Minggu, 22 Februari 2015

" AC.DW (Ada Cinta. Di Warteg) "

Cinta lokasi. benar-benar ada. tidak hanya ada saja. tapi kemungkinan sebagian besar orang pernah merasakan cinta lokasi. Cinta datang karena mungkin terlalu sering adanya pertemuan. hingga saling mengenal satu sama lain. dan hadir-lah benih-benih cinta diantara mereka.

Warteg (Warung tegal). Dijakarta banyak pula warteg. meskipun dipinggir jalan. namun banyak pula orang yang menikmati makanan disana. Warteg. tidak hanya pemiliknya berasal dari Tegal. atau pula tidak hanya masakan-masakan tegal saja. terkadang yang lain pun ada.  Seperti Rumah makan nasi padang. belum tentu yang membuat masakan itu orang padang. atau pedagangnya adalah orang padang.

Yang akan aku ceritakan disini. Warteg yang benar-benar berasal dari orang tegal. pelayan-nya pun asli dari tegal.

=======

Aku adalah pria yang sedang merantau diJakarta. Aku berkerja yang berhubungan dengan listrik/lampu,dan lain-lain sejenisnya. Orang bilang aku ini adalah Tukang Listrik. Pekerjaanku tidak hanya disatu tempat saja. Tergantung Contraktor. Proyek yang sedang mereka kerjakan.
 
Ya karena penghasilanku yang pas-pasan. aku selalu makan di Warteg. tidak terhitung sudah berapa banyak tempat Warteg yang sudah aku rasakan masakannya. ya tidak jauh sama rasanya.  Ya namanya anak muda. meskipun kata orang-aku adalah pria pendiam/pemalu/sedikit bicara. namun aku lebih suka Warteg. Bila  pelayannya anak-anak gadis muda. Meskipun aku jarang berbincang-bincang pada pelayan itu. tapi bagiku melihatnya sudah cukup senang.

Mungkin karena sifatku yang pemalu pada perempuan. Selama Dua Tahun diJakarta. Aku belum pernah memiliki perempuan dekat atau pacaran.  Rasanya gugup atau grogi bila bicara dengan perempuan. bila teman-temanku sedang berbincang-bincang dengan pelayan warteg yang pernah aku tempati.  aku hanya bisa tersenyum saja, Ngomong sekedarnya saja. Atau bicara, bila ditanya saja.

Tampangku tidak jelek-jelek amat. dan pula tidak cakep-cakep banget. biasa saja. Alias STD-SSStttaaannndddaaarrrrr...

=========

Entah harus bagaimana aku mendekati atau mendapatkan perempuan untuk menjadi kekasihku. Sedangkan aku tidak berani untuk bercanda atau merayu perempuan, hingga perempuan itu mencintaiku. Aku yang pemalu. pendiam. dan tidak begitu lancar bicara pada perempuan yang benar-benar aku kagumi. 

Pernah aku coba. tapi aku merasa masih terlihat kaku. tidah tahu yang salah yang mana. lawan bicaraku ataukah aku sendiri yang tidak bisa membuat perempuan itu nyaman didekatku. Entahlah .

Harus bagaimanakah ?. menjadi pria yang percaya diri dan tidak menjadi pria pemalu. sangat sulit bagiku untuk merubah kebiasaanku itu.

========

Diusiaku ke-25. Entah darimana datangnya. aku mempunyai pikiran-ingin segera menikah. Dengan keinginanku itu. aku mencoba lebih fokus untuk menabung, meskipun calon-nya belum ada.

Dan entah darimana datangnya lagi. aku teringat dengan ucapan guru agama diwaktu aku masih sekolah.       " bila kalian mempunyai keinginan atau mimpi. jangan lupa untuk mendekatkan diri pada Allah. Berdo'a-lah dimalam hari (Sholat Tahajud). Dan Allah akan menuntunmu ke jalan yang akan menuju keinginanmu/mimpimu. " .
Aku akui. kekuranganku terhadap perempuan. aku mempunyai sifat pemalu. sangat sulit untuk mendekati perempuan. bagaimana bisa aku mendapatkan perempuan bila aku terus begini.

Ya karena aku masih percaya pada Tuhanku. Yaitu Allah Swt. Aku akan mencoba untuk mendekatkan diri pada Allah. Dan Selain sholat Wajib. Aku pun akan mencoba terus untuk menunaikan sholat dimalam hari. Logikannya- Allah yang menentukan jodohku. Allah pula yang akan mempertemukan aku dengan jodohku. Menikah kan niat yang baik. Masa sih Allah tidak membantu umatnya yang sedang berniat baik. Meskipun aku adalah pria yang tetap masih pemalu/pendiam. tapi bagiku itu tidak masalah. karena aku percaya pada Tuhanku. Allah Sangat lebih tahu tentang diriku dan mana yang lebih cocok buatku. jadi aku akan tetap akan bersabar. bersyukur. menikmati dulu yang ada.

=========


Dua Bulan Kemudian.

Jam Sebelas siang. Sudah tidak ada yang aku kerjakan. tidak biasanya. perutku sudah terasa lapar. karena hari ini temanku tidak masuk kerja. aku  sendiri. pergi ke warteg yang tidak jauh dari tempatku berkerja.

Dari dapur warteg. keluarlah perempuan yang masih terlihat muda dariku. berambut hitam panjang sepunggung. berwajah putih. dia melihatku dengan senyuman. dan aku pun membalasnya dengan senyum kecil.

" makan mas .. ? "
" iya mba .. "


Mungkin karena masih jam sebelas siang. disini masih terlihat sepi. yang ada hanya dia dan aku.

Ketika aku sedang makan. dia duduk didepan mejaku.

" kok sendirian mas, temannya mana ? " . aku terkejut sekali mendengar dia bertanya padaku.

tidak biasanya perempuan menyapaku. atau bertanya padaku. mungkin dia sering melihatku makan disini yang biasanya-aku makan bersama teman-teman kerjaku.

" Temanku lagi ga masuk kerja. "
Ternyata perempuan ini perhatian pada semua yang makan disini. karena aku perhatikan sebelumnya. bila ada yang makan disini. dia pasti akan bertanya dengan pertanyaan yang sama seperti terhadapku. mungkin dia orang yang ramah. yang suka menyapa orang terlebih dahulu. hingga menjadi akrab dengan pembeli.  namun baru kali ini dia menyapaku. ya mungkin karena aku sedang sendiri. biasanya dia sering berbicara atau sekedar bercanda dengan temanku.

" Kok tumben mas jam segini sudah istirahat.. ?  "
" iya . lagi ga ada kerjaan .. "
" kalau ga ada kerjaan.. kerja disini aja mas .. cuci piring .. heheee.. " dia tersenyum .
" heheee.. "
aku hanya ikut tersenyum saja.. dan kami saling bertatapan dengan senyuman.

karena aku melihat dia disini sedang sendiri. aku berani bertanya padanya.

" mba.. temannya kemana. kok sendirian aja .. ? "
" lagi keluar .. "
" ooo... ngomong-ngomong mba ada keturunan china ya .. "
" china darimana ...  "
" wajah mba putih. mata sipit..langsing, emang mba asli dari mana .. ? "
" aku ?. aku dari tegal. kalau mas sendiri darimana .. ? "
" aku dari Solo.. "
" oo solo .. pantas aja.. ".
" pantas kenapa mba .. "
" ya keliatan... kamu sepertinya pendiam.."
" tau darimana mba, aku pendiam ? "
" ya setiap kamu makan disini, sama temanmu.. kayanya kamu jarang ngomong deh.."
" hehehe " .


Entah ada angin apa. aku bisa ngomong sama perempuan selancar ini. apa mungkin karena sekarang hanya ada kami berdua. tidak ada orang lain. atau mungkin karena dia. bersikap yang terlihat hangat padaku. hingga aku menjadi nyaman berbicara padanya. dan menjadi percaya diri. Entahlah.
Baru kali ini aku merasakannya. Tidak lama kemudian. setelah nasiku habis. datanglah pria berkumis yang ingin makan diwarteg ini. dan dia-perempuan yang aku kira orang chines. langsung berdiri dari tempat duduk. dan berjalan menghampiri pria itu.

=========

Malam-nya. Sebelum aku tidur. Tiba-tiba aku teringat dengan dia-pelayan warteg itu. setelah lama aku bayangkan. manis juga wajahnya. saat dia tersenyum padaku. ada sesuatu yang aku rasakan. perasaan yang sangat dalam. aku merasakan bahwa dia sedang menyukaiku. tidak melihat dari senyumnya saja. tidak aku sangka dia selama ini memperhatikanku. dia tahu kalau aku ini pria pendiam/pemalu. atau ini hanya aku saja yang ke-GR-an. hehee..

Saat itu pula. karena diwaktu aku sedang bicara padanya. aku sudah merasakan ada kenyamanan dan kepercayaan diri. Rasanya aku ingin sekali berkenalan denganya. lebih jauh lagi. Entah apa yang harus aku lakukan. Aku terus mencari ide. bagaimanakah agar aku bisa mengenalnya. hingga berteman dengannya.

Setelah lama mencari ide. yang ini terasa sulit. yang itu kayanya ga bisa. dan seterusnya berpikir. mencari jalan solusinya. tidak terasa sudah jam dua belas malam lebih. hanya memikirkan dia. untuk bisa berteman dengan-nya. Apa mungkin ya. Ini Cinta ? . Entahlah.

======

Ke-esokannya. aku makan bersama teman-ku. hari ini terlihat sedang rame. jadi aku tidak bisa banyak bicara dengannya. kami hanya saling tersenyum dan bicara hanya ketika dia sedang melayaniku makan.        " sama apa mas .. ? " dan " minumnya apa mas .. ? " . hanya itu yang aku dengar darinya. namun aku senang dia masih mau tersenyum padaku. hehee .. GR aku.

Oo.. iya lupa. hari ini aku tahu nama dia. bukan karena aku berani bertanya padanya. tapi aku tidak sengaja mendengar teman kerjanya memanggil dia, dengan sebutan nama "Ayu.. " . Ya mungkin dia namanya Ayu atau Rahayu. hehee .

Dan sebelum aku keluar dari warteg. aku berpapasan dengannya. aku tersenyum padanya dan berkata         " makasih yu.. " . Entah darimana keberanianku itu muncul. dia terlihat sedikit terkejut. lalu dia tersenyum manis.

Terkejut karena apa ya . apa mungkin dia kaget karena aku memanggil dia Yu... atau karena baru kali ini aku keluar dari warteg yang tidak biasa aku lakukan.  yaitu tersenyum padanya dan berucap " Terimakasih Yu.. " . Entahlah .


Hari ini. Aku tidak bisa banyak bicara padanya. karena itu. sebelum aku tidur malam. sepertinya aku sudah mulai merindukannya. Aku mulai berpikir- aku ingin sekali bertukar nomor telepon dengannya. agar aku bisa banyak bicara dengannya dan lebih mengenal pribadinya. dan entah dari mana datangnya pertanyaanku ini...tiba-tiba hatiku bertanya " dia sudah punya pacar belum ya ? " . Oh my god. apakah aku benar-benar sedang jatuh cinta padanya..? . Entahlah.

=====

Hari Minggu. Terkadang libur. biasanya bila sedang tidak ada kerjaan. aku pergi ketempat saudara atau main keluar dengan temanku. Hari ini Meskipun teman mengajakku main keluar. namun aku menolaknya, dengan alasan sedang tidak enak badan. padahal sebenarnya aku sudah mempunyai rencana untuk mendekati dia-Ayu.

Kurang lebih sekitar jam sebelas siang. aku pergi kewarteg itu. karena biasanya jam segitu, sedang sepi-sepinya. dengan pakaian yang tidak biasanya. hari ini aku terlihat keren dengan jeans barunya dan kemeja yang tidak biasa aku pakai. dan wangi parfum yang baru aku beli. Ehmm dan berharap dia menyukai dengan penampilanku hari ini.

Namun Kenyataannya. Apa yang sudah aku bayangkan dan rencanakan sebelumnya. Terhapus sudah. GATOT. Alias GAgal TOTal. Karena orang yang aku harapkan sedang tidak Berkerja. kata teman kerjanya. " dia bagian sore sampe malam kerjanya " .  Mungkin hari minggu. orang yang berkerja pada libur. jadi tidak begitu rame. ya karena itu. bergiliran jaga warungnya.

Malamnya. aku makan disana. dan ternyata emang benar sekarang dia yang menjaga warungnya. ketika aku sedang makan. dia sepertinya sedang asyik mengobrol dengan teman pria-nya yang sedang makan pula. Ehmm sepertinya mereka sudah saling mengenal. terlihat sangat akrab. dari cara bicaranya, bercandanya, tawanya yang lepas.  Ehmm bikin aku Iri saja. dan hatiku ada sedikit rasa cemburu.

