Senin, 27 Oktober 2014

" Dua Bulan Sebelum Menikah (Do'a) "

    Dua Bulan Sebelum Menikah. Ada Doa yang sama, yang sering aku ulang-ulang. baik itu ketika setelah sholat wajib lima waktu. atau pula disaat setelah sholat sunnah Tahajud dan Dhuha. Bahkan setelah Sholat Magrib, aku lebih sering membaca Surat Yassin. Dan Doa-nya pun sama. Niat puasa senin kamis, Doa nya pun masih sama. Didalam Doa itu, Aku meminta pada Tuhan untuk diberikan suami yang baik, tampan, sholeh, dan mapan atau kaya.

    Permintaanku itu terlalu sempurna. tapi apakah aku salah meminta sesempurna itu. Mengapa aku meminta sesempurna itu ?. karena aku tahu Tuhan Maha baik, Tuhan Maha kaya. Tuhan Maha Pengasih dan Penyayang. Tuhan pula yang memerintahkan pada umatnya. meminta hanya pada Dia.

    Permintaan itu pula. Bukan permintaan sesuatu hal yang buruk. Apakah aku salah meminta sesuatu hal yang baik. Baik untuk kehidupanku sendiri. Sesuatu hal yang buruk saja bisa terjadi. Apalagi sesuatu hal yang baik. Tidak mungkin Tuhan mengabaikannya. Bukankah Tuhan lebih mencintai sesuatu hal yang baik.

----------

    Aku perempuan sederhana. lahir dari keluarga sederhana. umurku 24. hanya lulusan SMA. Alhamdulillah sudah berkerja disebuah perusahaan pabrik pakaian. bagian packing.

    Fisikku. Tidak termasuk perempuan ideal. Aku sedikit gemuk. tinggiku hanya 155. Wajahku tidak cantik. biasa saja. Kulitku sawo matang. Namun senyumku- teman-temanku bilang sih.. Aku manis . Gula x... hehee .

----------

    Banyak teman perempuanku di pabrik yang umurnya dibawahku. sering curhat padaku. yang paling utama sih curhat tentang pacarnya.

" Mba shifa, masih inget ga yang kemarin aku ceritain tentang pacarku itu " .
" iya, mba masih inget, mang kenapa ? " .
" tau ga mba, ternyata bener kata mba. pacarku itu ga baik. Dia playboy mba. perempuannya banyak "
" kamu tahu dari mana kalau pacarmu itu playboy ... ? " .
" diHp-nya aja mba, banyak banget Sms dengan kata-kata sayang.., dan itu ga cuma sama satu perempuan aja mba. " .
" oo gitu ya .. "
" terus kata temanku juga, katanya dia juga suka mainin perempuan.. "
" ya bagus lah. kalau kamu sudah tahu.. "
" kok bagus sih mba .."
" iya donk. lebih cepat tahu kan lebih bagus. kalau tahunya lebih lama lagi kan. nanti kamu akan lebih sakit lagi.. apalagi kalau tahunya setelah menikah.. ayoo mau pilih yang mana..? "
" oo iya ya mba. bener juga sih.. " .
" ngomong-ngomong mba kok tahu ya kalau pacarku itu ga baik... padahal mba kan cuma baru liat orangnya aja " .
" ya mba juga ga tahu sih. mba sih cuma ngerasiin aja yang ada dihati mba .. " .

-----------


    Hatiku lebih peka. Intuisiku lebih tajam. makannya banyak teman yang datang padaku hanya sekedar ingin tahu. apakah pacarnya itu baik atau tidak.  tapi aku bukan peramal. aku hanya memberi saran. semuanya terserah temanku. ketika aku memberi jawaban bahwa aku merasakan pria itu tidak baik. aku meminta temanku untuk hati-hati. dan tetap lah menjalani hubungannya dengan serius. karena belum tentu aku itu benar. namun selama ini. jawabanku itu terjadi dengan kenyataan.

    Aku tidak tahu mempunyai perasaan seperti itu atau intuisiku lebih tajam dari teman-temanku. aku pernah baca buku. orang yang sering beribadah sholat, membaca alquran atau ibadah lainnya, yang mendekatkan diri dengan Tuhan secara terus menerus. itu akan mempengaruhi intuisi kita. kita akan lebih peka pada orang. kita akan merasakaan dengan sendirinya ketika kita bertemu atau berbicara dengan orang lain. apakah orang itu baik atau tidak. tidak hanya itu saja. Orang yang seperti itu. setiap bicaranya akan lebih sering di percaya orang. bicara sedikit saja. orang akan mendengarkannya dan peduli dengan kata-katanya. aku tidak tahu apakah itu benar atau tidak. tapi selama ini disaat hubunganku dengan Tuhan terasa dekat. aku merasakan hal yang sama, bila kamu tidak percaya. boleh dicoba. dan kamu akan merasakan dengan sendirinya. 

----------

    Terjadi pula pada kisah cintaku. setiap ada lelaki yang mendekatiku atau yang mengatakan cintanya. Intuisiku berjalan. tahu mana pria yang hanya main-main saja, atau hanya nafsu saja. dan merasakan pula, mana pria yang serius. mungkin karena itu,aku tidak mudah untuk jatuh cinta. cowok yang terlihat rajin sholat pun. terkadang juga, aku merasakan sesuatu yang tidak baik darinya. dan itu benar. sikapnya tidak mencerminkan sebagai muslim yang baik. sama teman perempuan aja sudah terlihat lengket. bagaikan sepasang kekasih yang sudah terikat dengan pernikahan. bisa dibayangkan bagaimana nantinya bila dia sudah menjadi suamiku. No way.

    Sebulan sebelum menikah. Ada pria yang membuatku jatuh cinta. perasaan dihatiku berbeda dengan perasaan pada pria lain. aku merasakan ada kejujuran yang dia bicarakan. ada perhatian yang tulus. dan aku merasakan kebahagiaan bila melihatnya. dia tidak tampan tapi manis. dia tidak kaya. namun aku merasakan dia pria yang baik. dan aku merasa cocok bila bersamanya. baik itu ketika dia sedang bicara padaku. atau disaat dia sedang bercanda denganku.

    Ada sesuatu yang membuatku ragu dengannya. Karena pria itu tidak sesuai dengan harapanku-doaku. Dia Tidak Tampan, Dia pula tidak Kaya. Kalau sholeh. aku masih belum tahu banyak tentang agamanya. yang aku tahu. aku tidak sengaja melihat dia sering sholat dimasjid. mengenai pria baik atau tidak. aku sudah merasakannya bahwa dia itu pria baik dan sopan.

    Dia hanya orang biasa saja. dari keluarga sederhana. hanya saja dia berkerja, jabatannya diatas aku. dia sebagai kepala pengawas. Dia tidak hanya baik padaku. pada semua bawahannya pun dia bersikap baik.

    Dia adalah pria yang tidak sempurna didalam Doa-ku. tapi Mengapa aku bisa jatuh cinta padanya. Apakah Cinta harus mesti ada alasannya ? . ya mungkin ini cinta.


    aku mulai bercermin diri. aku ini siapa ? . apakah aku yang seperti ini, masih pantaskah mendapatkan pria yang sesempurna itu-sesuai dengan doa-ku. wajahku tidak cantik. badanku terlihat gemuk. aku dari keluarga sederhana. sepertinya tidak mungkin aku akan mendapatkan pria seperti itu.

