berkomunikasi. baik itu via SMS maupun via telepon langsung. namun kami belum sempat bertemu tatap muka. karena jarak kami ya lumayan jauh. dan aku sedang sibuknya berkerja. Meskipun begitu, kami tetap berkomunikasi. berbagi cerita dan saling curhat tentang kehidupan kami masing-masing. tidak lupa pula terkadang kami bercanda. Aku yang tadinya pendiam. Sekarang menjadi pria yang humoris dan jail. ( kata dia sih. hehehe. ) .

Sudah Kurang lebih tiga bulan. Aku mengenal dia. Aku sudah merasakan kecocokan dengannya. dari cara bicaranya. dari cara dia perhatian padaku. dia seperti benar-benar tahu apa yang aku rasakan. hingga aku merasa senang, disetiap aku mendapatkan sms atau telepon darinya. Apa pun itu tema pembicaraan-nya. apa pun itu ke-jailan-nya. apa pun itu ke-isengan-nya. Entah kenapa hatiku selalu bahagia. Apa ini karena Cinta.. ? . Dan aku pun merasakan- sepertinya dia pula sedang mencintaiku. Atau aku hanya Ke-GR-an Aja. ya karena itu pula aku tidak berani untuk mengatakan perasaanku padanya. 

Bila aku selalu begini. selalu merasakan keraguan dan ketidak percayaan diri seperti ini. mau sampai kapan aku akan sendiri. dan bila aku diam saja. aku tidak akan pernah tahu perasaan perempuan. apa karena aku takut jatuh sakit karena cinta ? . Selemah itukah aku. Aku hanya mencintai manusia/perempuan. Jadi mengapa aku harus takut kehilangan manusia/perempuan. bukannya manusia/perempuan itu banyak pilihannya. Seharusnya aku takut. bukan takut pada manusia. tapi seharusnya aku takut pada Allah Swt. takut kehilangan Cinta Allah. bukan takut karena cinta manusia.

Dengan keraguanku ini. sebelum mengatakan cinta padanya. Aku berdo'a disholat malamku.                        " Allah Swt yang Maha Pengasih dan Penyayang. Yang Maha Mewujudkan keinginan umatnya. Aku ingin dia(Ayu) yang menjadi Istriku. Dan berharap dia yang terbaik buatku.. dan pula, aku yang terbaik buat-nya. Aamiin .." .


=========


Jam Delapan pagi. aku berniat telepon dia. entah kenapa aku sedikit gemetar. gagap mau bilang apa ke dia. padahal sebelumnya biasa-biasa saja. aku mencoba untuk tenang. melakukan push up. jalan ditempat. hanya ingin tubuhku terasa santai saja. namun pikiranku benar-benar tegang. Dengan sepontan nya aku beristigfar. Mungkin karena sudah kebiasaanku. " Astagfirulllah.. " . Aku teringat sholat sunnah dhuha. saat itu pula aku langsung bergegas untuk ambil air wudhu dan menunaikan sholat sunnah dhuha Empat Rakaat.

Inilah saat-saat menegangkan buatku. Aku beranikan diri telepon dia dan aku akan ...

" Assalamualaikum.. " dengan suara cerianya yang khas.
" Waalaikumsalam..Apa kabar Yu.. "
" Alhamdulillah Mas Baik. Mas sendiri gimana kabarnya .. ? "
" Alhamdulillah... sangat baik Yu.. "
" Tumben nih mas. pagi-pagi sudah telepon.. ? "
" hehee.. emang ga leh yu.. ? "
" ya boleh-boleh aja sih.. "
" terus apa donk masalahnya .. ? "
" ya ga ada masalah apa-apa. cuma aneh aja .."
" kok aneh si yu.. emanknya aku tukang sihir apa.. ? "
" hehee .. bukan sih.. tapi km tukang listrik ? "
' hahahahaa .. bisa aja nih ayu.. "
" bisa apa nih... ? "
" ya bisa bikin aku ketawa .. "
" emang selama ini mas ga bisa ketawa ya .. ? "
" bisa sih.. tapi ga selepas ini .. "
" apa mas... ? "
" iya. aku ga bisa ketawa sesenang ini.. "
" masa sih mas ... "
" iya yu .. "
" syukur dech kalau aku sudah bikin mas senang .. hehe.. jadi GR nih ayu..  "
" Yu..Pacarmu orang mana sih..? " dengan spontannya aku bertanya seperti itu. 


Selama kami berkomunikasi. kami tidak pernah saling membicarakan tentang pacar atau teman dekat. jadi, aku tidak tahu dia sudah punya pacar atau belum. dan dia pula, tidak tahu apakah aku sudah punya kekasih atau belum. dan kali ini. aku berpura-pura seolah-olah dia sudah punya pacar. makannya aku bertanya seperti itu.

" Pacar ? . pacar dari mana .. "
" ya dari mana saja yu.. "
" Ayu sih ga mau pacaran mas..  "
" lah..mang kenapa Yu.. "
" Ayu sih pengennya yang serius Mas. ga mau main-main. Males pacaran... "
" ooo begono ya.. "
" Iya mas. Mas sendiri sama siapa nih, pacarnya .. ? "
Dia pun bertanya seolah-olah aku sudah punya pacar. Apakah ini pertanda ya . Entahlah. kita lihat aja nanti.