Terkedang dia melirik kearahku. namun aku berpura-pura saja tidak memperhatikannya. rasanya ingin segera cepat-cepat keluar dari warteg ini. upsss sepertinya aku sedang marah padanya. karena melihat dia yang bersikap pada pria itu, seperti sepasang kekasih saja. dalam hatiku bergumam " jangan-jangan dia pacarnya.. " . Mulai nih. semangatku untuk mendekatinya, Down begitu saja.
Aku keluar dari warteg itu dengan suasana hati muram. dan aku pun tidak bisa tersenyum padanya.
Tapi aku lihat wajahnya. Mungkin dia sedang bertanya-tanya, tentang caraku bersikap padanya.

Wajahku yang terlihat sedikit kecewa. dan aku sepertinya merasakan apa yang dia sedang rasakan mengenai sikapku itu. Ya biarlah dia tahu. kalau aku sedang cemburu pada pria itu. Agar dia tahu kalau aku ini sedang menyimpan perasaan istimewa padanya. 

Benar-benar hari ini rencanaku Gagal Total. Apa yang aku sudah siapkan. tidak terwujud. Aku sudah membeli pakaian yang baru. sudah menyiapkan kata-kata untuknya. atau pertanyaan-pertanyaan yang akan aku tanyakan padanya. hingga dia mau bertukar nomor telepon. tapi nyatanya. Ehmm.. Cuma Khayalan Belaka saja.   

======

Malamnya sebelum tidur. seperti biasa pikiranku tidak jauh darinya. Mengapa harus dia sih. Emang sih perempuan yang selama ini. yang menurutku paling dekat denganku. ya hanya dia. mungkin karena itu juga. aku selalu memikirkan dia.

Dan karena kejadian itu pula. aku mempunyai pikiran. bahwa dia adalah bukan jodohku. aku mencoba untuk melupakannya. Namun sebelum aku melupakannya. dalam doa sholat malamku. Aku meminta pada Allah.   " Bila dia adalah jodohku. Dekatkan lah. namun bila dia bukan jodohku. Berikanlah pengganti-nya ".
Karena aku sudah mengadu pada Allah. hatiku sudah mulai terasa tenang lagi. sudah tidak terlalu begitu mengharapkan dia lagi. Biarlah Allah yang memberiku jalan- mana yang terbaik buatku.

Tetap bersabar. bersyukur yang ada. Dan hidupku terus berjalan dengan senyuman. Aku masih percaya pada kekuatan Do'a malamku. Tetap optimis. keinginanku untuk menikah akan pasti terwujud.


========

Hari ini aku berkerja diproyek/tempat yang berbeda. namun temanku masih berkerja diproyek yang sama. 

Dengan rasa kepercayaanku pada Allah dan keinginanku itu yang sangat menggebu-gebu. Hari ini aku bersikap seolah-olah keinginanku sudah terwujud.

Sekarang aku nge-kost sendiri. Aku membeli tempat tidur yang besar. yang tidak hanya cukup untuk satu orang saja. namun aku sengaja membelinya supaya cukup untuk dua orang. dan bantalnya pun aku sudah sediakan dua bantal kepala dan dua bantal guling. ya seakan aku tinggal bersama istriku nanti. dan yang biasanya aku cuex pada kostanku. hingga terlihat berantakan. sekarang aku mulai menatanya. dan mencoba untuk selalu bersih wangi. agar istriku dalam khayalanku senang tinggal disini. Tidak hanya Tempat tidur saja. aku pun membeli 12 piring dan 12 gelas. Ya seakan kami sudah ber-rumah tangga.

  
Dan dalam Do'a pun. aku sering mendoakan. " Semoga istriku selalu diberikan kesehatan " . Ya meskipun aku belum tahu seperti apa istriku nanti.

Dikala aku sedang santai. Terkadang aku iseng. menggambar dan merancang undangan untuk pernikahanku nanti.
 
Disetiap sholat jum'atan. Dengan rasa syukurku pada Allah. Aku berterimakasih pada Allah, seakan Allah telah memberikanku jodoh. Aku Bersedekah lebih besar dari apa yang pernah aku sedekahkan sebelum-sebelumnya.

Entah darimana datangnya ide ini. tiba-tiba saja ada didalam pikiranku. mungkinkah ini petunjuk dari Allah. Ya semoga saja begitu. Karena semua petunjuk dari Allah itu adalah sesuatu hal yang baik. Baik untukku maupun baik untuk Allah Swt.

=======

Dua Bulan kemudian. Sore menjelang malam. Aku baru saja pulang dari masjid. Ada yang meneleponku dengan nomor telepon yang tidak aku kenal.

" Assalamualaikum .."
" Waalaikumsalam mas.. "
Terdengar suara perempuan yang belum aku kenal.
" maaf ya. ini siapa ya .. ? "
" hmm.. mas kok lupa sihh .. ?. baru beberapa bulan kok lupa ..? "
" maaf ya mba. aku benar-benar ga tau mba.."
" ini ayu mas.. ! "
" Ayu. Ayu mana ya .. ? "

" Ayu mas... mang ada berapa sih, teman kamu yang namanya ayu .. ? "
" .............. " Ehmm... dengan suaranya yang sedikit manja. dan dengan suara percaya dirinya. aku ingat-ingat suara dia . tidak lama kemudian aku mulai teringat Nama Ayu yang diwarteg itu. dan karena aku tidak punya teman perempuan yang namanya Ayu juga .
" Oo.. Ayu ... " 
" Ayooo... Ayu yang mana Mas .. ? "
" Ayu yang mirip orang china kan .. ? "
" huuu... mas ini ada-ada saja.. "
terdengar sedikit logat tegal.
" Apa kabar Yu... "
" baik mas. Mas sendiri gimana kabarnya .. ? "

" Alhamdulillah Yu, baik-baik aja. ngomong-ngomong, tau darimana Yu.. nomor telepon aku ? "
" dari temanmu .. ? "
" si Agung .. ? "
" iya.. "

" kamu pacaran ya sama si Agung .. "
" ehmmm enak aja.. dia bukan tipe aku Mas .. "
" abisnya kamu sama dia keliatan akrab banget.. "
" ya.. akrab kan belum tentu pacar aku mas.. "
" oo begono .. "
" ngomong-ngomong kemana aja nih. kok ga mampir-mampir..? "
" Emang si Agung ga pernah cerita apa .. ? "
" ya cerita sihh.. tapi kok lupa sih sama Ayu.."
" heehee .. "
Aku hanya bisa ketawa kecil mendengar Ayu bilang seperti itu. Apa maksudnya ya ..? .
.

Semakin lama. kami berbicara seperti seakan kami saling merindukan. dengan percaya dirinya aku bisa bercanda dengannya. Mungkin karena sikap dia yang hangat terhadapku. Seolah dia benar-benar peduli dan mengerti tentang aku. Apakah ini cinta lama bersemi kembali. perempuan yang pernah membuatku jatuh cinta. kini rasa cinta dihatiku tumbuh kembali.

=========

Setelah aku tahu Nomor telepon dia. kami sering berkomunikasi. hampir tiap hari kami berkomunikasi. baik itu via SMS maupun via telepon langsung. namun kami belum sempat bertemu tatap muka. karena jarak kami ya lumayan jauh. dan aku sedang sibuknya berkerja. Meskipun begitu, kami tetap berkomunikasi. berbagi cerita dan saling curhat tentang kehidupan kami masing-masing. tidak lupa pula terkadang kami bercanda. Aku yang tadinya pendiam. Sekarang menjadi pria yang humoris dan jail. ( kata dia sih. hehehe. ) .

Sudah Kurang lebih tiga bulan. Aku mengenal dia. Aku sudah merasakan kecocokan dengannya. dari cara bicaranya. dari cara dia perhatian padaku. dia seperti benar-benar tahu apa yang aku rasakan. hingga aku merasa senang, disetiap aku mendapatkan sms atau telepon darinya. Apa pun itu tema pembicaraan-nya. apa pun itu ke-jailan-nya. apa pun itu ke-isengan-nya. Entah kenapa hatiku selalu bahagia. Apa ini karena Cinta.. ? . Dan aku pun merasakan- sepertinya dia pula sedang mencintaiku. Atau aku hanya Ke-GR-an Aja. ya karena itu pula aku tidak berani untuk mengatakan perasaanku padanya. 

Bila aku selalu begini. selalu merasakan keraguan dan ketidak percayaan diri seperti ini. mau sampai kapan aku akan sendiri. dan bila aku diam saja. aku tidak akan pernah tahu perasaan perempuan. apa karena aku takut jatuh sakit karena cinta ? . Selemah itukah aku. Aku hanya mencintai manusia/perempuan. Jadi mengapa aku harus takut kehilangan manusia/perempuan. bukannya manusia/perempuan itu banyak pilihannya. Seharusnya aku takut. bukan takut pada manusia. tapi seharusnya aku takut pada Allah Swt. takut kehilangan Cinta Allah. bukan takut karena cinta manusia.

Dengan keraguanku ini. sebelum mengatakan cinta padanya. Aku berdo'a disholat malamku.                        " Allah Swt yang Maha Pengasih dan Penyayang. Yang Maha Mewujudkan keinginan umatnya. Aku ingin dia(Ayu) yang menjadi Istriku. Dan berharap dia yang terbaik buatku.. dan pula, aku yang terbaik buat-nya. Aamiin .." .


=========


Jam Delapan pagi. aku berniat telepon dia. entah kenapa aku sedikit gemetar. gagap mau bilang apa ke dia. padahal sebelumnya biasa-biasa saja. aku mencoba untuk tenang. melakukan push up. jalan ditempat. hanya ingin tubuhku terasa santai saja. namun pikiranku benar-benar tegang. Dengan sepontan nya aku beristigfar. Mungkin karena sudah kebiasaanku. " Astagfirulllah.. " . Aku teringat sholat sunnah dhuha. saat itu pula aku langsung bergegas untuk ambil air wudhu dan menunaikan sholat sunnah dhuha Empat Rakaat.

Inilah saat-saat menegangkan buatku. Aku beranikan diri telepon dia dan aku akan ...

" Assalamualaikum.. " dengan suara cerianya yang khas.
" Waalaikumsalam..Apa kabar Yu.. "
" Alhamdulillah Mas Baik. Mas sendiri gimana kabarnya .. ? "
" Alhamdulillah... sangat baik Yu.. "
" Tumben nih mas. pagi-pagi sudah telepon.. ? "
" hehee.. emang ga leh yu.. ? "
" ya boleh-boleh aja sih.. "
" terus apa donk masalahnya .. ? "
" ya ga ada masalah apa-apa. cuma aneh aja .."
" kok aneh si yu.. emanknya aku tukang sihir apa.. ? "
" hehee .. bukan sih.. tapi km tukang listrik ? "
' hahahahaa .. bisa aja nih ayu.. "
" bisa apa nih... ? "
" ya bisa bikin aku ketawa .. "
" emang selama ini mas ga bisa ketawa ya .. ? "
" bisa sih.. tapi ga selepas ini .. "
" apa mas... ? "
" iya. aku ga bisa ketawa sesenang ini.. "
" masa sih mas ... "
" iya yu .. "
" syukur dech kalau aku sudah bikin mas senang .. hehe.. jadi GR nih ayu..  "
" Yu..Pacarmu orang mana sih..? " dengan spontannya aku bertanya seperti itu. 


Selama kami berkomunikasi. kami tidak pernah saling membicarakan tentang pacar atau teman dekat. jadi, aku tidak tahu dia sudah punya pacar atau belum. dan dia pula, tidak tahu apakah aku sudah punya kekasih atau belum. dan kali ini. aku berpura-pura seolah-olah dia sudah punya pacar. makannya aku bertanya seperti itu.

" Pacar ? . pacar dari mana .. "
" ya dari mana saja yu.. "
" Ayu sih ga mau pacaran mas..  "
" lah..mang kenapa Yu.. "
" Ayu sih pengennya yang serius Mas. ga mau main-main. Males pacaran... "
" ooo begono ya.. "
" Iya mas. Mas sendiri sama siapa nih, pacarnya .. ? "
Dia pun bertanya seolah-olah aku sudah punya pacar. Apakah ini pertanda ya . Entahlah. kita lihat aja nanti.

" Ehmmmm... kasih tau ga ya.. mau tahu atau mau tempe ....? "
" mau tahu donk. Ayu kan ga suka tempe "
" hehee.... ya sudah tempenya buat aku saja.. "
" Kok jadi ngomongin gorengan sih mas.. "
" siapa lagi yang ngomongin gorengan... ? "
" ya itu tahu dan tempe .. "
" kan tahu dan tempenya disayur. bukan digoreng .. "
" hehee.. bisa aja. sekarang mas sudah pinter ya.. "
" hehehe.. kan ayu yang ngajarin .. "
" kok ayu sih. ayu ga ngerasa deh ngajarin mas.. "
" kan aku yang ngerasain .. hehee.. " 
kami saling tertawa kecil. dan khening sebentar. entah apa lagi kata-kataku atau kata-kata dari dia yang akan keluar.