    Mengapa Tuhan memberikan pria itu padaku. hingga aku pun jatuh cinta padanya. Mengapa Tuhan tidak memberikan pria yang sesuai dengan pilihanku. aku masih belum mengerti. ini pertanda apa. apakah tidak semuanya, doa itu akan dikabulkan ? . atau perubahanku ini belum pantas untuk mendapatkannya.

    Dengan rasa raguku itu. apakah aku harus menunggu ataukah aku harus menerima cintanya.
Ketika sholat malam. aku meminta petunjuk pada Tuhan. Untuk Meyakinkan bahwa pria itu adalah jodohku. Yang terbaik buatku. 

Ke-esokan Harinya.

" Mas aku mau menjadi kekasihmu. tapi dengan syarat, mas harus menikahiku segera " .
" kalau shifa maunya seperti itu. Mas sangat siap untuk menikahi kamu. Besok mas akan melamarmu dan minggu depan kita menikah. bagaimana.. ? "
.
" ..... " aku hanya senyum dan terkejut dengan jawabannya. dan tidak lama kemudian dengan malu-malu aku menganggukkan kepala. pertanda setuju.

-----------

    Kami menikah dengan sederhana apa adanya. karena kami belum punya rumah. kami tinggal di rumah kontrakan.  setelah cukup lama hidup bersama suamiku. ternyata cara kami berpikir sama. Doa kami selaras. kami tertarik dengan kisah para Nabi. terutama Nabi Muhammad. bila ingin Rizkinya bertambah. atau ingin kaya. Ya Berdagang dan Berbagi. 

    Setelah tabungan kami lumayan cukup besar. kami mengundurkan diri dari perusahaan. yang sudah lama  kami berkerja disana. Alhamdulillah kami mendapatkan pesangon yang lumayan besar juga. ya cukup untuk membuka usaha kecil-kecillan. 

    Kami membuka usaha Pecel ayam/lele. Awalnya kami berdua yang mengerjakannya. tapi setelah lima bulan. karena kami merasa tidak sanggup berkerja berdua. aku mengajak dua orang dari kampungku yang lulusan SMP dan SMA untuk ikut berkerja.

    Selama tiga bulan keuntungan usaha. kami sedekahkan ke anak-yatim piatu dan ke masjid yang sedang dibangun. setelah itu keuntungan usaha kami berikutnya untuk dua karyawan kami yang baru.

    Setahun kemudian. Tempat Usaha kami menjadi Rame. sudah banyak pelanggan yang datang ketempat kami. Karena usaha kami lancar. suamiku membuka usaha yang sama ditempat yang berbeda.
ditambah lagi dengan dua karyawan baru. Alhamdulillah disana juga banyak pengunjungnya.

Singkat Cerita. 12 Tahun Kemudian.
    Kami sudah mempunyai 8 usaha pecel Ayam/lele. dengan tempat yang berbeda. Dan karyawan kami sudah ada 25 orang. kami sudah memiliki rumah sendiri. Dan disamping rumahku sudah ada Toko Sembako. salah satu Pembantu kami yang menjaga-nya. dan ada satu mobil kami. yang belum lunas. heheee. oo iya lupa. kami sudah mempunyai dua putri.

-----------


Ternyata eh ternyata. Do'a-ku bukan tidak dikabulkankan. tapi Tuhan menundanya. Sekarang aku merasa memiliki kehidupan yang sempurna. Semua yang aku inginkan. semua yang aku Do'a-kan sudah aku miliki. tau ga. suamiku sekarang sudah terlihat tampan loh. hehee .

Terimakasih Ya Allah. Engkau Maha Pengasih & Maha Penyayang.



Selesai ...



Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen) 



    




 

   





 









  



 
     









 


 
 



 

  

Rabu, 22 Oktober 2014

" Mungkin Pilihan Ketiga Terbaik "

Kaka perempuanku berusia 25. dia merasa sudah cukup untuk menikah. dengan niat yang sungguh-sungguh. dia merubah dari yang sudah baik.  menjadi lebih baik lagi. hanya untuk mendapatkan suami yang terbaik untuknya.

Dia bukan termasuk perempuan cantik. dia pula tidak memiliki tubuh yang bagus. pergaulannya kurang. aku lihat teman-temannya yang itu-itu saja. ya paling banyak mungkin sepuluh orang. itu juga semuanya perempuan.

Dia percaya. fisik bukan pilihan. dia percaya perempuan yang baik akan mendapatkan pula pria yang baik. dengan begitu. meskipun menurutku dia sudah termasuk perempuan baik. kakak yang baik. namun dia tetap berusaha untuk menjadi perempuan yang lebih baik lagi.

Dia melakukan sesuatu yang 'tak biasa menjadi biasa. dia lebih rajin dari biasanya. baik dalam membantu ibuku di rumah maupun dalam melaksanakan ibadahnya.

Dia sadar tubuhnya terlihat gemuk. mungkin itu adalah salah satu faktor yang membuat sebagian besar, laki-laki tidak ingin menikahinya. dia mencoba menguruskan badan dengan berolahraga pagi dan sore.  sebelumnya berpuasa senin kamis. karena dengan niat yang menggebu-gebu. puasa senin kamis diganti menjadi puasa daud- sehari puasa sehari tidak.
Tidak hanya itu saja. sholat malam pun dia lebih rajin dari sebelumnya. hampir tiap hari dia bangun dan melakukan sholat tahajud. 

Aku sangat salut dengan kakaku. perjuangannya tidak hanya ibadahnya saja. tapi penampilannya pun dia mencoba untuk memperbaikinya. sepertinya dia ingin terlihat cantik dimata laki-laki maupun dimata Tuhan. dia tahu tidak ada yang sempurna. namun itu, tidak berarti dia hanya diam saja. dia selalu berusaha untuk menjadi sempurna. sempurna dimata Tuhan ataupun sempurna dimata manusia.

Kakaku pernah mengingatkanku. tubuhku yang sudah terlihat gemuk.

" De..., jangan terlalu banyak makan.. "
" mang kenapa kak .. ? "
" Nanti kalau dah gede, seperti kaka loh.., nanti nyesel kaya kaka, cowok tuh lebih     banyak suka sama perempuan yang badannya langsing, ga gemuk kaya kaka.. " .
" ga juga kok kak, sekarang aja banyak tuh cowok yang deketin ade .. " .
" ya ade kan masih SMP, jadi masih temenan aja. nanti kalau ade dah gede dan masih gemuk     kaya kaka... baru ketahuan deh.. " .
" oo gitu ya kak .. " .
" iya..., makannya harus dijaga kalau makan, jangan asal makan aja. perempuan tuh makan nasi   nya dikit.., ga kaya kamu .. " .
" heheee .... "


----------

" ade ... sini deh .. !"
" iya kak.. ada apa kak .. ? "
" kaka liat mukena kamu sudah terlihat jelek .., nih kaka kasih uang untuk beli mukena   baru.. " .
" makasih banyak kak.., ade seneng deh.." lalu aku memeluk dan mencium kakaku dengan gemees.
 


-----------

Hubunganku dengan kaka sangat dekat sekali. karena aku tidak punya saudara lain selain kakaku sendiri. dia sangat baik. sikapnya perhatiannya, melebihi orangtuaku. dia lebih mengerti apa yang aku suka dan apa yang aku tidak suka. terkadang aku dimanjakan olehnya. dan aku sangat senang sekali.

Hari ini kakaku terlihat ceria. terlihat wajah yang bahagia.