" Ehmmmm... kasih tau ga ya.. mau tahu atau mau tempe ....? "
" mau tahu donk. Ayu kan ga suka tempe "
" hehee.... ya sudah tempenya buat aku saja.. "
" Kok jadi ngomongin gorengan sih mas.. "
" siapa lagi yang ngomongin gorengan... ? "
" ya itu tahu dan tempe .. "
" kan tahu dan tempenya disayur. bukan digoreng .. "
" hehee.. bisa aja. sekarang mas sudah pinter ya.. "
" hehehe.. kan ayu yang ngajarin .. "
" kok ayu sih. ayu ga ngerasa deh ngajarin mas.. "
" kan aku yang ngerasain .. hehee.. " 
kami saling tertawa kecil. dan khening sebentar. entah apa lagi kata-kataku atau kata-kata dari dia yang akan keluar.

" Mas lagi dimana nih.. ? "
" Dikostan aja nih.. "
" Mang ga kerja mas .. ? "
" ga yu.. lagi libur. Ayu Sendiri gi ngapain ? "
" Ayu sih. gi bengong aja.. "
" mang ga kerja yu... ? "
" nanti sore kerjanya.. ? "
" ooo.. sore "
" Mas.. "
" iya yu.. kenapa yu.. "

" Tadi pertanyaanku. lom mas jawab loh.. ? "
" yang mana Yu.. yang mengenai tahu dan tempe ya .. ? "

" bukan itu mas. hmmm.. mas pura-pura ga tau nih. ya sudah dech ga apa-apa kalau mas ga mau jawab. " . dengan nada suara yang sedikit kesal. sepertinya dia mengharapkan jawaban dariku.
" iya dech mas jawab. aku belum punya pacar juga yu.., aku juga sedang cari yang serius. tapi sampe sekarang lom ketemu juga.. "
" ya mana ketemu. kamu carinya dikostan kamu aja sih.. "
" heheee... tau aja kamu yu.. "
" Tau.. donk. Ayu gitu loh.. "
" Ehmmm.... Yu... ? "
" iya mas .. "
" Gimana kalau sama kamu aja .. ? "
" apanya mas ..? "
dia ga ngerti. apa hanya pura-pura ga ngerti ya. Ehmm ya mungkin itulah perempuan ingin sesuatu yang lebih jelas. meskipun dia sudah mengerti makudnya. hanya ingin KEPASTIAN.

" Kamu mau ga. nikah sama aku.. ? "
" Apa mas ... ? " l
agi-lagi dia berpura-pura tidak mendengar.
" Kamuuu.. mau gaaa nikah sama akuu..? " nada suaraku lebih jelas terdengar. 
" Aahhh mas becanda nih. becandanya keterlaluan tuh.. "
" kata siapa aku becanda. orang aku lagi serius.. " aku bicara tanpa ketawa ataupun ketawa kecil.
" Udah ahh mas. nanti aku ke GR-an loh.. "
" Beneran yuu.. aku benar-benar serius.. "
" Kalau mas serius.. ya coba datangin orang tua ayu.. terus lamar ayu dech. berani ngga .. ? "
" siapa takut. aku berani kok.. "
" Mas ga becanda kan..? "
nada suara dia. sekarang sudah terdengar serius. yang dia pikir sebelumnya aku sedang bercanda.
" yeeee... dari tadi juga aku serius.. "
" Ayu pikir mas lagi becanda. emang sejak kapan mas suka sama ayu .. ? "
" Waktu pertama kali kamu ngajak ngobrol sama aku. saat itu aku mulai memperhatikan kamu. terus mulai merindukan kamu. sampai aku jatuh cinta sama kamu."
" terus kenapa mas baru bilang sekarang.. ? "

" karena aku liat, sepertinya banyak cowok yang deketin kamu. dan aku kira kamu sudah punya pacar. "
" ya emang sih. banyak cowok yang deketin aku. tapi kan lom tentu aku punya pacar. aku ga terlalu suka pada mereka. justru setelah kenal kamu. aku lebih suka sama mas. aku merasa mas beda dari cowok-cowok yang ayu kenal.." .
" jadi beneran nih, kamu mau nikah sama aku ? "
" ga mau mas .."
' loh..tadi katanya suka. kok ga mau .. ? " aku sangat terkejut mendengarnya.
" iya mas ga mau. ayu ga mau nolak.. "
" ehmmm... dasar, kamu ya... bikin aku makin gemes aja sama kamu.. "
" tapi mas, jangan dicubitin ya.. ? "
" iya. mas ga akan cubitin kamu. tapi mas gigit kamu.. "
" sakit donk mas .. "
" biarinnn.. "

" ....... "
" ....... "

===============

Sebelum aku melamar dia. sebelumnya aku sudah meminta padanya. bila kami sudah menikah. aku ingin dia sudah tidak berkerja lagi diwarteg itu. dan aku ingin dia berhijab.
Entah ini adalah kebetulan saja, ataukah Tuhan mendengar keinginanku dan mau mewujudkannya.