" Mas lagi dimana nih.. ? "
" Dikostan aja nih.. "
" Mang ga kerja mas .. ? "
" ga yu.. lagi libur. Ayu Sendiri gi ngapain ? "
" Ayu sih. gi bengong aja.. "
" mang ga kerja yu... ? "
" nanti sore kerjanya.. ? "
" ooo.. sore "
" Mas.. "
" iya yu.. kenapa yu.. "

" Tadi pertanyaanku. lom mas jawab loh.. ? "
" yang mana Yu.. yang mengenai tahu dan tempe ya .. ? "

" bukan itu mas. hmmm.. mas pura-pura ga tau nih. ya sudah dech ga apa-apa kalau mas ga mau jawab. " . dengan nada suara yang sedikit kesal. sepertinya dia mengharapkan jawaban dariku.
" iya dech mas jawab. aku belum punya pacar juga yu.., aku juga sedang cari yang serius. tapi sampe sekarang lom ketemu juga.. "
" ya mana ketemu. kamu carinya dikostan kamu aja sih.. "
" heheee... tau aja kamu yu.. "
" Tau.. donk. Ayu gitu loh.. "
" Ehmmm.... Yu... ? "
" iya mas .. "
" Gimana kalau sama kamu aja .. ? "
" apanya mas ..? "
dia ga ngerti. apa hanya pura-pura ga ngerti ya. Ehmm ya mungkin itulah perempuan ingin sesuatu yang lebih jelas. meskipun dia sudah mengerti makudnya. hanya ingin KEPASTIAN.

" Kamu mau ga. nikah sama aku.. ? "
" Apa mas ... ? " l
agi-lagi dia berpura-pura tidak mendengar.
" Kamuuu.. mau gaaa nikah sama akuu..? " nada suaraku lebih jelas terdengar. 
" Aahhh mas becanda nih. becandanya keterlaluan tuh.. "
" kata siapa aku becanda. orang aku lagi serius.. " aku bicara tanpa ketawa ataupun ketawa kecil.
" Udah ahh mas. nanti aku ke GR-an loh.. "
" Beneran yuu.. aku benar-benar serius.. "
" Kalau mas serius.. ya coba datangin orang tua ayu.. terus lamar ayu dech. berani ngga .. ? "
" siapa takut. aku berani kok.. "
" Mas ga becanda kan..? "
nada suara dia. sekarang sudah terdengar serius. yang dia pikir sebelumnya aku sedang bercanda.
" yeeee... dari tadi juga aku serius.. "
" Ayu pikir mas lagi becanda. emang sejak kapan mas suka sama ayu .. ? "
" Waktu pertama kali kamu ngajak ngobrol sama aku. saat itu aku mulai memperhatikan kamu. terus mulai merindukan kamu. sampai aku jatuh cinta sama kamu."
" terus kenapa mas baru bilang sekarang.. ? "

" karena aku liat, sepertinya banyak cowok yang deketin kamu. dan aku kira kamu sudah punya pacar. "
" ya emang sih. banyak cowok yang deketin aku. tapi kan lom tentu aku punya pacar. aku ga terlalu suka pada mereka. justru setelah kenal kamu. aku lebih suka sama mas. aku merasa mas beda dari cowok-cowok yang ayu kenal.." .
" jadi beneran nih, kamu mau nikah sama aku ? "
" ga mau mas .."
' loh..tadi katanya suka. kok ga mau .. ? " aku sangat terkejut mendengarnya.
" iya mas ga mau. ayu ga mau nolak.. "
" ehmmm... dasar, kamu ya... bikin aku makin gemes aja sama kamu.. "
" tapi mas, jangan dicubitin ya.. ? "
" iya. mas ga akan cubitin kamu. tapi mas gigit kamu.. "
" sakit donk mas .. "
" biarinnn.. "

" ....... "
" ....... "

===============

Sebelum aku melamar dia. sebelumnya aku sudah meminta padanya. bila kami sudah menikah. aku ingin dia sudah tidak berkerja lagi diwarteg itu. dan aku ingin dia berhijab.
Entah ini adalah kebetulan saja, ataukah Tuhan mendengar keinginanku dan mau mewujudkannya.

Sebelum aku meminta pada Ayu tentang apa yang aku inginkan darinya. ternyata Ayu sudah mempunyai keinginan seperti yang aku inginkan. Setelah menikah. Ayu hanya ingin menjadi ibu rumah tangga saja. dia tidak ingin berkerja lagi . dan dia benar-benar ingin berhijab. bukan pula karena mengikuti kemauanku saja.

Tanpa Pacaran terlebih dahulu. singkat cerita. Sebulan kemudian, akhirnya kami menikah dengan restu ke-dua-orangtua kami. Hanya akad nikah saja. tidak dirayakan.

Bila kita mempunyai kekurangan yang ada di sifat kita atau kebiasaan-kebiasaan yang menurut kita adalah kekurangan kita. dan kita masih belum bisa untuk memperbaikinya. jangan cepat pesimis atau putus asa untuk mendapatkan jodoh atau hal yang ingin kita inginkan. Selama kita punya Tuhan. Selama kita percaya pada Tuhan. Selama kita masih Beribadah sama Tuhan. Selama kita berusaha memperbaiki diri dimata Tuhan. Tuhan akan membantu kita. Tuhan akan membimbing kita, untuk menuju apa yang kita inginkan.

Aku sendiri tidak tahu darimana datangnya ide-ide konyol yang mungkin menurut sebagian orang tidak masuk akal. namun dengan kepercayaanku pada Tuhan. Yaitu Allah Swt.  Alhamdulillah. Aku mempunyai sifat pemalu/pendiam. dan mempunyai sedikit rasa tidak percaya diri. yang sulit untuk mendekati perempuan. Alhamdulillah. Tuhan memberikanku jalan dan memberikan perempuan yang benar-benar membuatku lebih percaya diri. dan tidak hanya itu saja. perempuan itu benar-benar mengerti apa yang aku inginkan. dan perempuan itu adalah Jodohku.

Ternyata. Cinta atau Jodoh ada dimana saja. Diwarteg pun ada Cinta / Jodoh.

Untuk Orang yang mempunyai keinginan. Tetap bersemangat. Berdo'a dan mendekatkan diri pada Tuhan. yaitu Allah Swt. Semoga keinginannya terwujud. Aamiin.



The End.

Thanks.
======================  
Penulis
I"Pen (Idrus Cerpen)

Senin, 02 Februari 2015

" Baik Saja Tidak Cukup "

Baik saja Tidak Cukup

Aku adalah Reny. Anak ke Empat dari lima saudara. meskipun aku tidak berhijab. tapi aku masih melaksanakan kewajiban ibadah sholat.

Orangtuaku rajin beribadah sholat. ibuku sering mengikuti acara pengajian dilingkungan-nya. sholat malam pun, aku pernah melihatnya. sedangkan ayahku. dia sangat rajin beribadah sholat berjamaah di masjid.

Orangtuaku. terutama ibuku. sangat begitu perhatian. ibuku tidak ingin anak-anaknya mengikuti pergaulan bebas. seperti yang terjadi dijaman modern ini.

Bila aku sekolah dan terlambat pulang kerumah. Ibuku sangat khawatir. dan akan terlihat marah padaku. banyak pertanyaan yang dia tanyakan padaku. " kenapa kamu terlambat ..? " . " dari mana saja kamu.. ? " . " jalan sama siapa saja kamu .. ? " . bila aku menjawab setiap pertanyaannya. ibuku akan terlihat semakin marah padaku. dan akhirnya aku yang harus mengalah.

Aku tahu maskud ibuku itu baik. dia tidak ingin anaknya bergaul kejalan yang salah. dan membuat keluarganya malu karena pergaulan anak-anaknya.

Sebenarnya. aku pun sudah berusaha untuk tidak terlambat pulang. karena aku pun sudah malas mendengar pertanyaan-pertanyaan yang sudah sering aku dengar itu.

========

Aku mempunyai teman laki-laki ditempat kuliahku. Nama panggilannya Kak Riko. aku memanggil dia kaka karena dia lebih dewasa dariku. dan pula. dia yang paling perngertian dibandingkan teman-temanku yang lain. dia yang sering mendengar curhatanku. dan yang lebih sering memberi solusi ketika aku sedang mempunyai masalah. tidak hanya itu saja. aku lihat. dia pun rajin beribadah sholat. dengan itu. aku menganggap dia sudah seperti kakaku sendiri.

" Ren.. aku antar pulang ya.. ? "
" tapi.. aku sholat dulu ya .. ? "
" oo.. boleh. aku juga belum sholat.. "
" kalau gitu kita bareng aja sholatnya .. "
" yuk... "


Bila aku mengajak kak riko untuk sholat. kak Riko selalu mau. 

========

Setelah lulus kuliah. Ibu memintaku untuk berhijab. Karena aku ingin ibuku terlihat senang. aku mengikuti kemauan ibuku. saat itu pula aku sudah mulai berhijab.

Beberapa bulan menganggur. akhirnya aku mendapatkan pekerjaan dirumah sakit, yang jauh dari tempat rumahku. dan hubunganku dengan kak riko masih berjalan sebagai saudara. 

Aku belum terlalu tahu daerah tempatku berkerja. waktu pulang kerja. aku telepon kak riko.

" Assalamualaikum.. "
" Waalaikumsalam.. " 
" Kak .. boleh reny minta tolong ga.. ? "
" apa de.. ? "
" Reny belum tahu daerah sini.. bisa antar reny pulang ga.. ? "
" oo boleh-boleh. sekarang aku kesana ya .. "
" makasih kak.. "
" Sama-sama .. "

Sebelum dia mengantarku pulang. kak Riko mengajakku untuk pergi sebentar ke kostan-nya. ada sesuatu yang akan dia berikan padaku. ya karena aku sudah percaya sama dia. dan sebenarnya aku sudah lama mencintai dia. aku menuruti saja kemauan-nya.

Didalam kost-an-nya. aku meminta ijin padanya untuk melaksanakan sholat magrib. sedangkan dia mandi. aku pikir. mungkin dia mau sholat juga. jadi aku menunggu dia. karena aku ingin sholat berjamaah dengan-nya.

Setalah kak riko selesai mandi dan aku sudah memakai mukena untuk sholat. kak riko menutup pintu depan. dan dia mendekatiku. aku masih belum mengerti apa yang akan dia lakukan padaku.

Ternyata dia membelakangiku. lalu memelukku dengan erat. aku sempat memberontak. namun pelukannya sangat kuat. hingga aku tidak bisa melepaskan pelukannya. " kak apa-apan nih.. ? " " jangan kak.. ? " . dia terus mencubuiku. menciumku. dan melepaskan mukena yang sudah aku pakai. aku berteriak " Tolonggggg ... " berkali-kali aku berteriak " Tolong... tolong... ". namun tidak ada yang mendengar teriakanku itu. hingga aku terbaring dan tak sadarkan diri. 

Jam sepuluh malam. aku mulai sadar. dengan keadaan telanjang. tanpa sehelai benang pun.

" kak..apa yang kamu lakukan sama aku .. "
" maaf de.. sudah lama aku memendam perasaanku ini .. aku cinta kamu "
" tapi bukan begini donk caranya. aku benci kaka .. "

karena aku tidak begitu tahu jalan pulang. meskipun saat itu aku sedang marah sama dia. aku tetap diantar pulang oleh kak Riko.

Sesampainya dirumah. aku masuk kamar tanpa sepengetahuan orangtuaku dan saudara-saudaraku. malam itu lebih sering memikirkan dia. mengapa dia bisa memperlakukan itu padaku. aku sungguh tidak tahu akan terjadi seperti ini. pria yang sudah aku kenal pria baik dan pria yang rajin ibadah. namun akhirnya dia melakukan sesuatu padaku yang tidak manusiawi. aku sungguh sangat kecewa.
Malam itu aku sampai melupakan makan. hanya tangisan dan badanku terasa lemas. jam dua pagi lebih, aku baru bisa tidur. 

  
=============

Keesokannya. aku tidak masuk kerja. aku ijin karena aku merasa sedang tidak enak badan.

Karena kebencianku pada kak Riko. Semua contack yang berhubungan dengan dia. aku hapus semua.

Singkat Cerita.
Satu bulan kemudian. aku yang sedang berkerja. Ada Nomor telepon masuk yang tidak aku kenal. karena waktu itu aku sedang malas untuk bicara. aku diamkan saja teleponku berdering.