" ade ..., hari ini kaka senang banget loh... " . sambil memelukku dari belakang. aku yang sedang tiduran sambil membaca buku.
" iya .. ade tau kok .. " .
" ehm tau darimana .. ? " dengan wajah terkejut.
" itu diwajah kaka ada tulisannya .. " .
" ade ini bisa aja .. "
" mang ada apa kak, wajah kaka kayanya lagi berbunga-bunga.. "
" besok ada cowok yang mau melamar kaka loh.. " .
" masa sih kak .., kaka serius nih " aku terkejut. karena aku pun belum tau cowok yang sedang dekat sama   kaka, tiba-tiba aja ada yang melamarnya.
" iya kaka serius..., kemarin kaka ketemuan. terus tadi barusan telepon, dia serius ingin   melamar kaka.. " .
" liat donk kak, fotonya .. " .
" nih ... " . sambil melihat kan foto cowoknya di Hp.
" kaka kenal dimana .., dah lama kenal ya kak .. " .
" ehmm banyak tanya nih adeku ini .., mau tau atau mau tau banget...  " .
" ihhhh kaka kaya ABG aja .. hehee " .
" kaka kenal cowok itu dari facebook, sudah kurang lebih sebulan kaka mengenal dia, lewat   telepon smsan. dia cowok baik, rajin sholat juga. sering mengingatkan kaka juga untuk   beribadah sholat. gimana ade, liat fotonya, ade suka ga .. ? " .
" suka kak .. ganteng lagi .. " .
" ehmm ade nih masih kecil ... genit yaa .. " .
" hehehe .., eh kak, ibu bapak dah dikasih tahu belum .. ? " .
" belum, biarin aja.. biar ibu bapak terkejut senang .. " .
" ehmm kaka nih .."
" duhh.. dada kaka sakit nih, kaka istirahat dulu ya .. " .
" iya kak, selamat ya kak .. "
" makasih adeku yang cantik... ".  padahal wajahku ga cantik.
 

-----------

Tidak hanya kakaku sendiri yang ingin menikah. orangtuaku pun ingin melihat kakaku menikah segera. orangtuaku pasti akan senang sekali melihat kakaku akan dilamar. itu berarti kakaku akan menikah.

-----------

Jam lima pagi aku terbangun. dalam hatiku bergumam-' tumben banget kakaku ga bangunin aku'. biasanya setengah lima, kakaku sangat rajin membangunkanku untuk melaksanakan ibadah sholat shubuh berjamaah.

Sebelum ambil air whudu. aku pergi kekamar kakaku. aku melihat kakaku berbaring diatas sejadah dengan mukena sholatnya masih menempel ditubuhnya. aku pikir- munkin saja kakaku tertidur setelah sholat tahajud. 

" kak ..., bangun kak.., sudah waktunya sholat shubuh kak.. " . kakaku masih belum terbangun.
" kak ..., sholat kak.."
sambil tangannya aku ayun-ayunkan..., tapi kakaku hanya berbaring saja. tidak ada tanda jawaban darinya. karena aku suka bercanda dan iseng. aku gelitikin pinggang kakaku. namun tetap tak ada reaksi dari tubuhnya. saat itu pula aku langsung bengong.. tanda tanya. ? .

Aku berteriak memanggil bapak dan ibuku. aku pun menceritakan apa yang sudah aku lakukan terhadap kakaku. ibuku langsung saja masuk kekamarnya.

Aku sendiri dan orangtuaku. tidak menyangka akan terjadi seperti ini. terlihat dalam keseharian kakaku sakit biasa-biasa saja. masih lebih terlihat orang sehat saja seperti orang lain.  apalagi ini adalah hari bahagianya. hari bahagia untuk keluargaku. masih terlihat seperti mimpi saja. namun rasa sedih ini masih terasa. air mataku pun jatuh begitu saja. Ini nyata. bukan mimpi. detak jantung kakaku berhenti. desah nafasnya hilang. setelah diperiksa oleh dokter. ternyata kakaku sudah lama mengidap penyakit jantung. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un . kakaku telah meninggal dunia.

Tentang cowok yang ingin melamar kakaku. benar terjadi. hari itu juga. cowok itu bersama keluarganya benar-benar datang untuk melamar kakaku. karena cowok itu dari keluarga baik-baik. merekapun ikut serta mendoakan kakaku.

---------

Sekarang aku sudah ber-usia 25. karena selalu teringat pesan kakaku. aku mengikuti pengalaman kakaku untuk terus mencoba menjadi perempuan yang lebih baik. baik dimata manusia maupun dimata Tuhan. aku pun sudah tidak terlihat gemuk lagi seperti diwaktu aku masih SMP. Kaka.., aku sangat merindukanmu.

---------

Tuhan memberikan tiga pilihan, untuk menentukan jodoh. 

pertama adalah cepat mendapatkan jodoh.
kedua adalah lambat mendapatkan jodoh, tapi suatu ketika pasti mendapatkannya didunia.
dan yang ketiga adalah menunda.mendapatkan jodoh sampai diakhirat kelak. (Didunia tidak mendapatkan jodoh, namun diakhirat mendapatkan jodoh).

semua pilihan. terbaik untuk Tuhan maupun untuk umatnya.

Semoga kakaku disana mendapatkan jodah yang terbaik. dan bahagia bersama pasangannya. Amin. 




-----------


Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen) .











  
  
 




Jumat, 26 September 2014

" Karena Trauma "

disaat umurku masih tujuh tahun. disaat itu pula. pertama kali aku melihat bapakku menampar wajah ibuku. dan hari-hari berikutnya aku sering melihat ibuku bertengkar dengan bapakku. berawal dari perang mulut. dengan kata-kata yang kasar. sampai berakhir bapakku memukul ibuku dengan kasar pula.

waktu kejadian itu. aku masih belum mengerti apa permasalahannya hingga kedua orangtuaku berkelahi.

ketika aku sudah ber-umur dua belas. aku mulai sadar. dan mulai tahu. meskipun bapakku sedikit bersikap baik padaku. ternyata bapakku sudah menikah lagi dengan perempuan lain yang lebih muda dari ibuku.

karena ibuku sudah tidak bisa mempertahankan rumah tangganya. ibuku meminta cerai. setelah beberapa bulan kemudian. orangtuaku bercerai. 

walaupun bapakku banyak harta. tapi aku tidak ingin ikut tinggal bersama bapakku. aku merasa lebih nyaman hidup bersama ibuku. ibuku sangat tulus mencintaiku. ibuku tidak pernah macam-macam. ibuku sangat rajin beribadah. dan karena pula . percerain orangtuaku terjadi. semua itu karena kesalahan bapakku yang gatel-main perempuan. yang sudah tidak punya perasaan pada perempuan yang selama ini sudah baik padanya.

dengan sikap bapakku itu. aku sudah tidak mencintai bapakku lagi. dan aku sangat membencinya. BENCI. SANGAT BENCIIIIIII... 

------------

ibuku menjadi single parent. ibuku masih berkerja dijakarta. sedangkan aku. karena ibuku tidak bisa menjagaku terus menerus. aku pulang kampung. dan ikut tinggal bersama nenekku.

setiap bulan ibuku mengirim uang untuk sekolah dan kehidupanku dikampung. terkadang empat bulan sekali, ibuku pulang karena merindukanku.

selama pergaulan dikampung. baik disekolah maupun diluar sekolah. aku tidak suka dekat-dekat dengan pria. terutama pada pria seusia bapakku. aku bersikap cuex. munkin pria-pria yang ingin bicara atau mendekatiku. mereka akan bilang aku ini ' SOMBONG ATAU JUDES ' .  padahal Mereka tidak tahu. masa lalu kehidupanku.