Sebelum aku meminta pada Ayu tentang apa yang aku inginkan darinya. ternyata Ayu sudah mempunyai keinginan seperti yang aku inginkan. Setelah menikah. Ayu hanya ingin menjadi ibu rumah tangga saja. dia tidak ingin berkerja lagi . dan dia benar-benar ingin berhijab. bukan pula karena mengikuti kemauanku saja.

Tanpa Pacaran terlebih dahulu. singkat cerita. Sebulan kemudian, akhirnya kami menikah dengan restu ke-dua-orangtua kami. Hanya akad nikah saja. tidak dirayakan.

Bila kita mempunyai kekurangan yang ada di sifat kita atau kebiasaan-kebiasaan yang menurut kita adalah kekurangan kita. dan kita masih belum bisa untuk memperbaikinya. jangan cepat pesimis atau putus asa untuk mendapatkan jodoh atau hal yang ingin kita inginkan. Selama kita punya Tuhan. Selama kita percaya pada Tuhan. Selama kita masih Beribadah sama Tuhan. Selama kita berusaha memperbaiki diri dimata Tuhan. Tuhan akan membantu kita. Tuhan akan membimbing kita, untuk menuju apa yang kita inginkan.

Aku sendiri tidak tahu darimana datangnya ide-ide konyol yang mungkin menurut sebagian orang tidak masuk akal. namun dengan kepercayaanku pada Tuhan. Yaitu Allah Swt.  Alhamdulillah. Aku mempunyai sifat pemalu/pendiam. dan mempunyai sedikit rasa tidak percaya diri. yang sulit untuk mendekati perempuan. Alhamdulillah. Tuhan memberikanku jalan dan memberikan perempuan yang benar-benar membuatku lebih percaya diri. dan tidak hanya itu saja. perempuan itu benar-benar mengerti apa yang aku inginkan. dan perempuan itu adalah Jodohku.

Ternyata. Cinta atau Jodoh ada dimana saja. Diwarteg pun ada Cinta / Jodoh.

Untuk Orang yang mempunyai keinginan. Tetap bersemangat. Berdo'a dan mendekatkan diri pada Tuhan. yaitu Allah Swt. Semoga keinginannya terwujud. Aamiin.



The End.

Thanks.
======================  
Penulis
I"Pen (Idrus Cerpen)

Senin, 02 Februari 2015

" Baik Saja Tidak Cukup "

Baik saja Tidak Cukup

Aku adalah Reny. Anak ke Empat dari lima saudara. meskipun aku tidak berhijab. tapi aku masih melaksanakan kewajiban ibadah sholat.

Orangtuaku rajin beribadah sholat. ibuku sering mengikuti acara pengajian dilingkungan-nya. sholat malam pun, aku pernah melihatnya. sedangkan ayahku. dia sangat rajin beribadah sholat berjamaah di masjid.

Orangtuaku. terutama ibuku. sangat begitu perhatian. ibuku tidak ingin anak-anaknya mengikuti pergaulan bebas. seperti yang terjadi dijaman modern ini.

Bila aku sekolah dan terlambat pulang kerumah. Ibuku sangat khawatir. dan akan terlihat marah padaku. banyak pertanyaan yang dia tanyakan padaku. " kenapa kamu terlambat ..? " . " dari mana saja kamu.. ? " . " jalan sama siapa saja kamu .. ? " . bila aku menjawab setiap pertanyaannya. ibuku akan terlihat semakin marah padaku. dan akhirnya aku yang harus mengalah.

Aku tahu maskud ibuku itu baik. dia tidak ingin anaknya bergaul kejalan yang salah. dan membuat keluarganya malu karena pergaulan anak-anaknya.

Sebenarnya. aku pun sudah berusaha untuk tidak terlambat pulang. karena aku pun sudah malas mendengar pertanyaan-pertanyaan yang sudah sering aku dengar itu.

========

Aku mempunyai teman laki-laki ditempat kuliahku. Nama panggilannya Kak Riko. aku memanggil dia kaka karena dia lebih dewasa dariku. dan pula. dia yang paling perngertian dibandingkan teman-temanku yang lain. dia yang sering mendengar curhatanku. dan yang lebih sering memberi solusi ketika aku sedang mempunyai masalah. tidak hanya itu saja. aku lihat. dia pun rajin beribadah sholat. dengan itu. aku menganggap dia sudah seperti kakaku sendiri.

" Ren.. aku antar pulang ya.. ? "
" tapi.. aku sholat dulu ya .. ? "
" oo.. boleh. aku juga belum sholat.. "
" kalau gitu kita bareng aja sholatnya .. "
" yuk... "


Bila aku mengajak kak riko untuk sholat. kak Riko selalu mau. 

========

Setelah lulus kuliah. Ibu memintaku untuk berhijab. Karena aku ingin ibuku terlihat senang. aku mengikuti kemauan ibuku. saat itu pula aku sudah mulai berhijab.

Beberapa bulan menganggur. akhirnya aku mendapatkan pekerjaan dirumah sakit, yang jauh dari tempat rumahku. dan hubunganku dengan kak riko masih berjalan sebagai saudara. 