Tidak lama kemudian. ada sms masuk. dengan rasa malas aku melihat isi pesan sms itu. ternyata nomor yang meneleponku adalah kak Riko. Saat itu juga aku langsung menelepon dia. 

" kak. sampai sekarang aku belum haid(datang bulan).. "
" apa..? kamu hamil .. ? "
" aku belum berani periksa kak .. ? "
" ya sudah .. nanti kamu pulang kerja . aku kesana..  "


Sore itu aku ketemuan dengannya. dan kami langsung ke klinik untuk periksa yang ada didalam perutku. apakah aku sedang hamil ? .

Hasilnya Posotif Hamil. Aku hamil. kak Riko terkejut. dan dia terlihat wajah ketakutan. dia mengajakku ke tempat ATM. dan dia transfer uang sebanyak dua juta rupiah ke rekeningku.

" aku tidak ingin anak itu lahir. kerjaanku sedang bagus-bagusnya. jadi kamu harus aborsi anak itu. dan untuk biaya aborsi. aku sudah transfer ke rekening kamu .. "

Ditempat itu pula aku langsung mengecek uang yang dia transfer. dan ternyata benar, dia sudah mentransfer uangnya. aku langsung saja ambil uang itu. dan aku kembalikan padanya.

" ini kak. aku ga butuh uang ini. kaka harus bertanggung jawab dengan perbuatan kaka ini .. "

Aku terus memaksa dia dan meminta padanya untuk bertanggung jawab. tiba-tiaba dia kabur begitu saja. meninggalkanku sendiri ditempat itu. aku pulang ke rumah dengan mataku yang masih ber-air.

=========

Dengan keadaanku seperti ini. yang menurutku ini adalah masalah besar buatku. aku bingung. entah apa yang harus aku lakukan.

Orangtuaku yang selalu mengingatkanku. terutama ibuku yang begitu fanatik. takut akan terjadi hal kejadian yang sedang aku alami.

Ibuku. ayahku. saudaraku. bila mendengar apa yang sedang aku alami. mereka pasti akan marah. dan akan memmbentakku. memaki-maki diriku.  meskipun nanti aku cerita sebenarnya. yang menurutku aku tidak melakukan kesalahan. tetap saja mereka pasti akan menyalahkanku. dan aku akan membuat keluargaku malu. hingga nama baik keluargaku akan berganti. menjadi keluarga yang buruk. itu semua karena diriku.

Dini hari. Aku masih percaya pada Allah. apa yang sedang terjadi padaku. mungkin ini adalah karenaku sendiri. aku terlalu pecaya pada pria. dan mau saja diajak berduaan didalam satu ruangan yang sunyi. dan aku masih percaya yang terjadi padaku. yang terbaik untukku. untuk menebus dosa-dosaku. mungkin sebelumnya. aku sering membuat ibuku marah. aku pun pernah marah pada ibuku. dongkol pada ibuku. benci pada ibuku. meskipun itu hanya aku pendam didalam hatiku. padahal ibuku selalu mendoakanku. aku memakai hijabpun bukan karena niatku sendiri. itu pun karena ibuku yang memaksaku untuk berhijab. hijabku dan sikapku sangat berlainan. cara aku bersikap pada pria. dan pada pria yang aku anggap pria baik. tidak semestinya aku lakukan sebagai muslim yang berhijab. seharusnya sebagai muslim yang baik. aku harus menolak ajakan untuk pergi ke kost-an-nya.

Aku sadar. dan karena itu. saat itu pula. Aku mencoba bersujud (sholat). berdoa. Minta pertolongan pada Allah. Agar diberikan petunjuk. apa yang harus aku lakukan. aku sudah tidak sanggup lagi dengan cobaanku ini.

==========

karena aku masih merasa ketakutan. Aku memutuskan. untuk sementara tidak menceritakan dulu pada keluargaku, tentang kehamilanku ini. 

Dan aku mencoba berkerja seperti biasanya. Namun keburukan/kesalahan tidak akan bisa terus disembunyikan. dan waktu yang akan memperlihatkan rahasia itu.

Hari berganti hari. minggu berganti minggu. bulan berganti bulan. semakin lama. perutku ini akan terlihat perlahan-lahan semakin membesar.

Dua setengah bulan. perutku sudah sedikit terlihat membesar. Aku berhenti berkerja. bila aku terus berkerja. aku sangat malu pada teman-teman kerjaku. karena mereka tahunya, aku belum menikah. apa kata mereka nanti. " Aku hamil sebelum menikah " .

=========

Ketika ibuku sudah mulai curiga. mau tidak mau, aku harus menceritakan yang sebenarnya. Dan apa yang terjadi. benar dugaanku. ibuku sangat histeris. dia marah padaku. memaki-maki diriku. dan mempertanyakan siapa yang menghamiliku. ibuku dan ayahku. mengata-ngatain kalau aku ini "BEGO" . karena aku tidak langsung melapor ke polisi pada saat aku diperkosa sama kak Riko.

waktu itu aku berpikiran. "bila aku melapor, aku takut anakku ini. tidak akan mempunyai ayah. dan aku masih percaya. bila nanti kak Riko akan bertanggung jawab tentang kejadian ini ".

Tapi nyatanya. pikiranku itu salah besar. saat ayahku menanyakan tentang kak riko. " aku tidak tahu tentang keberadaannya sekarang " .

Ibuku langsung saja jatuh sakit yang cukup begitu lama. hingga akhirnya ibuku meninggal dunia.

Apa yang sudah aku lakukan selama ini. Mengapa kesalahanku ini. harus kehilangan ibuku. seberapa besarkah dosaku ini ya Allah. Aku sungguh tidak rela kehilangan ibuku karena kehidupanku ini. Maafkan aku ibu. aku sungguh sangat menyesal apa yang sudah terjadi padaku. ini bukan kemauanku ibu. aku pun tidak tahu akan terjadi seperti ini.

=========

Aku tidak ingin berlama-lama dirumah. aku tidak ingin keluargaku malu karena kehadiranku dirumahnya. Aku kabur dari rumah. aku pergi kerumah teman dekatku. Alhamdulillah temanku ini mau menerimaku.

Selama dirumah teman dekatku. aku mencari kak Riko. untuk minta pertanggung-jawabannya lagi. Alhamdulillah aku dapat kabar darinya. kami janjian untuk bertemu dikost-an-nya yang baru. 

Walaupun aku masih takut padanya. aku beranikan diri untuk datang ke kost-an-nya. dan apa yang terjadi. bukan apa yang aku harapkan.

Ternyata dia sudah mempersiapkan obat untuk menggugurkan kandunganku. ketika aku menolaknya. dia semakin memaksaku. memakiku. memukul wajahku. menendang perutku. tapi Alhamdulillah aku bisa kabur darinya, dengan keadaan tubuhku penuh dengan memar-bekas pukulan dan tendangan yang aku dapatkan dari dia.

========

Ayahku Sering menghubungiku. Ayahku dan saudara-saudaraku sudah mau menerima keadaanku ini. dan aku dipaksa pulang kerumahnya. mereka akan membantu kehamilanku ini. Aku sangat terharu. keluargaku masih mau menerimaku sebagai keluarganya.

Selama dirumah. aku sudah mulai melupakan kak Riko. karena aku sudah tahu dengan sikapnya dia. dia sudah benar-benar tidak menginginkan anakku ini.
 
Anakku didalam perut. sudah berusia tujuh bulan. aku merasa perutku sakit sekali. apa ini pengaruh pukulan dari ayah anakku ini.
Ayah dan adikku mengantarku kerumah sakit. Alhamdulillah. anakku didalam perut masih dalam keadaan sehat.


kurang lebih Sebulan Kemudian. Alhamdulillah Anakku lahir dengan normal dan sehat.  Allah masih baik padaku. Allah masih percaya padaku untuk merawat anakku ini.

==========

Anakku sudah berumur tiga tahun. Alhamdulillah aku masih diterima berkerja, ditempat Rumah sakit yang dulu.  namun aku masih merahasiakan keberadaan anakku ini. pada teman-teman kerjaku.
aku masih malu. dan masih tidak berani untuk mengatakan sebenarnya. aku tidak ingin mereka beranggapan tentangku yang negatif.

Yang ada dalam pikiranku saat ini. hanya ingin mencari uang untuk membiayai kebutuhan hidup anakku. karena aku ingin membesarkan anakku ini dengan kerja kerasku sendiri. aku tidak ingin merepotkan ayahku dan saudara-saudaraku lagi.

Dan sekarang aku berhijab. beribadah sholat. Bukan hanya karena paksaan ibuku. tapi karena niatku sendiri. aku ingin memperbaiki diri lagi. memperbaiki hidupku. kejalan yang benar. yaitu jalan-nya Allah Swt. Semoga Allah selalu membimbingku. Aamiin.

Aku tahu kak Riko sudah berbuat tidak baik padaku. tapi aku selalu menceritakan pada anakku. bahwa ayahnya adalah orang yang baik. karena aku tidak ingin mental anakku mengganggu kebahagiaan-nya. 


===========

Maafkan aku ibu. aku sangat menyesal dengan kejadianku ini. aku berjanji. aku akan memperbaiki diri. aku akan mendekat diri pada Allah. seperti apa yang diinginkan ibu.


===========


Semoga dengan ceritaku ini. kalian tidak melakukan hal yang sama denganku. jangan terlalu percaya sepenuhnya pada pria.

Pria baik. tidak hanya dengan perhatian saja. tidak hanya dengan kita melihat dia rajin beribadah sholat. bisa saja dia perhatian pada kita, dia menunjukkan sholat pada kita. hanya ingin mendapatkan yang dia inginkan dari kita. hanya topeng belaka. ketika pria itu sudah mendapatkan apa yang dia inginkan. dia menghilang begitu saja. dan tidak bertanggung-jawab. ini benar sudah terjadi pada kehidupanku .

Pria yang baik sebenarnya. adalah pria yang menolak/menghindar ajakan untuk berduaan dengan lawan jenis. kecuali dengan keluarga-keluarganya.

dan ingat ibu adalah yang selalu mendoakan kalian. jadi meskipun ibu marah sama kalian. jangan merasa dongkol atau dendam padanya. Ibu adalah syurga buat kalian. semakin kalian mencintai ibumu. semakin dekat kebahagiaan dikehidupanmu dan syurga telah menunggumu.


Semoga ceritaku ini tidak terulang lagi dengan cerita kalian kedepannya. Aamiin.
Semoga kalian perempuan-perempuan muslimah yang baik. Tahu mana yang baik dan tahu mana yang salah. Aamiin
Dan semoga Allah Selalu membimbing kita. Aamiin. 



===========


Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)


 

 


 


 
























 









 

 










 








  






    




Senin, 26 Januari 2015

" Jangan Seperti Aku ! "


Waktu itu. Sore hari. Anak laki-laki kelas 2 SMP. Dia sedang bermain bola bersama teman-teman-nya didepan halaman rumahnya.

" Dendy. bentar lagi mau magrib. cepetan sana mandi .. ! " ibunya menegur  dengan nada suara
sedikit keras.
" ........... ' dia tidak memperdulikan suara ibunya. dan dia tetap asyik bermain bola. hingga ibunya kesal marah. karena melihat anaknya yang masih tetap bermain bola. lalu ibunya menyuruh teman-temannya untuk pulang kerumah masing-masing. dan karena sikap ibunya itu. dia merasa malu pada teman-temannya. dia menjadi marah pada ibunya. dia ngambek. bersikap cuek pada ibunya.

Setelah dia mandi. Dia masih bersikap cuek pada ibunya. dia langsung masuk kekamarnya dengan membanting pintu yang cukup keras.

Melihat sikap anaknya seperti itu. Ibunya tetap bersikap lembut. dan perhatian.

" Dendy. makan dulu sana !. ibu sudah siapkan dimeja. abis makan, jangan lupa sholat ya ?  " .Dendy tidak menjawab pertanyaan ibunya.
Terdengar Adzan magrib berkumandang. Ibunya langsung pergi ke tempat mushollah untuk sholat berjamaah.

Karena Dia merasa lapar. Meskipun dia sedang marah pada ibunya. dia tetap makan. yang sudah disediakan oleh ibunya. kejadian ini tidak hanya hari ini saja. berkali-kali. anak laki-laki itu bersikap seperti itu.

Mengingat anak laki-laki itu. membuatku sakit hati pada diriku sendiri. walau aku adalah laki-laki. Air mataku menetes begitu saja. hingga menetes ke pipi.