SMA -pun . aku dikenal Jutex, sombong . aku hanya bisa berteman dengan perempuan. itu pun hanya sedikit yang ingin berteman denganku. karena banyak juga yang menghindariku. aku yang pendiam dan sedikit agak kasar.

------------

aku sudah tidak percaya dengan tuhan. untuk mengerjakan perintahnya. beribadah sholat atau ibadah lainnya. karena aku melihat ibuku yang rajin ibadah. tapi entah kenapa tuhan memberikan suaminya seperti itu. mengapa ibuku mendapatkan keburukan. bukan kebaikan.

bukannya yang baik akan diperlakukan yang baik pula. tapi mengapa ibuku dapat diperlakukan seperti itu. dimana letak keadilan Tuhan .

nenekku yang baik hati. sering mengingatkanku untuk sholat. dan sering pula menceramahiku. tapi aku tetap tidak pernah mengikutinya.

aku salut dengan sikap nenekku. dia tidak marah padaku. dia tidak pernah membentakku, meskipun aku sering membantahnya. sering tidak mengikuti apa yang nenek katakan. nenekku masih bersikap lembut dan baik. dia hanya mengingatkanku saja. dan tidak bosan-bosannya pula merayuku untuk mengerjakan ibadah sholat. nenekku sangat sabar sekali. sifatnya hampir sama dengan ibuku. lembut dan penyayang.

meskipun aku bersikap jutex kasar. tapi aku masih baik pada perempuan. terutama pada ibu-ibu seumuran ibuku. 

karena aku tahu penderitaan sebagai istri. aku selalu teringat dengan perlakuan bapakku terhadap ibuku. dan kejadian itu tidak pernah aku lupakan. selalu terbayang dan menghantui dipikiranku. disaat aku sedang menyendiri.

aku berjanji didalam hati. bila bapakku menghubungiku atau pun datang menghampiriku.aku tidak ingin menjawabnya, apalagi untuk melihatnya maupun memeluknya. tidak akan pernah aku lakukan.  AKU SANGAT MEMBENCINYA.   

--------------

Karena aku anak satu-satunya. ibuku masih mampuh untuk membiayai melanjutkan sekolahku. aku kuliah dijakarta atas permintaan ibuku. aku sangat tidak tega untuk meninggalkan nenekku sendiri dikampung. nenekku sudah seperti ibuku sendiri. apalagi sebelum aku pergi kejakarta. aku melihat mata nenek berair dengan sendirinya dan memelukku dengan pelukan penuh kasih sayang. aku merasakannya. sangat nyaman sekali dipelukannya. benar-benar terasa hangat. setelah memelukku. nenekku tidak pernah melupakannya. nenekku tetap mengingatkanku. dan kali ini tidak hanya mengingatkanku untuk sholat tapi ada hal lain yang dia sampaikan padaku. dengan suara pelan terdengar ditelingaku. " ingat ya anakku sayang... jangan lupa sholat.. tidak semua pria itu seperti bapakmu.. "

itu kalimat terakhir meninggalkan nenekku. meninggalkan halaman kampung ibuku. aku sangat sedih sekali meninggalkannya. nenek tidak hanya menganggapku seperti cucu saja. tapi dia menganggapku seperti anaknya sendiri.

--------

saat kuliah dijakarta. aku masih dikenal oleh pria. kalau aku ini jutex. sombong . walaupun pria itu sopan menyapaku. aku tetap cuex. tidak memperdulikannya. aku hanya fokus belajar dan belajar. tidak pernah memikiran tentang pria. banyak juga pria yang ingin mendekatiku. tapi aku selalu menolak dan menjauhinya.

terkadang aku suka mengerjain pria yang terlihat playboy. salah satunya- berjanjian ketemuan. tapi aku tidak datang untuk menemuinya. setelah itu dia menanyakanku. tapi aku cuex. mendiamkan saja. 

 terkadang aku berkelahi dengan pria. bertengkar mulut maupun fisik. ya itu semua karena sifatku yang sombong dan kasar pada pria itu.

ditempat kuliahku. munkin aku dijuluki   perempuan yang aneh.

---------

 
sudah beberapa bulan dijakarta. ibuku sudah menikah lagi dengan pria sederhana tapi baik hati dan rajin beribadah.

ketika aku sedang merindukan nenekku. aku dapat kabar dari ibuku. nenek sedang sakit. dan nenekku ingin bicara denganku. ke-esokan harinya aku bersama ibuku pulang kampung.

dalam perjalanan pulang. aku bertanya-tanya didalam hatiku. ' nenek mau ngomongin apa ya.. sepertinya serius banget, munkin paling juga mau ceramahin aku lagi '

meskipun nenekku terus menerus ceramahin aku. tapi aku tidak merasa terganggu dan tidak pernah kesal atau pun marah pada nenek.

----------

setelah satu hari dirumah nenek.
nenek berbaring dan aku duduk disampingnya. dia terlihat serius mengingatkanku tentang beribadah sholat dan menceritakan tentang seorang muslimah yang baik. tidak hanya itu saja. disaat aku bertanya tentang ibuku. dia menceritakan sebagian tentang kehidupan ibuku dimasa muda-nya.

dari cerita nenekku. sebelum menikah. ibuku tidak seperti sekarang. dulu ibuku sangat jarang untuk beribadah sholat. bergaul bebas dengan gadis seumuran-nya. dengan berpakain sexy pula. ibuku pun tidak pernah menuruti apa kata nenekku maupun kakekku yang sudah tiada. ibuku terlihat gadis nakal dimasa mudanya. 

orangtua ibuku. awalnya tidak pernah menyetujui pernikahan ibuku. karena menurut mereka pria yang menjadi suaminya itu. agamanya Nol besar. ya meskipun KTP-nya Islam, tapi suaminya tidak pernah melakukan ibadah sholat maupun ibadah yang lain.

karena ibuku tetap keras kepala dan memaksa orangtuanya sambil menangis. akhirnya tidak tega melihat anaknya menangis. nenekku dan kakekku menyetujui pernikahan-nya.


-----------

ibuku anak satu-satunya. karena itu, orangtuanya sangat mencintainya. nenekku dan kakekku tidak pernah marah pada ibuku. mereka sering berdoa untuk ibuku dan suaminya . agar ibuku dan suaminya mendapatkan hidayah untuk menuju jalan kebenaran, yaitu jalan Allah Swt.

dan setelah kurang lebih tiga tahun, setelah ibuku melahirkanku dan kakekku meninggal. ibuku mulai berubah. dengan perlahan-lahan dia melaksanakan ibadah sholat. dan sedikit demi sedikit bersikap baik pada orangtuanya. tapi suaminya masih tetap seperti yang dulu.

walaupun ibuku sering mengingatkannya untuk sholat. tapi suaminya begitu terlihat kesal hingga marah.