Aku belum terlalu tahu daerah tempatku berkerja. waktu pulang kerja. aku telepon kak riko.

" Assalamualaikum.. "
" Waalaikumsalam.. " 
" Kak .. boleh reny minta tolong ga.. ? "
" apa de.. ? "
" Reny belum tahu daerah sini.. bisa antar reny pulang ga.. ? "
" oo boleh-boleh. sekarang aku kesana ya .. "
" makasih kak.. "
" Sama-sama .. "

Sebelum dia mengantarku pulang. kak Riko mengajakku untuk pergi sebentar ke kostan-nya. ada sesuatu yang akan dia berikan padaku. ya karena aku sudah percaya sama dia. dan sebenarnya aku sudah lama mencintai dia. aku menuruti saja kemauan-nya.

Didalam kost-an-nya. aku meminta ijin padanya untuk melaksanakan sholat magrib. sedangkan dia mandi. aku pikir. mungkin dia mau sholat juga. jadi aku menunggu dia. karena aku ingin sholat berjamaah dengan-nya.

Setalah kak riko selesai mandi dan aku sudah memakai mukena untuk sholat. kak riko menutup pintu depan. dan dia mendekatiku. aku masih belum mengerti apa yang akan dia lakukan padaku.

Ternyata dia membelakangiku. lalu memelukku dengan erat. aku sempat memberontak. namun pelukannya sangat kuat. hingga aku tidak bisa melepaskan pelukannya. " kak apa-apan nih.. ? " " jangan kak.. ? " . dia terus mencubuiku. menciumku. dan melepaskan mukena yang sudah aku pakai. aku berteriak " Tolonggggg ... " berkali-kali aku berteriak " Tolong... tolong... ". namun tidak ada yang mendengar teriakanku itu. hingga aku terbaring dan tak sadarkan diri. 

Jam sepuluh malam. aku mulai sadar. dengan keadaan telanjang. tanpa sehelai benang pun.

" kak..apa yang kamu lakukan sama aku .. "
" maaf de.. sudah lama aku memendam perasaanku ini .. aku cinta kamu "
" tapi bukan begini donk caranya. aku benci kaka .. "

karena aku tidak begitu tahu jalan pulang. meskipun saat itu aku sedang marah sama dia. aku tetap diantar pulang oleh kak Riko.

Sesampainya dirumah. aku masuk kamar tanpa sepengetahuan orangtuaku dan saudara-saudaraku. malam itu lebih sering memikirkan dia. mengapa dia bisa memperlakukan itu padaku. aku sungguh tidak tahu akan terjadi seperti ini. pria yang sudah aku kenal pria baik dan pria yang rajin ibadah. namun akhirnya dia melakukan sesuatu padaku yang tidak manusiawi. aku sungguh sangat kecewa.
Malam itu aku sampai melupakan makan. hanya tangisan dan badanku terasa lemas. jam dua pagi lebih, aku baru bisa tidur. 

  
=============

Keesokannya. aku tidak masuk kerja. aku ijin karena aku merasa sedang tidak enak badan.

Karena kebencianku pada kak Riko. Semua contack yang berhubungan dengan dia. aku hapus semua.

Singkat Cerita.
Satu bulan kemudian. aku yang sedang berkerja. Ada Nomor telepon masuk yang tidak aku kenal. karena waktu itu aku sedang malas untuk bicara. aku diamkan saja teleponku berdering.

Tidak lama kemudian. ada sms masuk. dengan rasa malas aku melihat isi pesan sms itu. ternyata nomor yang meneleponku adalah kak Riko. Saat itu juga aku langsung menelepon dia. 

" kak. sampai sekarang aku belum haid(datang bulan).. "
" apa..? kamu hamil .. ? "
" aku belum berani periksa kak .. ? "
" ya sudah .. nanti kamu pulang kerja . aku kesana..  "


Sore itu aku ketemuan dengannya. dan kami langsung ke klinik untuk periksa yang ada didalam perutku. apakah aku sedang hamil ? .

Hasilnya Posotif Hamil. Aku hamil. kak Riko terkejut. dan dia terlihat wajah ketakutan. dia mengajakku ke tempat ATM. dan dia transfer uang sebanyak dua juta rupiah ke rekeningku.

" aku tidak ingin anak itu lahir. kerjaanku sedang bagus-bagusnya. jadi kamu harus aborsi anak itu. dan untuk biaya aborsi. aku sudah transfer ke rekening kamu .. "

Ditempat itu pula aku langsung mengecek uang yang dia transfer. dan ternyata benar, dia sudah mentransfer uangnya. aku langsung saja ambil uang itu. dan aku kembalikan padanya.

" ini kak. aku ga butuh uang ini. kaka harus bertanggung jawab dengan perbuatan kaka ini .. "

Aku terus memaksa dia dan meminta padanya untuk bertanggung jawab. tiba-tiaba dia kabur begitu saja. meninggalkanku sendiri ditempat itu. aku pulang ke rumah dengan mataku yang masih ber-air.