Sungguh berdosanya anak laki-laki itu. Ibu yang baik hati. penuh perhatian. penuh kasih sayang. terlalu banyak pengorbanan yang sudah diberikan pada anaknya. dari dia mengandung. menendang-nendang perutnya. lalu melahirkan dia. dengan rasa sakitnya. dan menjadi bayi yang lucu manis. pagi siang sore malam. ibunya selalu menjaga dia. memperhatikannya. ketika dia menangis. ibunya selalu mencoba untuk mengerti arti tangisannya. hingga tangisan dia berhenti dan menjadi senyuman karena sikap ibunya.
hingga dia sudah bisa berjalan dengan sendirinya. ibunya tetap peduli, memperhatikan kemana dia akan berjalan. hanya karena ibunya tidak ingin melihat anaknya jatuh sakit.

Sungguh beruntung sekali. mempunyai ibu seperti itu. namun mengapa anaknya tidak mengerti. memperlakukan ibunya dengan perbuatan dan sikap yang buruk.

Sungguh sangat berdoasanya anak itu. Meski Ibunya tetap memaafkan anaknya dan tetap selalu mendo'a-kan-nya. tetap saja kejadian itu seharusnya tidak terjadi.


==========

Ada Anak Remaja. Dia masih anak SMA. dengan percaya dirinya dia berjalan. dan menghampiri teman-teman sekolahnya yang sedang asyik berkumpul didepan kelas.

" loe semua pada ngapain nih.. ? "
Disana tidak hanya teman laki-laki saja yang ikut berkumpul. namun disana teman perempuan pun ikut berkumpul. berpenampilan yang begitu terlihat sexy. Rok yang pendek diatas lutut. dan baju seragam yang terlalu ketat. 

Dia duduk disebelah salah satu perempuan yang ada disana. lengannya bersentuhan. dan tidak lama kemudian dia merangkul perempuan itu. meski perempuan itu bukan pacarnya. namun perempuan itu hanya terdiam saja. tidak merasa risih. marah pun tidak. sepertinya mereka sudah sering melakukan itu. hingga itu menjadi kebiasaan mereka sehari-hari.

Bahkan hubungan pertemanan mereka, bersikap lebih dari itu. mereka melakukan cipika-cipiki (cium pipi kanan cium pipi kiri). tidak bisa dibayangkan. bagaimana bila mereka berpacaran. Entahlah apa yang akan terjadi ... Dosa Apa lagi yang akan mereka dapatkan. dan apa balasan dari Tuhan. hanya waktu yang bisa menjawabnya.  

===========

Laki-laki ber-usia 25. dia sudah berkerja. dengan uang yang dia miliki dari hasil kerjanya. dia gunakan hanya untuk bersenang-senang. hanya untuk kepuasaan sendiri. bergaya hidup mewah. hingga dia mempunyai banyak kekasih. karena baginya, dengan uang sangat mudah untuk mendapatkan perempuan yang dia suka. setelah bosan, dia mencari perempuan lain. dan begitu seterusnya.

Hingga terjadi.

" mas .., aku hamil "
" apa .. ? "
" iya aku hamil .. "
" tapi bukan gue kan, yang hamilin loe  ? "
" kok mas bilangnya begitu.. menurut mas aku pernah tidur sama pria lain ? "
" iya mungkin .. "
" mas tega ya, ngomong begitu. aku berani sumpah mas. cuma mas yang melakukan ini. aku mau tidur sama mas karena aku cinta dan percaya sama mas... "
" ya sudah kamu gugurin saja. gue ga ingin anak itu lahir .. " 

" .........."


Karena perempuan itu tetap tidak ingin menggugurkan kandungannya. dia tetap meminta pertangung jawabannya pada laki-laki itu. hingga dia menuntut pada laki-laki itu- bila tidak menikahinya. dia akan melapor ke polisi. dengan cerita bohongnya-seakan dia telah diperkosa olehnya. dan akhirnya laki-laki itu dengan terpaksa menikahinya.


====================


Aku sangat menyesal sekali. Anak laki-laki yang bernama Dendy. Anak laki-laki remaja yang masih SMA. dan laki-laki yang berusia 25. dia adalah aku sendiri.

Masih banyak lagi kejadian-kejadian perbuatan burukku. setelah menikah. aku pun memperlakukan istri tidak baik. hingga istriku menceraikanku.

Ketika aku menjadi duda. aku mulai bebas kembali. aku seperti dulu lagi. bermain perempuan. dan hal-hal buruk lainnya. hingga suatu ketika aku tertabrak mobil, yang membuatku menjadi manusia yang tidak bertubuh normal. tanpa kedua kaki. tanpa satu lengan. dan wajah yang tidak enak untuk dipandang.

Dengan kejadian tabrakan itu. Mengapa Tuhan tidak membuatku meninggal saja. mengapa aku harus hidup seperti ini. apakah ini balasan dari Tuhan. atas apa yang pernah aku lakukan selama ini. atau Tuhan masih menyayangiku. untuk memperbaiki kehidupanku. dan menebus dosa-dosa yang pernah aku lakukan.

Aku menjadi teringat dengan Teman kerjaku. yang aku pikir dia adalah orang yang sok tau. " bahwa orang yang baik. akan mendapatkan orang/perlakuan yang baik pula ".  sedangkan aku. sebaliknya. "

===================  


Ya. Jangan seperti aku ! . Jangan meniru diriku ! .  Ya. Diriku tidak pantas untuk dicontoh. dan tidak baik, bila kau mengikuti apa yang telah aku lakukan.

Masa kecilku. Masa remajaku. Apa yang sudah aku lakukan, hanya buang-buang waktu saja. Ya. itu karena. Aku tidak punya tujuan hidup. hidupku mengalir begitu saja. Mengikuti apa yang terjadi dan melakukan apa yang aku suka saja. suka- tidak memikirkan, yang aku lakukan itu- baikkah untuk kehidupanku ?, baikkah untuk keluargaku ?, baikkah untuk saudara-saudaraku ?, baikkah untuk teman-temanku ? atau baikkah untuk orang lain ?. dan baikkah untuk masa depanku ? .

Aku tidak pernah memikirkan masa depan. Untuk apa aku melakukan semua itu ?. akan menjadi apa diriku nanti ?. dan diriku akan berakhir seperti apa, diakhir cerita hidupku ? .
Sebelumnya. dibenakku, tidak pernah terpikirkan semua pertanyaanku itu. aku baru menyadarinya disaat kini. keadaan cacatku dan yang sudah berusia Tua, sakit-sakitan dan sudah pasti tidak akan pernah bisa untuk memutar kembali, waktu dimasa laluku. yang ada hanya sebuah penyesalan.

Tidak memiliki Tujuan Hidup. Memang menyenangkan. memiliki kebebasan. bahkan terlalu bebas. kemanapun kamu pergi. bagaimanapun keadaanmu. tetap saja bisa menikmatinya.  tidak ada rasa ketakutan. takut pada orang lain. takut pada Tuhan.  dan tidak pernah memikirkan masa depan. Yang penting aku bisa makan. yang penting aku sehat. yang penting aku bisa hidup. yang penting aku ga ngusahin orangtua dan ga minta-minta pada orang lain.

Padahal hidup didunia ini. aku dilahirkan didunia ini. bukan hanya untuk itu saja. banyak hal yang lebih baik dari itu. dan pula, banyak hal yang lebih baik yang harus aku pikirkan dan aku lakukan. karena aku masih punya Tuhan. Yang menciptakan diriku didunia ini. seharusnya diriku melakukan sesuatu yang baik, apa yang dicintai Sang Penciptaku. agar aku pantas untuk hidup didunia ini. agar aku pantas dicintai orang lain. dan menjadi muslim yang baik. hingga Tuhan mencintaiku dan memperlakukan diriku dengan baik pula.

Kalau sudah begini. Apa yang harus aku lakukan. sudah terlalu banyak kesalahanku. sudah terlalu banyak waktu yang terbuang begitu saja. waktu yang akan merugikan diriku. didalam kehidupanku.

Apa nantinya. bila aku dipertemukan dengan-Nya(Tuhanku). aku sangat malu sekali. aku sangat marah sekali pada diriku sendiri. Mengapa baru sadar setelah aku mengalami kecelakaan.

Meskipun kini aku sudah bertaubat.  Namun aku masih merasakan kesedihan. pedih memikirkan masa laluku yang buruk. dan aku masih merasakan, dosa-dosaku belum bisa terhapuskan. 

Maafkan aku, Ibu. maafkan aku, Ayah. maafkan aku, istriku. Maafkan aku, Nak. Maafkan aku, teman-teman/perempuan yang pernah aku sakiti. Maafkan aku, Tuhan. Aku sungguh sangat menyesal dengan perbuatanku seperti itu.  Semoga Tuhan Menerima taubatku. Aamiin.

Semoga ini tidak terjadi pada orang lain. Cukup aku saja yang menjadi contoh. Sesuatu perbuatan yang tidak baik. perbuatan yang tidak boleh dilakukan dalam kehidupan kalian sehari-hari. Aamiin. 



Dan Semoga kalian menjadi Muslim/muslimah yang baik. Baik Dimata orang. maupun baik dimata Tuhan. Aamiin.
       


=========

Selesai ....

=========


Penulis
I'Pen (idrus cerpen)


=========









 




     
 



      

 

Minggu, 18 Januari 2015

" Bidadari ke- Dua "

Berwajah oval. mata coklat yang tajam. hidung mancung. dengan bibir merah sedikit tebal. rambut hitam terurai sampai sebahu. tubuh berkulit putih. dengan postur tinggi langsing. dan selalu berbusana modis. karena itu. aku jatuh cinta padanya. hingga dia menjadi istriku. ya menurutku dia Cantik dan Sexy.

Aku kenal dia. karena tempat kami berkerja diperusahaan yang sama. Aku sebagai Arsitek. dan dia sebagai Marketing. hingga kami sering bertemu. berteman. dan berkencan. 

Sebelum dia menjadi kekasihku. Aku harus memutuskan pacarku terlebih dahulu. Padahal aku dan pacarku sudah cukup lama berpacaran. ya kurang lebih tiga tahun. sebelumnya Hubunganku dengan pacarku baik-baik saja. dia perempuan baik-perhatian dan pengertian. namun sejak kedatangan Dara dikantorku. Aku menjadi gila cinta. alias-aku tergila-gila dengannya. tergila-gila dengan kecantikannya. Ya Dara adalah yang menjadi Istriku.

Tidak mudah untuk mendapatkan Dara-perempuan cantik dan sexy. bila ada laki-laki nakal yang melihat Dara. Mata mereka mungkin tidak akan pernah berkedip. Ya termasuk aku. Awalnya aku seperti itu. hingga dia bertanya padaku. " ada apa mas .. ? kok liatnya begitu .. ? " .
Dengan cara apa.. ?. Aku bisa mendapatkan perempuan cantik dan sexy seperti Dara. satu-satunya cara yang aku ingat didalam pikiranku adalah ya dengan materi yang aku punya. dengan materiku. aku akan membuat dia senang dan nyaman. hingga dia bisa bahagia hidup bersamaku.

Aku manjakan dia dengan apa yang dia minta, aku selalu turuti. dia minta tas baru yang ber-merk, aku belikan. dia minta sepatu yang bagus, Aku belikan. dia minta kalung emas yang indah, itu pun aku belikan. apapun itu bentuknya atau barangnya. hingga kartu kreditpun aku pakai untuk keinginan-nya. namun ketika dia minta mobil, aku hanya bisa pinjamkan. hehee...

Enam bulan sudah. aku buat dia senang dengan materiku. hingga dia memutuskan pacarnya. dan setelah itu. dia mau menjadi pacarku.

Selama setahun kami pacaran. Dia meminta sesuatu padaku. tapi bukan barang yang dia minta. bukan pula uang yang dia mau. namun dia memintaku untuk menikahinya. ya karena aku mencintainya dan takut kehilangan dia. di usiaku sedang berjalan menuju tiga puluh. dan dia masih berumur dua puluh lima. aku menikahinya.

Setelah kami menikah. kami tinggal dirumahku sendiri, dengan design rumah yang aku buat sendiri pula. istriku masih berkerja ditempat aku berkerja. sebenarnya aku ingin dia selalu ada dirumah. tapi dia perempuan yang bergaul. menurut dia. dirumah sangat membosankan. dia masih ingin berkerja dan bertemu dengan teman-temannya. traveling & shopping . begitulah hobby istriku.

=========

Satu tahun sudah pernikahan kami. Istriku masih belum bisa hamil. bukan karena Tuhan saja yang tidak bisa membuat istriku hamil. tapi karena kami yang tidak berusaha. terutama istriku. Istriku yang mengingikan untuk menunda kehamilannya. dia masih ingin bersenang-senang dulu bersama teman-temannya.