-----------

setelah nenekku bercerita tentang ibuku. dia mengingatkanku lagi. ' sayang.., sebelum nanti kamu menyesal. lebih cepat lebih baik. semua yang terjadi di dunia ini. itu semua atas kehendak Allah. dan Allah itu maha adil. sesuatu yang baik, akan dapat balasan yang baik pula. jika kamu menjadi muslimah yang baik. maka suatu saat nanti kamu akan mendapatkan kehidupan yang baik pula. tidak semua pria itu seperti bapakmu nak. banyak juga pria yang baik, pria yang sholeh. contohnya saja kakekmu itu. mengapa nenek mencintai kakekmu. itu semua nenek liat agamanya. bukan yang lain... '

itulah sebagian beberapa kalimat nenekku menceramahiku.

------------

lusanya. nenekku meninggal disaat  dia terbaring tertidur. sangat terasa sekali hatiku bersedih. nenekku yang begitu dekat denganku meninggalkanku. I love U Nenek.

hari-hari berikutnya. aku selalu merindukan nenek. hingga aku teringat dengan pesan nenek yang disampaikan padaku. setelah lama aku pikir-pikir ada benarnya juga apa yang dikatakan oleh nenekku. dari situ-lah aku mencoba mempelajari menjadi seorang muslimah yang baik.

setelah beberapa bulan aku mempelajari-nya. aku teringat dengan kata-kata temanku. baik di tempat kuliahku maupun dimedia sosial.

perempuan yang tidak berhijab ada yang berkata ' kalau mau berhijab, hatinya dulu benerin.. , kan malu kalau sudah berhijab tapi kelakuannya tidak baik.. '

perempuan yang berhijab ada yang berkata ' kalau mau berhijab, ya berhijab aja dulu, nunggu hati benar dulu sih terlalu lama, kan sama saja malu donk. setelah ibadah sholat. tapi diluar masih berpakain sexy juga. auratnya keliatan. kan malu juga. '

setelah mempelajari tentang berhijab. aku pun mencoba dan berusaha untuk menjadi muslimah yang baik, dengan cara berpakaian hijab terlebih dahulu. karena dengan itu akan menjaga diriku dari apa yang dilarang oleh Allah Swt. dan akan selalu mengingatkanku tentang apa yang diperintahkan oleh Allah Swt. bila aku melanggar. aku akan ingat / malu dengan hijabku. karena malu itu, aku akan kembali lagi kejalan Allah Swt.

ibadah sholat lima waktu, aku kerjakan. hingga ibadah yang lain pun aku coba untuk lakukan. salah satunya untuk bersedekah.

sikap pada pria pun. sudah mulai membaik. sudah tidak kasar seperti dulu lagi. hingga teman-teman kuliahku terkejut dengan perubahanku. tapi pergaulanku terbatasi dengan hijabku. tidak sembarang berteman bergaul dengan pria. dan aku tidak ingin pria menyentuhku. bila ada yang menyentuhku. aku sangat marah padanya. dan tidak ingin berteman lagi dengan pria itu. karena tujuan utamaku adalah apa yang dipesankan oleh nenekku. yaitu menjadi muslimah yang baik . baik dimata Allah Swt. menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.


-------------

Alhamdulillah aku lulus kuliah dengan nilai yang baik. ada teman yang menawarkan pekerjaan padaku. sebagai guru di pesantren. aku yang ilmu agamanya masih belajar. tapi temanku ini percaya padaku. dengan bujukan dan penjelasan darinya. aku menerima pekerjaan itu sebagai guru bahasa inggris- SMP. yang lumayan cukup aku kuasai.

munkin ini pertanda dari Allah. meskipun gajinya kecil.tapi  aku mensyukurinya dan menerima pekerjaan ini. dengan menjadi guru dipesantren. ilmu agamaku menjadi semakin bertambah. dan aku pun mendapatkan teman-teman yang lebih rajin beribadah. hingga aku semakin semangat untuk
menjadi muslimah yang lebih baik lagi .

--------------

ibuku bertanya padaku ' Fitri, kamu kan sudah dewasa. sudah pantas untuk menikah. kapan kamu akan menikah ..? " .

memang benar apa kata ibuku. umurku sudah dewasa. memang sudah pantas untuk menikah. selama ini belum ada pria yang begitu dekat denganku.

karena aku sudah berniat untuk menikah. aku berdo'a . meminta pada Allah. Untuk memberikan jodoh yang baik untukku. seperti aku mencintai Allah Swt.

setelah beberapa minggu. sudah mulai terasa ada beberapa pria baik. yang sedang mendekatiku. yang sering berkomunikasi atau pun curhat padaku. saling bercerita, saling mengenal pribadi masing-masing. 

---------------

dari teman-teman pria terdekatku. aku lebih memilih pria yang sederhana. pria yang rela berkorban untuk keluarganya atau orangtuanya. pria yang terlihat berkerja keras. dia pun tidak terlihat sebagai pria tampan. dia adalah Yusuf- seorang guru Agama (SD) dipesantrenku. meskipun gajinya lebih kecil dariku. tapi aku sangat menyukai pribadinya.

selain menjadi guru. dia pun berjualan buku agama. baik didalam pesantren maupun diluar pesantren. terkadang aku juga membeli bukunya.

karena aku menyukai pria itu. aku berdo'a lagi pada Allah. meminta pria itu adalah sebagai jodohku. 

-------------- 

dua bulan kemudian. aku dan Mas Yusuf sudah saling mengenal lebih dekat. hingga akhir ceritaku- dia melamarku dan menikahiku. kami hidup sederhana berkecukupan dan bahagia.

dan kabar bapak kandungku. dia sedang sakit struk. dia tidak bisa berjalan. hanya bisa terbaring saja dikamar.

--------------- 


Dari cerita diatas kita bisa renungkan.

- tidak baik ketika orangtua bertengkar didepan anak-nya.

- bukan hanya harta saja yang akan membuat kita bahagia. ada hal lain yang membuat kita   

  bahagia. Yaitu dekat pada Allah Swt.

- mengingatkan untuk menjadi muslimah yang baik. tidak hanya dengan memaksa atau dengan  sikap yang kasar. tapi harus dengan kelembutan         kasih     sayang dan kesabaran. beserta  contoh nyata.

- semua karena kehendak Allah swt. Allah Maha adil dari segalanya. bila kita melakukan   sesuatu hal yang baik, yang dicintai Allah. maka balasannya pun akan mendapatkan sesuatu   yang baik dan didekatkan atau ditempatkan dengan sesuatu yang baik pula. baik itu berteman bergaul dengan orang lain atau pun suatu perkerjaan / atau pun sesuatu yang lain. 

- menjadi muslimah yang baik. menjalankan perintah Allah Swt. dan menjauhi larangan Allah  Swt.

- Tidak baik memaksa orangtua untuk menyetujui sesuatu yang tidak disetujuinya. biarlah mengalir dan dengan sikap yang sopan atau sabar .  biarlah orangtua menyetujui dengan sendirinya. kita hanya berusaha tapi pula bukan memaksakan kehendak keinginan kita untuk terpenuhi.

- mencoba dan berusahalah semampuh kita untuk memperbaiki diri. InsyaAllah kita akan   mendapatkan hidayah dari Allah dan semangat menjalaninya. Semoga terjadi. Amin.

-------------------

Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)


    



  



 


 

" Thanks Allah "

Setatus FB : Akhirnya berubah juga, tak menyangka ada hikmah yang Engkau berikan ya Rabb..

Cerita ini ter-inspirasi dari setatus FB. Mohon maaf Nama Profil yang buat setatus itu tidak aku cantumkan (cerita ini tidak sesuai dengan apa yang ada di setatus FB tsb. hanya ter-inspirasi saja ).