=========

Dengan keadaanku seperti ini. yang menurutku ini adalah masalah besar buatku. aku bingung. entah apa yang harus aku lakukan.

Orangtuaku yang selalu mengingatkanku. terutama ibuku yang begitu fanatik. takut akan terjadi hal kejadian yang sedang aku alami.

Ibuku. ayahku. saudaraku. bila mendengar apa yang sedang aku alami. mereka pasti akan marah. dan akan memmbentakku. memaki-maki diriku.  meskipun nanti aku cerita sebenarnya. yang menurutku aku tidak melakukan kesalahan. tetap saja mereka pasti akan menyalahkanku. dan aku akan membuat keluargaku malu. hingga nama baik keluargaku akan berganti. menjadi keluarga yang buruk. itu semua karena diriku.

Dini hari. Aku masih percaya pada Allah. apa yang sedang terjadi padaku. mungkin ini adalah karenaku sendiri. aku terlalu pecaya pada pria. dan mau saja diajak berduaan didalam satu ruangan yang sunyi. dan aku masih percaya yang terjadi padaku. yang terbaik untukku. untuk menebus dosa-dosaku. mungkin sebelumnya. aku sering membuat ibuku marah. aku pun pernah marah pada ibuku. dongkol pada ibuku. benci pada ibuku. meskipun itu hanya aku pendam didalam hatiku. padahal ibuku selalu mendoakanku. aku memakai hijabpun bukan karena niatku sendiri. itu pun karena ibuku yang memaksaku untuk berhijab. hijabku dan sikapku sangat berlainan. cara aku bersikap pada pria. dan pada pria yang aku anggap pria baik. tidak semestinya aku lakukan sebagai muslim yang berhijab. seharusnya sebagai muslim yang baik. aku harus menolak ajakan untuk pergi ke kost-an-nya.

Aku sadar. dan karena itu. saat itu pula. Aku mencoba bersujud (sholat). berdoa. Minta pertolongan pada Allah. Agar diberikan petunjuk. apa yang harus aku lakukan. aku sudah tidak sanggup lagi dengan cobaanku ini.

==========

karena aku masih merasa ketakutan. Aku memutuskan. untuk sementara tidak menceritakan dulu pada keluargaku, tentang kehamilanku ini. 

Dan aku mencoba berkerja seperti biasanya. Namun keburukan/kesalahan tidak akan bisa terus disembunyikan. dan waktu yang akan memperlihatkan rahasia itu.

Hari berganti hari. minggu berganti minggu. bulan berganti bulan. semakin lama. perutku ini akan terlihat perlahan-lahan semakin membesar.

Dua setengah bulan. perutku sudah sedikit terlihat membesar. Aku berhenti berkerja. bila aku terus berkerja. aku sangat malu pada teman-teman kerjaku. karena mereka tahunya, aku belum menikah. apa kata mereka nanti. " Aku hamil sebelum menikah " .

=========

Ketika ibuku sudah mulai curiga. mau tidak mau, aku harus menceritakan yang sebenarnya. Dan apa yang terjadi. benar dugaanku. ibuku sangat histeris. dia marah padaku. memaki-maki diriku. dan mempertanyakan siapa yang menghamiliku. ibuku dan ayahku. mengata-ngatain kalau aku ini "BEGO" . karena aku tidak langsung melapor ke polisi pada saat aku diperkosa sama kak Riko.

waktu itu aku berpikiran. "bila aku melapor, aku takut anakku ini. tidak akan mempunyai ayah. dan aku masih percaya. bila nanti kak Riko akan bertanggung jawab tentang kejadian ini ".

Tapi nyatanya. pikiranku itu salah besar. saat ayahku menanyakan tentang kak riko. " aku tidak tahu tentang keberadaannya sekarang " .

Ibuku langsung saja jatuh sakit yang cukup begitu lama. hingga akhirnya ibuku meninggal dunia.

Apa yang sudah aku lakukan selama ini. Mengapa kesalahanku ini. harus kehilangan ibuku. seberapa besarkah dosaku ini ya Allah. Aku sungguh tidak rela kehilangan ibuku karena kehidupanku ini. Maafkan aku ibu. aku sungguh sangat menyesal apa yang sudah terjadi padaku. ini bukan kemauanku ibu. aku pun tidak tahu akan terjadi seperti ini.

=========

Aku tidak ingin berlama-lama dirumah. aku tidak ingin keluargaku malu karena kehadiranku dirumahnya. Aku kabur dari rumah. aku pergi kerumah teman dekatku. Alhamdulillah temanku ini mau menerimaku.

Selama dirumah teman dekatku. aku mencari kak Riko. untuk minta pertanggung-jawabannya lagi. Alhamdulillah aku dapat kabar darinya. kami janjian untuk bertemu dikost-an-nya yang baru. 

Walaupun aku masih takut padanya. aku beranikan diri untuk datang ke kost-an-nya. dan apa yang terjadi. bukan apa yang aku harapkan.

Ternyata dia sudah mempersiapkan obat untuk menggugurkan kandunganku. ketika aku menolaknya. dia semakin memaksaku. memakiku. memukul wajahku. menendang perutku. tapi Alhamdulillah aku bisa kabur darinya, dengan keadaan tubuhku penuh dengan memar-bekas pukulan dan tendangan yang aku dapatkan dari dia.