Diperusahaanku sedang banyak proyek. hingga aku mendapatkan pekerjaan diluar kota. bosku mempercayaiku. menyuruhku untuk mengurus pekerjaan disana selama sebulan. ya mau tidak mau aku harus mengikuti apa mau bos-ku. karena aku sudah menjadi kepercayaan bos-ku. dan pula dengan pekerjaan itu. aku akan mendapatkan bonus yang besar.

" mah... minggu depan aku akan berkerja diluar kota "
" berapa hari pah.. ? "
" sebulan .. kamu ga keberatan, sayang .. ? "
" ya ga lah pah. ini kan untuk kebaikan kita juga.. benar kan pah ? "
" iya mah. dengan pekerjaan ini aku akan mendapatkan bonus yang besar.. "


Istriku. bila berurusan dengan uang. selalu semangat dan selalu merestuinya apa yang akan aku lakukan atau kerjakan.

=========

Diluar kota. Kami berkomunikasi hanya lewat telepon atau video call dan SMS. karena sudah lama tidak berhubungan intim dengan istriku. aku merindukan sentuhan dari perempuan. jadi disini tidak hanya berkerja saja. aku pun sambil berlibur. mengulang kebiasaanku dimasa muda sebelum aku menikah. ya merayu atau menggombalin perempuan. hanya ingin berkencan.

Tiga hari sebelum aku pulang ke rumahku. aku jalan-jalan dengan perempuan yang sedang dekat denganku. dengan mobil kantor. kami pergi bersenang-senang. setelah lama menikmati pantai bersama perempuan cantik dan sexy yang membuatku tergoda. sorenya aku pergi bersama. pergi menuju hotel untuk chek in dan melampiaskan hawa nafsuku pada perempuan itu.

Namun apa yang sudah aku rencanakan, tidak menjadi kenyataan. didalam perjalanan menuju hotel itu. aku mendapatkan kecelakaan. mobil yang sedang aku kendarai. dari belakang. mobil besar menabrak mobilku. hingga aku kehilangan kendali dan mobilku, menabrak mobil yang berada didepan dengan bunyi yang keras. hingga aku jatuh pingsan.

=========

Sudah dua hari terbaring dirumah sakit. aku baru bisa siuman. tulang kakiku ada yang retak. jadi aku akan sulit untuk bisa berjalan lagi.

Setelah dirawat dirumah sakit selama sebulan. aku pulang kerumah dengan kursih roda. karena aku masih belum bisa berjalan normal.

Karena keadaanku ini. aku masih belum bisa berkerja. berbulan-bulan aku tidak berkerja. Istriku mulai terlihat jelas berubah. dia seakan tidak mencintaiku lagi. dan aku semakin kaget dengan berita dari teman kantorku. selama aku kerja diluar kota. Istriku lebih sering berjalan keluar dengan bosku. Bosku ini-  empat tahun lebih tua dariku. dan dia pun baru tahun kemarin bercerai dengan istrinya. Apa mungkin Bosku ini baik padaku. karena dia sedang mencintai istriku. dia sengaja menyuruhku untuk kerja dikeluar kota. agar dia bisa kencan dengan istriku.

Aku tidak bisa berbuat banyak pada istriku. karena aku sadar dengan keadaanku ini. semakin lama semakin mulai terlihat kedekatan istriku dengan bos-ku. dan akhirnya dia minta cerai denganku.  setelah berdebat yang cukup lama. kami bercerai.

Disaat aku sudah tidak berkerja lagi. Istriku menikah dengan mantan Bosku itu. dan aku karena tidak ada yang merawatku. aku pulang kerumah orangtuaku.

========

Setelah kejadian ini. Aku baru sadar dengan pesan ibuku. " Jangan hanya melihat perempuan itu dari parasnya saja. hanya dari cantiknya saja. karena untuk mendapatkan kebahagian hidup  rumah tangga itu. cantik saja tidak cukup " .

ketika aku sudah mulai bisa berjalan. Ayahku berpesan pula " kamu harus bisa berubah. kebiasaan burukmu itu harus dirubah. jangan main perempuan lagi. kamu itu sudah dewasa. bukan anak kecil lagi.. bila ingin mendapatkan perempuan yang baik-baik. ya kamu juga harus berubah menjadi baik pula .. " .

Setelah merenung cukup lama tentang perkataan orangtuaku itu. dan mengingat kejadian yang pernah aku alami. ada benar-nya juga apa yang dikatakan oleh orangtuaku itu. saat itu juga rasanya aku ingin sekali merubah hidupku. merubah sifatku. menjadi pria yang baik-baik. baik dimata orang maupun baik dimata Allah Swt.

=========

Singkat Cerita.

Aku mendapatkan pekerjaan baru. aku pun sudah mulai berubah. karena aku tidak ingin berlama-lama hidup sendiri. aku mencari istri ke pesantren. aku tahu dan yakin tempat disana adalah tempatnya dimana perempuan baik-baik-perempuan sholehah. yang rajin mengaji dan beribadah.

Akhirnya guru dipesantren. memperkenalkan perempuan berhijab padaku. Aku tidak berpikir lama. aku meng-iyakan nya untuk melamar perempuan itu. 

Dia anak yatim piatu. sudah lama ditinggal orangtuanya. dan guru pun pernah bercerita padaku. dia rajin beribadah sholat dan puasa. tidak hanya itu saja. dia pun rajin berkerja di pesantren. ehmmm..meskipun bodynya terlihat agak gemuk. tapi aku perhatiin, dia terlihat manis.

Orangtuaku pun senang mendengar aku akan menikah dengan perempuan pilihanku itu. dan endingnya. kami menikah dipesantren. selain keluargaku dan teman-teman dekatku. aku pun mengundang anak-anak yatim piatu. untuk berbagi kebahagiaanku ini.

Semoga dengan kisahku ini bermanfaat untuk orang yang ingin bertaubat atau yang ingin memperbaiki hidupnya. dan ingat " Yang baik akan mendapatkan yang baik pula. begitu pun sebaliknya. tidak hanya didalam jodoh saja. hal lain pun akan seperti itu.. perbuatan yang baik. akan mendapatkan balasan yang baik pula.. " .

Semoga kita selalu bisa untuk memperbaiki diri.  Amin.

=========

.




Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)

====================


   













   




 

   







    











  

    


 

Minggu, 11 Januari 2015

" Kejutan Dari Suamiku "

Kejutan dari Suamiku


Pernikahan kami sudah berjalan kurang lebih empat tahun. Malam ini. Aku sedang menunggu suamiku pulang dari tempat kerjanya. tidak hanya menunggu saja. Aku pun telah menyiapkan untuk makan malam bersama. Dan pula, aku akan memberikan kabar gembira. Bahwa aku sedang hamil. Suamiku pasti akan merasa senang mendengar kabar gembira ini. karena sudah lama sekali suamiku mengharapkan kabar gembira ini. Yang sedang ada didalam perutku ini. akan menjadi anak pertama kami. kehadiran anak yang sudah lama kami tunggu.

Karena hari ini suamiku sedang lembur kerja. bila lembur, kurang lebih jam sembilan biasanya suamiku sudah ada dirumah. Entah kenapa sekarang sudah jam sepuluh. Suamiku belum tiba dirumah. bahkan tidak ada kabar darinya. Aku pernah mencoba telepon dia. namun jawabannya selalu " Maaf. Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif. atau diluar service area. Cobalah beberapa saat lagi.." .  Aku coba telepon nomor kantor.- tidak ada jawaban. dan aku pun mencoba telepon nomor telepon teman kantor suamiku. jawabannya sama persis. seperti saat aku telepon suamiku.

Aku mulai gelisah. ada rasa takut. dan mulai bingung. entah bagaimana yang harus aku lakukan. Malam sudah mulai terasa sunyi senyap. tengah malam, mungkin tetangga disekitar lingkungan rumahku sudah terlelap tidur. 

Lalu tiba-tiba Handphoneku berdering. sebelum aku mengambil handphoneku yang terletak didepanku-aku yang sedang duduk gelisah diruang tamu. dan handphoneku sudah ada dimeja.Aku mulai merasa lega dengan handphoneku berdering. karena aku pikir yang meneleponku adalah suamiku. tapi kenyataanya. rasa tenang itu hanya sekejap saja. karena nomor telepon yang menghubungiku adalah nomor yang tidak aku kenal.

" Assalamualaikum.."
" ................. " Tidak ada jawaban .
" hallo .. hallo ... maaf ya. ini siapa ? "


Tidak lama kemudian. dengan suara pria yang tegas. dia menjawab ;
" Dengar baik-baik. Suamimu sedang bersama kami. bila anda tidak membawa uang sepuluh juta, kami akan membunuhnya. dan bila anda melaporkan kami ke polisi. suamimu akan menjadi mayat. ingat baik-baik.. " .
" Dimana suamiku ... ? " .
"......................" dia terdiam.
" hallo .. halloo ... halloooo.. "
"...................... " 
akhirnya dia memutuskan telepon-nya.

Aku mencoba telepon balik. nomor telepon itu sudah tidak aktif.

Beberapa menit kemudian. ada SMS masuk. ber-isi pesan-Alamat dimana suamiku sedang disekap. dan dia minta besok malam jam sembilan. aku sudah berada disana. Bila aku masih belum ada disana. suamiku akan dibunuh. 

========

Uang tabunganku hanya lima juta lima ratus ribu rupiah. dan kekurangannya aku mencoba pinjam pada kedua teman baikku. dengan alasan berbohong pada temanku-tidak menceritakan apa yang sedang terjadi sebenarnya. karena aku takut temanku akan melaporkan kepolisi. Alhamdulillah kedua temanku masih mau meminjamkan uangnya padaku.

Setelah sholat Isya. aku pun tidak lupa berdo'a untuk keselamatan suamiku. Karena aku takut terlambat. Jam setengah delapan, aku sudah jalan menuju alamat itu. alamat yang membuatku senang dan takut. Senang karena aku bisa bertemu suamiku. dan takut apa yang akan terjadi padaku dan suamiku nanti.

Tibanya disana. dari luar rumah. terlihat sepi. dan aku lihat rumah itu gelap tanpa cahaya lampu. aku pastikan untuk melihat nomor rumah itu. ternyata benar. rumah itu rumah yang aku tuju.

Sebelum aku masuk kedalam rumah itu. Aku mendapatkan sms dari orang yang menyandera suamiku. yang ber-isi pesan- dia menyuruhku, bahwa aku harus masuk kedalam rumah itu. dengan rasa takut. aku mengikuti perintahnya.

Didalam rumah. ruangan terlihat gelap sekali. aku tidak mengerti. mengapa mereka tidak menyalakan lampunya. apa tujuan mereka melakukan itu ? .

Dan lima menit kemudian. lampu menyala dengan terang sekali.

Terlihat banyak orang didepanku. tidak hanya pria saja yang berpakaian rapih. Perempuan juga berpakain anggun. Mungkin kurang lebih ada dua puluh lima orang didepanku. dan aku menjadi terlihat seperti orang sedang kebingungan. apa yang terjadi sebenarnya. tidak lama kemudian mereka bernyanyi. 
" Happy birthday to you... happy birthday to you ... happy birthday to you ... " ya mereka sedang menyanyikan lagu ulang tahun. mereka menghampiriku. dan ada satu orang yang membawa kue besar dengan lilin yang sudah berapi diletakkan ditengah kue itu.

Aku perhatiin. kedua temanku yang telah meminjamkan uangnya padaku. mereka sudah ada didepanku. dan teman kantor suamiku yang sudah aku hubungi tidak aktif. dia pun sudah ada dirumah ini.
Rasa kesal. marah. dan takut. terhapus sudah. karena selama ini adalah kejutan khusus buatku. hari ini adalah hari ulang tahunku.

Semua yang terjadi. dari kemarin hingga saat ini adalah rencana suamiku. Suamiku selalu memberi kejutan padaku. tidak tahu kenapa, aku selalu tidak bisa menebak apa yang pernah direncanakan oleh suamiku. padahal sebelumnya. baik itu sebelum menikah ataupun sudah menikah. suamiku sering memberi kejutan padaku. yang awalnya membuatku marah tapi akhirnya aku bahagia. mungkin karena suamiku selalu memberi kejutan yang berbeda-beda. selalu ada saja ide yang baru. dia pria romantis. yang selalu membuatku terharu dan aku semakin bahagia hidup bersamanya.

========


Kejutan malam ini, terasa ada yang aneh. suamiku belum terlihat. kedua mataku mencoba mencari-cari disekeliling teman-temanku yang sudah ada di rumah ini. tetap saja aku masih belum bisa melihat suamiku. kejutan apa lagi yang akan diberikan oleh suamiku nanti. ide apa lagi yang akan direncanakan, dihari ulang tahunku ini. aku masih belum mengerti apa yang akan dilakukan oleh suamiku nanti. karena penasaranku. aku bertanya pada teman kantor suamiku.