-------


sebelumnya. hidupku hanya bersenang-senang. tidak pernah memikirkan masa depan. tidak pernah memikirkan apa yang akan terjadi dimasa depanku nanti. hidupku mengalir saja. selalu mengikuti apa yang aku mau. apa yang membuatku senang. tidak peduli. tidak pernah memikirkan. apakah orang lain suka dengan sikapku, atau pula. apakah Tuhan mencintai apa yang telah aku lakukan. 

ya sebenarnya aku sedikit tahu apa yang dicintai Tuhan. Apa yang dicintai Orang lain. tapi aku merasa tidak nyaman dengan sikap yang seperti itu. aku merasa lebih nyaman dengan sikapku apa adanya. melakukan sesuatu yang aku suka dan tidak melakukan yang aku tidak suka atau yang bisa membuatku malas untuk melakukannya.

---------

aku suka berpenampilan sexy. aku suka diperhatikan laki-laki. aku suka bila ada lelaki memuji tentang penampilanku ini. " kamu cantik sekali " . " kamu sexy loh " ya jujur saja aku sangat senang bila ada seseorang yang mengatakan seperti itu.

karena penampilanku. aku bisa memilih dengan banyak pilihan lelaki yang menyukaiku. hingga aku mendapatkan pria yang banyak diinginkan oleh wanita. selain pria tampan. pria itu sudah memiliki mobil mewah. pergi kemana-mana dengan mobil mewah-nya. ya aku sangat menikmatinya. dan aku merasa bahagia. tidak hanya itu saja. memiliki pria yang kaya. aku bisa memiliki barang apa yang aku suka. dari pakaian mahal, tas yang bermerk, sepatu yang sexy atau pun hal yang lain.

benar-benar sesuatu yang menggairahkan didalam kehidupanku. aku sangat menikmati kehidupan yang glamor ini.

sudah beberapa kali pacaran dengan pria yang kaya. akhirnya aku menikah juga dengan pria yang lebih kaya dari mantan-mantanku. suamiku ini baik sekali memperlakukanku dengan hartanya. barang apapun yang aku mau. dia pasti membelikannya.

dengan rumah yang mewah seperti layaknya diistana. sungguh sangat berbeda dengan kehidupanku sebelumnya. keluarga yang sederhana.


---------

kini usiaku 35. kurang lebih 8 tahun sudah menjadi seoarang istri dari suamiku. ini lah awal perubahan suamiku. perubahan sikap yang tidak seperti sebelumnya. dia sudah seperti tidak mencintaiku lagi.

cara bicaranya sudah mulai kasar. sikapnya yang cuex. sudah mulai tidak memperhatikanku lagi. dan aku tidak tahu penyebabnya apa.

dalam beberapa bulan. aku mulai sadar. tubuhku sudah tidak seperti dulu lagi. munkin ini faktor umur. dan suamiku masih mencintai wanita yang lebih muda, lebih sexy dariku.

dirumah istana. aku seperti seorang pembantu saja. suamiku memperlakukanku, bukan layaknya seperti seorang istri lagi.

aku yang sudah mempunyai anak perempuan yang masih 4 tahun. mencoba untuk mempertahankan rumah tanggaku. setahun aku masih bisa bertahan dengan sikap suamiku. tapi entah kenapa semakin lama aku mulai merasa lelah dengan kehidupanku diistana itu. aku sudah tidak sanggup lagi mempertahankan-nya. hingga akhirnya kami bercerai. setelah itu. aku bersama anakku tinggal kembali bersama orang-tuaku yang sederhana.

----------

hidup yang glamor. kehidupan yang aku suka. kehidupan yang sudah membuatku bahagia. akhirnya kehidupanku bersama suamiku yang tampan dan kaya raya. ber-ending tidak sesuai dengan yang aku harapkan sebelumnya.

ketika aku bersama orang tuaku- yang dulu aku selalu melawan perintahnya, dan tidak pernah menurut apa yang dikatakan orang tuaku. aku sangat malu sekali.

orang tuaku masih mau menerimaku. orang tuaku masih mencintaiku seperti anak kesayangannya. sungguh sangat terharu apa yang dilakukan oleh orangtuaku terhadapku.

ternyata selama ini apa yang dikatakan ibuku maupun bapakku, ada benarnya juga. ya aku lupa sama Tuhanku. aku lupa sama Orang tuaku. aku lupa sama saudara-saudaraku. dan aku lupa pada teman-teman baikku. aku hanya bisa mementingkan diriku sendiri. kebahagianku sendiri. yang akhirnya aku menyesal.

setelah lama kembali lagi pada orang tuaku. aku ingin hidupku berubah. berubah kembali kejalan yang sebenarnya. ya kembali kejalan Tuhan. melakukan apa yang diperintahkan Tuhan dan apa yang dilarang oleh Tuhan. aku ingin kebahagiaan sebenarnya. aku ingin kebahagiaan abadi. kebahagiaan dunia akhirat.

-----------

merubah kebiasaan. memang sangat sulit. tapi aku terus mencobanya. dengan keyakinan orang tuaku. dengan restu dan Do'a Orang tuaku. aku pun semakin yakin, Tuhan akan membantu hambanya yang ingin berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

setahun. banyak sekali godaan menghampiriku. aku pernah sempat putus asa. tapi karena aku mencoba mensyukuri setiap apa yang terjadi padaku. keesokan harinya. selalu ada jalan keluar untuk melakukannya kembali. apakah seperti ini Tuhan. sabar, sabar dan terus bersabar dijalan Tuhan.
 
hari-hari berikutnya. aku sudah mulai menikmati hidupku yang baru. dengan berbusana muslimah atau berhijab. awalnya aku kepanasan, selalu merasakan gerah, merasa sesak dengan pakaian menutupi sebagian besar tubuhku. namun kerena kebiasaan. kini sudah tidak terasa lagi. yang aku rasa hanya kesejukan dan ketenangan hati maupun jiwa.
tidak hanya berpakain saja. cara bicara dan bersikap. aku sudah mulai berubah.

------------

aku bercerai. bukan suatu kejadian yang buruk. selalu ada hikmah dibelakang kejadian itu. karena bercerai. hidupku terasa menjadi lebih baik. dan lebih bahagia dari sebelumnya.

Semoga dengan perubahanku ini. Tuhan mengampuni Dosa-dosaku yang terdahulu. dan selalu membimbingku kejalan yang benar. Jalannya Tuhan yang Maha Esa. Amin.


-------------

apa pun yang kita suka. belum tentu, Tuhan kita mencintainya. menjadi apa adanya. belum tentu benar dimata Tuhan. bila ingin menjadi apa adanya - menjadi apa yang dicintai Tuhannya.

--------------

semua yang terjadi pasti ada hikmahnya.  itu adalah  kehendak Tuhan, dan untuk kebaikan kita sendiri.

---------------
 
lupakan masa lalu. Jangan pernah ragu untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. yakin lah pada Tuhan. dan Tuhan akan  merubah kita menjadi muslimah yang baik dimata Tuhan. bila sudah baik dimata Tuhan. makan akan baik pula dimata Manusia. Semoga . Amin.   

Move On Karena  Tuhan. bukan Move On karena orang lain. dan akan selamanya  bahagia.

--------------


Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)
 
 
   



 

" Rindu Seorang Istri "

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Semoga kalian bahagia .