========

Ayahku Sering menghubungiku. Ayahku dan saudara-saudaraku sudah mau menerima keadaanku ini. dan aku dipaksa pulang kerumahnya. mereka akan membantu kehamilanku ini. Aku sangat terharu. keluargaku masih mau menerimaku sebagai keluarganya.

Selama dirumah. aku sudah mulai melupakan kak Riko. karena aku sudah tahu dengan sikapnya dia. dia sudah benar-benar tidak menginginkan anakku ini.
 
Anakku didalam perut. sudah berusia tujuh bulan. aku merasa perutku sakit sekali. apa ini pengaruh pukulan dari ayah anakku ini.
Ayah dan adikku mengantarku kerumah sakit. Alhamdulillah. anakku didalam perut masih dalam keadaan sehat.


kurang lebih Sebulan Kemudian. Alhamdulillah Anakku lahir dengan normal dan sehat.  Allah masih baik padaku. Allah masih percaya padaku untuk merawat anakku ini.

==========

Anakku sudah berumur tiga tahun. Alhamdulillah aku masih diterima berkerja, ditempat Rumah sakit yang dulu.  namun aku masih merahasiakan keberadaan anakku ini. pada teman-teman kerjaku.
aku masih malu. dan masih tidak berani untuk mengatakan sebenarnya. aku tidak ingin mereka beranggapan tentangku yang negatif.

Yang ada dalam pikiranku saat ini. hanya ingin mencari uang untuk membiayai kebutuhan hidup anakku. karena aku ingin membesarkan anakku ini dengan kerja kerasku sendiri. aku tidak ingin merepotkan ayahku dan saudara-saudaraku lagi.

Dan sekarang aku berhijab. beribadah sholat. Bukan hanya karena paksaan ibuku. tapi karena niatku sendiri. aku ingin memperbaiki diri lagi. memperbaiki hidupku. kejalan yang benar. yaitu jalan-nya Allah Swt. Semoga Allah selalu membimbingku. Aamiin.

Aku tahu kak Riko sudah berbuat tidak baik padaku. tapi aku selalu menceritakan pada anakku. bahwa ayahnya adalah orang yang baik. karena aku tidak ingin mental anakku mengganggu kebahagiaan-nya. 


===========

Maafkan aku ibu. aku sangat menyesal dengan kejadianku ini. aku berjanji. aku akan memperbaiki diri. aku akan mendekat diri pada Allah. seperti apa yang diinginkan ibu.


===========


Semoga dengan ceritaku ini. kalian tidak melakukan hal yang sama denganku. jangan terlalu percaya sepenuhnya pada pria.

Pria baik. tidak hanya dengan perhatian saja. tidak hanya dengan kita melihat dia rajin beribadah sholat. bisa saja dia perhatian pada kita, dia menunjukkan sholat pada kita. hanya ingin mendapatkan yang dia inginkan dari kita. hanya topeng belaka. ketika pria itu sudah mendapatkan apa yang dia inginkan. dia menghilang begitu saja. dan tidak bertanggung-jawab. ini benar sudah terjadi pada kehidupanku .

Pria yang baik sebenarnya. adalah pria yang menolak/menghindar ajakan untuk berduaan dengan lawan jenis. kecuali dengan keluarga-keluarganya.

dan ingat ibu adalah yang selalu mendoakan kalian. jadi meskipun ibu marah sama kalian. jangan merasa dongkol atau dendam padanya. Ibu adalah syurga buat kalian. semakin kalian mencintai ibumu. semakin dekat kebahagiaan dikehidupanmu dan syurga telah menunggumu.


Semoga ceritaku ini tidak terulang lagi dengan cerita kalian kedepannya. Aamiin.
Semoga kalian perempuan-perempuan muslimah yang baik. Tahu mana yang baik dan tahu mana yang salah. Aamiin
Dan semoga Allah Selalu membimbing kita. Aamiin. 



===========


Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)


 

 


 


 
























 









 

 










 








  






    




Senin, 26 Januari 2015

" Jangan Seperti Aku ! "


Waktu itu. Sore hari. Anak laki-laki kelas 2 SMP. Dia sedang bermain bola bersama teman-teman-nya didepan halaman rumahnya.

" Dendy. bentar lagi mau magrib. cepetan sana mandi .. ! " ibunya menegur  dengan nada suara
sedikit keras.
" ........... ' dia tidak memperdulikan suara ibunya. dan dia tetap asyik bermain bola. hingga ibunya kesal marah. karena melihat anaknya yang masih tetap bermain bola. lalu ibunya menyuruh teman-temannya untuk pulang kerumah masing-masing. dan karena sikap ibunya itu. dia merasa malu pada teman-temannya. dia menjadi marah pada ibunya. dia ngambek. bersikap cuek pada ibunya.

Setelah dia mandi. Dia masih bersikap cuek pada ibunya. dia langsung masuk kekamarnya dengan membanting pintu yang cukup keras.