".. den. Ridho mana ? " Ridho adalan nama suamiku.
" Dia bilang sih lagi dijalan. katanya dia akan datang terlambat. karena macet " .

Aku hubungi nomor telepon suamiku. nomor teleponnya masih tidak aktif.

" Denn.. , Kok Hp-nya tidak aktif ya .. ? "
" Masa sih.., tadi pas aku telepon. bisa kok.."

lalu. denny mencoba telepon suamiku.

" iya ya. kok ga aktif ya .. "

=======


Yang tadinya hatiku sudah mulai terasa tenang. karena ini adalah hanya kejutan ulang tahunku. kini rasa takut mulai hadir kembali. Ada apa dengan suamiku ? .

Satu jam sudah. aku menunggu kedatangan suamiku.  tetap saja dia tidak datang. dan pula tidak ada kabar darinya.

Setelah aku mencoba menunggu satu jam lagi. masih tidak ada tanda-tanda akan kedatangan suamiku. akhirnya kami pulang kerumah masing-masing. dan aku diantar pulang oleh Denny.

Malam sangat melelahkan. tidak hanya fisik. pikiranku pun mulai terasa lelah. ketika aku terbaring ditempat tidurku. dan masih memikirkan suamiku. semakin lama kepalaku terasa pusing, hingga aku tertidur.

Adzan shubuh berkumandang. aku terbangun dari tidur. aku pun langsung ambil air wudhu, untuk menunaikan ibadah sholat shubuh. Aku berdo'a agar diberi petunjuk tentang keberadaan suamiku.

Dari kemarin malam. aku lupa makan. saat ini pula. perut sudah terasa lapar. tapi aku masih merasa malas untuk makan. karena pikiranku sepenuhnya pada suamiku. jam sepuluh pagi. disaat aku ingin pergi kekamar mandi. terdengar suaru pintu depan diketuk.

" Assalamualaikum... Assalamualaikum.. " .
" Waalaikumsalam .. "


Pintu depan telah aku buka. ada pria berseragam putih hitam.

" ada apa ya pak .. ? "  lalu. dia memberikan sebuah KTP padaku.
"Apakah benar alamat di KTP itu. disini bu.. ? "
" ini KTP suamiku pak .. "
" kalau begitu.. ibu ikut saya kerumah sakit.. "
" ada apa dengan suamiku pak .. "  pikiranku langsung negatif mendengar rumah sakit.
" lebih baik ibu sekarang kesana. biar dokter yang akan menjelaskannya .. "

Sepanjang perjalanan rasa cemas menemaniku. dan bapak yang menemuiku tetap tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi pada suamiku.

======

Tiba dirumah sakit. Dokter sendiri yang menenamiku untuk masuk kedalam ruangan, dimana tempat suamiku sedang berada. didalam kamar. Dokter menunjukkan kearah tempat pasien terbaring.. tidak pernah terpikir olehku. akan menjadi seperti ini. aku melihat kain putih yang menutupi seluruh tubuh pasien yang sedang terbaring. saat aku buka bagian kepalanya. dia adalah ... dia.. suamiku. melihatnya aku sangat histeris. aku menjerit. berteriak. hingga aku jatuh pingsan. 

Sebulan kemudian. 

Aku dapat kabar. Suamiku meninggal karena perutnya tertusuk pisau. disaat dia sedang berkelahi dengan orang yang akan mencuri tas yang dibawa oleh suamiku. pencuri itu tahu. bahwa yang ada didalam tas itu ada kalung emas yang baru dibeli oleh suamiku. dan kalung itu untuk hadiah ulang tahunku. karena darah yang keluar dari perut suamiku terlalu banyak dan terlambat untuk dibawa kerumah sakit. suamiku meninggal di tengah perjalanan menuju rumah sakit.

Pencuri itu tidak jadi mengambil tas. karena orang-orang disekitar kejadian itu, menghampirinya. dan pencuri itu lari tanpa tas suamiku.

Sekarang kalung itu telah aku pakai. aku sangat merindukannya. Suamiku yang selalu memberi kejutan padaku. kejutan ditahun-tahun sebelumnya-yang awalnya membuatku kesal atau takut. dan berakhir dengan senyuman bahagia. tapi tahun ini. dihari ulang tahunku. awalnya aku ketakutan... cemas . tapi berakhir lebih sangat menyakitkan.

Suamiku tidak sempat mendengarkan kabar gembira ini-kalau aku sedang hamil. telah lama suamiku mendoakan dan selalu berharap aku bisa hamil. hingga memilki anak pertama.

Suamiku yang telah merubah hidupku. kejalan yang lebih baik. dia yang pertama yang membuatku sadar tentang berhijab. dia yang pertama. yang membuatku rajin untuk beribadah sholat. suamiku begitu sabar menghadapi sikapku yang bukan penurut dan manja. hingga aku berubah menjadi muslimah yang berhijab dengan rasa senang hati. bukan karena paksaan suamiku.

Karena aku sedang hamil dan sebelumnya aku hanya ibu rumah tangga saja. untuk mencari kerja pun mungkin akan sulit. setelah berpamitan dengan mertuaku. akhir ceritaku ini. aku pulang ke rumah orang tuaku. Alhamdulillah aku mempunyai orang tua yang baik dan pengertian. dia mau menjagaku dan membiayai persalinan bila aku melahirkan nanti.

=====

Suamiku tercinta.
Aku masih merindukanmu.
Aku masih mencintaimu.

Semoga kau berada diSyurga.
Aku akan selalu berdo'a untukmu.

Dan Aku akan selalu mengingatmu.
Masa-masa indah maupun masa-masa sulit bersamamu.

dan tidak lupa.
Anakmu ini akan aku beri nama persis seperti namamu.
Muhammad Ridho Rizqillah .


Amin Ya Rabbal Alamin. 

======


Selesai ...





======


Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)


================================================================













     


 






  

 









         

 










Selasa, 23 Desember 2014

" Buku Rahasia Kehidupan "

cerita ini ada. karena masa laluku. dimasa aku sedang memiliki penyakit kanker otak. Aku berkerja sebagai Programmer..

Penyakitku ini sudah lama ada dikepalaku. sekitar kurang lebih satu tahun. berawal dari Tumor. tapi meskipun pernah dioperasi. tapi dalam beberapa bulan. tumor itu tumbuh berkembang biak. dan beberapa bulan kemudian. menjadi-lah Kanker . 

Setiap hari aku berkerja. selalu ditemani rasa sakit dikepala. setahun aku masih bisa bertahan dengan penyakitku ini. tapi beberapa bulam kemudian. aku merasa sudah tidak sanggup lagi. rasa-nya ingin sekali melakukan bunuh diri saja.

dengan rasa sakit yang luar biasa dikepalaku. tengah malam aku terbangun. dengan ruanganku yang gelap. karena setiap tidur aku selalu mematikan lampu. dimeja kerja-ku. tempat aku berkerja. Aku melihat sedikit cahaya putih cerah. naik keatas langit-langit. dengan penasaran-nya aku menghampiri cahaya itu. disaat tanganku-jari-jemariku ingin meraih cahaya itu. tiba-tiba cahaya itu menghilang begitu saja.

dari manakah datang-nya cahaya itu. aku hidupkan lampu kamarku. darimana cahaya itu berada. ternyata dari buku. yang ada diatas meja tempatku berkerja. di cover buku-nya tertulis " Rahasia Kehidupan " .

Setahuku. aku merasa belum pernah membeli buku itu. aku ga tau dari mana datangnya buku itu. atau mungkin aku lupa. atau temanku yang memberikan buku itu. seingatku tidak pernah mempunyai buku seperti itu. buku tebal sekitar 10cm, panjang 20cm, dan lebar 15cm. 

Malam itu juga. aku membuka buku itu. yang awalnya hanya ingin tahu saja apa yang ada didalam buku itu. dengan penasaran aku membaca buku itu sedikit demi sedikit. karena pesan yang disampaikan oleh buku itu sangat menarik buatku. aku terus membacanya dan mencoba untuk memahaminya. semakin lama membacanya, semakin pula aku penasaran tentang cerita yang disampaikan buku itu. hingga tidak terasa sampai Adzan Subuh berkumandang. 

======


Semangat untuk hidup. kembali hadir di pikiranku. Apa yang tertulis dibuku itu. aku sangat tertarik dengan isinya. yang membuatku tumbuh semangat untuk menjalani hidupku bersama penyakitku ini. 

Perlahan-lahan aku mengikuti pesan didalam buku itu. dalam sebulan, Alhamdulillah rasa sakit sedikit berkurang.

Setelah itu. aku bisa sedikit melupakan penyakitku. hidupku seakan-akan tidak memiliki panyakit. rasa sakit pun, aku terus mencoba untuk melupakan-nya. meskipun rasa sakit itu masih ada dikepalaku.

aku lebih sering menonton acara-acara di TV atau film yang bisa membuatku tertawa lepas. membaca buku pun, aku lebih sering lebih mencari atau membaca yang bisa membuatku tertawa.

hanya untuk melupakan penyakitku. aku bersenang-senang seolah-olah aku sehat. aku berpura-pura tidak memiliki penyakit. aku akan selalu melakukan apa yang biasa orang lakukan. karena aku percaya dan merasa yakin. penyakitku akan sembuh dan aku akan sehat kembali seperti semula.

aku terus mencoba, cara berpikirku yang sehat. aku menghindar makanan-makanan yang menurut pikiranku tidak sehat. dan aku me-makan makanan yang menurut pikiranku sehat.

tidak hanya itu saja. aku pun menjalankan ibadah yang sudah jarang aku lakukan. baik wajib maupun sunnah-sunnah-nya.

yang sebelumnya aku tidak pernah bersedekah/beramal. tapi setelah membaca buku itu. aku lebih sering bersedekah/beramal. baik dijalan ketika aku pergi kekantor, maupun disaat aku pergi sholat berjamaah dimasjid. 

dan perubahan itu. menjadi kebiasaanku. aku merasa hidupku lebih tenang. lebih indah. dan rasa sakit dikepalaku semakin berkurang. karena Efeknya benar-benar terjadi. aku terus untuk memperbaiki diri. mengingat-ngingat keburukan yang pernah aku lakukan. dan segera memperbaikinya. 

=====
teman-teman kantor melihatku. mereka merasa aneh terhadap sikapku. aku seperti orang lain. yang tidak biasa aku lakukan dikantor, aku melakukannya. dan perubahanku itu membuat teman-teman dikantorku mulai bersikap lebih baik. aku merasa lebih di hormati. aku merasa diistimewakan.

Setahun sudah dengan perubahanku ini. rasa sakit dikepala sudah tidak terasa lagi. aku pun pergi untuk memastikan penyakitku-perkembangan penyakitku ini. dan jawaban dokter. aku sudah dipastikan. bahwa aku sudah tidak memiliki penyakit kanker lagi. Subhanalllah .. Ini adalah Keajaiban Tuhan.

Tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Itu-lah salah satu pesan yang tertulis di Buku itu.

=====


Setelah sampai Rumah. Aku ingin melihat lagi buku itu. tapi Buku itu sudah menghilang. Entah kemana. Sekarang pun aku masih bertanya-tanya. dari mana Asal buku itu ? .

Kini kehidupan sehari-hariku dipenuhi dengan rasa syukur. Selalu menerima apa yang sudah aku miliki. dan berbagi. pada yang membutuhkan-nya.

Beribadah, berbagi-baik ilmu maupun materi . Ini adalah Rasa terimakasihku pada Tuhan. Tuhan Yang menciptakanku, yang mengijinkan untuk memiliki penyakitku itu dan Tuhan pula yang Menyembuhkanku.

Kini Aku sudah merasakan hidup yang lebih nikmat. tidak ada beban atau pun hartaku berkurang. sebaliknya. aku semakin Mapan. Dan hidupku menjadi lebih baik.

Semoga cerita singkatku ini. menjadi bagian penyemangat untuk orang yang sedang sakit maupun untuk orang yang sehat. Amin



Selesai .....

Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)





  





  




















Minggu, 14 Desember 2014

" Katakan Cinta. Bila Kau Cinta "

    Waktu SMA. aku mempunyai teman dekat. yaitu Abi, Raka, dan Yeni . dari nama tiga itu. yang paling terdekat lagi, adalah Abi. aku merasa cocok dengannya . disaat bicara maupun ketika bercanda. terkadang dia konyol. tapi menyenangkan.

    Dia pula yang lebih perhatian dari ketiga temanku itu. hingga teman-teman disekolah beranggapan kalau kami adalah sepasang kekasih. padahal kenyataannya kami hanya teman dekat saja.