--------------------------------------------------------------------


biasanya kita selalu bertemu. biasanya aku selalu bahagia. sikapmu yang hangat. membuatku semakin terpikat. cara kau memelukku. seakan aku adalah perempuan sempurna. perempuan satu-satunya yang kau cinta. suamiku-abiku. aku sangat merindukanmu.

sehari tak bisa bertemu denganmu. hariku terasa lain. sungguh sangat berbeda. seperti ada sesuatu yang kurang. entah karena apa. apakah aku terlalu dekat denganmu ?. ataukah aku terlalu mencintaimu ?.

bagaimanakah denganmu abi ?. apakah sama ?. kau merasakan seperti apa yang aku rasa. aku sangat merindukanmu.

---------

dirumah, aku sendiri. mengingatmu. memikirkanmu. terkadang aku tersenyum-senyum sendiri. entah apa yang terjadi padaku. beginikah perempuan yang sedang jatuh cinta. sudah lama berdua denganmu. tapi tidak ada bedanya. masih sama saja, seperti pertama kali aku jatuh cinta padamu.

malam tiba. dingin menyelimuti tubuhku. menemaniku yang sedang merindukan kehangatan. hangatnya kasih sayang yang tiada tara nikmatnya. yang membuat hidupku lebih sempurna.

----------

kata-katamu. ataupun kalimat-kalimat cintamu. masih terdengar ditelingaku. meskipun aku tak begitu cantik. kau katakan padaku ' aku ini cantik '. walaupun aku masih banyak kekurangan. kau katakan padaku ' aku ini sempurna ' . aku tidak tahu pasti. apa kamu sedang berbohong padaku. ataukah kamu sedang menggombal. ataupun sedang merayuku. yang pasti. aku tahu, kamu sedang mencoba membuatku senang. dan aku pun senang mendengarnya.

kau katakan ' masakanku enak ' . dan kau pun menghabiskan makanan yang aku buat. sungguh sangat senang kau menghargai apa yang sudah aku lakukan untukmu. terkadang kau suapi aku seperti bayi yang sedang diberi makanan. hehee .. sungguh sangat memalukan. tapi aku merasa senang kau perlakukan aku seperti itu.

nonton TV bersama. sungguh sangat mengesankan. kau temani aku dengan pelukanmu. meskipun kau tidak suka dengan acara sinetron. tapi kau selalu menemaniku dan mencoba untuk menyukai acara itu. apa yang kau lakukan itu. membuatku tidak lupa dengan sikapmu. yang penuh perhatian. tahu apa yang aku inginkan. yang selalu ingin ditemani dengan kasih sayangmu.

----------

malam itu. aku merasa ketakutan. terdengar ada suara aneh yang tidak biasanya. aku mencoba mencari suara itu. tapi aku tidak bisa menemukannya. aku bertanya pada suamiku yang sedang mandi. tapi suamiku tidak menjawabnya.

aku buka pintu kamar mandi. disana tidak ada suamiku. tidak lama kemudian, tiba-tiba lampu dirumahku mati. aku semakin takut. aku pun memanggil-manggil suamiku "Abi .. abi... " . tidak ada jawaban darinya. dengan rasa takut, aku mencari lilin dan korek api. disaat aku memegang lilin yang sudah ada apinya. terasa ada seseorang yang memelukku dari belakang. dengan lembut dia memelukku. aku sempat berteriak. ternyata orang yang memelukku adalah suamiku.

suamiku mengambil lilin itu dan diletakkan di meja. dengan hanya cahaya lilin. dia memelukku menatapku tersenyum, lalu berkata padaku " Selamat ulang tahun ya sayang .. ' . dia mencium kheningku dan memelukku dengan mesra.

cara dia bercanda. seperti anak remaja saja. tapi aku merasa senang dibuat olehnya.

-----------

hari ini. aku dapat kabar bahagia. suamiku akan pulang kerumah. dengan senang hati aku mendengarnya. dengan rasa rinduku ini yang menggebu-gebu. aku mencoba untuk memperbaiki diri. aku ingin dia melihatku lain dari biasanya. aku ingin membuat dia kagum padaku. aku ingin dia terlihat lebih bahagia melihatku.

aku membersihkan rumah dan seisinya. sebersih munkin. serapih munkin. tidak hanya itu. aku pun mencoba berpenampilan semenarik munkin. secantik munkin. dan membuat masakan makanan yang dia suka.

-----------

Esoknya . aku menunggu kedatangan suamiku. janjinya-bila tidak ada gangguan. InsyaAllah jam 10 pagi, dia sampai dirumah. jam 9 pagi. dengan rasa senang aku menanti. rasa gelisah pun menemaniku. aku takut penampilanku akan mengecewakan dia.

jam 10 lewat. suamiku belum terlihat. munkin saja macet. aku merasa tenggorokanku kering. aku mengambil gelas yang ada dimeja depanku. munkin sedang melamun atau lagi tidak konsentrasi karena rasa senangku ini. tanganku bukan mengambil gelas. namun tanganku menyenggol gelas itu. hingga gelas itu terjatuh dan pecah.

waktu itu perasaanku biasa saja. aku pun mencoba membersihkan gelas itu. tapi setelah aku lihat jam 11. aku mulai was-was. ada perasaan negatif yang membuatku takut. aku mencoba hubungi telepon genggam suamiku. ' nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau diluar service area " .  aku semakin gelisah. sudah mulai tidak tenang dengan perasaanku.

telepon genggamku berbunyi. terlihat nomor yang tidak aku kenal. ketika aku menjawabnya. aku dapat kabar dari rumah sakit. suamiku sedang berada dirumah sakit. dengan nafas yang tidak teratur, dengan cepat aku bertanya. ' mengapa suamiku ada dirumah sakit. ada apa dengan suamiku ? '. dia hanya menjawab ' maaf ya bu. lebih baik, ibu datang dulu kerumah sakit, nanti saya jelaskan disini ' .

sepanjang jalan aku terus memikirkan suamiku. rasa takutku semakin besar. entah apa yang terjadi pada suamiku.
tubuhku pun yang dari pagi belum makan. sudah mulai terasa lemas .

jam 1 siang. aku tiba dirumah sakit.' Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.' suamiku sudah meninggal. karena kecelakaan bus yang dia tumpangi.


--------------

rasa rinduku selama suamiku bekerja diluar kota. tak tersampaikan. mengapa ini terjadi pada hidupku. aku sudah merasakan kebahagiaan bersamanya. mengapa Tuhan mengambil dia. apakah aku tidak pantas untuk bahagia. apakah aku tidak layak untuk mencurahkan rasa rinduku padanya. ???.

aku tahu munkin ini takdirku. tapi mengapa harus begini. apa yang Tuhan inginkan dariku. apakah ibadahku kurang banyak. ataukah aku pernah melakukan dosa besar. atau apa penyebab semua ini.

dengan kejadian seperti ini. banyak hal yang aku pertanyakan. dan sampai sekarang pertanyaan itu, masih belum ada jawaban yang masuk akal buatku.

sudah kurang lebih 7 tahun. aku masih menjanda.  dan aku masih merindukan kasih sayang. cinta dari suamiku yang penuh dengan pengertian. perhatian yang tulus apa adanya.

-------------

bila ada yang membaca cerita ini. dan tahu jawaban yang aku pertanyakan tentang kejadian ini. tolong coment saja di sini . aku sangat berterimakasih bila ada yang menjawab.

salam hangat dariku. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Semoga kalian bahagia. Amin...