Melihat sikap anaknya seperti itu. Ibunya tetap bersikap lembut. dan perhatian.

" Dendy. makan dulu sana !. ibu sudah siapkan dimeja. abis makan, jangan lupa sholat ya ?  " .Dendy tidak menjawab pertanyaan ibunya.
Terdengar Adzan magrib berkumandang. Ibunya langsung pergi ke tempat mushollah untuk sholat berjamaah.

Karena Dia merasa lapar. Meskipun dia sedang marah pada ibunya. dia tetap makan. yang sudah disediakan oleh ibunya. kejadian ini tidak hanya hari ini saja. berkali-kali. anak laki-laki itu bersikap seperti itu.

Mengingat anak laki-laki itu. membuatku sakit hati pada diriku sendiri. walau aku adalah laki-laki. Air mataku menetes begitu saja. hingga menetes ke pipi.

Sungguh berdosanya anak laki-laki itu. Ibu yang baik hati. penuh perhatian. penuh kasih sayang. terlalu banyak pengorbanan yang sudah diberikan pada anaknya. dari dia mengandung. menendang-nendang perutnya. lalu melahirkan dia. dengan rasa sakitnya. dan menjadi bayi yang lucu manis. pagi siang sore malam. ibunya selalu menjaga dia. memperhatikannya. ketika dia menangis. ibunya selalu mencoba untuk mengerti arti tangisannya. hingga tangisan dia berhenti dan menjadi senyuman karena sikap ibunya.
hingga dia sudah bisa berjalan dengan sendirinya. ibunya tetap peduli, memperhatikan kemana dia akan berjalan. hanya karena ibunya tidak ingin melihat anaknya jatuh sakit.

Sungguh beruntung sekali. mempunyai ibu seperti itu. namun mengapa anaknya tidak mengerti. memperlakukan ibunya dengan perbuatan dan sikap yang buruk.

Sungguh sangat berdoasanya anak itu. Meski Ibunya tetap memaafkan anaknya dan tetap selalu mendo'a-kan-nya. tetap saja kejadian itu seharusnya tidak terjadi.


==========

Ada Anak Remaja. Dia masih anak SMA. dengan percaya dirinya dia berjalan. dan menghampiri teman-teman sekolahnya yang sedang asyik berkumpul didepan kelas.

" loe semua pada ngapain nih.. ? "
Disana tidak hanya teman laki-laki saja yang ikut berkumpul. namun disana teman perempuan pun ikut berkumpul. berpenampilan yang begitu terlihat sexy. Rok yang pendek diatas lutut. dan baju seragam yang terlalu ketat. 

Dia duduk disebelah salah satu perempuan yang ada disana. lengannya bersentuhan. dan tidak lama kemudian dia merangkul perempuan itu. meski perempuan itu bukan pacarnya. namun perempuan itu hanya terdiam saja. tidak merasa risih. marah pun tidak. sepertinya mereka sudah sering melakukan itu. hingga itu menjadi kebiasaan mereka sehari-hari.

Bahkan hubungan pertemanan mereka, bersikap lebih dari itu. mereka melakukan cipika-cipiki (cium pipi kanan cium pipi kiri). tidak bisa dibayangkan. bagaimana bila mereka berpacaran. Entahlah apa yang akan terjadi ... Dosa Apa lagi yang akan mereka dapatkan. dan apa balasan dari Tuhan. hanya waktu yang bisa menjawabnya.  

===========

Laki-laki ber-usia 25. dia sudah berkerja. dengan uang yang dia miliki dari hasil kerjanya. dia gunakan hanya untuk bersenang-senang. hanya untuk kepuasaan sendiri. bergaya hidup mewah. hingga dia mempunyai banyak kekasih. karena baginya, dengan uang sangat mudah untuk mendapatkan perempuan yang dia suka. setelah bosan, dia mencari perempuan lain. dan begitu seterusnya.

Hingga terjadi.

" mas .., aku hamil "
" apa .. ? "
" iya aku hamil .. "
" tapi bukan gue kan, yang hamilin loe  ? "
" kok mas bilangnya begitu.. menurut mas aku pernah tidur sama pria lain ? "
" iya mungkin .. "
" mas tega ya, ngomong begitu. aku berani sumpah mas. cuma mas yang melakukan ini. aku mau tidur sama mas karena aku cinta dan percaya sama mas... "
" ya sudah kamu gugurin saja. gue ga ingin anak itu lahir .. " 

" .........."


Karena perempuan itu tetap tidak ingin menggugurkan kandungannya. dia tetap meminta pertangung jawabannya pada laki-laki itu. hingga dia menuntut pada laki-laki itu- bila tidak menikahinya. dia akan melapor ke polisi. dengan cerita bohongnya-seakan dia telah diperkosa olehnya. dan akhirnya laki-laki itu dengan terpaksa menikahinya.


====================


Aku sangat menyesal sekali. Anak laki-laki yang bernama Dendy. Anak laki-laki remaja yang masih SMA. dan laki-laki yang berusia 25. dia adalah aku sendiri.

Masih banyak lagi kejadian-kejadian perbuatan burukku. setelah menikah. aku pun memperlakukan istri tidak baik. hingga istriku menceraikanku.