" Hanny. hari ini keliatan cantik loh.. "
" Apa ... ? " aku yang berpura-pura tidak mendengarnya.
" Iya. tas kamu tuh cantik banget. baru beli ya .. ? "
" ehm.... aku kira aku yang cantik "
" maunya kamu tuhh.. "
" emang aku cantik kan .. ? "
" cantik dari hongkong .., kalau cantik, mungkin kamu dah punya pacar kali .. hehee "
" ..... "


    Aku pikir. dia benar-benar sedang memuji aku. makannya saat aku dengar dia bilang cantik sama aku. aku kaget banget. itu salah satu yang bikin aku sebeul sama dia. tapi ngangenin. hehehe.. ga tau kenapa ?. mungkin karena .. ? .

=============

    waktu itu. dikampungku. masih sedikit yang menggunakan handphone. begitu pun kami tidak ada yang memiliki handphone. jadi sangat sulit untuk berkomunikasi. apalagi rumah tinggal kami berbeda. jarak rumah kami berjauhan. hanya raka dan yeni, yang satu desa. abi jauh dari desaku dan jauh dari raka, yeni. ya pertemanan kami, hanya bisa berkomunikasi ketika kami sedang berada disekolah saja.

    Setelah perpisahan sekolah pun. aku kehilangan kontak mereka. dan setelah aku mendapatkan pekerjaan dari tempat kakaku berkerja. selama aku berkerja disana-Jakarta. aku masih belum mendapatkan kabar dari mereka.    

============

    Sudah kurang lebih satu tahun berkerja dijakarta. aku mendapatkan teman baru. baik itu dari dunia nyata maupun dari dunia maya. teman dari tempatku berkerja. dari kenalan dijalan. dari teman ke teman. maupun dari media sosial. seperti facebook atau yang lain..

    Tidak hanya teman saja. setelah lama mengenal teman-teman baru dijakarta. ada teman yang sedang dekat denganku. atau ada pria yang sedang PDKT denganku. selama ini dia masih terlihat baik. perhatian. namun dia belum bisa mengatakan cintanya padaku. sebenarnya tidak hanya satu, pria yang sedang dekat denganku. masih ada beberapa lagi yang mencoba ingin mengenalku lebih dekat. tapi hanya satu yang lebih aku suka dari beberapa temanku.

    Dia bukan dari teman kerjaku. bukan pula dari teman media sosial. dan bukan pula dari temanan di jalan. dia adalah Ibrahim. teman dari kakaku. namun usianya lebih muda dari kakaku. dia tidak hanya dekat dengan kakaku. namun dia juga dekat denganku. dan kakaku pun tahu kedekatanku dengannya. 

    Setelah lama mengenalnya. semakin lama. dia semakin perhatian. aku merasakan. cara berpikir dia lebih dewasa dari teman-temanku yang aku kenal. dia lebih sopan, ramah dan asyik untuk dijadikan teman curhat. dia tahu kapan bercanda dan kapan untuk bicara serius. Cowok banget dech. Ibadah sholat nya pun tidak pernah bolong. terkadang dia mengingatkan aku untuk sholat.
Waktu itu ditempat kerja, jam 12 siang . dia meneleponku.

" Assalamualaikum Hanny "
" waalaikumsalam.. "
" apa kabar .. ? "
" alhamdulillah baik mas .., mas sendiri gimana kabarnya.. "
" alhamdulillah baik, han... .sudah makan belum nih.. ?"
" nih.. baru mau makan mas .. "
" oo.. maaf ya mas ganggu... "
" ga apa-apa mas .. "
" abis makan jangan lupa sholat ya hann ... "
" ehmm.. iya mas. makasih ya mas dah ingetin hanny .. "
" ya sama-sama. sesama muslim kan harus saling mengingatkan .. "
" mas sendiri sudah makan lom .. ? "
" belum .., kalau mas sih sholat dulu. baru makan .. "
" ehmm .. "
" mas sholat dulu ya ?, sudah adzan nih.. "
" oo iya mas .. jangan lupa doain hanny ya mas .. hehee "
" ok han.. wassalamualaikum .. "
" waalaikumsalam .. "

==========

    Aku pernah berdo'a dan berharap. aku ingin sekali Mas Ibrahim adalah yang akan menjadi suamiku nanti. karena aku lihat dia sosok pembimbing. pemimpin.  sosok seorang ayah yang baik. penyayang dan rajin beribadah. membayangkan bersama dia saja. aku sudah merasakan kebahagiaan. ehm.. apalagi nanti kalau aku sudah menikah. hidup bersamanya. sungguh beruntung, aku bisa hidup berdua dengannya.

    Setelah beberapa bulan aku berdo'a dan berharap. akhirnya mimpiku itu menjadi kenyataan. kakaku pernah bertanya padaku. tentang kedekatanku dengan mas ibrahim.

"  han.. sebenarnya kamu itu suka tidak sama teman kaka itu.. ? "
" siapa kak .. ? '
" siapa lagi yang dekat sama kamu .. "
" mas Ibrahim kak .. ? "
" iya .. "
" ehmm. kok kaka nanya gitu, mang kenapa kak .. ? "
" ini.., Ibrahim pernah cerita sama kaka. intinya kalau dia itu suka sama kamu. dan dia ingin serius sama kamu .. "
" serius .. maksudnya kak .. ? "
" maksudnya dia ingin melamar kamu dan menikah sama kamu .. "
" massa sihh kak .., kaka ga bercanda kan ?  "
" iya kaka serius. mang keliatan kaka lagi bercanda ya .. ? "
" hehee .. "
" jadi gimana, sebenarnya kamu itu suka ga sama ibrahim .. ? "
" menurut kaka gimana .. ? "
" kok tanya kaka sih.. kaka mana tau .., ya kalau kaka sih. kalau kamu suka sama dia. kaka dukung dech. selama ini yang kaka tahu, dia itu orangnya baik. rajin ibadah juga. dan dia juga sudah kerja " .
" sebenarnya hanny juga sudah lama suka sama dia kak... "
" oo kalau begitu cocok donk. yaudah nanti kaka bicara sama dia . "
" ...... "


=========

    Akhirnya . Mas ibrahim sudah melamarku. dan minggu depan aku akan menikah dengannya. aku senang sekali. namun entah kenapa aku teringat nama Abi. teman sekolahku.

    Entah ada angin apa. Entah semalam mimpi apa. Dua hari sebelum menikah. ada telepon dengan nomor telepon yang belum saya kenal.

" Assalamualaikum .. " terdengar suara pria yang belum aku kenal.
" Waalaikumsalam .. " 
" Apa kabar hann... ? "
" Alhamdulillah baik. Maaf ya ini dengan siapa ya .. "
" masa kamu ga kenal aku sih .. ? "
" ehmm.. maaf ya soalnya aku baru tahu nomor kamu .. "
" kalau suaranya ... masa sih ga kenal ... "
" ehmmm ...........mmmm..."
" teman lama kamu .. "
" teman lama aku kan banyak .. "
" bener nih kamu ga kenal suara aku .. ? "
" ........ , maaf ya aku bener-benar ga tau kamu .. "
" Aku Abi .. "
" siapa ... ? "
" A.. B.. I.. Abiii.. "
" Abiiiiii. kemana aja nih.., maaf ya. soalnya aku baru tau suara kamu ditelepon.. "
" emang beda ya suara ditelepon... "
" ya kalau baru dengar sih pasti beda .., ngomong-ngomong gimana nih kabarnya ?  "
" Alhamdulilllah baik.. "
" sekarang lagi dimana nih.. ? "
" dijakarta.. "
" kamu kerja disana .. ? "
" iya. kamu dijakarta juga kan ..? "
" sekarang sih aku dikampung .. "
" dikampung. mang ga kerja lagi.. ? "
" aku lagi cuti.. "
" cuti apa nih... cuti hamil ..? "
" enak aja.. nikah aja belum .. "
" hehee ... terus cuti apa donk .. "
" hari minggu kan, aku mau nikah.. "
" apa .. kamu mau menikah ? "
" iyaa.. kamu datang ya .. "
" ................... " tidak ada jawaban darinya.
" hallo ... hallo .. Abi.. ? "
lalu dia menjawab agak sedikit gugup .
" iya ya haaan.., ma maaf ya. tadi. ada..ada temanku ngajak ngobrol.. "
" ooo .. iya ga apa-apa. kamu tahu nomor aku darimana ? "
" dari Raka. dia sama yeni kan pernah main ke rumah kamu .. "
" kapan tuh. kok ga ketemu aku .. "
" waktu lebaran kemarin. tapi kamu dah ada dijakarta.. "
" iya waktu itu. aku cuma dapat libur dua hari aja sih.., aku minta nomor telepon si yeni donk..? "
" iya. nanti aku sms kamu dech.., dah dulu ya hann..ada kerjaan nih.. "
" jangan lupa ya. datang ke acara pernikahan aku.. "
" iya.. insyaallah ..,dah dulu ya.. "
" iya abi.. "
" Wassalamualaikum .. "
" Waalaikumsalam.. "

=========


    Karena aku sudah kangen banget dengan teman sekolahku. setelah mendapatkan nomor telepon Yeni dari sms Abi. saat itu juga aku meneleponnya.

" Assalamualaikum.. "
" Waalaikumsalam. ini dengan siapa ya .. ? "
" Ini hanny .. gimana kabar kamu ..? "
" hannyyyyy... baik hann.. kamu sendiri gimana kabarnya.. "
" Alhamdulillah yen.. baik. lagi dimana nih yen.. ? "
" aku sih dirumah aja hann.. ga kemana-mana.., ehh han.. kamu dah ditelepon sm abi belum.. ? "
" udah tadi barusan .. "
" gimana han .. dia bilang ngga .. ? "
" bilang apa yen... ? "
" dia kan pernah cerita sama aku. kalau dia itu, dari dulu dah suka sama kamu .. "
" masa sihh yen ..., tadi sih dia cuma tanya kabar-kabar aja sih .. "
" kamu masih dijakarta kan..?. dia juga lagi dijakarta loh.. "
" sekarang sih aku lagi dikampung .. "
" lagi libur kerja ya hann .. , main donk kerumahku... "
" bukan libur kerja. aku lagi cuti .. "
" Cuti apa han.. ? "
" hari minggu kan aku mau nikah .. "
" yang benar hann.. kamu serius ..? "
" iya yen..  "
" si Abi tau kamu mau nikah .. "
" barusan tadi aku kasih tahu .. "
" oo.. pantas aja dia ga bilang .. denger kamu mau nikah .. "
" mungkin yen. aku jadi ga enak nih sama dia .. "
" iya ga apa-apa hann. mungkin dia bukan jodoh kamu. "
" .......... "
" .......... "

===========


    Mendengar kalau Abi- teman sekolahku. ternyata dari dulu dia sudah suka sama aku. sedih juga mendengarnya. karena aku pun merasakan hal yang sama. kalau aku pun dari dulu sudah suka sama dia. namun aku tidak berani mengatakannya. karena aku perempuan. ada rasa gengsi. malu. dan aku merasa tidak pantas saja kalau perempuan mengatakan cinta terlebih dahulu.

    Sebelum aku menikah. aku menceritakan terlebih dahulu pada abi. kalau dulu sebenarnya aku pun suka dengannya. dan abi merasa bersalah. karena waktu itu dia belum ada keberanian untuk mengatakan cintanya.
  
 
    Disaat pernikahan tiba. Alhamdulillah. dia datang keacara pernikahanku. dia tidak terlihat marah padaku. dia tetap bersikap baik padaku. ya seperti teman saja. dia percaya. kalau aku dengan-nya tidak berjodoh.

==========


Karena Rasa gengsi. karena rasa Malu. Karena tidak ada keberanian. sepasang kekasih itu tidak akan pernah ada. dan tidak akan pernah bersatu.

Baik pria maupun perempuan. punya hak untuk mengatakan cintanya. tidak perlu gengsi atau malu. cinta butuh pengorbanan. dan salah satu pengorbanannya adalah keberanian untuk mengatakan cinta pada orang yang kita cintai. tidak harus pria saja yang terlebih dahulu mengatakannya. bila sudah cinta. meskipun perempuan. cinta itu harus dikatakan. cinta itu harus diungkapkan.

Melalui perhatian dan sikap saja. itu belum cukup. cinta tetap harus dikatakan atau diungkapkan. agar tidak ada kesalahpahaman. dan itu lebih jelas.

Yuk katakan cinta pada orang yang kita cintai. meskipun kalian perempuan. Cinta harus dikatakan. sebelum nanti ada rasa penyesalan. karena pria pun ada yang memiliki sifat pemalu dan tidak berani.

Yang berani.  yuk... katakan cinta. I Love You.  

Meskipun mungkin nanti tidak sesuai harapan. Tetap Semangat. Semangat . Jangan Putus Asa. Masih banyak Cinta. yang sedang menunggu kamu. 
 


===========


Penulis
I'Pen (idrus cerpen)