-------------

Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)


" Rasa Bersalah Begitu Dalam "

waktu itu aku ber-umur dua puluh lima.

kau berkata padaku-"JANGAN PERNAH INGAT AKU LAGI" . munkin terlalu banyak sakit yang aku beri. ya aku akui. semua itu salahku. aku tidak pernah mengerti tentang cinta. bagaimana cara mencintai yang sejati. aku hanya bisa melakukan apa yang aku rasa. dan apa yang membuatku bahagia.

kau pantas mencaci maki diriku sepuasmu. karena itu layak buatku. luapkan semua rasa amarahmu. dan aku tidak akan melawanmu. bila kau ingin sakiti aku. lakukakanlah. bahkan bila kau ingin aku mati. bunuhlah aku. aku hanya ingin rasa kecewamu. rasa amarahmu. rasa sakitmu. hilang. dan datanglah kebahagiaan.

ya aku tahu imanmu kuat. kamu tidak akan membunuhku. karena kamu tahu bahwa itu dosa besar dan akan merugikan pada dirimu sendiri. tapi itulah penyesalanku. aku rela apa pun yang akan kamu lakukan padaku.

-----------

kau diamkan aku. aku tidak tahu. apa kau telah maafkan aku. atau tidak. rasa sesalku begitu dalam. rasa bersalahku tak pernah padam. kau tak berkata apapun. membuatku tak bisa bertahan. untuk melanjutkan hidup dengan yang lain. hingga saat itu. lebih baik aku sendiri.
lebih baik kau katakan sesuatu. caci maki saja diriku. sakiti aku. atau apapun itu. karena kau lakukan aku seperti ini. aku seperti setengah hidup setengah mati. terus memikirkanmu. dan dihantui rasa bersalahku. rasa berdosaku.

-----------

disaat aku kehilangan kontakmu. tidak tahu kamu dimana. semangat hidupku mulai redup. pikiranku selalu kacau. pekerjaanku dikantor menjadi berantakan. hingga akhirnya aku dipecat. dan menganggur. tidak lama kemudian aku jatuh sakit. dokter menyarankanku. jangan sering bergadang. jangan terlalu banyak pikiran. harus istirahat yang cukup. makan yang teratur.

Apa yang dikatakan dokter memang benar apa adanya. ya sebelumnya aku sudah jarang tidur. karena dipikiranku terlalu banyak dihantui rasa bersalahku. karena tidak ada rasa semangat. rasa lapar pun hilang.  karena terlalu sering jatuh sakit. dan tabunganku sudah mulai berkurang. akhirnya aku pulang ke rumah orang-tuaku.

dirumah orang-tuaku pun. aku tidak bisa berbuat apa-apa. aku seperti hidup sendiri. tidak terlalu banyak kata. terkadang tidak pernah bicara pada siapapun. aku lebih sering mengurung dikamarku. hingga orang-tuaku mencari orang pintar atau psikiater untuk mengobatiku. padahal aku tidak merasakan sakit atau sakit jiwa atau apapun itu namanya. aku hanya merasa bersalah terlalu dalam dan tidak tahu apa yang harus aku lakukan.

---------

sekarang umurku enam puluh. belum menikah. rambutku semua menjadi putih. wajah yang tidak terurus. tubuh kurus. sakit-sakitan. hanya bisa berbaring ditempat tidurku. dan masih memikirkan rasa bersalahku. pada perempuan yang pernah aku cintai.

maaf. aku tidak bisa menceritakan tentang rasa bersalahku. apa yang aku lakukan padanya.

semoga suatu saat nanti. bila aku meninggal. dia sudah memaafkanku.


---------

pesanku. untuk laki-laki. jangan pernah menyakiti perempuan yang sedang kamu cintai. suatu saat nanti kamu akan menyesal. dan sangat menyesal. cintailah pasanganmu dengan tulus apa adanya.

---------


Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)




 

" Seberapa Hebatkah Aku ? "

Seberapa Hebatkah Aku ? .

Seberapa Hebatkah Aku ? . Orang bilang - Aku ini cantik. aku ini manis . aku ini sexy. tubuhku putih. aku seperti model perempuan cantik. banyak laki-laki yang ingin menjadi kekasihku. mereka bilang. aku sempurna.

Seberapa Hebatkah Aku ? . Orang bilang - Aku pintar. Aku cerdas. Pengetahuanku dan wawasanku luas.

seberapa Hebatkah Aku ? . Orang Bilang - Aku ini orang kaya. minta apapun. orang tua pasti memberikannya. dan aku pernah sekolah di luar negri. 

------

Orang bilang. selain aku ini cantik. aku punya segalanya. katanya - aku sepertinya tidak ada kekurangan dalam hidupku. baik itu fisik maupun materi.


Banyak temanku ingin menjadi diriku. padahal sebenarnya mereka tidak tahu semua tentang diriku. mereka hanya melihatku dari luar saja. kehidupanku sehari-hari dengan kehidupan yang mewah.

Awal-awalnya. aku sangat menikmati dengan kehidupanku ini. tapi akhirnya. aku baru sadari. aku sadar setelah mendapatkan cobaan dari Tuhan.

------

Sangat mudah untuk mendapatkan suami. namun sulit untuk mendapatkan suami yang baik. sudah tiga kali aku menikah. dan selalu berakhir menyakitkan buatku.

Dengan harta. sangat mudah untuk mendapatkan kesenangan. apapun yang aku inginkan mudah untuk aku dapatkan. tapi batin. perasaanku. tidak sebahagia seperti sikapku yang terlihat orang lain.

ketika aku sakit. meskipun obat atau biaya operasi itu mahal. orangtuaku masih mampu membiayainya. keinginan untuk berobat keluar negripun masih bisa dipenuhi. namun hatiku ini berkata lain. aku sudah mulai merasa lelah. aku sudah mulai terasa tidak nyaman. atau aku sudah mulai tidak merasakan ketenangan didalam kehidupanku ini. 

sepertinya apa yang dipikirkan orang lain tentangku. bahwa kehidupanku sempurna. ternyata itu salah besar.

------

Aku makhluk manusia sempurna. namun aku tidak merasakan kesempurnaan itu. aku sudah tidak merasakan kebahagiaan.  Setelah lama merenung. setelah lama berpikir. setelah mengenang masa lalu. aku sadar. aku akui. ini semua salahku. tapi bukan harta yang aku punya. bukan fisik yang aku miliki. namun sikapku yang salah. apa yang telah aku lakukan atau berbuat. dan apa yang pernah aku berikan. tidak ada artinya. tidak ada gunanya untuk kehidupanku. untuk menginginkan kebahagiaan hidup ataupun ketenangan hidup.

Seberapa Hebatkah Aku ? . Seberapa Hebatkah Aku dimata Tuhan ? . Pernahkah aku melakukan kewajiban ataupun larangan yang diperintahkan oleh Tuhan.

Seberapa banyakkah ? . Manfaat aku hidup didunia ini.
Seberapa baikkah ? aku dimata orang lain maupun dimata Tuhan. dan
seberapa banyakkah ? . harta yang aku miliki untuk disedekahkan.

------


Aku bukan manusia Hebat
aku manusia yang tidak taat
dan banyak kehidupan yang sesat

aku harus bertobat
untuk menjadi manusia yang hebat
manusia yang penuh dengan manfaat

tidak hanya hebat dimata orang lain
tapi pula hebat dimata Tuhan


------


Penulis
I'Pen (Idrus Cerpen)