Ketika aku menjadi duda. aku mulai bebas kembali. aku seperti dulu lagi. bermain perempuan. dan hal-hal buruk lainnya. hingga suatu ketika aku tertabrak mobil, yang membuatku menjadi manusia yang tidak bertubuh normal. tanpa kedua kaki. tanpa satu lengan. dan wajah yang tidak enak untuk dipandang.

Dengan kejadian tabrakan itu. Mengapa Tuhan tidak membuatku meninggal saja. mengapa aku harus hidup seperti ini. apakah ini balasan dari Tuhan. atas apa yang pernah aku lakukan selama ini. atau Tuhan masih menyayangiku. untuk memperbaiki kehidupanku. dan menebus dosa-dosa yang pernah aku lakukan.

Aku menjadi teringat dengan Teman kerjaku. yang aku pikir dia adalah orang yang sok tau. " bahwa orang yang baik. akan mendapatkan orang/perlakuan yang baik pula ".  sedangkan aku. sebaliknya. "

===================  


Ya. Jangan seperti aku ! . Jangan meniru diriku ! .  Ya. Diriku tidak pantas untuk dicontoh. dan tidak baik, bila kau mengikuti apa yang telah aku lakukan.

Masa kecilku. Masa remajaku. Apa yang sudah aku lakukan, hanya buang-buang waktu saja. Ya. itu karena. Aku tidak punya tujuan hidup. hidupku mengalir begitu saja. Mengikuti apa yang terjadi dan melakukan apa yang aku suka saja. suka- tidak memikirkan, yang aku lakukan itu- baikkah untuk kehidupanku ?, baikkah untuk keluargaku ?, baikkah untuk saudara-saudaraku ?, baikkah untuk teman-temanku ? atau baikkah untuk orang lain ?. dan baikkah untuk masa depanku ? .

Aku tidak pernah memikirkan masa depan. Untuk apa aku melakukan semua itu ?. akan menjadi apa diriku nanti ?. dan diriku akan berakhir seperti apa, diakhir cerita hidupku ? .
Sebelumnya. dibenakku, tidak pernah terpikirkan semua pertanyaanku itu. aku baru menyadarinya disaat kini. keadaan cacatku dan yang sudah berusia Tua, sakit-sakitan dan sudah pasti tidak akan pernah bisa untuk memutar kembali, waktu dimasa laluku. yang ada hanya sebuah penyesalan.

Tidak memiliki Tujuan Hidup. Memang menyenangkan. memiliki kebebasan. bahkan terlalu bebas. kemanapun kamu pergi. bagaimanapun keadaanmu. tetap saja bisa menikmatinya.  tidak ada rasa ketakutan. takut pada orang lain. takut pada Tuhan.  dan tidak pernah memikirkan masa depan. Yang penting aku bisa makan. yang penting aku sehat. yang penting aku bisa hidup. yang penting aku ga ngusahin orangtua dan ga minta-minta pada orang lain.

Padahal hidup didunia ini. aku dilahirkan didunia ini. bukan hanya untuk itu saja. banyak hal yang lebih baik dari itu. dan pula, banyak hal yang lebih baik yang harus aku pikirkan dan aku lakukan. karena aku masih punya Tuhan. Yang menciptakan diriku didunia ini. seharusnya diriku melakukan sesuatu yang baik, apa yang dicintai Sang Penciptaku. agar aku pantas untuk hidup didunia ini. agar aku pantas dicintai orang lain. dan menjadi muslim yang baik. hingga Tuhan mencintaiku dan memperlakukan diriku dengan baik pula.

Kalau sudah begini. Apa yang harus aku lakukan. sudah terlalu banyak kesalahanku. sudah terlalu banyak waktu yang terbuang begitu saja. waktu yang akan merugikan diriku. didalam kehidupanku.

Apa nantinya. bila aku dipertemukan dengan-Nya(Tuhanku). aku sangat malu sekali. aku sangat marah sekali pada diriku sendiri. Mengapa baru sadar setelah aku mengalami kecelakaan.

Meskipun kini aku sudah bertaubat.  Namun aku masih merasakan kesedihan. pedih memikirkan masa laluku yang buruk. dan aku masih merasakan, dosa-dosaku belum bisa terhapuskan. 

Maafkan aku, Ibu. maafkan aku, Ayah. maafkan aku, istriku. Maafkan aku, Nak. Maafkan aku, teman-teman/perempuan yang pernah aku sakiti. Maafkan aku, Tuhan. Aku sungguh sangat menyesal dengan perbuatanku seperti itu.  Semoga Tuhan Menerima taubatku. Aamiin.

Semoga ini tidak terjadi pada orang lain. Cukup aku saja yang menjadi contoh. Sesuatu perbuatan yang tidak baik. perbuatan yang tidak boleh dilakukan dalam kehidupan kalian sehari-hari. Aamiin. 



Dan Semoga kalian menjadi Muslim/muslimah yang baik. Baik Dimata orang. maupun baik dimata Tuhan. Aamiin.
       


=========

Selesai ....

=========


Penulis
I'Pen (idrus cerpen)


=========